Cirebon

Berita Terkini

2 Polwan Polda Babel Wakili Polri Ikut Kejuaraan MBW International Taekwondo Championship 2024 Di Malaysia

Polda Bangka Belitung kembali patut berbangga dengan para personelnya. Pasalnya, dua Polisi Wanita (Polwan) terbaiknya bakal mewakili Instit...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juli 2024

Pemkab Cirebon Gempur Peredaran Rokok Cukai Ilegal Lewat Kesenian Wayang Kulit


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Cirebon menggelar sosialisasi dengan tema "Pemberantasan Peredaran Rokok Cukai Ilegal" di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kamis (18/7/2024).

Acara Sosialisasi Pemberantasan Peredaran Rokok Cukai Ilegal tersebut dibalut dengan pertunjukan rakyat sebagai salah satu upaya pelestarian seni dan budaya asli Cirebon, yakni wayang kulit.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Cirebon, Drs Hafidz Iswahyudi MSi mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon dalam sambutannya menyatakan, peredaran rokok ilegal kerap dijumpai di desa-desa. Hafidz menyebutkan beberapa ciri rokok ilegal yang bisa merugikan negara.

"Rokok cukai ilegal itu sering dijumpai di desa-desa, cirinya penjualan rokok tanpa ada pita cukai. Ada juga rokok ilegal itu pemasangan pita cukainya tidak sesuai tempatnya. Yang sering dijumpai di lapangan, rokok ilegal itu didalam kemasannya, kalau dilihat, dibagian bawah tidak dicantumkan alamat kota produksi," kata Hafidz.

Ciri lainnya adalah harga rokok yang terlalu murah. Ia berharap, masyarakat aktif dan turut serta untuk melawan peredaran rokok ilegal.

"Tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini guna menekan peredaran rokok ilegal, sehingga penerimaan negara di bidang cukai dapat lebih optimal dan masyarakat dapat hidup sejahtera," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Cirebon, Meii Hari Sumarna menjelaskan, peredaran rokok cukai ilegal setiap tahunnya semakin meningkat.

"Tingkat peredaran rokok cukai ilegal setiap tahunnya semakin meningkat. Pada tahun 2023 di wilayah Ciayumajakuning, kami berhasil mencegah peredaran rokok ilegal sebanyak 21juta batang rokok cukai Ilegal. Sedangkan, tahun 2024 sampai bulan Juni, kurang lebih se-Ciayumajakuning 11juta batang rokok cukai ilegal," jelas Meii.

"Yang tentunya, ini sangat merugikan penerimaan negara yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita. Seperti yang diketahui, cukai rokok itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan APBN Negara kita, salah satunya untuk pembangunanan," tambahnya.

Dirinya juga menyampaikan, pemberantasan rokok cukai ilegal menjadi kewajiban bagi semua elemen, bukan hanya bea cukai.

"Dengan adanya rokok cukai illegal, sudah barang tentu menyebabkan penerimaan negara menjadi tidak optimal. Ini harus menjadi perhatian kita semua, jangan sampai apa yang sudah menjadi hak masyarakat hilang, hanya karena rokok ilegal," pungkasnya. (Cephy)

Job Fair di SMK Assalam Gegesik Sediakan 1.139 Lowongan Kerja


KABUPATEN CIREBON — Kegiatan penyebarluasan informasi pasar kerja atau job fair digelar di SMK Assalam Gegesik pada Kamis (18/7/2024), dengan menawarkan 1.139 lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva'i MPd menyatakan, bahwa job fair ini merupakan langkah strategis dalam upaya pemenuhan tenaga kerja.

"Salah satu tantangan utama bagi pencari kerja adalah akses informasi. Meski media sosial tersedia, masih banyak yang kesulitan menemukan informasi lowongan kerja. Oleh karena itu, job fair ini sangat penting," ungkapnya.

