Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pelaku Pencurian Velg Mobil di Jalan Rumbia

Pangkalpinang — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga berhasil mengamankan seorang ...

Postingan Populer

Kamis, 29 Januari 2026

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pelaku Pencurian Velg Mobil di Jalan Rumbia



Pangkalpinang — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga berhasil mengamankan seorang pelaku dugaan tindak pidana pencurian velg dan ban mobil di wilayah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 28 Januari 2026, setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/37/I/2025/SPKT/Polresta Pangkalpinang/Polda Bangka Belitung, tertanggal 19 Januari 2026.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 23.45 WIB, di Jalan Rumbia, Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui. Korban bernama Delavycho Gemas Erdanta (25), seorang pelajar/mahasiswa asal Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Dalam laporannya, korban mengaku baru pulang dari luar kota dan mendapati mobil miliknya dalam kondisi tidak normal. Setelah diperiksa, seluruh ban dan velg mobil Honda City miliknya telah hilang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Pangkalpinang.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Buser Naga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Sekitar pukul 19.15 WIB, petugas bergerak ke kawasan Taman Dealova dan berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Ady Wirya alias Deri (23), warga Desa Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah.

Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia berdalih bahwa korban memiliki hubungan utang-piutang dengannya terkait gadai mobil. Pelaku mengungkapkan, pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, ia mendatangi kos korban di Jalan Rumbia menggunakan satu unit mobil Xenia warna putih bersama dua orang perempuan temannya.

Pelaku sempat menanyakan keberadaan korban kepada pemilik kos, namun korban tidak berada di tempat. Setelah itu, pelaku meminta izin kepada pemilik kos untuk melepas velg dan ban mobil korban dengan alasan korban memiliki utang kepadanya. Pelaku kemudian membongkar empat buah velg beserta ban mobil Honda City milik korban dan membawanya ke rumahnya, dengan harapan korban segera melunasi utangnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah velg beserta ban mobil Honda City serta satu unit mobil Xenia warna putih milik rekan pelaku.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pangkalpinang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berencana melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.

(HR) 

Suara Ulama Cirebon Menggema: "Polri Tetap di Bawah Presiden Dinilai Paling Tepat"


Cirebon Kota - Kiyai H. Muhammad, tokoh agama Tugu Dalam Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, menyampaikan dukungan tegas terhadap hasil Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang menyetujui delapan poin Percepatan Reformasi Polri, termasuk penetapan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tetap berada di bawah Presiden dan tidak berbentuk kementerian, pada Kamis (29/01/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai respons atas keputusan strategis Komisi III DPR RI yang dinilai memiliki dampak besar terhadap stabilitas keamanan nasional dan arah reformasi institusi kepolisian ke depan, khususnya dalam menjaga profesionalisme Polri agar tetap fokus pada tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurut Kiyai H. Muhammad, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden merupakan bentuk sistem yang sudah tepat secara konstitusional dan historis, karena memungkinkan adanya garis komando yang jelas, cepat, dan tidak tumpang tindih dengan kepentingan birokrasi lain, sehingga Polri dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Ia menilai bahwa delapan poin Percepatan Reformasi Polri yang disepakati DPR RI merupakan langkah konkret negara dalam menjawab harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang profesional, transparan, serta berintegritas, tanpa harus mengubah struktur kelembagaan yang justru berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sebagai tokoh agama yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, Kiyai H. Muhammad menegaskan bahwa stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan, sehingga keberadaan Polri yang kuat dan tidak terpecah oleh kepentingan struktural sangat dibutuhkan demi menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan moral dari seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, agar proses Reformasi Polri tidak hanya dipahami sebagai kebijakan elite, tetapi sebagai kebutuhan bersama demi terciptanya rasa aman dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lebih lanjut, Kiyai H. Muhammad mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh opini yang menyesatkan terkait isu perubahan kedudukan Polri, serta tetap mempercayakan proses reformasi kepada mekanisme negara yang sah, dengan tetap mengedepankan kritik yang membangun dan berlandaskan niat menjaga persatuan bangsa.

Ia berharap Reformasi Polri yang dipercepat melalui delapan poin kesimpulan Komisi III DPR RI tersebut dapat terus menyentuh aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Keputusan DPR RI yang menetapkan Polri tetap di bawah Presiden adalah langkah yang bijak dan berpihak pada kepentingan bangsa,” ujar Kiyai H. Muhammad. “Saya mengajak masyarakat untuk mendukung Reformasi Polri agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjaga keamanan serta persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

((Red))

Perbaikan Jalan di Depan Pom Bensin Kembang Arum, Bentuk Komitmen PT Praba Mas Hill


Semarang, 29 Januari 2026 – PT Praba Mas Hill melakukan perbaikan jalan pada ruas Jalan Untung Suropati, tepat di depan Pom Bensin Kembang Arum, Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap pemeliharaan infrastruktur jalan yang sering dilalui kendaraan berat operasionalnya.
 
