All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Bagi Takjil di Simpang Belo Mentok, Sekaligus Ingatkan Warga Laporkan Kejahatan ke Hotline 110

Bangka Barat, Personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Bangka Barat bersama anggota Saka Bhayangkara membagikan takjil kepad...

Postingan Populer

Kamis, 05 Maret 2026

Tingkatkan Keamanan Obyek Vital Jelang Idul Fitri, Babinsa Purwosari Laksanakan Pemantauan di Stasiun

Surakarta - Dalam rangka meningkatkan keamanan menjelang perayaan idul Fitri, Babinsa Kelurahan Purwosari Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Murdianto melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan penumpang kereta api Bertempat di Stasiun Purwosari Jln. Slamet Riyadi No.502 Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan,  (05/03/2026).

Ditegaskan Serka Murdianto kegiatan pengamanan dan pemantauan dilaksanakan mulai dari kedatangan penumpang di stasiun, pemantauan turunnya penumpang hingga keberangkatan kereta api ke stasiun selanjutnya.

"Semua ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan penumpang agar mereka merasa aman dalam melaksanakan aktivitas perjalanan."ujarnya.

"Dan kegiatan ini dilakukan secara rutin menjelang perayaan idul Fitri agar di lingkungan stasiun kereta api dapat berjalan aman dan tanpa gangguan oleh orang yang berniat jahat kepada penumpang, sehingga para penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan jasa kereta api merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk tindak kejahatan."pungkas Serka Murdianto.

Penulis : Arda 72

Personel Polsek Cikupa Sigap Tindaklanjuti Laporan 110 Terkait Pemberhentian Kendaraan oleh Debt Collector



Tangerang — Polsek Cikupa Polresta Tangerang menerima pengaduan masyarakat melalui layanan 110 terkait adanya dugaan pemberhentian sepeda motor Honda Beat hitam nomor polisi A-6841-XIC oleh debt collector/mata elang.

Laporan tersebut disampaikan oleh pelapor atas nama Arif Ridwan pada Rabu, 04 Maret 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Cikupa segera melakukan klarifikasi dan pengecekan pada pukul 14.18 WIB s/d selesai. Kendaraan diketahui diberhentikan di Pertigaan Cibadak dan selanjutnya berada di kantor PT. APL Bima Mandiri, Jl. Raya Serang Km 17,5 Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cikupa IPDA Syaiful Rusdiansyah bersama piket Reskrim yang mendatangi lokasi kantor debt collector untuk melakukan konfirmasi dan mediasi.

Berdasarkan hasil klarifikasi, benar satu unit sepeda motor Honda Beat hitam milik pelapor berada di kantor tersebut. Diketahui kendaraan tersebut menunggak pembayaran angsuran selama tiga bulan dengan nominal Rp1.180.000 per bulan melalui leasing FIF Finance, dan pelapor mengakui keterlambatan pembayaran tersebut.

Setelah dilakukan komunikasi dan penyelesaian secara humanis, sepeda motor milik pelapor dikembalikan dalam keadaan aman dan lengkap. Pelapor pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polresta Tangerang khususnya Polsek Cikupa atas respons cepat dan penyelesaian permasalahan tersebut.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menegaskan bahwa pihaknya akan selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 sebagai bentuk komitmen pelayanan prima Polri kepada masyarakat.

"Kami hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara cepat, profesional, dan humanis," tegas Kapolsek.

Jaga Wilayah Binaan Tetap Aman Dan Kondusif Babinsa Koramil 04/Jebres Intensifkan Patroli Dan Sambang Warga

Surakarta – Babinsa selaku pembina wilayah rutin melakukan patrol dan monitor wilayah sekaligus Komsos dengan beberapa warga sebagai bentuk partisipasi guna menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di lingkungan wilayah binaannya

Seperti yang dilakukan Babinsa Kepatihan Kulon Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Doominggus dan Koptu Rudy Gunawan  melaksanakan patrol dan sambang warga di Wilayah binaannya Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Rabu (05/03/2026).

Dikatakan Babinsa Serka Dominggus, bahwa untuk meningkatkan keamanan di wilayah binaanya, pihaknya rutin melaksanakan kegiatan monitor wilayah dan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan memberikan pengarahan warga yang dijumpainya saat berpatroli

"hari ini kita kembali berkeliling desa, kita memonitor situasi dan kegiatan warga sekaligus menyapa dan menyampaikan informasi maupun himbauan, dan juga menjaring informasi dari warga."ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan Komunikasi Sosial secara rutin dan berkesinambungan bersama masyarakat dalam rangka untuk mengetahui berbagai dinamika perkembangan terkini yang terjadi di wilayah binaan.

"kita mengajak warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan, dengan rutin berpatroli dan apabila melihat kejadian yang tidak wajar atau ada hal yang mencurigakan untuk segera menghubungi Babinsa atau Aparat Keamanan, sehingga bisa diambil langkah penyelesaiannya."imbuhnya.

Babinsa juga berharap kepada warga untuk aktif dalam menjaga situasi di lingkungannya tetap aman dan kondusif.