Hilmy mengatakan, kegiatan job fair tidak hanya dilaksanakan dua kali dalam setahun. "Jika anggaran pemerintah tidak mencukupi, kita harus bekerja sama dengan pengusaha sesuai skala kebutuhan. Proses ini saling menguntungkan, antara pencari kerja dan penyedia tenaga kerja," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan jenis pekerjaan yang dibutuhkan dan menjalin hubungan yang lebih erat antara lembaga pendidikan seperti SMK dan BLK dengan perusahaan.

"Turunnya angka pengangguran sebesar 4,8 persen menunjukkan bahwa pemetaan sesuai kebutuhan dapat berhasil," tambah Hilmy.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan jenis pekerjaan yang dibutuhkan dan menjalin hubungan yang lebih erat antara lembaga pendidikan seperti SMK dan BLK dengan perusahaan.

"Turunnya angka pengangguran sebesar 4,8 persen menunjukkan bahwa pemetaan sesuai kebutuhan dapat berhasil," tambah Hilmy.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto SSTP MSi menjelaskan, bahwa job fair sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah timur dan berikutnya akan digelar di wilayah tengah.

"Kami bersinergi dengan BKK di Kabupaten Cirebon yang jumlahnya sekitar 30-an, termasuk dengan BKK Assalam Gegesik," ujar Novi.

Berdasarkan data Disnaker, pada tahun 2023 terdapat 47.779 pencari kerja, termasuk sekitar 12.000 lulusan baru. Sementara itu, penempatan kerja mencapai 20.874 orang, meninggalkan sekitar 26.000 pencari kerja yang belum berhasil mendapatkan pekerjaan.

"Gegesik termasuk enam besar pengirim pekerja migran Indonesia, dengan 465 orang mencari nafkah di luar negeri pada tahun 2023, yang didominasi oleh perempuan," pungkasnya. (Cephy)

Kamis, 18 Juli 2024

Pemkab Cirebon Raih Penganugerahan detikJabar Award 2024


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berhasil meraih penganugerahan detikJabar Awards 2024 kategori Inovasi Responsif Melayani Masyarakat. Sebagai upaya Pemkab Cirebon mempercepat segala macam permasalahan yang ada di wilayah utara Jawa Barat itu.

Penganugerahan detikJabar Awards 2024 ini berlangsung di Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu (17/7/2024) malam.

Dalam kesempatan ini, penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama detikcom, Abdul Aziz kepada Pj Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi.

Dalam penganugerahan ini, Abdul Aziz mengatakan, detikJabar memberi tempat suatu penghargaan kepada instansi pemerintah yang melakukan terobosan berarti sebagai lompatan positif dan berdampak pada kualitas hidup masyarakat.

Pada penerimaan anugerah ini, ada tujuh kategori perhargaan, dimana salah satunya Kabupaten Cirebon yang telah berkomitmen untuk terus responsif.

"Menghadirkan inovasi pembangunan terpuji dengan kategori inovasi pembangunan responsif kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon," ujar Aziz.

Usai menerima penganugerahan, Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH, menghaturkan terima kasih kepada detikJabar yang telah memantau perkembangan di Kabupaten Cirebon.

Sehingga bisa mendapatkan anugerah, karena dinilai baik dalam menanggapi sejumlah aspek keluhan masyarakat.

Sehingga bisa mendapatkan anugerah, karena dinilai baik dalam menanggapi sejumlah aspek keluhan masyarakat.

"Tentunya, kinerja yang telah kami lakukan bukan berarti untuk mendapatkan penghargaan, tapi tujuan kami ingin Pemkab Cirebon bisa lebih responsif untuk menjawab kebutuhan masyarakat," bebernya.

Hal yang melatarbelakangi Pemkab Cirebon menerima penganugerahan detikJabar Award 2024 ini, karena responsibilitas pemerintah setempat yang sigap menjawab keluhan masyarakat.

Sejumlah langkah responsif sudah dilakukan oleh Pemkab Cirebon, seperti penanganan sampah yang selama ini menjadi masalah.

