Kuningan

Berita Terkini

TNI Bersinergi Memberikan Pengamanan dan Pelayanan Di Pos Pam Lebaran

Wonogiri - Babinsa Koramil 13/Pracimantori Kodim 0728/Wonogiri, Sertu Sajugo bersama tiga rekan Babinsa, melaksanakan Apel kegiatan PAM leba...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Kuningan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuningan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2026

Operasi Pasar Bersubsidi di Cilimus, Bupati Dian: Bantu Ringankan Beban Warga Jelang Lebaran

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Operasi Pasar Murah Bersubsidi Kebutuhan Pokok Masyarakat (OPADI Kepokmas) di halaman Kantor Kecamatan Cilimus, Jumat (13/3/2026). Program ini digelar untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan OPADI merupakan program Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, serta difasilitasi oleh Diskopdagperin Kabupaten Kuningan.

Dalam laporannya, Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan Toni Kusumanto, AP., M.Si. menyampaikan bahwa pelaksanaan OPADI di Kabupaten Kuningan dilaksanakan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Cilimus dan Kecamatan Luragung, dengan total sekitar 3.600 paket bahan pokok bersubsidi. Antusiasme masyarakat cukup tinggi bahkan sejak pagi hari.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

“Biasanya kalau menjelang Lebaran harga-harga kebutuhan pokok naik. Mudah-mudahan dengan program bantuan dari provinsi yang bekerja sama dengan Bulog dan pemerintah daerah ini bisa membantu masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam program ini, masyarakat dapat menebus paket kebutuhan pokok senilai sekitar Rp96.700 dengan harga subsidi hanya Rp40.000 per paket.

Adapun isi paket yang disediakan meliputi beras premium 3 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula kristal putih 1 kilogram.

Bupati Dian juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Kuningan melalui program OPADI.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kuningan melalui program ini. Mudah-mudahan dengan adanya OPADI ini masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, bisa terbantu,” ungkapnya.

Bupati berharap program ini dapat membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan berlangsung dengan antusias, masyarakat yang hadir memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh paket kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, suasana kegiatan berlangsung hangat dengan interaksi langsung antara Bupati dan warga yang hadir. (DW Krisnara)

Selasa, 03 Maret 2026

Sebelum Lebaran target 120 Ruas Jalan Diperbaiki, termasuk Ruas Jalan Winduhaji-Lebak Wangi di Hotmix


Kabupaten Kuningan – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meninjau kondisi jalan di Jalan Sudirman, tepatnya di ruas antara rumah sakit hingga Balai Desa Winduhaji, dan memastikan perbaikan besar segera dilakukan.

Berdasarkan laporan progres dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), ruas Winduhaji hingga Jalan Lebakwangi akan direhabilitasi sepanjang kurang lebih 15 kilometer dengan konstruksi hotmix agar menjadi jalan yang lebih mulus dan nyaman dilalui.

“Dari Winduhaji sampai ke Lebakwangi akan diperbaiki, kurang lebih 15 kilometer menjadi jalan hotmix yang cukup mulus. Mohon doanya, sekarang sedang diproses lelangnya di provinsi,” ujar Bupati.

Perbaikan ruas Winduhaji–Lebakwangi tersebut didukung anggaran sekitar Rp22 miliar melalui skema pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bupati berharap proses lelang dapat berjalan cepat sehingga pengerjaan bisa dimulai sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Saya berharap sebelum Lebaran sudah digarap. Mudah-mudahan lelangnya berjalan lancar dan cepat,” katanya.

Selain ruas Winduhaji–Lebakwangi, Pemkab Kuningan juga mulai bergerak memperbaiki jalan-jalan prioritas menjelang Idulfitri melalui program percepatan yang difokuskan pada jalur mudik.

Bupati bersama Kepala Dinas PUTR menargetkan sekitar 120 ruas jalan akan ditangani sebelum Lebaran. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan masyarakat saat musim mudik.
“Hari ini kita bergerak melakukan perbaikan jalan menjelang Hari Raya Idulfitri. Targetnya kurang lebih 120 ruas jalan,” tegasnya.

Bupati tidak menampik masih banyak jalan rusak di berbagai pelosok Kabupaten Kuningan. Dengan total panjang jalan kabupaten yang mencapai sekitar 800 kilometer, perbaikan dilakukan secara bertahap dan gradual sesuai kemampuan anggaran.

“Saya tidak menutup mata, masih banyak jalan di pelosok yang belum tersentuh. Tapi insyaallah akan kita perbaiki dari waktu ke waktu. Mohon kesabaran masyarakat,” ujarnya.

Ia optimistis dalam beberapa tahun ke depan kondisi jalan di Kuningan akan semakin baik dan merata. Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya menjawab keluhan masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur.

“Perlu waktu, tapi kami terus mengejar secara perlahan-lahan. Mudah-mudahan jalan-jalan di Kuningan pada akhirnya akan lancar dan mulus,” ungkapnya
(DW.Krisnara)

Selasa, 24 Februari 2026

Momen Haru Kapolres Kuningan di SDN 3 Sukadana : Sekolah Kecil, Semangat Besar



KUNINGAN – Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026).

 Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai.
Dalam kunjungannya, AKBP Muhammad Ali Akbar tampak prihatin mengetahui sekolah tersebut hanya memiliki total 28 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain jumlah siswa yang sangat minim, sarana prasarana sekolah juga membutuhkan perhatian khusus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Tak hanya datang berkunjung, Kapolres Kuningan memberikan tali asih perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SDN 3 Sukadana, cat untuk bangunan sekolah serta sembako untuk para gurunya.

