Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodusif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbaukan Kamtibmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta Koptu ...

Postingan Populer

Senin, 27 Juli 2026

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodusif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbaukan Kamtibmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan Patroli malam dan Komsos himbaukan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Minggu (26/07/2026) tadi malam.

Ditegaskan Koptu Sandha Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Bupati Lucky Hakim Wujudkan Jalan Beton.Warga Temiyang Ucapkan Terima Kasih Memiliki Jalan Beton yang Kini Jadi Kenyataan.



INDRAMAYU - Penantian panjang hingga bertahun-tahun akhirnya terwujud. Impian warga Desa Temiyang Blok Rancawas, Kecamatan Kroya, untuk memiliki jalan beton kini menjadi kenyataan.

Jalan sepanjang 3 kilometer yang memperpendek jarak dan waktu tempuh antara Blok Pejaten ke Balai Desa Temiyang itu kini terbilang halus dan mulus. Senin (27/7/2026). 

Sebagaimana diketahui, jalan kabupaten di Blok Rancawas sebelumnya dalam kondisi rusak berat dan mirip kubangan kerbau. Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, jalan tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton guna memudahkan akses mobilitas warga.

Plt. Camat Kroya, Cahyandi, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Indramayu karena wilayahnya menjadi prioritas dalam rehabilitasi infrastruktur, khususnya jalan kabupaten.

Dalam sambutan singkatnya, Cahyandi berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga dan memelihara jalan yang baru saja dibangun tersebut. Ia berharap, dengan hadirnya infrastruktur yang baik, masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan tidak lagi menjadi daerah yang terisolasi.

Sementara itu, Nanang Aris, salah seorang warga Blok Rancawas, mengaku sangat senang dengan betonisasi jalan di desanya. Menurutnya, perbaikan jalan ini membuat warga merasa diperhatikan oleh pemerintah daerah.

"Kami sudah sangat lama menantikan pembetonan jalan, karena memang kondisi jalan di blok kami rusak parah," katanya.

"Sekarang alhamdulillah suara kami didengar oleh Pak Bupati Lucky Hakim. Kami merasakan kehadiran pemerintah. Terima kasih Pak Bupati," ungkapnya.

Seusai diresmikan, puluhan warga dari kalangan tua hingga muda berjejer di sepanjang Blok Rancawas untuk menggelar syukuran dan makan bersama di atas jalan yang baru dibeton. Hal tersebut dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur karena lingkungan tempat tinggal mereka kini tersentuh pembangunan.  

Nurbaeti

Minggu, 26 Juli 2026

Tingkatkan Keamanan Dan Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Sertu Narmin melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Banjarsari kota Surakarta, Sabtu (25/07/2026).

Ditegaskan Sertu Narmin kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat   yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pengecoran Jalan Sindang-Pecuk Dimulai, Pelaksana: Prioritaskan Standar Mutu dan Kualitas


INDRAMAYU, Buserpolkrim. com - Pengecoran jalan Sindang-Pecuk akhirnya dimulai. Proyek yang bernilai Rp 2,9 miliar dari APBD Indramayu tahun 2026 ini akan berlangsung hingga waktu yang ditentukan, pada Sabtu (25/07/2026).

Dalam hal ini, CV Lintang Kahuripan dipercaya oleh Pemkab Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) untuk bertindak sebagai pelaksana proyek.

Di lokasi, pelaksana proyek dari CV Lintang Kahuripan menyampaikan bahwa pihaknya akan menjaga betul-betul amanat penting tersebut.

Dari segi pengerjaan, CV Lintang Kahuripan berkomitmen memprioritaskan standar mutu dan kualitas. Hal itu agar pembangunan jalan yang selama ini dinantikan bisa dirasakan manfaatnya lebih lama oleh masyarakat.

Komitmen tersebut juga sebagai wujud dukungan terhadap visi misi Indramayu Reang, dimana Pemkab Indramayu memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat termasuk pembangunan infrastruktur.

"Kami kedepankan standar mutu dan kualitas, diharapkan hasilnya bisa dirasakan manfaatnya lebih lama oleh masyarakat dan merasa aman nyaman saat berkendara,"Tutur pelaksana dari CV Lintang Kahuripan.

Dengan adanya pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. Dalam hal ini, jalan sebagai salah satu sarana pengangkutan memegang peran penting dalam membangun ekonomi.

(Nurbaeti )

Sabtu, 25 Juli 2026

Dinilai Asal Tangkap Lalu Aniaya❗Kelalaian PT Ekadura Indonesia EDI Rugikan Warga Lokal Kunto Darussalam


ROKAN HULU RIAU:
Nasib malang menimpa Rudi, warga Kecamatan Kunto Darussalam. Ia harus menahan sakit dan berurusan dengan hukum akibat kelalaian yang sangat ceroboh dari pihak PT Ekadura Indonesia (EDI). Padahal fakta di lapangan menunjukkan Rudi sama sekali tidak mencuri hasil panen milik perusahaan tersebut.
 
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Rudi adalah tulang punggung keluarga yang sedang terdesak ekonomi. Usaha bengkel yang ia jalani sepi pengunjung, sehingga abang iparnya, Farianto, menawarkan bantuan. Farianto menyuruh Rudi mengutip berondolan sawit di ladang miliknya sendiri yang lokasinya bersebelahan dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Ekadura, untuk membantu kebutuhan hidup keluarga Rudi.
 
Saat itu Rudi menggunakan jalan poros yang memang sudah biasa ia pakai sebagai akses masuk menuju ladang milik iparnya. Namun tanpa pemeriksaan dan konfirmasi yang teliti, pihak keamanan PT Ekadura bersama anggota Brimob yang berjaga langsung menangkap Rudi.
 
Bukan ditanya atau diperiksa dengan sopan, Rudi justru dianiaya secara kejam di tempat. Pihak security perusahaan main hakim sendiri, menonjok dan memukuli Rudi tanpa belas kasihan sebelum akhirnya menyerahkannya ke Polsek Kunto Darussalam untuk diproses hukum.
 
Tindakan ceroboh menangkap orang sembarangan serta perlakuan kasar terhadap warga lokal ini menuai kritik tajam dari masyarakat setempat. Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya saat diwawancarai awak media mengungkapkan bahwa PT Ekadura Indonesia memang sudah lama dikenal sebagai perusahaan yang kejam dan tidak memiliki perasaan terhadap warga sekitar.
 
"Barang siapa yang memasuki lahan HGU PT Ekadura dan apalagi mengutip berondolannya, maka tidak ada ampun," ujar salah satu warga dengan nada kecewa. Warga menilai, seharusnya perusahaan lebih teliti membedakan mana lahan miliknya dan mana lahan milik warga, serta tidak semena-mena menggunakan kekerasan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
 
Hingga kini kasus tersebut masih berjalan, sementara luka fisik dan kerugian yang dialami Rudi akibat perlakuan kasar pihak keamanan PT Ekadura belum mendapatkan kejelasan tanggung jawab.

(Tim)