Terutama sampah-sampah yang menumpuk di bantaran sungai, maupun sampah yang menyumbat aliran sungai yang melintas di Kabupaten Cirebon.

Penganugerahan dengan kategori Inovasi Responsif Melayani Masyarakat ini diberikan setelah Pemkab Cirebon dinilai berhasil menunjukan responsibilitas dari keluhan masyarakat.

Selain itu, langkah cepat lainnya yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon, diantaranya penanganan inflasi maupun percepatan pembangunan dan capaian target di berbagai sektor.

Responsivitas pemerintah daerah ini juga sebagai upaya menghadapi perubahan kondisi sosial dan ekonomi yang dinamis. Kini menjadi konsentrasi Pemkab Cirebon, agar layanan publik bisa dirasakan oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, bahkan disetiap pekannya, Pemkab Cirebon juga selalu menggelar rapat pimpinan (rapim) sebagai upaya menjawab keluhan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon kini tancap gas dalam merespons laporan masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi melalui iklim investasi.

Begitu pun dengan laporan masyarakat, yang langsung direspons dan ditangani hingga tuntas. Pemkab Cirebon juga tanggap dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan di daerah aliran sungai. (Cephy)

Terkait Dugaan PT. AIYI Indonesia Yang Tak Miliki Ijin, Satpol PP Kabupaten Cirebon Dinilai Menghindar

Kabupaten Cirebon - Masih terkait dugaan PT. Aiyi Internasional Indonesia (PT. AIYI) yang sempat dipertanyakan ijin Amdal dan Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG), dan berkaitan hal yang dipertanyakan juga diduga tidak dimiliki oleh PT.AIYI. Bahkan dugaan tersebut juga sempat dibenarkan oleh Soni Kasi Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon belum lama ini.

Namun hal yang sangat disayangkan atas sikap dari pihak Satpol PP Kabupaten Cirebon yang diduga acuh bahkan terkesan tak menghiraukan adanya informasi dugaan yang dilayangkan ke PT.AIYI, sehingga dengan adanya sikap seperti itu hal yang patut dipertanyakan kinerja Satpol PP dalam rangka menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi salah satunya mengenai ketegasan dalam penegakan  Peraturan Daerah (Perda).

Selain itu juga sikap Satpol-PP Kabupaten Cirebon yang diduga alergi terhadap jurnalis yang hendak mencari informasi publik, pasalnya Apip.S salah satu Kasi di bidang Penegakan Perda (Gakda) Satpol-PP Kabupaten Cirebon ketika hendak dikonfirmasi terkait dugaan PT.AIYI yang diduga kuat belum memiliki ijin PBG, Apip.S terkesan menghindari awak media, bahkan ketika ditanya mengenai dugaan tersebut pihaknya enggan menjawab dan mengarahkan Jurnalis Harian untuk menanyakan langsung kepada Kabid Gakda.

"saya kurang tahu, tanya aja langsung ke Pak Kabid, karena Pak Kabid yang lebih tahu,"ucapnya sambil meninggalkan awak media, Kamis 18/07.

Selain mengarahkan Jurnalis untuk mengkonfirmasi langsung ke Kabid Gakda, hal yang sangat disayangkan Apip.S Kasi Penindakan Bidang Gakda Satpol-PP Kabupaten Cirebon diduga menghilangkan tanpa permisi setelah ditunggu lebih dari satu jam lamanya tak muncul kembali, sehingga terkesan Satpol-PP Kabupaten Cirebon tahu akan persoalan namun enggan dipublikasikan.
"nanti ya Pak tunggu sebentar, Pak Kabidnya belum datang," ucap Apip.S sebelum pergi.

Ketika ditanya salah satu anggota Satpol PP Kabupaten Cirebon yang diduga merupakan satuan anggota dari Bidang Gakda Ia mengatakan bahwa Apip.S pergi rapat.
"Pak Apip pergi rapat,"jawabnya usai ditanya.

