Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Agar Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan Patroli malam di wilayah kecamatan Jebres ...

Postingan Populer

Rabu, 15 Juli 2026

Agar Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan Patroli malam di wilayah kecamatan Jebres Kota Surakarta, Selasa (14/07/2026).

Koptu Sandha menegaskan Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas , obyek - obyek vital yang ada di wilayah kecamatan Jebres  serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Komisi II DPRD Minta BPKPD Ambil Langkah Strategis agar PAD Optimal



Kota Cirebon– Komisi II DPRD Kota Cirebon mendorong Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) untuk mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini ditekankan usai rapat kerja bersama BPKPD guna mengevaluasi realisasi target pajak daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, SSos MSi menyoroti masih rendahnya realisasi pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Kami melihat dua sektor pengampu ini masih jauh dari target. Meski tarif PBBP2 sudah diturunkan, realisasi pembayarannya belum menunjukkan peningkatan signifikan,” ujar Andru sapaan akrabnya, Senin (22/6/2026).
Untuk mendongkrak capaian tersebut, Andru mengusulkan kolaborasi intensif dengan aparat penegak hukum. Langkah ini bertujuan menelusuri wajib pajak yang belum tertib administrasi secara cermat dan tepat.

Ia juga mengapresiasi upaya BPKPD yang telah melakukan jemput bola dengan mengklarifikasi 212 wajib pajak. Namun, disayangkan karena tingkat kehadiran wajib pajak dalam agenda tersebut baru mencapai 50 persen.
Sebagai solusi, Komisi II berencana menginisiasi program “One Day With Citizen”. Program ini akan mempertemukan pimpinan daerah, DPRD, perangkat kecamatan/kelurahan, hingga ketua RW untuk menyosialisasikan pentingnya ketaatan pajak.

“Kami ingin melibatkan ketua RW sebagai ujung tombak untuk mengedukasi warga. Selain itu, kami juga mendorong warga yang masih menggunakan plat nomor luar kota untuk mutasi ke plat Kota Cirebon, agar opsen pajak kendaraan bermotor bisa masuk langsung ke kas daerah,” jelasnya.

DPRD Kota Cirebon
Optimalkan PAD, Komisi II DPRD Minta BPKPD Ambil Langkah Strategis
Juni 23, 2026
Optimalkan PAD, Komisi II DPRD Minta BPKPD Ambil Langkah Strategis

CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon mendorong Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) untuk mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini ditekankan usai rapat kerja bersama BPKPD guna mengevaluasi realisasi target pajak daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, SSos MSi menyoroti masih rendahnya realisasi pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Kami melihat dua sektor pengampu ini masih jauh dari target. Meski tarif PBBP2 sudah diturunkan, realisasi pembayarannya belum menunjukkan peningkatan signifikan,” ujar Andru sapaan akrabnya, Senin (22/6/2026).


Untuk mendongkrak capaian tersebut, Andru mengusulkan kolaborasi intensif dengan aparat penegak hukum. Langkah ini bertujuan menelusuri wajib pajak yang belum tertib administrasi secara cermat dan tepat.

Ia juga mengapresiasi upaya BPKPD yang telah melakukan jemput bola dengan mengklarifikasi 212 wajib pajak. Namun, disayangkan karena tingkat kehadiran wajib pajak dalam agenda tersebut baru mencapai 50 persen.

Sebagai solusi, Komisi II berencana menginisiasi program “One Day With Citizen”. Program ini akan mempertemukan pimpinan daerah, DPRD, perangkat kecamatan/kelurahan, hingga ketua RW untuk menyosialisasikan pentingnya ketaatan pajak.

“Kami ingin melibatkan ketua RW sebagai ujung tombak untuk mengedukasi warga. Selain itu, kami juga mendorong warga yang masih menggunakan plat nomor luar kota untuk mutasi ke plat Kota Cirebon, agar opsen pajak kendaraan bermotor bisa masuk langsung ke kas daerah,” jelasnya.


Lebih lanjut, Komisi II juga menekankan pentingnya ekstensifikasi pajak pada sektor yang belum tergarap maksimal, seperti Pajak Bangunan Gedung (PBG) dan pajak restoran. DPRD juga mendukung pembaruan sistem pengawasan melalui integrasi teknologi.

“Kami mendorong penggunaan sistem chip pada mesin kasir, tidak hanya mengandalkan tapping box. Ini penting untuk mencegah kebocoran anggaran agar potensi PAD kita benar-benar terealisasi secara optimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPKPD Kota Cirebon, Arif Kurniawan menyampaikan capaian PAD tahun 2026 yang dinilai masih belum maksimal. Hingga periode Mei 2026, realisasi PAD baru mencapai Rp190,62 miliar atau 25,58 persen dari total target sebesar Rp745,26 miliar.

Ia mengungkapkan, capaian ini masih jauh dari kondisi ideal. Idealnya, pada pertengahan tahun ini, realisasi PAD seharusnya sudah menyentuh angka 46,6 persen. Dengan demikian, terdapat gap sekitar 10 persen dari target yang ditetapkan.