"Hati saya terenyuh melihat kondisi di sini. Meskipun jumlah siswanya hanya 28 anak, semangat mereka untuk belajar tidak boleh padam. Jarak dan keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Kami hadir membawa sedikit bantuan perlengkapan sekolah dan cat ini dengan harapan anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih ceria dan layak. Polri ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang merasa sendirian dalam perjuangannya menuntut ilmu," ujar Kapolres dengan nada haru.

Kapolres juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan menyapa para siswa di dalam kelas. Beliau memberikan motivasi agar keterbatasan jumlah siswa tidak mengurangi kualitas semangat mengajar maupun belajar.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Kuningan juga memberikan edukasi tentang bullying dan tertib di jalan raya. Suasana semakin meriah ketika hadir boneka polisi yang diberi nama Linggar. Kehadiran Linggar mampu membawa suasana ceria bagi siswa-siswi SDN 3 Sukadana.

Langkah Kapolres Kuningan ini mendapat apresiasi luar biasa dari pihak sekolah. Kepala SDN 3 Sukadana, Haerul Ibad, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian spontan dan tulus dari orang nomor satu di Polres Kuningan tersebut.

 "Kami sangat terkejut sekaligus terharu atas kunjungan Bapak Kapolres. Jujur saja, selama ini kami merasa sedikit terlupakan karena kondisi sekolah yang kecil dan murid yang sedikit. Bantuan perlengkapan sekolah, sembako, hingga cat ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran Bapak Kapolres hari ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para guru dan siswa untuk terus bertahan dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di desa ini," ungkap Haerul.




Bantuan cat yang diberikan rencananya akan segera digunakan untuk melakukan revitalisasi ringan pada dinding-dinding kelas agar suasana belajar menjadi lebih segar dan nyaman bagi para siswa.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama yang penuh kehangatan. Aksi AKBP Muhammad Ali Akbar ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat melampaui tugas penegakan hukum, yakni hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap masa depan generasi bangsa.

(Cephy)

Rabu, 19 November 2025

KELOMPOK TANI DESA CIREA DIDUGA GELAPKAN 10 EKOR SAPI DAN MENJUAL PERALATAN BANTUAN PEMERINTAH


KUNINGAN 12-11-2025"

Kelompok tani yang dengan sengaja menjual peternakan dan peralatan yang diberikan oleh pemerintah dapat dikenakan sanksi pidana karena bantuan tersebut merupakan aset negara yang dititipkan untuk kepentingan umum dan tidak boleh diperjualbelikan. 


Akan tetapi tidak di desa cirea kecamatan mandirancan kabupaten Kuningan ini justru semua bantuan seperti 10 ekor sapi mesin dan fasilitas lain juga ikut raib entah kemana,

Menurut Kuwu Wahyu ketika di konfirmasi awak media membenarkan bahwa semua bantuan yang di berikan pemerintah pada thn 2022 berupa (10) sepuluh ekor sapi dan beberapa alat yang di berikan pemerintah tersebut lenyap entah kemana.
Kuwu Wahyu sendiri menjelaskan kalau pihaknya berkomitmen akan membantu pengungkapan kasus penggelapan yang melibatkan beberapa kelompok tani di desanya tersebut sampai tuntas 
karna ini akan menciderai nama desa yang iya pimpin sekarang tuturnya.

Namun ketika tiem media ini kembali mendatangi desa cirea untuk meminta keterangan lebih lanjut justru Kuwu Wahyu seolah enggan menemui dan terkesan menghindar,

Kami hanya di temui sekdes karna Kuwu Wahyu sendiri sedang tidak ada di tempat hingga berita ini di terbitkan Kuwu Wahyu sendiri masih susah di temui dan bungkam tidak mau berkomentar walaupun di hubungi melalui TLP/watsap.

Tentunya Kasus penggelapan bantuan kelompok tani di desa cirea ini sangat menyita perhatian pablik menurut masarakat pemerhati yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan ketika di minta pandanganya pmengatakan,

Tindakan seperti ini dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi dan Kasus-kasus semacam ini akan ditangani oleh aparat penegak hukum (Polisi, Kejaksaan) dan tentusaja jelas ini merupakan tindakan pidana

 Pelaku dapat dijerat dengan
Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Karena bantuan tersebut berasal dari dana pemerintah (aset negara), penjualannya dapat dianggap sebagai kerugian negara atau penyalahgunaan wewenang karna di pake untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu pungkasnya kepada awak media,

Peraturan Menteri Pertanian/Daerah Terdapat pedoman dan peraturan yang melarang penjualan atau penyalahgunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) atau bantuan ternak, yang jika dilanggar akan dikenakan sanksi. 

Padahal jelas Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan dinas terkait telah berulang kali mengingatkan agar bantuan tersebut dipelihara, digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas, dan tidak dijual karena statusnya sebagai barang milik negara yang dititipkan.
ORMAS MANGGALA GARUDA PUTIH Muhidin angkat bicara pihaknya akan mendorong APH (aparat penegak hukum) dan kejaksaan untuk menindak lanjuti kasus ini supaya dapat segera di tindak dengan tegas tutupnya
(Al)

Jumat, 06 Juni 2025

Pengeroyokan Berdarah di Kuningan: Ketua dan Wakil Ketua FWJ Korwil Kuningan Jadi Korban


KUNINGAN, buserpolkrim.com

Sebuah kejadian pengeroyokan berdarah terjadi di Terminal Paniis Mandirancan, Kuningan, Jawa Barat, pada Kamis (5/6/2025) pukul 20.55 WIB. 

Ketua dan Ketua Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Korwil Kuningan, Irwan Fauzi dan Zaky, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengaku dari ormas Al Jabar dan sebuah grup otomotif (XTC) Kuningan. 

