All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Gubuk Tempat Tongkrongan di Tanggul Cimanuk: Diduga Jadi Sarang Transaksi Obat Keras Daftar G, Warga Dorong Penggerebekan!

​INDRAMAYU-Buserpolkrim Com,- Dugaan Praktik peredaran obat keras golongan daftar G (Gevaarlijk) secara ilegal kembali meresahka...

Postingan Populer

Sabtu, 23 Mei 2026

Polres Cirebon Kota Siapkan Pengamanan Nobar Persib vs Persijap, Bobotoh Diimbau Tertib dan Langsung Pulang Usai Kegiatan


Cirebon Kota – Antusiasme masyarakat menyambut pertandingan Persib Bandung melawan Persijap menjadi perhatian jajaran Polres Cirebon Kota yang pada Sabtu (23/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.05 WIB melaksanakan apel pratugas pengamanan nobar di Mako Polres Cirebon Kota guna memastikan kegiatan menonton bersama berlangsung tertib serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan pasca pertandingan berakhir.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan nobar maupun pengguna jalan lainnya, terutama terkait potensi euforia konvoi pendukung Persib Bandung setelah pertandingan selesai.

Apel pratugas pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota dengan dihadiri jajaran pejabat utama, para Kapolsek, serta personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan nobar di sejumlah titik wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan nobar merupakan bentuk antusiasme masyarakat terhadap sepak bola yang harus dijaga bersama agar tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat lain, terutama saat muncul kerumunan maupun aktivitas konvoi setelah pertandingan berakhir.

Polres Cirebon Kota juga telah menyiapkan pola pengamanan pada sejumlah ruas jalan yang diperkirakan akan dilalui kendaraan pendukung Persib Bandung guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Selain fokus pada pengamanan lokasi nobar, petugas juga melakukan pemantauan terhadap potensi pelanggaran hukum seperti penggunaan knalpot bising, aksi ugal-ugalan di jalan, konsumsi minuman keras, hingga tindakan provokatif yang dapat memicu keributan antar kelompok masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan bahwa masyarakat dipersilakan menikmati pertandingan sepak bola dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab, namun tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, termasuk aksi anarkis ataupun pelanggaran hukum lainnya.

Kehadiran personel pengamanan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada masyarakat, terutama bagi pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi nobar, sehingga suasana menonton bersama dapat berlangsung nyaman tanpa menimbulkan keresahan maupun gangguan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada Bobotoh Persib maupun seluruh pecinta sepak bola agar menonton bersama pertandingan dengan tertib dan tidak melakukan euforia berlebihan setelah pertandingan selesai. Ia meminta masyarakat untuk langsung kembali ke rumah masing-masing usai kegiatan nobar serta tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat lainnya. AKP M. Aris Hermanto juga menegaskan apabila ditemukan tindakan pidana ataupun aksi anarkis yang meresahkan masyarakat, maka aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku, dan masyarakat dapat melaporkan gangguan keamanan melalui Layanan Polisi 110.

((Marta))

FSPPB Desak Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Reintegrasi Pertamina.

Indramayu -Buserpolkrim-Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) secara terbuka mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mengenai reintegrasi Pertamina. Langkah strategis ini dinilai mendesak demi memperkuat kedaulatan energi nasional sekaligus menekan tingginya beban biaya energi yang saat ini menghimpit negara dan masyarakat.

Desakan krusial tersebut disuarakan langsung oleh Presiden FSPPB, Arie Gumilar, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Gedung Pertemuan Patra Ayu, Indramayu, Jawa Barat. Momentum ini bertepatan dengan acara pelantikan 65 orang pengurus Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP-PBB) Unit Kerja PT KPI RU VI Balongan yang berlangsung khidmat pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Arie Gumilar menyoroti kondisi ketahanan energi nasional yang kian mengkhawatirkan akibat tingginya ketergantungan pada pasokan luar negeri. Tekanan geopolitik global yang dinamis serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi faktor utama yang memicu lonjakan harga energi di dalam negeri dalam beberapa waktu terakhir.

Dampak dari situasi ini dinilai sudah sangat mengkhawatirkan karena memicu efek domino yang merugikan berbagai pihak.

