Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Wilayah Bersama Linmas

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Ska, Serka Yusuf, melaksanakan pemantau...

Postingan Populer

Senin, 13 Juli 2026

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Wilayah Bersama Linmas

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Ska, Serka Yusuf, melaksanakan pemantauan wilayah di Kecamatan Banjarsari, Senin (13/07/2026).

Serka Yusuf menegaskan Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna menghimbau kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal yang lalu-lalang di seputaran lingkungan warga setempat saat jam istrahat.

"Dengan adanya pemantauan wilayah di malam hari, selain memberikan himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang mana dapat memberikan informasi penting untuk mendukung tugas Piket di wilayah binaan."ujarnya.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan ini bisa terwujud lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif."pungkasnya.
 
Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon

Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Cirebon Kota, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas melaksanakan silaturahmi dengan Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., di Mako Lanal Cirebon, Jalan Kesunean No. 33, Kota Cirebon, Senin (13/07/2026) pukul 10.00 WIB, sebagai upaya memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri di wilayah Cirebon.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan kerja sama antara Polres Cirebon Kota dan Lanal Cirebon dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai program pembangunan nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa sinergi yang telah terjalin baik selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui komunikasi serta koordinasi yang intensif di berbagai bidang tugas.

Menurutnya, TNI dan Polri merupakan pilar utama penjaga kedaulatan bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga.

AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa soliditas kedua institusi menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai kebijakan dan program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan juga bertukar pandangan mengenai berbagai dinamika kamtibmas dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi di lapangan.

Suasana dialog yang terbuka dan konstruktif semakin memperkuat komitmen bersama untuk terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah.

Silaturahmi ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar personel TNI dan Polri, sehingga koordinasi dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan semakin efektif dan harmonis.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menegaskan, “Soliditas TNI-Polri merupakan fondasi utama agar negara dapat terus menjalankan program-program pembangunan sebagaimana yang diharapkan pemerintah. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita akan mampu menjaga keamanan serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.”

((Red.))

AMKI Indramayu Surati Kejari, Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Dugaan Transfer Dana Rp 2 Miliar di Perumdam Tirta Dharma Ayu

​INDRAMAYU – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawalan publik terhadap penanganan dugaan transaksi janggal di tubuh Perumdam Tirta Dharma Ayu.

​Permohonan audiensi tersebut merujuk pada Surat Kejaksaan Negeri Indramayu Nomor: R-165/M.2.2.1/F.d.1/11/2023, yang berkaitan dengan dugaan transfer dana sebesar kurang lebih Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) oleh Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Ayu kepada PT. Berkah Ramadhan Sejahtera (BRS).

​Sekretaris Jenderal AMKI Indramayu, Tomi Susanto, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi penuh terhadap kasus ini. Ia mengkritik keras lambannya perkembangan informasi terkait perkara yang menyangkut dana perusahaan plat merah tersebut.

​"Kita bicara soal uang negara yang dikelola oleh BUMD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, masyarakat berhak tahu sejauh mana proses penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan ini. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau 'peti es' terhadap perkara yang sudah terang benderang suratnya," tegas Tomi Susanto.

​Tomi menambahkan bahwa sebagai pilar demokrasi, pers memiliki kewajiban konstitusional untuk mengawasi jalannya penegakan hukum. Ia mendesak Kejaksaan untuk lebih transparan dan tidak menjadikan proses hukum sebagai hal yang eksklusif bagi publik.

​"Kami tidak akan mentoleransi jika ada proses yang berlarut-larut tanpa kepastian hukum yang jelas. Transparansi adalah mandat hukum bagi instansi penegak hukum. Jika Kejaksaan memang profesional dan berintegritas, tunjukkan kepada publik bahwa tidak ada 'main mata' dalam penanganan kasus ini. Kami menuntut kejelasan tahapan perkara ini segera," lanjutnya dengan nada keras.

​Dalam suratnya, terdapat delapan poin utama yang menjadi pokok bahasan, di antaranya status terkini penanganan perkara, langkah investigasi yang telah ditempuh, hingga potensi audit kerugian negara. Selain itu, AMKI juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara insan pers dan Kejaksaan Negeri Indramayu agar informasi hukum yang diterima masyarakat tetap objektif dan akurat.

​"Kami menunggu itikad baik dari Kepala Kejari Indramayu untuk menerima audiensi ini. Jika transparansi ditegakkan, kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan akan semakin kuat. Sebaliknya, diamnya Kejaksaan hanya akan memunculkan spekulasi negatif yang mencederai marwah institusi itu sendiri," pungkas Tomi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak AMKI masih menunggu jawaban resmi terkait jadwal audiensi dari pihak Kejaksaan Negeri Indramayu. Masyarakat Indramayu kini menanti perkembangan kasus ini sebagai bentuk komitmen daerah dalam memberantas potensi penyimpangan keuangan di perusahaan milik daerah.

Nurbaeti

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serma Rumbawa melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Minggu (12/07/2026).

Ditegaskan Serma Rumbawa Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Minggu, 12 Juli 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Citemu yang Hilang Setelah Tiga Hari Pencarian


Cirebon Kota – Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan berinisial M.A. (22), warga Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dalam keadaan meninggal dunia di perairan wilayah Waruduwur, Kecamatan Mundu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.35 WIB, sehingga operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur akhirnya dapat ditutup dan korban segera diserahkan kepada pihak keluarga.

Plt. Kapolsek Mundu IPTU Awan Kurniawan, S.Pd., menjelaskan bahwa sejak laporan diterima, seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan pencarian secara terkoordinasi guna memberikan kepastian kepada keluarga korban sekaligus memastikan setiap tahapan evakuasi berjalan dengan aman dan sesuai prosedur.

Korban diketahui berangkat melaut menggunakan KM Sri Mulya dari Dermaga Sungai Selo Penganten, Desa Citemu, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan seperti biasanya.

Berdasarkan keterangan keluarga, saat berada di tengah laut korban berenang untuk membersihkan lambung kapal, namun diduga akibat hembusan angin yang cukup kencang, kapal terbawa arus menuju kawasan mangrove sehingga korban terpisah dan tidak dapat kembali ke atas kapal.

Ketika perahu ditemukan, sejumlah barang milik korban seperti telepon genggam, pakaian, dan bekal makanan masih berada di dalam kapal, yang kemudian dievakuasi ke dermaga oleh ayah korban bersama warga setempat.

Pada hari pertama hingga hari kedua, warga nelayan bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Basarnas, TNI, pemerintah desa, dan relawan setempat terus menyisir area perairan dengan berbagai metode pencarian meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca dan luasnya area pencarian.

Memasuki hari ketiga, tim kembali melaksanakan apel kesiapan sebelum melanjutkan penyisiran menggunakan perahu karet Basarnas di kawasan Perairan Laut Jawa yang berada di wilayah Kecamatan Mundu.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan di perairan Waruduwur, selanjutnya dievakuasi ke RSUD Gunung Jati untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Keberhasilan operasi pencarian ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat nelayan dalam menghadapi situasi kedaruratan di laut serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian. Kami mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tidak melakukan aktivitas berisiko seorang diri di tengah laut guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.”

((Red.))