Pengeroyokan terhadap Irwan Fauzi (Ketua Korwil FWJ Indonesia Kuningan) dan Zaky (Wakil Ketua FWJ Indonesia Korwil Kuningan) diduga dilakukan oleh Hadi alias Kokong dan 15 teman dari ormas Al Jabar dan XTC Kuningan.

Permasalahan tersebut dipicu adanya Dendam pribadi antara Zaky dan Hadi alias Kokong, yang pernah diminta warga untuk bersama menghentikan kegiatan Kokong karena mengedarkan obat terlarang.

Awal kejadian setelah Hadi alias Kokong, dalam keadaan mabuk, terlibat adu mulut dengan Zaky. Usai besitegang Hadi pun beranjak pergi, namun Ia kemudian kembali ke lokasi bersama 15 temannya dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Zaky. Apalagi Irwan Fauzi yang mencoba melerai juga ikut dianiaya.
 
Terkait peristiwa tersebut, Ketua FWJ Indonesia DPD Provinsi Jawa Barat, Tony Maulana, dalam keterangannya mengecam tindakan keras para pelaku dan meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas para terduga pelaku pengroyokan.

“Kasus pengeroyokan dan penganiayaan ini oleh Korban, Irwan Fauzi dan Zaky telah dilaporkan ke Polsek Pasawahan dan diarahkan untuk membuat laporan ke Polres Kuningan,” jelasnya.

Tony Maulana juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi masyarakat dan pers dalam membangun bangsa, bukan malah melakukan intimidasi.

“Kita ingin kasus ini ditindaklanjuti, agar para terduga pelaku segera diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga kedepannya tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa jurnalis, serta oknum anggota Ormas Al Jabar dan kelompok otomotif XTC tidak lagi melakukan aksi premanisme dan meresahkan masyarakat,” tutupnya. (Tim)

Kamis, 22 Mei 2025

Polres Kuningan Ungkap Kasus Uang Palsu, Empat Tersangka Diamankan

KUNINGAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran uang palsu dengan mengamankan empat orang tersangka dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kecamatan Jalaksana dan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pada Senin malam (19/5/2025).

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (22/5/2025) mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi uang palsu di sebuah wisma di Kecamatan Jalaksana.

“Petugas kami segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan satu pelaku berinisial A (Andri Kurniawan) yang saat itu menyimpan uang palsu sebanyak 526 lembar pecahan Rp100.000 atau setara Rp52.600.000,” ujar Kapolres.

Dari hasil pengembangan, Satreskrim Polres Kuningan kemudian menangkap tiga tersangka lainnya yang diketahui berada di sebuah hotel di wilayah Cilimus. Ketiganya adalah Muhammad Sarim, Wawan Setiawan, dan Heri Mulyana. Mereka diduga berperan aktif dalam proses pembelian, penyimpanan, dan pengedaran uang palsu tersebut.

“Selain uang palsu, barang bukti lain yang turut diamankan yaitu satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih, empat unit handphone, senter UV, dan tas yang digunakan untuk menyimpan uang palsu. Kami juga menemukan uang palsu mata uang Brasil sebanyak 1.000 lembar pecahan 5.000,” jelas Kapolres.

Modus operandi para pelaku yaitu menyimpan dan mengedarkan uang palsu dengan cara menjualnya ke berbagai pihak. Andri Kurniawan berperan sebagai pengedar utama, sementara tiga lainnya turut membantu distribusi dan pembelian.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 36 ayat (2) dan (3) Jo Pasal 26 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Mereka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp50 miliar.
“Ini kejahatan yang sangat berbahaya karena bisa merusak stabilitas ekonomi masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk lebih teliti saat menerima uang, dan segera laporkan jika menemukan ciri-ciri uang palsu,” tegas AKBP Muhammad Ali Akbar.

Saat ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kuningan untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

(Red)

Senin, 19 Mei 2025

Acara Jalan Santai "Morning Walk for Humanity" Ribuan Peserta Memadati Pandapa Paramartha Kuningan


Kuningan,
FD-buserpolkrim.com

Ribuan peserta memadati Pandapa Paramartha Kuningan dalam acara jalan santai "Morning Walk for Humanity" yang digelar dalam rangkaian puncak acara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Minggu, 18 Mei 2025.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Ketua LKKS Hj. Ela Helayati, dan Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kuningan Uu Kusmana.

Ketua Panitia Hj. Hanny Candrawulan menjelaskan bahwa tema "Morning Walk For Humanity" ini mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Selain jalan santai, acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan seni kreatif SD dan Seni Angklung Guest Start Reza De'Academy, penyaluran donasi, serta pelayanan sosial dan kesehatan gratis. 

Rute jalan santai start-finish di Pandapa Paramartha, melintasi Jalan Siliwangi, Jalan Syekh Maulana Akbar, hingga Jalan Pramuka, lalu kembali ke titik awal. Tersedia juga doorprize menarik bagi peserta diantaranya kulkas, mesin cuci, sepeda gunung, sepeda listrik, dispenser, rice cooker, kipas angin, kompor gas, setrikaan. (Angga P) 

Editor Adi M

Kabupaten Kuningan Siap Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa


Kuningan,
Fokus Dialog.

 PD Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kabupaten Kuningan baru-baru ini menggelar kegiatan pembekalan dan pelatihan notaris pembuat akta koperasi, bertempat di Aula Horison Tirta Sanita, Cigandamekar, Sabtu (17/05/2025).

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., Mkn, turut hadir dan berharap para notaris dapat memahami aspek hukum, prosedural, dan teknis dalam pembuatan Akta Koperasi.

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025. Koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan usaha ekonomi produktif.