Sementara itu Imam Usatadi Kasatpol PP Kabupaten Cirebon yang saat itu sedang berada di ruang kerjanya ketika hendak dikonfirmasi pihaknya juga diduga Menolak permintaan jurnalis tersebut, menurut salah satu anggota yang saat itu sedang bertugas untuk menerima tamu.
"Pak Kasatpol lagi mengerjakan naskah nggak bisa diganggu,"ucapnya.(Tim Redaksi/Ru)

Selasa, 16 Juli 2024

Haul Mbah Kuwu Jadi Momentum Pemkab Cirebon dan FKKC Bersinergi


KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri acara haul Mbah Kuwu Cirebon bersama Forum Komunikasi Kuwu Cirebon. Haul Mbah Kuwu Cirebon diisi dengan kegiatan ziarah, Selasa (16/7/2024).

Kegiatan ziarah digelar di makam Mbah Kuwu Cirebon di Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun. Selepas dari Cirebon Girang, ziarah dilanjut ke kompleks pemakaman Sunung Gunung Jati di Astana Gunung Jati, Kecamatan Gunungjati.

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, acara haul merupakan bagian dari media untuk meneladani Mbah Kuwu dalam membangun Cirebon.

Haul Mbah Kuwu Cirebon juga menjadi momentum antara pemerintah daerah dan para kuwu berkolaborasi membangun Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan kita bisa memberikan yang lebih baik, serta bisa bersinergi dengan para kuwu, sehingga permasalahan di lapangan bisa bersama-sama kita cari solusinya," ujarnya.

"Mudah-mudahan bisa bareng terus, sehingga kondisi Kabupaten Cirebon lebih kondusif. Mari sama-sama membangun masyarakat Kabupaten Cirebon," harap Wahyu.
Ia juga menyampaikan soal potensi wisata religi di Kabupaten Cirebon yang luar biasa. Saat ini, kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati menjadi wisata religi yang tersohor di Kabupaten Cirebon.

Ia berharap, wisata religi lainnya di Kabupaten Cirebon bisa terekspos dan banyak didatangi peziarah.

"Memang kita kembangkan tidak hanya di sini (kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati), tetapi juga beberapa tempat lainnya," kata Wahyu.

"Berharap wisatawan peziarah tidak hanya datang ke sini saja, tetapi berkunjung juga ke tempat lainnya, seperti wisata belanja dan berbagai tempat di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Koko)

Berdayakan Masyarakat, Ketua DPRD Apresiasi Festival Milm Kota Cirebon 2024


(Kota Cirebon) - Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana mengapresiasi Festival Milm Kampung dalam rangkaian acara Hari Jadi ke-597 Cirebon, Jumat (12/7/2024) di halaman Vihara Dewi Welas Asih.

Ruri mengatakan, Festival Milm Kampung Kota Cirebon merupakan salah satu bagian dari target Cirebon Smart City, dimana memiliki manfaat memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Milm Kampung tahun 2024 mengalami peningkatan, baik dari segi kreativitas maupun dari segi kuantitas.

“Saya mewakili lembaga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara, terutama DKIS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini menjadi agenda rutin. Alhamdulillah, meningkat dari 12, jadi 14 tahun ini,” kata Ruri.

Pada ajang Festival Milm Kampung Kota Cirebon tersebut, Ruri pun berkesempatan untuk membacakan nominasi aktris utama terbaik.
Ia juga berharap, kegiatan Festival Milm Kampung memberi semangat dan motivasi terhadap masyarakat Kota Cirebon. Sehingga, penyelenggaraan tahun selanjutnya mampu mengalami peningkatan.

“Selain itu, memang, goal utama kegiatan ini untuk pembangunan, untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai informasi, Festival Milm Kampung 2024 tingkat Kota Cirebon diikuti sebanyak 14 film, dengan tema ‘Pekarangane Kita’.

