Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Gandeng Linmas, Piket Koramil 04/Jebres Patroli Malam Sebagai Langkah Preventif Guna Menjaga Kondusif Wilayah

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di Masyarakat Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono be...

Postingan Populer

Selasa, 23 Juni 2026

Gandeng Linmas, Piket Koramil 04/Jebres Patroli Malam Sebagai Langkah Preventif Guna Menjaga Kondusif Wilayah


Uploaded Image

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di Masyarakat Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan Patroli Guna menciptakan Kamtibmas yang aman di Kec.Jebres Surakarta, Senin ( 22/06/2026 ) Pukul 21.00 Wib.

Dikatakan Sertu Budiono Patroli malam hari rutin dilaksankan oleh piket guna menjaga keamanan dan ketertiban di Masyarakat khusunya pada Malam Hari , selain untuk menciptakan kondusifitas di Masyarakat piket juga menghimbau agar selalu menciptakan suasana yang aman.

"Patroli malam selain memberi motivasi kepada warga, juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Babinsa di wilayah."tegasnya .

"Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan penjagaan dan menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif karena masyarakat mempunyai peranan penting dalam memelihara keamanan wilayahnya."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Bupati Lucky Hakim dan Kadis PUPR Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jalan di Indramayu


​INDRAMAYU, Buserpolkrim-Menunjukkan komitmen serius terhadap percepatan dan kualitas infrastruktur daerah, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maulana Malik, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi proyek pengecoran jalan, Selasa (23/06/2026).

​Adapun ruas jalan yang menjadi titik pantauan di antaranya Jalan Tembaga, jalur Sudikampiran–Gedangan, Gadingan–Segeran, hingga Sudimampir–Tinumpuk. 

Langkah ini diambil untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar dan segera dapat dinikmati masyarakat. 

​Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan kualitas pekerjaan yang akan dinikmati oleh masyarakat luas.

​"Saya berharap semua jalan dibangun dan kami upayakan semaksimal mungkin, namun karna ada keterbatasan anggaran, maka nanti bisa bertahap," harap Lucky Hakim. 


Lanjut Lucky, "Jalan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Saya tidak mau asal bangun dan selesai, tapi kualitasnya asal. Saya ingin setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pembangunan ini menghasilkan jalan yang kokoh, awet, dan benar-benar memberikan kenyamanan maksimal bagi warga. Kita bangun Indramayu bukan untuk hari ini saja, tapi untuk jangka panjang," tegas Lucky Hakim di sela-sela peninjauan.

​Senada dengan Bupati, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, optimis bahwa seluruh tahapan pekerjaan akan terlaksana dengan optimal sesuai target, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya warga di sekitar lokasi pembangunan. 

"Harapan kami, pekerjaan ini dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya bagi warga di sekitar lokasi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi seluruh masyarakat Indramayu secara luas", ujar Kepala Dinas PUPR.

​Peninjauan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang berharap dengan adanya pengawasan langsung dari pemimpin daerah, proses pembangunan jalan tersebut dapat selesai tepat waktu dan memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca maupun beban kendaraan.

​Pemerintah Kabupaten Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga dan mengawal infrastruktur yang telah dibangun, demi terciptanya konektivitas wilayah yang lebih baik dan Indramayu yang semakin maju.

((Nurbaeti))

Diduga Oknum DPRD Banjarnegara Terlibat Transaksi Aspirasi, Kades Minta Uang Dikembalikan



BANJARNEGARA - Dugaan praktik jual beli proyek aspirasi kembali mencuat di Kabupaten Banjarnegara. Seorang kepala desa (kades) mengaku telah menyerahkan uang muka (DP) sebesar Rp 50 juta kepada salah satu oknum anggota DPRD Banjarnegara yang diduga menawarkan sejumlah titik proyek aspirasi.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh seorang Kades di Banjarnegara kepada wartawan pada Senin (22/6/2026). Ia mengaku menjadi korban dugaan transaksi haram yang hingga kini tidak kunjung ada.

Menurut keterangan kades tersebut, dirinya ditawari lima titik proyek aspirasi yang akan dikerjakan di Desa Kades itu dengan total nilai anggaran mencapai Rp 1 miliar.

Sebagai syarat, oknum anggota dewan itu disebut meminta fee di depan 10 persen atau uang tunai sebesar Rp 100 juta dari total nilai anggaran yang dijanjikan.