Terdapat 361 desa dan 15 kelurahan di Kabupaten Kuningan yang akan menjadi lokasi pembentukan Koperasi Merah Putih. Pemprov Jabar menargetkan pembentukan koperasi ini dapat rampung sebelum bulan Mei 2025 berakhir.

Sementara itu, launching Koperasi Merah Putih secara nasional direncanakan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional. (Asep S/Angga P)

Editor:Adi M

Kamis, 24 April 2025

Semarak Prosesi Pemotongan Tumpeng pada Pembukaan Perumahan Mewah bersubsidi Pesona Karangmangu Kuningan



(Kabupaten Kuningan) Seiring dengan berjalannya Program Pemerintah Pembangunan Perumahan Rakyat
 (P2R) yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau, PT. Griya Dwi Guna turut membantu mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat. Pengembang tersebut kini telah membuka Perumahan Pesona Karangmangu. 

Adapun pembukaan acara tersebut dilaksanakan dengan acara syukuran pemotongan nasi tumpeng bertempat di jalan Lingkar Timur, Desa Karangmangu Kecamatan Kramat Mulya Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada hari Rabu (23/04/2025) 

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Gunadi dan Gunawan selaku owner dan wakil, Kepala desa Karangmangu beserta perangkat desa , Karang taruna, Babinmas, Bhabinkamtibmas setempat, para tamu undangan, serta sebagian masyarakat sekitar. 

Dalam sambutannya Bapak Gunadi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga acara syukuran pembukaan pekerjaan fisik perumahan bisa terlaksana. 
Selain itu Kepala Desa menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak pengembangan karena telah mempercayakan wilayah desa Karangmangu sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan program pemerintah. 

Acara dilanjutkan dengan doa bersama dipimipin oleh Ust. Uri Sahuri selaku kasie pelayanan Desa Karangmangu, setelahnya kemudian prosesi tumpengan dilaksanakan dan dipimpin oleh H. Uja Azizi selaku Kepala desa Karangmangu kemudian disusul pimpinan pengembang serta para hadirin lainnya.
Suasana sangat hangat dan semarak penuh keakraban antara para hadirin dan pihak pengembang. 

Nampak hadir pula Nanda selaku sekretaris Desa Karangmangu turut menyampaikan
"Dengan adanya acara undangan prosesi tumpengan pada kami, menandakan adanya hubungan baik antara masyarakat dgn pihak pengembang, terjalin silaturahmi dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung" ujarnya. 
(Denny)

Minggu, 20 April 2025

FWJI Kuningan Kecam Keras Dugaan Intimidasi Terhadap Wartawan Oleh Oknum Kepsek SD /Ketua K3S Korwil Pancalang Di Kabupaten Kuningan Jawabarat

 




Kuningan -
Sabtu 19 April 2025,Nana ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar korwil Pancalang yang juga merupakan kepsek SD Cilebu telah menunjukan sikap arogansinya dengan marah - marah kepada wartawan yang datang ke SD KAHIYANG.guna investigasi terkait praktik penjualan LKS di lingkungan sekolah tersebut.Dinilai Nana tidak memahami tentang tugas wartawan berdasarkan UU PERS Nomor 40 tahun 1999.dan juga tentang UU KIP ( Keterbukaan Informasi  Publik ). Hal tersebut diutarakan FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia) kabupaten Kuningan Jawabarat.


Irwan Fauzi ( kang Ozi ) ketua FWJI Kuningan mengecam keras atas sikap yang tidak elok  ketua K3S korwil kecamatan Pancalang terhadap insan jurnalis pers /wartawan yang pada prinsipnya mereka sedang melaksanakan tupoksinya sesuai kaedah jurnalis yakni melakukan investigasi langsung ke lapangan untuk menyerap informasi secara langsung dari pihak - pihak sekolah terkait praktik penjualan LKS di lingkungan SD KAHIYANG Cilebu kecamatan Pancalang kabupaten Kuningan Jawabarat .Minggu 20 April 2025.

"sikap Ketua K3S korwil Pancalang  yang telah menghalangi tugas wartawan saat investigasi diduga langgar  UU PERS  nomor 40 tahun 1999 , dan UU KIP ( Keterbukaan Informasi  Publik )," katanya 

menurut Fauzi, berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Barat  ,  tentang Larangan penjualan LKS , Buku buku Kurikulum merdeka , atau alat peraga  ATS hingga seragam sekolah secara langsung di sekolah - sekolah sehingga di sekolah terjadi praktik penjualan LKS, dan praktik penjualannya tidak tanggung - tanggung diduga se Kabupaten Kuningan, namun disinyalir tidak ada upaya-upaya pencegahan yang di lakukan oleh pihak dinas pendidikan kabupaten Kuningan.

"termasuk dalam Peraturan Pemerintah  yang dengan jelas melarang ada nya penjualan LKS  di satuan pendidikan ,  nomor .17 tahun 2010 pasal 18 ayat 1a  pasal tersebut menegaskan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan tidak diperbolehkan menjual LKS , Buku pelajaran dan bahan ajar , hingga jual seragam sekolah pada siswa  hal ini juga di perkuat  larangan  tersebut  yang di keluarkan Permendikbud nya bernomor . 2 tahun 2008 pasal 11  dengan jelas  melarang sekolah menjadi distributor atau pengecer jualan buku termasuk menjual LKS ,

diperkuat dengan tegas di buat aturan lagi Permendikbud nomor 8 tahun 2016 menyatakan bahwa satuan pendidikan tidak diperkenan untuk jual buku / LKS pada siswa. Dan  peraturan lainnya Undang undang nomor 3 tahun 2017 tentang sistem pembukuan pasal 63 ayat 1 melarang penerbit menjual buku / lembar kerja / kisi kisi  langsung kepada satuan pendidikan.Sudah jelas larangan tersebut namun tidak di indahkan bahkan  pihak sekolah tabrak larangan tersebut."pungkas Fauzi
Menyikapi kondisi tersebut, FWJI kabupaten Kuningan akan melaporkan pihak ketua K3S korwil Pancalang terkait perbuatan dugaan Intimidasi terhadap wartawan,dan terkait praktik penjualan LKS di sekolah di kabupaten Kuningan FWJI akan melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi jawabarat.