Musa, penanggung jawab dari PT Praba Mas Hill, menyampaikan bahwa langkah perbaikan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kerusakan jalan yang terjadi akibat lalu lintas truk yang digunakan dalam aktivitas operasional.
 
"Kami selalu berkomitmen untuk mengatasi kerusakan jalan yang ada di sepanjang rute yang dilalui truk kami. Sudah beberapa titik yang telah kami lakukan perbaikan, baik dengan cara perbaikan umum maupun pengecoran ulang permukaan jalan. Hari ini kami fokus memperbaiki bagian di depan pom bensin Kembang Arum agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan lancar dan aman," jelas Musa.

Sony selaku humas mengatakan saya selalu mendengar kan sekaligus mengecek di lapangan apa bila ada jalan yang rusak tetep saya akan segera tindak lanjuti, demi pemakai jalan merasa nyaman. Tentunya.
Perbaikan yang dilakukan pada hari ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pengendara sepeda motor, mobil pribadi, serta kendaraan bisnis yang melintas di ruas tersebut.

(Harun)

Polres Cirebon Kota Siapkan 11 Hektare Lahan Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan pengecekan kesiapan lahan jagung di wilayah Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, pada Senin, (26/01/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan konkret Polri terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Pengecekan lahan dilakukan oleh jajaran Polres Cirebon Kota sebagai langkah awal memastikan ketersediaan dan kesiapan lahan pertanian jagung yang akan dikelola secara berkelanjutan. Lokasi lahan berada di wilayah Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, dengan kondisi lahan yang dinilai layak untuk ditanami jagung dalam skala luas.

Berdasarkan hasil pengecekan, total lahan jagung yang telah tersedia mencapai kurang lebih 11 hektare. Lahan tersebut disiapkan secara bertahap dengan pembagian pengelolaan yang melibatkan satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Cirebon Kota.

Adapun pembagian lahan jagung tersebut, yaitu Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota mengelola lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Sementara itu, masing-masing Polsek jajaran Polres Cirebon Kota mengelola lahan seluas 1 hektare, dengan total keseluruhan mencapai 9 hektare.

Kegiatan pengecekan lahan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum memasuki tahap penanaman jagung secara serentak. Selain itu, pengecekan dilakukan untuk memastikan akses lahan, kondisi tanah, serta potensi pengelolaan lahan agar hasil panen dapat optimal dan berkelanjutan.

Program pemanfaatan lahan jagung ini sejalan dengan komitmen Polres Cirebon Kota dalam mendukung ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam memperkuat sektor pertanian.

Melalui program ini, Polres Cirebon Kota diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung, yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kabag Sumber Daya Manusia Polres Cirebon Kota, Kompol Didi Wahyu Sunansah, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kesiapan lahan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota berkomitmen mengawal program ini agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan pengecekan lahan jagung ini merupakan bentuk komitmen Polres Cirebon Kota dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya swasembada pangan, sebagai fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota.

((Red.))

Kapolresta Cirebon Pimpin Penanaman Jagung Serentak, Polresta Cirebon Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional



Cirebon, 
Polresta Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan melaksanakan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak di Polres Jajaran Polda Jawa Barat, Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta Bantuan Sembako kepada Kelompok Tani pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Blok Kedempatan, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama Polresta Cirebon, serta diikuti oleh unsur Forkopimda, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat setempat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak jajaran Polda Jawa Barat yang dilaksanakan melalui sarana Zoom Meeting dan dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dari lokasi terpusat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir secara aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

"Polresta Cirebon secara nyata mendukung Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Penanaman jagung pipil ini merupakan langkah konkret kami bersama kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan yang ada agar lebih produktif serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Kombes Pol. Imara Utama.

Kapolresta Cirebon menambahkan, Polresta Cirebon berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping kelompok tani, mulai dari tahap penanaman hingga panen, melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

"Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil pertanian meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, dan taraf hidup petani di wilayah hukum Polresta Cirebon terus meningkat," tambahnya.

Selain melaksanakan penanaman jagung secara simbolis, Polresta Cirebon juga menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada kelompok tani dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan nyata Polri di tengah masyarakat.

Kapolresta Cirebon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok tani dan pihak terkait yang telah bersinergi dengan Polresta Cirebon dalam menyukseskan program ketahanan pangan tersebut.

"Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta kelompok tani dan dukungan seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja samanya. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Cirebon," ujarnya.

Secara keseluruhan, Polresta Cirebon melaksanakan penanaman jagung pipil secara serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon dengan total luas lahan mencapai 29 hektare. Kegiatan ini menjadi wujud konkret kontribusi Polresta Cirebon dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat.
(Koko Ochim)