“Kondisi ini masih jauh dari ideal. Kami mencatat adanya gap yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan target periodik yang seharusnya dicapai,” ujar Arif.
Berdasarkan data BPKPD, keempat komponen PAD saat ini belum menunjukkan tren yang sesuai dengan target:

Pajak Daerah: Target Rp357,92 miliar, terealisasi Rp131,24 miliar (36,67 persen per 19 Juni 2026).
Retribusi Daerah: Target Rp347,15 miliar, terealisasi Rp72,87 miliar (20,99 persen).
Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Target Rp14 miliar, terealisasi Rp3 miliar.
Lain-lain PAD yang Sah: Target Rp27 miliar, terealisasi Rp2 miliar.

Arif menjelaskan bahwa BPKPD harus menjaga rata-rata penerimaan sebesar Rp37,8 miliar per bulan untuk mencapai target tahunan. Namun, rata-rata penerimaan saat ini baru mencapai Rp22,5 miliar per bulan. Terdapat gap sebesar Rp15,3 miliar yang harus segera ditutup.

Karena pajak daerah merupakan komponen yang dapat dikendalikan langsung oleh BPKPD, Arif memastikan pihaknya akan mengambil langkah lebih tegas. Ia menekankan bahwa pajak merupakan hak rakyat yang harus dikelola dengan tanggung jawab penuh.

“Pajak itu hak dan uang rakyat. Jadi, wajib pajak (WP) yang tidak menunaikan kewajibannya berarti sama saja dengan mencuri uang rakyat. Kami akan bersikap tegas sesuai dengan aturan hukum dan pasal yang berlaku,” tegasnya.

Rapat kerja dengan BPKBD Kota Cirebon, dihadiri pula anggota Komisi II DPRD lainnya, H Karso SIP, Abdul Wahid Wadinih SSos, Een Rusmiyati SE, dan Dian Novitasari S.Kom MAP
(DW Krisnara).

Perkuat Kebersamaan Dengan Warga, Kodim 0735/Surakarta Gelar Nobar Piala Dunia 2026


Uploaded Image

Surakarta - Semarak pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 semakin terasa hingga pelosok negeri, tak terkecuali di Wilayah Kota Surakarta.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0735/Surakarta pun memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Pasiter Kodim Kapten Inf Sukardi mengungkapkan, jajaran Koramil di satuan teritorial Surakarta secara bergantian menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama warga tanpa terkecuali seperti yang dilaksanakan di Makodim 0735/Surakarta.

Terbaru, ia menyaksikan pertandingan antara Perancis vs Spanyol di babak Semifinal bersama warga di depan Balaikota Surakarta, Rabu (15/07/2026) dini hari.

“Olahraga khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Momentum Nobar juga sebagai wujud menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat rasa persatuan, kekompakan, dan menjaga kondusivitas lingkungan," tandasnya.

Penulis : Arda 72

Kodim 0728/Wonogiri Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, Satukan Warga di 16 Titik


Uploaded Image

Wonogiri - Kodim 0728/Wonogiri menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 pada Rabu dini hari (15/7/2026). Nobar semifinal antara Spanyol melawan Prancis ini berlangsung serentak di 16 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri, mulai dari kantor Koramil, pos ronda, tempat keramaian, hingga rumah-rumah warga. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pertandingan dimulai.

Suasana penuh keakraban tampak di setiap lokasi nobar. Prajurit TNI bersama warga duduk berdampingan menikmati jalannya pertandingan sambil bercengkerama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan antara TNI dengan seluruh lapisan masyarakat.

Laga berlangsung seru hingga peluit panjang dibunyikan. Timnas Spanyol berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 2-0, sekaligus memastikan langkah mereka ke babak final Piala Dunia 2026. Sorak gembira dan tepuk tangan dari para penonton menambah semarak suasana nobar yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan ini, Kodim 0728/Wonogiri berharap dapat terus memperkuat rasa persatuan, nasionalisme, serta kebersamaan di tengah masyarakat. Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, sehingga semangat gotong royong dan persatuan bangsa semakin kokoh.

Penulis : Arda 72

Kodim 0707/Wonosobo Kembali Gelar Nobar Piala Dunia, Dandim: Olahraga Mengajarkan Kerja Sama dan Sportivitas


Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo kembali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 saat laga semifinal antara Spanyol melawan Prancis. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi di wilayah Koramil jajaran Kodim 0707/Wonosobo dengan melibatkan masyarakat, tokoh pemuda, dan para pecinta sepak bola.

Penyelenggaraan nobar tersebut menjadi salah satu upaya Kodim 0707/Wonosobo dalam mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat. Melalui suasana santai sambil menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, TNI dan warga dapat saling berinteraksi serta memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos mengatakan olahraga bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang memiliki banyak nilai positif bagi kehidupan bermasyarakat.

"Melalui olahraga banyak hal yang bisa kita peroleh. Kita belajar pentingnya kerja sama, sportivitas, disiplin, saling menghargai, menjaga kesehatan, serta semangat pantang menyerah dalam mencapai tujuan," ujar Dandim.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun saat menjalankan tugas. Karena itu, kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan mempererat silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, warga tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai suasana setiap kali kedua tim menciptakan peluang maupun mencetak gol, sehingga tercipta suasana yang meriah namun tetap tertib.

Kodim 0707/Wonosobo berharap kegiatan nobar seperti ini dapat terus menjadi wadah kebersamaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan komunikasi yang semakin baik, sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun wilayah akan semakin kuat.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image