Penulis : Arda 72

Peresmian Rutilahu Polres Cirebon Kota, Wujud Kepedulian Nyata untuk Warga Kanoman Selatan


Cirebon Kota – Polres Cirebon Kota mengikuti kegiatan Zoom Penyerahan Kunci Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) oleh Kapolri yang dilaksanakan secara serentak dan dirangkaikan dengan peresmian Rutilahu Polres Cirebon Kota pada Rabu (04/03/2026) mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai bertempat di kediaman Ibu Sri Puspitasari Widjaja, Gang Pulo Kaca No.41 RT 002 RW 008 Kampung Kanoman Selatan, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Cirebon Kota Kompol Dede Kasmadi, S.IP., S.I.K., M.M., didampingi para Pejabat Utama Polres Cirebon Kota serta Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP H. Juntar Hutasoit, S.H., M.H., dengan dihadiri unsur pemerintah kelurahan, Ketua RW, warga setempat, serta personel Polres dan Polsek.

Dalam rangkaian Zoom, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat di berbagai wilayah, sebagai bagian dari program Rutilahu yang digagas Polda Jawa Barat dengan mengusung tema “Bersama Membangun Negeri, Polri Untuk Masyarakat Sauyunan Jaga Lembur”.

Program Rutilahu tersebut merupakan implementasi kebijakan pimpinan Polri yang selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat kurang mampu, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya.

Di lokasi peresmian, Wakapolres Cirebon Kota secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada Ibu Sri Puspitasari sebagai penerima bantuan, yang sebelumnya menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan dan kini telah direnovasi sehingga lebih layak dihuni bersama keluarga.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP H. Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menyampaikan bahwa program Rutilahu ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polsek dan unsur masyarakat dalam proses pembangunan hingga peresmian menjadi bukti adanya kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan warga dalam mewujudkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan Zoom Program Rutilahu oleh Polda Jawa Barat berakhir sekitar pukul 20.00 WIB setelah seluruh agenda penyerahan kunci dan peresmian di berbagai daerah selesai dilaksanakan secara serentak.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa program Rutilahu menjadi salah satu bentuk konkret kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

((Red.))

Rabu, 04 Maret 2026

Asap Pekat dan Minim Transparansi: Ada Apa dengan Smelter di Air Mesu?


BANGKA TENGAH — Aktivitas sebuah pabrik peleburan biji timah atau smelter di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, memantik sorotan. Pasalnya, fasilitas yang berada persis di tepi jalan raya Air Mesu Timur itu diduga beroperasi tanpa papan nama perusahaan yang terpasang jelas di bagian depan.

Temuan tersebut berawal saat tim investigasi awak media melintas di lokasi, Rabu(4/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebuah mobil dump truk berwarna biru terlihat memasuki area pabrik melalui pagar panel besi tinggi sekitar lima meter. Tak lama berselang, dari dalam kawasan tampak asap hitam pekat beraroma belerang mengepul ke udara. Suara mesin dan aktivitas pekerja terdengar cukup jelas dari balik pagar tertutup.

Kondisi ini memicu kecurigaan. Tanpa adanya plang atau papan nama perusahaan di bagian depan, keberadaan smelter tersebut seolah tertutup dari pengawasan publik.

Tim investigasi kemudian mencoba melakukan konfirmasi dengan mengetuk pintu pagar pelat besi berwarna biru. Komunikasi berlangsung melalui celah pintu kecil berbentuk persegi berukuran sekitar 10x10 sentimeter.

Seorang petugas keamanan yang mengaku bernama Ade, warga sekitar Cambay, membenarkan bahwa satu unit dump truk baru saja mengantarkan material biji timah dari mitra.
"Di sini hanya melebur biji timah dari mitra," ujar Ade singkat.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai mitra yang dimaksud, Ade mengaku tidak mengetahui secara detail. Ia juga menyebut nama perusahaan tersebut sebagai smelter milik PT. BPT, tetapi tidak dapat memberikan penjelasan lebih jauh terkait legalitas maupun struktur manajemen perusahaan.
Untuk konfirmasi lebih lanjut, Ade menyarankan agar awak media menghubungi Gito yang disebut sebagai humas perusahaan. Sayangnya, ia mengaku tidak memiliki nomor kontak yang bersangkutan.

Minim Transparansi di Sektor Strategis

Keberadaan smelter tanpa papan nama yang jelas menimbulkan pertanyaan publik. Mengingat timah merupakan komoditas strategis nasional, tata kelola dan pengawasannya diatur ketat oleh negara. 
Namun di sisi lain, prinsip keterbukaan informasi dan kepatuhan administrasi juga menjadi bagian penting dalam tata kelola pertambangan yang transparan dan akuntabel. Tidak adanya papan nama perusahaan di lokasi yang beroperasi aktif dinilai berpotensi menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat.

Desakan Investigasi Aparat

Sejumlah warga yang mengetahui aktivitas tersebut meminta aparat penegak hukum dan instansi teknis segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh. Mereka berharap pihak Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung, serta instansi teknis di bawah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat memastikan legalitas operasional smelter tersebut.

Publik menilai, jika memang seluruh perizinan telah lengkap dan sesuai ketentuan, maka perusahaan tidak perlu menutup identitasnya dari ruang publik. Transparansi dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terlebih dalam sektor pertambangan timah yang selama ini kerap menjadi sorotan.

Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Gito selaku humas perusahaan yang disebutkan pihak keamanan.

(HR/TIM)