Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Proyek Rp200 Miliar "Ambyar"! Gubernur Coret Revitalisasi Sport Center Indramayu, Pedagang Ngamuk Merasa Diprank

Indramayu , – Mimpi warga Indramayu memiliki kawasan olahraga megah sekelas stadion internasional harus kandas di tengah jalan. Proyek ambis...

Postingan Populer

Rabu, 07 Januari 2026

Proyek Rp200 Miliar "Ambyar"! Gubernur Coret Revitalisasi Sport Center Indramayu, Pedagang Ngamuk Merasa Diprank



Indramayu , – Mimpi warga Indramayu memiliki kawasan olahraga megah sekelas stadion internasional harus kandas di tengah jalan. Proyek ambisius revitalisasi Sport Center senilai Rp200 miliar resmi dicoret oleh Gubernur Jawa Barat dalam evaluasi APBD 2026. 

Alih-alih menjadi ikon baru, proyek ini justru dicap sebagai pemborosan di tengah carut-marutnya infrastruktur dasar.

 Butuh Jalan, Bukan Gengsi
Keputusan pahit ini terungkap setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai anggaran jumbo tersebut tidak mendesak.

 Anggota Komisi III DPRD Indramayu, Haji Ruswa, membongkar bahwa Gubernur memberikan "rapor merah" pada item pembangunan tersebut karena dianggap mengabaikan urusan perut rakyat.

"Bahasa kasarnya dicoret. Hasil evaluasi mengharuskan anggaran diprioritaskan untuk belanja wajib pelayanan dasar. Otomatis revitalisasi itu batal total," tegas Ruswa saat ditemui di Gedung DPTD PKS, Senin Pahing (5/1/2026).

Kini, dana ratusan miliar yang semula untuk mempercantik gedung olahraga tersebut dipaksa dialihkan guna menambal jalan rusak dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) demi menekan angka kriminalitas begal yang kian meresahkan warga Indramayu.

Pedagang Menuntut: "Jangan Hanya Beri Harapan Palsu!"

Gagalnya mega proyek ini memicu gelombang kemarahan dari para pelaku usaha kecil. 

Ketua Pedagang Sport Center, Nurbaeti, meluapkan kekecewaannya pada Rabu (7/1/2026). Ia merasa pemerintah hanya memberikan janji manis tanpa realisasi, padahal pendataan pedagang sudah dilakukan berkali-kali.

"Kami sudah lelah didata. Kalau memang dana 200 miliar itu hilang, jangan biarkan Sport Center kumuh! Kami menuntut keadilan," ujar Nurbaeti berapi-api.

4 Tuntutan Harga Mati Pedagang

Merespons kegagalan ini, para pedagang mengajukan empat tuntutan keras kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu agar Sport Center tetap layak digunakan meskipun tanpa anggaran mewah:

Gusur Warung Remang-Remang:

 Bersihkan kawasan olahraga dari praktik maksiat yang merusak citra Indramayu.

Relokasi Warung Pelangi: Tata ulang lapak pedagang ke pinggir agar tidak memakan area lintasan olahraga.

Standar Kebersihan Ikonik: Kembalikan fungsi Sport Center sebagai ikon daerah yang bersih dan rapi.

Fasilitas Dasar Manusiawi:

 Pembangunan Mushola dan tambahan Toilet yang layak untuk mendukung Gerakan Hidup Sehat.



"Mati Suri" di Tengah Kegelapan

Senada dengan Nurbaeti, Kang Supardi selaku pembina pedagang, mendesak pemkab tidak "lepas tangan" setelah proyek dicoret. Ia menyoroti fasilitas umum di Sport Center yang saat ini dalam kondisi mati suri.

"Kalau dana 200 miliar itu sudah raib, minimal perbaiki lampu yang mati, toilet yang mampet, dan buatkan tempat ibadah secara mandiri. 

Jangan biarkan tempat ini gelap dan jadi sarang kejahatan," tegasnya.

Kini bola panas ada di tangan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Akankah mereka mampu menata Sport Center dengan anggaran seadanya, atau justru membiarkan ikon kebanggaan warga ini semakin tenggelam dalam kekumuhan? (Nurbaeti)

Silaturahmi Dandim 0735/Surakarta Dengan Tokoh Agama, Jaga Keharmonisan Dan Kestabilan Wilayah

Surakarta - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H melakukan anjangsana dan kunjungan silaturahmi ke tempat tokoh agama yakni Bapak Sumantri Dana Waluyo selaku Ketua Klenteng Tien Kok Sie Jl. Martadinata No. 12 Kel Sudiroprajan Kec Jebres, Rabu (07/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, SH yang didampingi Danramil 04/Jebres Kapten Cba Kurdi dan Pasi Intel Dim 0735/Surakarta Kapten Inf Sutarto beserta Babinsa Sudiroprajan Sertu Watono dan Koptu Devid.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H mengatakan, tujuan dari kegiatan ini yang paling utama adalah silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pajabat baru Dandim 0735/Surakarta sehingga terwujud saling mengenal.