Asep. 

Rabu, 09 April 2025

Polres Kuningan Resmi Sambut Kapolres Baru, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si.




Kuningan – Kepolisian Resor (Polres) Kuningan, Jawa Barat, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kapolres dari pejabat lama, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., kepada pejabat baru, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. Acara tersebut menjadi momen penting dalam kesinambungan kepemimpinan di Polres Kuningan. Rabu (9/4).

Kegiatan sertijab dan penyambutan ini digelar di halaman Mapolres Kuningan dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta anggota Polres Kuningan. Suasana berlangsung khidmat, penuh semangat kekeluargaan, dan disertai semangat kebersamaan antaranggota kepolisian.
Prosesi penyambutan Kapolres baru dilakukan secara adat, menampilkan budaya khas Kabupaten Kuningan dari Sanggar Seni Budaya Paseban Cigugur. Tradisi ini menjadi wujud penghormatan serta simbol harapan agar pemimpin baru mampu bersinergi dengan nilai-nilai lokal dalam menjalankan tugas.

AKBP Muhamad Ali Akbar disambut dengan hangat oleh seluruh jajaran Polres Kuningan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kuningan.
Polres Kuningan juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada AKBP Willy Andrian atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat. Diharapkan, kepemimpinan baru ini dapat membawa semangat baru dan semakin memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat Kabupaten Kuningan.

Asep Rusliman

Rabu, 02 April 2025

Halal Bihalal Bupati dan wakil Bupati Kuningan Dengan Warga Perantau Pituin Kuningan.



Kuningan 2 April 2025., Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, mengadakan acara halal bihalal dengan warga perantau di Pendopo Kuningan pada tanggal 2 April es 2025. Acara ini dihadiri oleh banyak warga yang antusias untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan setelah Idulfitri.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan pentingnya momen ini untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pembangunan daerah melalui gotong royong dan kebersamaan.

Acara tersebut juga memberikan kesempatan bagi warga untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah dan menikmati berbagai hidangan khas Lebaran. Bupati juga mengingatkan para perantau untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan kembali ke kampung halaman dan mengapresiasi kontribusi mereka terhadap kemajuan Kabupaten Kuningan.
 Acara halal bihalal di Kuningan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah melalui beberapa cara:

Memperkuat Hubungan: Halal bihalal menjadi sarana untuk memperkokoh hubungan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para perantau. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan masukan dari masyarakat dapat digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan.

Mendengarkan Aspirasi: Acara ini memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk mendengarkan saran dan pendapat dari warga perantau mengenai kemajuan Kabupaten Kuningan. Input ini sangat berharga dalam merancang program-program pembangunan yang lebih relevan dan efektif.

Kolaborasi Berkelanjutan: Diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin. Dengan melibatkan perantau yang sukses di luar daerah, mereka dapat berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan, baik sosial, ekonomi, maupun infrastruktur.

Meningkatkan Kesadaran Sosial: Acara ini juga berfungsi untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian antarwarga, yang penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, halal bihalal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Kuningan.

Asep Rusliman

Kamis, 27 Maret 2025

Bupati dan wakil Bupati Kuningan Jumpa Jurnalis dalam acara Silaturahmi


Dalam kemasan acara Silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan yang dihadiri para jurnalis dari berbagai media cetak dan eletronik pada hari kamis 27 Maret 2025 pukul 14.00 bertempat di gedung Pendopo lama yang berlokasi di jalan Siliwangi berlangsung dengan suasana santai diselingi candaan dari sambutan Bupati Dr. H. Dian Rahmat Yanuar , MSi 

Bupati Kuningan mengucapkan terima kasih dan berharap kemitraan yang terjalin selama ini terus berlanjut bersinergis
" Kami tidak alergi dengan isi pemberitaan yang sipatnya mengkritik. Saya tahu seorang jurnalis klo bikin berita yang sipatnya kritik itu kan kritik membangun , seolah memberitahukan bahwa diluar sana ada sesuatu yang harus segera ditangani oleh pihak pemerintahan ", ucap Bupati 

Dalam kesempatan tersebut , Bupati mengatakan bahwa dirinya sebelum di lantikpun sudah ngamen ke beberapa Departemen dan ke orang nomor satu di Jawa barat , bahwa kabupaten Kuningan yang masih terseok seok perihal anggaran yang berimbas bomingnya di pemberitaan di berbagai media dengan istilah tunda bayar.
" ya memang betul itu saya akui bahwa kabupaten Kuningan sedang tidak baik baik saja perihal anggaran APBD , dan alhamdulilah ada solusinya ", tambah Bupati 

Dalam acara tersebut hadir pula Wabup Bupati , Kadis Diskominfo dan ASDA 3 
di akhir acara silaturahmi , Bupati dan Wabup menyerahkan bingkisan kepada jurnalis sebagai simbolis di terima oleh 5 jurnalis

Peliput : Deni/Arif
Rabu 27 Maret 2025

Jumat, 14 Maret 2025

Gerakan Pasar Murah Pemerintah kabupaten Kuningan Jawa Barat


(Kuningan), Pemerintah kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Pasar Murah di halaman masjid Nurul Amal Desa Karangmangu Kecamatan Kramat Mulya pada Jum'at (14/3/2025).