Di waktu sama, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menerangkan, tema tersebut diharapkan mampu menjadi menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan Ruang Terbua Hijau (RTH).

“Kita berharap dengan tema Pekarangane Kita ini menjadi pemenuhan ruang terbuka hijau,” katanya.

Ia pun berharap, momentum penyelenggaraan Festival Milm Kampung di Hari Jadi ke-597 Cirebon bisa mengalami peningkatan signifikan pada tahun berikutnya.

“Tiap tahun temanya berubah, dan ini merupakan rangkaian hari jadi Cirebon yang ke-597,” pungkasnya.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Fitria Pamungkaswati, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon H Dani Mardani SH MH, serta anggota Komisi I Edi Suripno SIP MSi, dan Harry Saputra Gani SH.

Hadir pula, PJ Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, Kepala DKIS Kota Cirebon Ma’ruf Nuryasa AP, Kepala Vihara Dewi Welas Asih, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afiansyah Noor. 

Sumber : Humas DPRD Kota Cirebon

(Deni)

Minggu, 14 Juli 2024

Polresta Cirebon Hadiri Car Free Day Sumber Dalam Rangka Ops Patuh Lodaya Tahun 2024


Polresta Cirebon melaksanakan Kegiatan Car Free Day Dalam Rangka Ops Patuh Lodaya Tahun 2024 di Depan Kantor Samsat Sumber Kabupaten Cirebon, Minggu (14/7/2024). Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., Wakasat Lantas Polresta Cirebon IPTU Hesti Kristi Wahyudi, S.H., M.H., Para Perwira dan Anggota Sat Lantas Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, kegiatan tersebut juga turut menghadirkan penampilan Bageur Band Polresta Cirebon untuk menghibur para pengunjung di area Car Free Day.

Selain itu, pihaknya memberikan himbauan kamtibmas serta edukasi kepada masyarakat tentang rambu lalu lintas, marka jalan, batas kecepatan, safety ridding serta tata tertib berlalu lintas dan memberikan kuis berhadiah kepada masyarakat.

"Kegiatan Car Free Day juga diisi Samsat Keliling Polresta Cirebon untuk mempermudah warga yang akan membayar pajak kendaraan tahunan pada saat menikmati jalan-jalan bersama keluarga diacara Car Free Day Sumber Kabupaten Cirebon," katanya.

Ia mengatakan, menjelang Operasi Patuh masyarakat dihimbau utk mentaati peraturan berlalulintas di jalan raya. Selain itu, anak anak usia sekolah dilarang membawa kendaraan sendiri agar diantar orang tua dalam menuju dan pulang sekolah.

"Harapannya mudah-mudahan seluruh elemen masyarakat kabupaten cirebon tertib hukum termasuk taat peraturan berlalulintas karena menjaga ketertiban berlalulintas di jalan raya merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

((A.rahmat)) 

Kuwu Sukardi Berharap Adanya Program P2WKSS Dapat Membuat Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera


Cirebon, Desa Karangwangi ditunjuk mewakili Kabupaten Cirebon untuk lomba Desa tingkat Provinsi dalam program P2WKSS, program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di lingkungan pedesaan. Kamis, (20/6/2024). Desa Karangwangi Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

Program yang diselenggarakan melalui realisasi pemberdayaan keluarga oleh berbagai dinas/insntansi terkait. Program tersebut yang diharapkan dapat mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, ini sejalan dengan sasaran pembangunan bangsa Indonesia yaitu untuk menjadikan manusia Indonesia seutuhnya.

Kuwu Sukardi selaku Kades Karangwangi Kecamatan Depok mengatakan kepada awak media bahwa upaya ini menjadi lebih dari sekadar pencapaian prestasi, akan tetapi sebuah langkah konkret untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat itu sendiri khususnya kepada 100 KK binaan.

