Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polresta Cirebon Sita 115 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Cirebon,  Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (16/1/2026). Dalam razia pe...

Postingan Populer

Sabtu, 17 Januari 2026

Polresta Cirebon Sita 115 Botol Miras Hasil Razia Pekat


Cirebon, 
Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (16/1/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 115 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 115 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 115 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujarnya.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497," pungkasnya.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," katanya.
(Koko Ochim)

Patroli Raimas Satgas Preventif Polresta Cirebon Gagalkan Tawuran di Desa Babadan Enam Remaja diamankan


CIREBON, .- Upaya Polresta Cirebon dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat kembali membuahkan hasil. Patroli Raimas Satgas Preventif Samapta Polresta Cirebon berhasil mengamankan enam remaja yang diduga terlibat aksi tawuran saat patroli dini hari pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 03.30 WIB, di wilayah Babadan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Patroli tersebut dipimpin oleh KBO Sat Samapta Polresta Cirebon IPTU Aang Gumilar. Saat menyisir lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, petugas mendapati sekelompok remaja yang tengah terlibat tawuran. Mengetahui kehadiran petugas, para remaja tersebut sempat melarikan diri, namun berhasil dikejar dan diamankan oleh personel Raimas Satgas Preventif.

Dalam pengamanan tersebut, petugas mengamankan enam remaja masing-masing berinisial AS (18), FAP (20), D (14), FF (15), AM (15), dan DP (17) serta menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, satu bilah senjata tajam jenis celurit, satu batang besi, dan satu unit telepon genggam. Seluruh pelaku berikut barang bukti langsung dibawa ke Mako Polresta Cirebon guna menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa patroli Raimas merupakan langkah preventif dan responsif Polri dalam menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran remaja yang kerap terjadi pada jam-jam rawan.

"Patroli Raimas Satgas Preventif ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kami secara konsisten hadir di lapangan, terutama pada waktu dini hari yang rawan terjadi gangguan kamtibmas, guna mencegah terjadinya aksi tawuran, kejahatan jalanan, maupun perbuatan lain yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat," ujar Kombes Pol Imara Utama.

Ia menambahkan, keterlibatan remaja dalam aksi tawuran menjadi perhatian serius pihak kepolisian karena tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Kami sangat menyayangkan masih adanya anak-anak dan remaja yang terlibat dalam aksi tawuran dengan membawa senjata tajam. Tindakan ini sangat berisiko dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai aturan hukum, namun tetap mengedepankan pendekatan pembinaan, khususnya bagi pelaku yang masih di bawah umur," tegasnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Pihaknya juga menghimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya

Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon agar segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat adanya gangguan kamtibmas, tindak kriminal, maupun aktivitas yang mencurigakan. Masyarakat dapat menghubungi layanan hotline Polri 110 atau nomor pengaduan Polresta Cirebon di 0811-2497-497. Setiap laporan akan segera kami tindaklanjuti," ungkapnya.

Kapolresta menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan Polri, kami optimistis kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon dapat terus terjaga," pungkasnya.

Dengan kehadiran aktif patroli kepolisian serta dukungan masyarakat, Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
(Koko Ochim)

Antisipasi Pohon Tumbang, Babinsa Purwodiningratan Pimpin Kerja Bakti Perempelan Ranting Pohon

Surakarta - Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/ Surakarta Serka Suparno bersama dengan Tim Saberling dan warga Masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan dengan perempelan ranting-ranting pohon di lingkungan kelurahan Purwodiningratanz Kecamatan Jebres, Sabtu  (17/01/2026).

Serka Suparno mengatakan kerja bakti bersama ini untuk memangkas ranting pohon saat musim hujan sebagai langkah preventif agar pohon tidak mudah tumbang.

"Selain melaksanakan perempelan ranting pohon, kami juga membersihkan selokan dan parit yang sudah ditumbuhi rumput liar, sehingga diharapkan saat terjadi hujan aliran air menjadi lancar dan tidak tergenang."tuturnya.

"Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat serta menunjukkan kesiapan Babinsa untuk selalu membantu kesulitan warga dan membaur dengan masyarakat dalam kegiatan positif."imbuhnya.

"Kegiatan Kerja bakti seperti ini akan terus kita lakukan secara rutin dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat, guna menjaga kebersihan serta kerapihan lingkungan, khususnya di wilayah Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kita Surakarta ini."pungkas Serka Suparno.

Penulis: Arda 72

Bersenjatakan Sapu Lidi, Babinsa Sumber Bersama Tim Satgas DLH Surakarta Laksanakan Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sumber, Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf dan Serda Dadan bersama dengan Tim Satgas DLH Surakarta melaksanakan Kerja Bhakti Pembersihan lingkungan di RT 07 RW 08 Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Sabtu (17/01/2026).

Ditegaskan Serka Yusuf kegiatan pembersihan yang dilakukannya bersama dengan Tim Satgas DLH Kota Surakarta ini merupakan salah satu wujud nyata Kepedulian Babinsa terhadap kebersihan lingkungan disekitar wilayah binaan Teritorialnya.

"Dalam hal ini peran serta Babinsa untuk menciptakan suasana wilayah yang bersih dari sampah serta rumput- rumput yang sudah tinggi, dengan tujuan utama yakni memelihara sarana dan prasarana umum untuk kenyamanan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat."ujarnya.

"Dengan menggunakan sapu lidi dan peralatan lainnya kami bersama-sama membersihkan lingkungan dengan menyapu sampah-sampah serta membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh."imbuhnya.

"Kegiatan kerja bakti ini sangat baik juga untuk memelihara komunikasi sosial masyarakat, yakni dengan meningkatkan silaturahmi dan kerja sama yang baik, diharapkan dapat menimbulkan kesadaran warga masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya."pungkas Serka Yusuf.

Penulis : Arda 72

Nasi Bungkus Bukti Kemanunggalan TNI Dan Warga Dilokasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda

Wonogiri - Di sela-sela pengerjaan Pembangunan Jembatan Gantung Garuda, kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak hangat saat melaksanakan istirahat makan siang bersama di lokasi kegiatan, di Desa Tambakmerang, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (17/1/2026).

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa sekat, personel TNI bersama warga duduk dan menikmati hidangan seadanya yang disiapkan secara gotong royong, usai melaksanakan pekerjaan fisik pembangunan jembatan gantung.

Kegiatan makan bersama ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai waktu beristirahat, namun juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat. 

Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat jelas, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi dasar utama dalam setiap proses pembangunan.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kodim 0728/Wonogiri, Kapten Inf Jumadi, menyampaikan bahwa kebersamaan seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah.

"Dengan adanya kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Kami berharap pembangunan jembatan gantung Garuda ini dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Tambakmerang dan Desa Selorojo ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui kegiatan tersebut, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan bekerja bersama rakyat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Arda 72