"Kami aparat kewilayahan butuh dukungan dalam pelaksanaan tugas sehingga terjalin sinergitas yang baik antara tokoh agama dengan aparat TNI khususnya satuan Kodim 0735/Surakarta. Ingin mengetahui sejauh mana tanggapan atau kinerja Apkowil di lapangan dalam membantu masyarakat di wilayah,"tuturnya.

Lebih lanjut, Dandim juga berharap saling bertukar informasi untuk dapat mengetahui situasi terkini maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini.

"Jika sudah terjalin komunikasi yang baik antara tokoh masyarakat dengan Apkowil maka dapat tercipta situasi kondusif dan mempermudah penyelesaian permasalahan di wilayah."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Banjarsari Bersama Tim Saberling Dan Warga Bergotong Royong Laksanakan Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Bertempat di Jln.Tembak III Rt 08/01 Asrama Militer (Asmil) Sambirejo Kelurahan Banjarsari, Babinsa Kelurahan Banjarsari Koramil 02 Banjarsari Kodim Surakarta Sertu Mujono bersama dengan Tim Saberling Kelurahan Banjarsari melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan disepanjang jalan tembak III Rt 08/01 Sambirejo Kelurahan Banjarsari, Rabu (07/01/2026).

Sertu Mujono menegaskan kegiatan ini sudah menjadi program resik-resik lingkungan Kelurahan Banjarsari yang dilaksanakan secara rutin serta merupakan rasa kepedulian terhadap Wilayah khususnya Kelurahan Banjarsari.

"Selain pemotongan rumput liar, kami juga membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Dengan semangat kebersamaan, mereka memastikan lingkungan desa menjadi lebih tertata dan bebas dari semak belukar."terangnya.

"Melalui karya bakti pembersihan lingkungan ini, kami berharap dapat meningkatkan semangat gotong royong masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama."pungkas Sertu Mujono.

Penulis : Arda 72

Babinsa Gajahan Dukung Program Bank Sampah, Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Surakarta - Babinsa Kelurahan Gajahan Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Serda Subiyanto, melaksanakan Komsos sekaligus monitoring kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah di RW 04 Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (07/01/2026).

Ditegaskan Serda Subiyanto kegiatan Bank Sampah ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

"Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dilakukan penimbangan, guna meningkatkan nilai ekonomis sampah serta mengurangi pencemaran lingkungan."ujarnya.

"Kami juga menyampaikan bahwa kegiatan bank sampah sangat positif karena mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga."terangnya .

"Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong program kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan."imbuhnya.

"Dengan adanya bank sampah, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Wujudkan lingkungan kerja yang bersih, Ini Yang Dilakukan Koramil Jajaran Kodim Wonogiri

Wonogiri - Kodim 0728/Wonogiri melalui Koramil jajaran melaksanakan kegiatan rutin pembersihan pangkalan setiap hari Rabu dalam sepekan.

Seperti yang terlihat, Anggota Koramil jajaran melaksanakan kegiatan pembersihan Pangkalan di sekitar Makoramil, Rabu  (7/1/2026). "Kegiatan ini guna mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, rapi, indah dan sehat," jelas Pasi Ops Kapten Inf Sumarno.

Sasaran kegiatan ini adalah pembersihan sekitar pangkalan Koramil dengan membersihkan beberapa bagian sudut pangkalan termasuk saluran dan bahu jalan yang berada disekitar kantor Koramil sekaligus lakukan perawatan tanaman.

Pasi Ops menambahkan bahwa, kerjabakti pembersihan lingkungan Makoramil ini bertujuan agar seluruh anggota mempunyai rasa memiliki Kesatuan dan membiasakan lingkungan yang bersih sehingga Kantor selalu asri, rapih dan indah," tuturnya.

"Kegiatan membersihkan markas Koramil merupakan rangsangan kepedulian terhadap lingkungan yang tidak hanya merupakan slogan atau teori belaka, tetapi diharapkan para anggota terbiasa dengan lingkungan yang bersih dan sehat, "tegas Pasi Ops.

Penulis : Arda 72