100 KK binaan kepada pada kaum perempuan, bahwa program tersebut untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam pembangunan, selain daripada itu kaum perempuan pun dapat turut serta sebagai subjek dalam pembangunan.
Kuwu Sukardi menyampaikan keberadaan program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Desa Karangwangi Kecamatan Depok telah secara nyata dirasakan masyarakat sekitar desa.

Beberapa dinas memberikan bantuan hibah kepada desa Karangwangi, salah satunya adalah bantuan berupa bibit ikan nila sebanyak 1.200 bibit ikan nila dari Dinas Perikanan, yang kemudian akan dikelola oleh 100 KK binaan perempuan di lokus.

Selain daripada itu 100 kakak binaan perempuan di lokus mampu membuat makanan stik dari daun katup dan puding, dan produk itu bisa dipasarkan pada posyandu-posyandu di wilayah Desa Karangwangi.

"Dengan adanya program tersebut berharap kaum wanita atau perempuan mampu menghasilkan sebuah karya yang bisa bermanfaat, minimalnya bisa bermanfaat untuk dirinya dan keluarganya, bahkan menjadikan seorang wanita yang tangguh mampu membantu perekonomian suaminya.

(Cephy)

Jumat, 12 Juli 2024

Pihak Kepolisian khususnya Polsek Padamara, Polres Metro Purbalingga menindak tegas dan bila perlu tangkap penjual obat keras golongan G

Kembali marak peredaran obat keras golongan G jenis tramadol dan eximer di Wilayah Kabupaten Purbalingga tepatnya di Dusun 2,Bojanegara,Kec Padamara,Kabupaten Purbalingga. Pada Sabtu(20/4/2024)


Berbagai cara yang di lakukan penjual obat keras golongan G untuk mengelabui Aparat Penegak Hukum (APH) dan Warga sekitar khususnya di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Padamara, Polres Purbalingga.

Tersebut di benarkan oleh salah satu pembeli berinisial (m) pada saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa dirinya mendatangi toko kosmetik tersebut untuk membeli obat jenis tramadol.

"Iya pak benar saya datang ke toko untuk membeli satu (1) butir obat tramadol seharga Rp.10,000 (Sepuluh Ribu Rupiah),"Ujarnya

Di tempat yang sama penjaga toko yang tidaj mau di sebut namanya dengan muka juteknya mengatakan kepada awak media bahwa toko tersebut milik bos berinisial (a).

"Betul sekali kalau toko kosmetik yang saya jaga ini menjual obat tramadol, eximer dan Xxx, masalah kordinasi itu sudah rapih sama bos saya. Kata penjaga toko

Saat di mintai keterangannya mengatakan bahwa toko kosmetik yang menjual obat keras golongan G tersebut itu miliknya.

"Benar sekali toko kosmetik itu punya saya pak ! Jelasnya.

Maraknya peredaran obat keras golongan G di Wilayah Hukum Polsek Ciracas, Risky selaku Satgas Investigasi Peningkatan Sumber Daya Manusia(PESDAM) angkat bicara.


"Saya meminta kepada pihak Kepolisian khususnya Polsek Padamara, Polres Metro Purbalingga harus menindak tegas dan bila perlu tangkap penjual obat keras golongan G itu. Aktifis Pesdam


Juga menambahkan bahwa obat Eximer dan Tramadol adalah jenis obat keras Golongan-G yang penggunaan nya harus dalam pengawasan dan resep dokter, karena apa bila salah dalam penggunaan akan menyebabkan efek samping pada kesehatan.

"Bagi para pelaku usaha yang memperjual belikan kedua jenis golongan-G tersebut tanpa ijin dapat di jerat dengan pasal 435 undang-undang nomor 17 tahun 2023 penganti pasal 196 UUD No 36 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara." Tutup Ucok .

Pj Bupati Cirebon Sampaikan Rancangan KUA-PPAS TA 2025


KABUPATEN CIREBON — DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna tentang Hantaran Bupati terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2025, di Ruang Abhimata Paripurna, Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan nota pengantar ringkasan dokumen rancangan KUA-PPAS TA 2025.