Pasar Murah ini disambut antusias oleh warga desa karena beberapa jenis bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, terigu bisa didapat dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.

Dihadiri oleh Bupati Kuningan Dr.H.Dian Rahmat Yanuar, M.Si disamping para kepala dinas terkait dan UPTD, beliau mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten Kuningan kembali hadir menggelar Gerakan Pasar Murah bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok dan pangan selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Nampak hadir H.Uja selaku Kepala Desa Karangmangu beliau mengatakan kegiatan tersebut cukup banyak membantu warga desa Karangmangu terkait harga bahan pokok yang lebih murah dari pasar.
Selain itu Nanda selaku Sekretaris Desa mengatakan dengan adanya Gerakan Pasar Murah warga desa Karangmangu secara ekonomi sangat terbantu disaat menjelang lebaran hampir semua harga bahan pokok melonjak naik.
"Harapan kami Gerakan Pasar Murah ini bisa diadakan berkelanjutan, bila perlu sebulan sekali agar adanya persediaan bahan pokok warga selalu kontinyu" ujarnya kembali.
(Denny W.Krisnara)

Minggu, 09 Februari 2025

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan menggelar Santunan Anak-anak Yatim


(Kabupaten Kuningan)
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) digelar secara meriah dengan penuh semangat kebersamaan. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, ( 8/02/2025) di Kantor DPC Gerindra Kuningan, Jalan Salawati, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh politik, kader, serta simpatisan partai.

Hadir dalam acara tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Gerindra Kuningan, H. Toto Tohari, S.E., beserta jajaran pengurus, staf, dan organisasi sayap partai. Selain itu, sebanyak 32 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra turut serta dalam perayaan ini. Nampak hadir pula H. Rohmat Ardiyan, M.M., anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, serta Bupati Kuningan terpilih, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Kuningan terpilih, Hj. Tuti Nurdin, S.H., M.H., makin menambah kemeriahan suasana.

Menariknya, perayaan ini juga dihadiri oleh para pimpinan partai politik lain di Kabupaten Kuningan, menunjukan komunikasi politik yang harmonis antar partai di daerah tersebut.

Selain itu organisasi sayap Partai Gerindra turut serta dalam menyukseskan acara. Beberapa di antaranya adalah:

Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Perempuan Indonesia Raya (PIRA), Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) dan Persatuan Para Pedagang Indonesia Raya (PAPERA)

 Organisasi tersebut diatas berperan penting dalam memperluas jaringan Gerindra dan memastikan partai tetap dekat dengan rakyat.

Selain menjadi ajang silaturrahim dan konsolidasi kader, peringatan HUT Gerindra ke-17 ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim. Puluhan anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kabupaten Kuningan menerima bantuan dalam bentuk uang tunai serta bingkisan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepekaan dan kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat kurang mampu.

Dalam sambutannya, H. Toto Tohari, S.E., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 17 tahun Gerindra dalam kancah politik nasional serta komitmen partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Kami akan terus berjuang dan mengabdi untuk kepentingan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan. Semoga Gerindra semakin solid dan terus mendapat kepercayaan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Dr.H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi terhadap Partai Gerindra. DaPC Kabupaten Kuningan yang selama ini turut serta dalam membangun daerah. Ia berharap sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah semakin kuat demi kemajuan Kabupaten Kuningan.
“Kami mengapresiasi peran Gerindra dalam pembangunan daerah. Kontestasi sudah selesai, kami berharap semua partai politik dapat bersinergi untuk mewujudkan Kuningan yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Acara peringatan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan. Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.

Partai Gerindra bertekad untuk terus menjadi partai yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

(Denny W.Krisnara)

Minggu, 15 Desember 2024

Membangun Personal Branding di Medsos, HIMATIK UMK Gandeng Diskominfo Kuningan


Kuningan,
FD-buserpolkrim.com

Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komputer (HIMATIK) Universitas Muhamadiyah Kuningan (UMK) menggelar Upgrading dengan mengandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan dalam rangkaian acara mahasiswa mendapatkan pembekalan materi “Membangun Personal Branding di Media Sosial Untuk Generasi Z”, bertempat di Desa Sidamulya Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, Jumat (13/12/2024).

Sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Nana Suhendra M.Pd selaku Subkoordinator Kemitraan dan Kelembagaan Media Diskominfo Kabupaten Kuningan. Kegiatan pun berlangsung interaktif, peserta bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan membangun personal branding ini.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial,” ujar Nana mengawali pembekalan kepada para mahasiswa.

Nana menyampaikan, pentingnya personal branding sebagai cara membangun citra diri yang positif di ruang  digital. Ia juga menyebutkan data  pengguna internet di Indonesia pada 2024. Menurutnya, 66,5% dari total populasi di Indonesia merupakan pengguna internet dengan durasi rata-rata penggunaan 7 jam 38 menit per hari.

“Sementara itu, pengguna media sosial aktif mencapai 167 juta orang atau sekitar 60,4% dengan aplikasi populer yang digunkan seperti TikTok, Instagram, Facebook, YouTube dan Twiter, pengguna rata-rata aplikasi medsos per hari 3 jam 8 menit,” terangnya.

Nana menjelaskan bahwa personal branding adalah proses menciptakan citra diri yang positif untuk  membangun kepercayaan dan kredibilitas. Dalam membangun personal branding, penting untuk mengenali kelebihan diri, menentukan nilai inti, serta memilih platform media sosial yang sesuai.

“Keunggulan beberapa platform seperti TikTok yang memiliki algoritma untuk distribusi konten lebih cepat atau viral, Instagram untuk menampilkan citra visual profesional, dan YouTube untuk menyampaikan narasi yang lebih mendalam,” jelasnya.