Menurut FSPPB, beban berat ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang terpaksa membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga tinggi, tetapi juga menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pemerintah demi menanggung subsidi yang membengkak.

FSPPB memandang akar masalah dari carut-marut ini bersumber dari tata kelola minyak dan gas bumi (migas) yang cenderung liberal sejak diberlakukannya Undang-Undang Migas yang baru. Sistem pengelolaan yang berjalan saat ini dinilai telah melenceng jauh dari amanat konstitusi dan justru melemahkan posisi badan usaha milik negara.

Melihat lambatnya reformasi regulasi, FSPPB meminta Presiden Prabowo untuk mengambil jalur cepat lewat hak prerogatifnya tanpa harus menunggu proses legislasi di parlemen. Hal ini didasari karena perjuangan revisi UU Migas jalan ditempat selama lebih dari 15 tahun. Pihak serikat pekerja menilai waktu lima belas tahun merupakan durasi yang tidak wajar dan terlalu lama bagi DPR dan pemerintah untuk menyelesaikan revisi Undang-Undang Migas.

Guna memuluskan langkah tersebut, FSPPB mengusulkan agar Perppu Migas yang baru nantinya mengacu erat pada Pasal 33 UUD 1945. Aturan ini menegaskan bahwa seluruh cabang produksi yang penting serta sumber daya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai penuh oleh negara demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, federasi pekerja ini mengaku telah menyusun naskah akademik komprehensif terkait konsep reintegrasi Pertamina dan telah menyerahkannya kepada pimpinan DPR RI. Konsep ini bertujuan menyatukan kembali tata kelola energi dari hulu hingga hilir yang sempat terpecah pasca-pembentukan struktur holding dan subholding pada tahun 2020 lalu.

Lebih jauh, gagasan reintegrasi ini juga mendorong penggabungan kembali institusi SKK Migas dan BPH Migas ke dalam tubuh Pertamina, mengadopsi semangat efisiensi yang dulu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1971. Integrasi satu pintu ini diyakini mampu memangkas birokrasi, menggenjot produksi migas nasional, dan bermuara pada harga energi yang jauh lebih murah bagi publik.

Menutup konferensi pers, Arie menegaskan bahwa FSPPB bersama 25 serikat pekerja konstituennya di berbagai daerah tidak akan tinggal diam dan siap mengawal tuntutan ini. Jika pemerintah tidak memberikan respons konkret, mereka membuka opsi untuk menggelar aksi demonstrasi besar-besaran yang melibatkan seluruh pekerja Pertamina dari Sabang sampai Merauke demi memperjuangkan kedaulatan energi nasional.

Nurbaeti

Jumat, 22 Mei 2026

Bikin Salut! Sekdis Dispara Indramayu Kedapatan Naik Elf ke Kantor


Indramayu -Buser Polkrim Com, Pemandangan tidak biasa mendadak jadi sorotan warga di Jalan Raya Losarang, Desa Muntur, Indramayu, Jawa Barat. Seorang pejabat sekaligus Serketaris.

Dinas Pariwisata (Sekdis Dispara) Indramayu, Dr. Joko Budi Santoso, S.Pd., M.A., tertangkap kamera sedang berbaur dengan warga lokal di dalam mobil Elf—sejenis angkutan umum lintas daerah—saat hendak berangkat menuju kantornya.

Momen unik ini terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.15 WIB. Menariknya, sang pejabat tampak merakyat dengan mengenakan kemeja komboran khas Indramayu. Penampilannya yang sederhana dan membaur membuat sejumlah penumpang lain di dalam Elf awalnya sama sekali tidak menyadari bahwa pria di sebelah mereka adalah seorang pejabat teras di lingkungan Pemkab Indramayu.

Saat dikonfirmasi mengenai aksinya yang viral tersebut, Dr. Joko Budi Santoso hanya tertawa menanggapi respons masyarakat. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya murni merupakan inisiatif pribadi untuk merasakan langsung fasilitas publik, bukan sekadar pencitraan. "Saya mau merasakan langsung bagaimana transportasi publik kita. Kalau tidak dicoba sendiri, bagaimana bisa tahu apa yang perlu diperbaiki?" ujarnya.