Dalam penyampaiannya, Wahyu menjelaskan, rancangan KUA-PPAS TA 2025 mempertimbangkan isu strategis pembangunan daerah. Maka, fokus pembangunan Kabupaten Cirebon adalah peningkatan perekonomian daerah dan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Wahyu mengatakan, pembangunan ekonomi diarahkan pada percepatan ekonomi yang berkualitas, di antaranya pertumbuhan yang menciptakan pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, membuka kesempatan kerja yang luas, serta menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan.

Hal ini didasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Cirebon Nomor 72 tahun 2024 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2025.

Dalam penyampaian nota pengantarnya, ia juga menyinggung soal dinamika ekonomi global, baik di Asia maupun ASEAN. Wahyu juga menjelaskan soal tren positif pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi yang positif itu mendorong perbaikan lapangan kerja secara nasional.

“Sejalan dan mempertimbangkan hal-hal tersebut (pertumbuhan ekonomi), maka prioritas pembangunan daerah Kabupaten Cirebon tahun 2025 diarahkan pada pelaksanaan tujuh prioritas pembangunan,” ucap Wahyu.

Ketujuh prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon pada 2025, di antaranya pendidikan merata dan berkualitas berbasis Iptek, pelayanan kesehatan sesuai standar dan terjangkau, perekonomian inklusif dan berdaya saing, serta ketahanan pangan, kualitas dan taraf hidup masyarakat, serta sistem perlindungan sosial, keamanan dan ketahanan daerah, infrastruktur memperhatikan kualitas lingkungan hidup, dan reformasi birokrasi serta inovasi pelayanan.

“Penyusunan rancangan PPAS tahun 2025 ini, secara umum disusun secara rasional dengan memperhatikan kondisi keuangan daerah, dan skala prioritas pembangunan daerah. Dalam hal ini, belanja daerah tidak akan melampaui kemampuan pendapatan dan pembiayaan daerah,” jelasnya.


“Prinsip dalam pengelolaan keuangan, maka pendapatan daerah diproyeksikan pada besaran pendapatan yang optimis tercapai. Sedangkan pada sisi belanja, merupakan batas tertinggi yang dapat dibelanjakan,” imbuhnya.

Ia juga menerangkan soal kerangka pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) 2025. Dalam kerangka APBD itu, disebutkan pula soal pendapatan asli daerah (PAD), target pajak daerah, retribusi hingga pengelolaan hasil kekayaan daerah.

Wahyu juga menjelaskan soal proyeksi pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan transfer. Dan, proyeksi tentang target belanja daerah juga disampaikan dalam nota pengantar rancangan KUA-PPAS TA 2025.

“Dokumen rancangan yang telah disampaikan dan akan dibahas untuk disepakati bersama menjadi KUA-PPAS definitif sebagai dasar penyusunan RKA-SKPD tahun anggaran 2025,” tukasnya. (Cephy)

Kamis, 11 Juli 2024

Ramaikan Peringatan Hari Koperasi Nasional, Dinkop UKM Kabupaten Cirebon Gelar Lomba Futsal


KABUPATEN CIREBON — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Cirebon menggelar rangkaian kegiatan pada pelaksanaan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 tingkat Kabupaten Cirebon tahun2024.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ini dibuka dengan menggelar turnamen futsal antarkoperasi di ANT Sport Center Arum Sari Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).

Sekadar diketahui, Hari Koperasi Nasional diperingati setiap tanggal 12 Juli. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinkop UKM menggelar berbagai kegiatan dimulai dari tanggal 11 hingga 18 Juli 2024.

"Saya membuka kegiatan lomba futsal antarkoperasi dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-77 tingkat Kabupaten Cirebon 2024. Hari ini merupakan kegiatan awal perlombaan, sedianya ada 15 kegiatan," kata Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi.