Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Salah Sasaran, Geng Motor Bersenjata Rusak Warung Warga di Cirebon, Dua Pelaku Ditangkap

Cirebon Kota. – Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana perusakan dan pencurian dengan kekerasan yan...

Postingan Populer

Senin, 11 Mei 2026

Salah Sasaran, Geng Motor Bersenjata Rusak Warung Warga di Cirebon, Dua Pelaku Ditangkap

Cirebon Kota. – Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana perusakan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok bermotor di kawasan Pekiringan, Kota Cirebon.

Aksi brutal tersebut sempat membuat warga sekitar resah karena dilakukan secara beramai-ramai dan disertai senjata.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 3 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat kejadian, sekelompok orang yang diduga berasal dari salah satu kelompok motor melakukan konvoi di wilayah tersebut sebelum akhirnya mendatangi sebuah warung milik warga.
Diduga karena salah sasaran, rombongan pelaku kemudian melakukan aksi pengejaran terhadap korban hingga masuk ke area warung.

Tidak hanya membuat keributan, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas dan mengambil beberapa barang milik korban.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, korban saat itu tengah berjualan seperti biasa sebelum didatangi rombongan pelaku yang datang secara tiba-tiba.

“Korban sedang berjualan, kemudian datang sekelompok orang yang langsung melakukan pengejaran, masuk ke warung, melakukan perusakan, lalu mengambil beberapa barang milik korban,” ujar AKBP Eko Iskandar saat doorstop di Mako Polres Cirebon Kota, Senin (11/5/2026).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Dr. M. Fadlillah dan Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto. Polisi menjelaskan, setelah menerima laporan, penyelidikan langsung dilakukan guna mengidentifikasi para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan enam orang untuk dimintai keterangan. Setelah dilakukan pendalaman, dua orang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial RS (44) dan PS. Sementara itu, sejumlah pelaku lain yang diduga ikut terlibat masih dalam pengejaran petugas.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, massa yang terlibat dalam aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 orang. Jumlah tersebut menunjukkan aksi dilakukan secara terorganisir dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tongkat baseball, sebilah sangkur, dua jaket kelompok bermotor, serta rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut kini diamankan guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Beruntung dalam kejadian itu tidak terdapat korban luka. Namun, warung milik korban mengalami kerusakan cukup parah akibat aksi anarkis yang dilakukan para pelaku.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan maupun perusakan yang dilakukan kelompok bermotor di wilayah hukumnya. Menurutnya, tindakan tegas akan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini menjadi atensi kami. Kami tidak akan membiarkan aksi kekerasan dan perusakan yang meresahkan masyarakat terjadi di wilayah Cirebon,” tegas AKBP Eko Iskandar.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal terkait kekerasan secara bersama-sama di muka umum serta tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023. Para pelaku terancam hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Sindikat Ganjal ATM Antar Pulau Dibekuk Polres Cirebon Kota, Uang Korban Rp69 Juta Raib

Cirebon Kota – Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil membongkar sindikat ganjal ATM lintas daerah yang beraksi di wilayah Ciayumajakuning. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku yang memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksi kejahatannya.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari korban yang kehilangan uang dalam jumlah besar usai bertransaksi di mesin ATM. Korban diketahui mengalami kerugian hingga mencapai Rp69 juta.

Didampingi Kasat Reskrim, AKP Fadlillah saat konferensi pers pada Senin (11/05/2026), Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya berhasil menangkap seorang pria berinisial M (43) di wilayah Jakarta Utara. Polisi juga turut mengamankan seorang perempuan berinisial E (53) yang diduga berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

Menurut AKBP Eko Iskandar, para pelaku menjalankan aksinya dengan modus ganjal ATM menggunakan alat sederhana. Saat korban mengalami kesulitan memasukkan kartu ATM ke mesin, salah satu pelaku berpura-pura memberikan bantuan agar korban percaya.

Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian menukar kartu ATM asli milik korban dengan kartu ATM lain yang telah dimodifikasi sebelumnya. Korban yang tidak menyadari penukaran itu akhirnya meninggalkan lokasi tanpa mengetahui kartu miliknya sudah berpindah tangan.

Selain itu, pelaku lainnya memiliki tugas mengintip nomor PIN korban ketika berada di belakang antrean ATM. Setelah berhasil mendapatkan kartu asli dan mengetahui PIN korban, para pelaku langsung melakukan penarikan uang dari rekening korban secara bertahap.

Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan Polres Cirebon Kota dalam memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya kejahatan perbankan yang memanfaatkan kelengahan korban.

“Modus seperti ini masih sering terjadi dan menyasar masyarakat yang kurang waspada saat berada di mesin ATM. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan bantuan ketika mengalami kendala transaksi,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa kartu ATM, tusuk gigi yang digunakan untuk mengganjal mesin ATM, serta telepon genggam yang dipakai untuk berkomunikasi antar pelaku.

Kasat Reskrim AKP Fadlillah menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya aksi serupa di wilayah lain.

“Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap jaringan pelaku. Tidak menutup kemungkinan mereka sudah beraksi di beberapa daerah lain dengan modus yang sama,” kata AKP Fadlillah.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan sindikat tersebut bukan berasal dari wilayah Cirebon. Para pelaku diduga merupakan jaringan antar pulau yang sengaja datang ke wilayah Ciayumajakuning untuk menjalankan aksinya dengan menyasar korban di mesin ATM.

Setelah uang hasil kejahatan berhasil diambil dari rekening korban, para pelaku langsung mentransfer dana tersebut kepada pelaku perempuan yang bertindak sebagai penadah. Uang itu kemudian kembali ditarik tunai untuk menghilangkan jejak transaksi.

AKP Fadlillah juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor kepada pihak bank atau kepolisian apabila menemukan mesin ATM yang mencurigakan atau mengalami kendala saat bertransaksi.

“Jika kartu ATM terasa sulit masuk, tertelan, atau ada orang yang terlalu aktif menawarkan bantuan, segera batalkan transaksi dan hubungi pihak bank maupun kepolisian terdekat,” tegasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara pelaku penadahan dikenakan Pasal 591 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

((Red.))

Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas, Wujudkan Wilayah Tetap Aman & Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Supriyanto bersama dengan anggota Linmas melaksanakan Patroli malam hari di wilayah kecamatan Banjarsari, Minggu (10/05/2026).

Ditegaskan Sertu Supriyanto Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas , obyek - obyek vital yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."imbuhnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkas Sertu Supriyanto.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Fenomena Batik Buana Sekar Kedaton : Ludes di Hari Penutupan Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Pameran UMKM Persit Bisa 2 resmi memasuki hari terakhirnya hari ini di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Namun, ada satu pemandangan mencolok yang menarik perhatian ribuan pasang mata: Booth No. 12 milik UMKM Batik Buana Sekar Kedaton.

‎Sejak pintu pameran dibuka pada pukul 09.00 WIB, antusiasme pengunjung terhadap koleksi Batik Buana Sekar Kedaton seolah tak terbendung. Puncaknya, sebelum matahari mencapai titik tertinggi, produk-produk unggulan mereka diserbu oleh para pengunjung yang hadir.

‎​Meskipun pameran ini diikuti oleh berbagai UMKM unggulan dari seluruh penjuru negeri, Batik Buana Sekar Kedaton berhasil menjadi primadona. Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Kombinasi motif yang autentik dengan sentuhan modernitas menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Persit hingga masyarakat umum.

Uploaded Image

‎‎​Booth No. 12 menjadi salah satu titik tersibuk dengan volume pengunjung yang konsisten sejak hari pertama hingga hari penutupan. Tingginya angka penjualan membuktikan bahwa kualitas kain dan desain Batik Buana Sekar Kedaton mampu bersaing di pasar premium Jakarta.

‎"Kami benar-benar terkejut dengan animo masyarakat. Hari ini adalah hari terakhir, dan niatnya kami ingin memaksimalkan stok yang tersisa. Namun, dalam hitungan jam, rak-rak kami sudah kosong," ujar Ny. Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik UMKM dari Batik Buana Sekar Kedaton di lokasi pameran, Minggu (10/05/2026)

‎​"Pameran UMKM Persit Bisa 2 merupakan ajang prestisius yang mewadahi kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga prajurit. Penyelenggaraan tahun ini di Balai Kartini mencatat sukses besar dalam mempromosikan produk lokal ke level yang lebih tinggi."tuturnya.

‎"Kesuksesan Batik Buana Sekar Kedaton di pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Batik lokal memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang tangguh."Ny. Cita Putri Kharisma Sari.

Penulis : Arda 72

Sentuhan Estetika Rajutan Orenayou Pukau Pengunjung Persit Bisa 2: Dari Fashionista Hingga Pelajar Cilik


Uploaded Image

Jakarta – Di tengah deretan produk modern yang memadati Kartika Expo, Balai Kartini, sebuah kehangatan tradisi tangan tampil mencuri perhatian. Rajutan Orenayou, salah satu peserta pameran UMKM Persit Bisa 2, sukses menjadi magnet bagi pengunjung berkat keindahan detail dan desainnya yang kekinian.

Pemandangan menarik terlihat saat booth Orenayou dipadati oleh pengunjung usia sekolah. Mereka tampak antusias memilih berbagai karakter unik untuk dijadikan penghias tas sekolah mereka.

‎Berbeda dengan stigma rajutan yang identik dengan gaya konvensional, Rajutan Orenayou hadir dengan nafas segar. Produk-produknya membuktikan bahwa seni rajut tangan (hand-made) mampu bertransformasi menjadi fashion item yang sangat relevan dengan trend masa kini.

‎kepada awak media, Minggu (10/05/2026) Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono, pemilik sekaligus sosok di balik nama Orenayou menegaskan keunikan Orenayou tidak hanya memikat hati orang dewasa yang mencari produk fashion etnik-modern, tetapi juga merambah ke segmen anak-anak. Salah satu yang menjadi primadona adalah koleksi gantungan kunci rajut yang unik dan penuh warna.

Uploaded Image

"Orenayou menghadirkan model yang variatif, mulai dari aksesori pakaian hingga pernak-pernik mungil yang bagus. Produk seperti gantungan kunci tidak hanya sekadar hiasan, tetapi menjadi identitas gaya bagi penggunanya, termasuk bagi anak-anak yang ingin tampil beda di sekolah."ujarnya.

‎"Aku suka banget sama gantungan kuncinya, bentuknya lucu dan beda dari yang lain. Pas banget buat dipasang di tas sekolah," ujar Rismawati, salah satu pengunjung anak yang membawa pulang produk rajutan tersebut.

‎Hadirnya Rajutan Orenayou di pameran ini mempertegas misi Persit Bisa 2 dalam mendorong UMKM lokal untuk terus berinovasi. Produk rajut tangan yang biasanya dipandang sebelah mata, kini naik kelas menjadi produk unggulan yang dicintai berbagai lapisan usia.

‎Bagi Anda pecinta detail dan keunikan, koleksi Rajutan Orenayou adalah bukti bahwa kreativitas tanpa batas dapat lahir dari ketekunan jari-jemari.

Penulis : Arda 72