Aksi naik kendaraan umum ini ternyata bukan yang pertama kali. Dr. Joko mengaku sudah konsisten menerapkan kebiasaan tersebut seminggu sekali setiap hari Jumat selama dua bulan terakhir. Langkah ini sengaja ia lakukan agar dapat melihat langsung realita di lapangan sekaligus mengevaluasi kualitas layanan transportasi yang ada dari sudut pandang masyarakat umum.

Selain untuk evaluasi, gerakan ini juga berdampak positif pada efisiensi anggaran daerah. 

Dengan naik angkutan umum, Dr. Joko berhasil menghemat anggaran bahan bakar minyak (BBM) mobil dinasnya, yang kemudian dialihkan untuk keperluan dinas lain yang lebih mendesak. Ia pun berharap aksi kecilnya ini bisa memotivasi para pejabat lain untuk ikut menggunakan layanan publik agar kebijakan yang mereka buat ke depan bisa lebih tepat sasaran.

Nurbaeti

Lapas Kelas IIA Kuningan Resmikan Dapur Sehat Selaras dan Peningkatan Layanan Kesehatan Bagi Warga Binaan

Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan Peresmian Dapur Sehat Selaras dan Peningkatan Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (22/05), mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kalapas Kelas I Cirebon, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kuningan, Wakil Bupati Kuningan, Subdenpom Kuningan, BNNK Kuningan, Kejaksaan Negeri Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, Polres Kuningan, Pengadilan Negeri Kuningan, Kalapas Narkotika Cirebon, Karutan Cirebon, Kabapas Cirebon, Fakultas Hukum Universitas Kuningan, Graha Yatim dan Dhuafa Kuningan sebagai penerima bantuan sosial, serta rekan-rekan media.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan pembukaan dan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan.

Dalam laporannya, Kalapas Kelas IIA Kuningan menyampaikan bahwa pembangunan Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan makanan sehat dan pelayanan kesehatan yang layak.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis,” ujar Kalapas.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial kepada Graha Yatim dan Dhuafa Kuningan sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan antara Lapas dengan masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas upaya dan inovasi yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Kuningan.

“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Kelas IIA Kuningan dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga binaan. Kehadiran Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan serta mendukung terciptanya pemasyarakatan yang semakin pasti dan bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat.

Prosesi peresmian Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol sirine oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat yang didampingi para tamu undangan dan unsur Forkopimda.
Acara kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan peninjauan area Dapur Sehat Selaras serta Klinik Pratama guna melihat secara langsung fasilitas pelayanan kesehatan dan pengolahan makanan sehat yang telah disiapkan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antarinstansi dan seluruh stakeholder dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung pembinaan warga binaan serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang sehat, humanis, dan produktif.

((Red.))

Pastikan Wilayah Aman, Babinsa Piket Koramil 04/Jebres Berkolaborasi Dengan Linmas Aktif Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Pelda Rudi Hartono bersama dengan anggota Linmas melaksanakan patroli malam hari sembari memberikan himbauan Kamtibmas kepada warga masyarakat di wilayah Kecamatan, Jebres, Kamis (21/05/2026).

Ditegaskan Pelda Rudy pelaksanaan kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah binaan yang aman dan kondusif, sehingga bisa memberikan rasa aman dan tenang karena kehadiran TNI yang selalu di tengah-tengah warga binaan.

Dalam pelaksanaan patroli rutin ini, Pelda Rudy mendatangi  warga binaan , sembari menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga Kamtibmas di wilayah sekitarnya dan melaksanakan ronda malam dengan tetap menjalankan Siskamling secara bergiliran bagi para warga masyarakat.

Ia mengatakan bahwa, salah satu tugas TNI khususnya Koramil 04/Jebres adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan Teritorial di wilayah binaannya diantaranya melaksanakan kegiatan rutin menggelar patroli malam untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat.

"Terlebih dalam masa liburan seperti sekarang ini kami dituntut untuk selalu memberikan sosialisasi dan edukasi tentang Kamtibmas di wilayah", ungkapnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image