"Dari lima titik aspirasi yang ditawarkan, total anggarannya sekitar Rp 1 miliar. Saya diminta memberikan 10 persen di depan. Karena belum yakin, saya hanya memberikan DP sebesar Rp 50 juta," ujar Kades.

Ia menjelaskan, tawaran itu disebut-sebut berasal dari jalur aspirasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam prosesnya, oknum anggota dewan itu mengaku memiliki kemampuan untuk mengamankan usulan aspirasi sehingga proyek yang ditawarkan diyakini akan terealisasi.

Namun, setelah menunggu beberapa bulan, proyek yang dijanjikan ternyata tidak muncul dalam daftar kegiatan yang seharusnya diterima desa Kades.

"Saya sempat mengecek ke kecamatan. Ternyata tidak ada judul kegiatan atau proyek yang dijanjikan itu. Artinya, aspirasi yang ditawarkan kepada saya tidak ada," katanya dengan nada lesuh.

Merasa dirugikan, kades tersebut kemudian meminta penjelasan kepada oknum anggota DPRD Banjarnegara. Namun, alih-alih memberikan kepastian mengenai proyek yang dijanjikan, oknum dewan itu justru menawarkan proyek aspirasi lain sebagai pengganti.

"Saya hanya meminta uang yang sudah saya keluarkan dikembalikan terlebih dahulu. Kalau memang ada aspirasi yang benar, baru saya mau membicarakan lagi," ujarnya.

*Dugaan Pelanggaran Integritas dan Potensi Tindak Pidana*

Praaktik jual beli proyek aspirasi tidak hanya mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih, tetapi juga berpotensi mengarah kepada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Program aspirasi sejatinya merupakan instrumen untuk menyalurkan kebutuhan masyarakat melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang sah.

Aspirasi bukanlah komoditas yang dapat diperjualbelikan maupun dijadikan sarana mencari keuntungan pribadi atau memperkayadiri.

Permintaan fee atau setoran dengan imbalan proyek tertentu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, hingga praktik suap yang bertentangan dengan prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kades tersebut juga menceritakan bahwa dirinya bukan satu-satunya pihak yang mengalami kejadian serupa. Ia mengaku mengetahui adanya pihak lain yang diduga menjadi korban dengan pola yang sama.

Munculnya pengakuan tersebut menjadi sinyal penting bagi aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Terlebih, dugaan transaksi melibatkan sejumlah uang dan menyangkut program yang bersumber dari anggaran negara.

Sesuai prinsip praduga tak bersalah, seluruh pihak yang disebut dalam dugaan kasus ini tetap harus dianggap tidak bersalah sampai ada pembuktian berdasarkan proses hukum yang berlaku.

Namun demikian, transparansi dan keberanian mengungkap dugaan praktik semacam ini menjadi penting agar program aspirasi benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan menjadi ruang transaksi yang merugikan publik.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari oknum DPRD Banjarnegara yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

 (Team).
Uploaded Image

Senin, 22 Juni 2026

Agar Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif , Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Serma Giminanto bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Minggu (21/06/2026) tadi malam.

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta mewaspadai adanya bahaya banjir susulan.dgn mengaktipkan kembali angota tagana (Tanggap siaga bencana).serta mewaspadai. pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan, dan kami tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas-tugas kami mengamankan wilayah."tegas Serma Giminanto.

"Dan tentunya kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing,agar situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Koramil 02/Banjarsari Gelar Kerja Bakti Bersihkan Pangkalan

Surakarta – Wujudkan lingkungan kantor yang bersih, nyaman, dan asri, Anggota Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta melaksanakan kerja bakti pembersihan pangkalan di Jl. Ahmad Yani No. 273, Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Senin, (22/06/2026).

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Bati Tuud Koramil 02/Banjarsari Pelda Sujianto dan diikuti seluruh anggota. Usai apel, seluruh personel langsung bergerak membersihkan area lingkungan Koramil.

Pada kesempatan tersebut, Pelda Sujianto menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan pangkalan secara berkala ini bertujuan agar lingkungan perkantoran terlihat lebih bersih, sekaligus menciptakan suasana kerja yang rapi, indah, dan sehat.

“Selain menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan asri, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat kebersamaan dan rasa peduli dalam menjaga serta merawat lingkungan perkantoran. Koramil juga harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya,” tambah Pelda Sujianto.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus terjaga, baik di lingkungan militer maupun masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image