Nana mengingatkan, agar peserta dapat menjaga konsistensi dalam membuat konten, menggunakan bahasa visual yang menarik dan menyampaikan pesan autentik. Ia juga menekankan pentingnya etika bermedia sosial guna menghindari dampak negatif seperti penyebaran hoaks atau ujaran kebencian.

“Media sosial adalah cerminan diri Anda di dunia digital, jadi berhati-hatilah dalam setiap unggahan,” pesannya.

Sementara itu, Wawan Hermawan sebagai Ketua pelaksana, menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial secara positif.

“Kami ingin Generasi Z, mampu menggunakan media sosial sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri dan membangun percaya diri,” tuturnya. (Kom, Asep S) 

Editor: Adi. M

Pj. Sekda Kuningan Buka Acara Penyaluran Bantuan Tongkat Adaptif Bagi 70 Penyandang Disabilitas Netra


Kuningan,
FD-buserpolkrim.com

Acara penyaluran bantuan dihadiri dan dibuka oleh Pj Sekda Kuningan Dr. A. Taufik Rohman, M.Si., M.Pd mewakili Pj. Bupati Kuningan. Bantuan tongkat adaptif untuk 70 Penyandang Disabilitas Sensorik Netra di Kuningan ini, merupakan kolaborasi Bank Indonesia (BI) dan Yayasan Dharma Bangsa Mandiri. Kegiatan bertempat di Aula Objek Wisata J&J Kuningan, Kamis (12/12/2024).

Secara simbolis, penyaluran bantuan disaksikan langsung Pj Sekda Kuningan Dr A Taufik Rohman. Pemda sendiri terus berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada penyandang disabilitas.

"Kami tentu berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah mereka yang membutuhkan. Terutama penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas berat, secara khusus kepada penyandang tunanetra," kata Pj Sekda Kuningan Dr A Taufik Rohman.

Ia juga menuturkan, sebagaimana diketahui data penyandang tunanetra di Kabupaten Kuningan berjumlah kurang lebih 200 orang.

“Diharapkan dengan bantuan ini, dapat memudahkan penggunanya dalam menjalani aktifitas sehari-hari,” tuturnya.

Pj. Sekda juga menyampaikan, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Dharma Bangsa Mandiri yang telah berperan aktif dan memberdayakan masyarakat khususnya alam bidang sosial dengan memberikan bantuan tongkat sensorik bagi disabilitas tunanetra di Kabupaten Kuningan.

“Ini program yang bagus, kalau bisa dirutinkan bukan hanya sekali sebulan. Mari sama-sama kita meningkatkan kolaborasi untuk memajukan Kabupaten Kuningan yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Kom, Angga P) 



Editor: Adi. M

Jumat, 29 November 2024

Selalu Tingkatkan Mutu Pendidikan di Sekolahnya Merupakan Tekat Kepsek H Agung Purwandono S.PD

KUNINGAN - Buserpolkrim.com - Kepala sekolah SMPN 3 Ciawi, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, H. Agung Purwandono, S.Pd, dikenal sebagai sosok yang bersemangat tinggi dan bertanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang ia pimpin. Sebagai kepala sekolah yang piawai, H. Agung memiliki pengalaman luas dalam mengarahkan jalannya pendidikan di institusi yang selalu menuai keberhasilan.

H. Agung Purwandono juga dikenal sebagai figur yang rendah hati, ramah, berdedikasi tinggi, dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Ia memiliki tekad yang kuat dan tak kenal lelah dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di SMPN 3 Ciawi Gebang. Dorongan, kepercayaan, dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam mendidik anak bangsa.

Saat bertemu dengan tim Buser Polkrim dalam rangka kunjungan monitoring di ruang kantornya, H. Agung Purwandono yang ditemani oleh Wakasek, Bapak Nana Supriatna, M.Pd, mengungkapkan, "Anak didik kita harus benar-benar kita persiapkan dengan konsep pembelajaran yang mampu menjawab tantangan zaman. Mereka tidak hanya memperoleh keluasan wawasan dan ketangguhan keterampilan, tetapi juga mampu menjalankan aktivitas kesehariannya dengan landasan budi pekerti yang luhur."

Lebih lanjut, H. Agung menyatakan bahwa di lingkungan sekolah ini, ia harus lebih berkarya untuk kemajuan sekolah. Tidak hanya dalam hal sarana dan prasarana, tetapi juga dalam peningkatan mutu dan kecerdasan siswa. "Semoga dengan niat dan tekad kita, mampu membawa perubahan yang signifikan dalam mendidik anak bangsa. Bukan hanya pintar dan cerdas, tetapi juga menjadi harapan dan kebanggaan orang tua mereka kelak," ujarnya.

Wakasek Nana Supriatna, M.Pd, menambahkan bahwa sebagai Wakil Kepala Sekolah, ia memiliki keinginan agar sarana pendidikan di sekolahnya memenuhi standar kelayakan. "Berkat amanah yang saya emban saat ini, saya akan terus berupaya agar pendidikan di lembaga ini memiliki kualitas dan mutu tinggi untuk bekal nanti terjun di masyarakat," katanya.

Alhamdulillah, berkat perjuangan kami, SMPN 3 Ciawi Gebang telah meraih berbagai prestasi dalam lomba, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Di antaranya, juara harapan 1 lomba FLS2N, juara seni bela diri pencak silat, sepak takraw, dan lain-lain. Dengan banyaknya prestasi ini, siswa-siswi kami dapat mengembangkan keterampilan dan bakat di bidang masing-masing," ujarnya.
Nana Supriatna, M.Pd, juga menekankan kepada guru pengajar dan tata usaha agar menjalankan tugasnya secara profesional, disiplin, dan amanah. Berkat kepiawaiannya sebagai Wakil Kepala Sekolah, tanpa disadari, ia telah menghantarkan dirinya sebagai sosok yang disegani bukan hanya oleh para guru, tetapi juga oleh masyarakat sekitarnya.

(Kim)

Minggu, 17 November 2024

Usai Diresmikan, Kantor Setda Kuningan Pindah ke Gedung Baru


Kuningan,
FD-buserpolkrim.com

Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kuningan kini resmi berpindah ke gedung baru yang ada di kawasan KIC (Kuningan Islamic Center) Jl Ir Soekarno Hatta.

Peresmian gedung baru itu dilakukan Pj Bupati Kuningan Dr Agus Toyib M Si, Jumat (15/11/2024) pagi, dengan dihadiri para pegawai Pemkab serta Forkopimda Kabupaten Kuningan.


Saat peresmian, Pj Bupati Agus Toyib berpesan kepada aparatur daerah Kabupaten Kuningan, bahwa pindah gedung ini jangan hanya pindah semata tapi harus menjadi simbol semangat kerja baru.

“Mari bersyukur, karena gedung ini bukan hanya bangunan. Tapi jadi simbol komitmen bagi kita, untuk membangun Kuningan lebih baik,” kata Agus.

Ia berharap betul, agar bangunan baru ini jadi gedung pelayanan publik yang makin prima bagi masyarakat, terutama dalam proses pelayanan pemerintahan.

Selain itu, Agus Toyib juga berharap dengan kantor baru ini bisa meningkatkan kinerja para pegawai, menjadi pusat kreasi dan inovasi pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita ada karena ditugasi oleh masyarakat, digaji oleh masyarakat. Oleh sebab itu, kita harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam wawancara, Agus Toyyib kemudian ditanya soal akses ke Kantor Setda baru yang minim angkutan umum, dan berpotensi menyulitkan masyarakat yang tak punya kendaraan pribadi.

Terkait hal itu, Agus Toyib menjawab, bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dishub Kuningan dan mewacanakan untuk trayek angkot yang melewati KIC.

Selain angkot, Agus Toyib juga menyinggung bus Pemda yang bisa digunakan. Hal itu juga cukup dimengerti mengingat dari jalan utama ke kantor Pemda, cukup jauh meski masih memungkinkan berjalan kaki.

Peresmian kantor Pemda sendiri ditandai dengan pindahnya para pegawai di lingkup Setda Kabupaten Kuningan dan pengosongan Pendopo lama.

Meski pindah, Agus Toyib mengaku banyak menggunakan mebeler lama dan akan “bertahap” untuk melengkapi peralatan/perabotan yang diperlukan di gedung baru tersebut. (Angga P/Asep S)

Jumat, 18 Oktober 2024

Empat Pimpinan DPRD Kuningan Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Tiga Diantaranya Ketua Parpol Dan Satu Politisi Perempuan


KUNINGAN,
FD-buserpolkrim.com

Sebanyak empat Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan masa jabatan 2024-2029 resmi diambil sumpah jabatan. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kuningan, pada Rabu (16/10/2024).

Empat nama yang resmi dilantik yaitu Nuzulrachdi, SE (Ketua DPC PDIP) menjabat sebagai Ketua DPRD Kuningan. Kemudian tiga Wakil Ketua DPRD Kuningan, yakni Drs. H. Ujang Kosasih, M.Si (Ketua PKB) sebagai Wakil Ketua I, H. Dwi Basyuni Natsir, LC (Ketua PKS) sebagai Wakil Ketua II, dan Saw Tresna Septiani, SH (Kader Golkar Kuningan) sebagai Wakil Ketua III.

Pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Ardhianti Prihastuti, SH., MH., berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.2/Kep.570-Pemotda/2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan Masa Jabatan 2024-2029. Dan disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kuningan, jajaran anggota DPRD, Pj Sekretaris Daerah, Forkopimda, Kepala SKPD, serta sejumlah undangan.

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdi dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Kuningan. Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta berharap dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut.

“Kami berkomitmen meningkatkan kinerja DPRD, mengawal pembangunan daerah, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sinergi dengan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, sangat dibutuhkan,” ujar Nuzul Rachdi.

Nuzul mengungkap kesuksesan pelaksanaan tugas pimpinan sementara tidak lepas dari kekompakan dan kebersamaan para anggota dewan, tanpa mengesampingkan hak demokrasi yang melekat pada setiap individu.

“Tak lupa ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta pihak-pihak terkait yang turut serta dalam menyukseskan pelantikan Anggota DPRD periode 2024-2029," katanya.

Selain itu, Nuzul juga menegaskan tiga fungsi utama yang akan menjadi fokus DPRD yakni fungsi legislasi, anggaran (budgeting), dan pengawasan (controlling).

“Kami menekankan pentingnya langkah-langkah inovatif dan strategi, dalam melaksanakan fungsi-fungsi tersebut untuk mencapai kemajuan Kuningan. Tugas berat ini hanya dapat kita jalani bersama melalui semangat persatuan, gotong royong, dan kerja keras," tandasnya.


Dikesempatan yang sama, Pj Bupati Kuningan Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd menyampaikan, pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang lebih kuat antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Kuningan yang lebih baik.

Dengan formasi kepemimpinan baru ini, lanjut Pj Bupati, DPRD diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal, demi tercapainya pembangunan yang lebih merata dan sejalan dengan aspirasi masyarakat Kuningan.

“Acara pelantikan ini, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan Kuningan yang lebih baik,” pungkasnya. (Asep S/Angga P) 

Editor: Adi Mukti