Media Buser Polkrim

Berita Terkini

KAHMI dan Masjid Al-Madaniah Sindang Indramayu Bersinergi, Mengadakan Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Dalam sebuah dunia yang semakin kompleks dan terfragmentasi, kegiatan sosial cek kesehatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh K...

Postingan Populer

Jumat, 30 Januari 2026

KAHMI dan Masjid Al-Madaniah Sindang Indramayu Bersinergi, Mengadakan Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis



Dalam sebuah dunia yang semakin kompleks dan terfragmentasi, kegiatan sosial cek kesehatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh KAHMI dan bekerjasama dengan Masjid Al-Madaniah Sindang Indramayu merupakan sebuah oasis yang menyegarkan. Acara ini dihadiri oleh Adi Cahyadi, SE, Presidium MD KAHMI, dr. H. Zaenal Arifin, M. M sebagai ketua tim kesehatan, Ketua DKM Mohammad Sanafi Hendry, dan pengurus Masjid Al-Madaniah H. Abdul Mu'thi.

Kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit. Seperti yang dikatakan oleh Adi Cahyadi, SE, "Kesehatan adalah hak setiap manusia, dan kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan kita." Ini bukanlah hanya sebuah pernyataan, tetapi sebuah panggilan untuk kita semua untuk mengambil tanggung jawab atas kesehatan kita sendiri.

Dr. H. Zaenal Arifin, M. M, menambahkan bahwa pencegahan adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan, dan kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan. Ini merupakan sebuah kebenaran yang sederhana, namun seringkali dilupakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga merupakan sebuah contoh nyata dari keterhubungan manusia. Seperti yang dikatakan oleh Pengurus Masjid Al-Madaniah H. Abdul Mu'thi, "Kita adalah bagian dari komunitas yang lebih besar, dan kita memiliki tanggung jawab untuk membantu orang lain." Ini merupakan sebuah prinsip yang mendasar dalam kehidupan sosial kita.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga sekitar, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, yang antusias memeriksa kesehatan mereka secara gratis. Mereka sangat berterima kasih atas kegiatan sosial ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.

Kegiatan sosial cek kesehatan gratis ini bukan hanya satu kali, tetapi akan menjadi program berkelanjutan di Masjid Al-Madaniah dan masjid-masjid lainnya. Kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan mengambil tindakan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


- Kita perlu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit.
- Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan kita.
- Kita perlu membantu orang lain dan menjadi bagian dari komunitas yang lebih besar.

Masjid Al-Madaniah telah menjadi pusat kegiatan sosial dan kesehatan, di mana masyarakat dapat berkumpul dan berbagi pengalaman. Mari kita terus meningkatkan peran Masjid Al-Madaniah sebagai pusat kegiatan sosial dan kesehatan.

 Program Berkelanjutan:

- Cek kesehatan dan pengobatan gratis di Masjid Al-Madaniah
- Penyuluhan kesehatan di masjid-masjid lainnya
- Pelatihan kesehatan untuk masyarakat
- Kerja sama dengan organisasi kesehatan lainnya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. **Nurbaiti**

Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Sudiono bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Kamis (30/01/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Sudiono disela-sela pelaksanaan Patroli dirinya menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."ujarnya.

"Harapan kami agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkas Serka Sudiono.

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027



Kota Cirebon– Pemerintah Kota Cirebon menyelenggarakan Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 (29/1/2026). Forum ini menjadi wadah krusial bagi pemerintah, legislatif, dan pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi pembangunan demi mewujudkan Kota Cirebon yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa setiap dokumen perencanaan yang disusun tidak boleh hanya menjadi laporan administratif, melainkan harus memiliki dampak nyata dan terukur bagi kesejahteraan warga. Beliau menginstruksikan seluruh jajaran Perangkat Daerah untuk bekerja lebih cermat dan berintegritas, terutama dalam menghadapi situasi efisiensi anggaran yang ketat.

Dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan melalui Penguatan Sektor Unggulan Daerah,” pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu (1) inklusivitas (memastikan pertumbuhan ekonomi menyentuh seluruh lapisan masyarakat dengan penguatan sektor UMKM), (2) keberlanjutan (menjadikan penataan ruang dan kelestarian lingkungan sebagai syarat mutlak dalam pembangunan jangka Panjang), dan (3) sektor unggulan (mempertegas posisi Kota Cirebon sebagai pusat jasa, perdagangan, dan pariwisata melalui digitalisasi dan inovasi).
Selain pemenuhan kebutuhan dasar seperti penanggulangan banjir dan perbaikan jalan, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penataan estetika kota. Hal ini selaras dengan rencana penataan kabel fiber optik yang semrawut. Pemerintah berencana menerapkan kebijakan "Satu Tiang Bersama" untuk menggantikan belasan tiang dari berbagai provider yang selama ini mengganggu pemandangan dan ketertiban di pemukiman warga.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, S.E., dalam forum tersebut memberikan apresiasi atas capaian birokrasi saat ini, khususnya di bidang kesehatan. Kota Cirebon telah berhasil mencapai cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 103%. Di sisi lain, pemerintah juga akan memberikan perhatian khusus pada perbaikan data sosial (desil) agar bantuan pemerintah tepat sasaran, seperti memastikan profesi rentan mendapatkan dukungan yang layak.

Forum ini dihadiri oleh 130 peserta, baik secara luring maupun daring, yang terdiri atas unsur legislatif, akademisi, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan. Partisipasi aktif masyarakat melalui Musrenbang dan pokok-pokok pikiran DPRD diharapkan dapat menjawab tantangan riil di lapangan, mulai dari masalah pengangguran hingga ketahanan infrastruktur terhadap perubahan iklim.

Wali Kota menutup forum dengan mengajak seluruh sektor swasta untuk bersinergi melalui program CSR yang selaras dengan prioritas daerah, guna mewujudkan visi Cirebon SETARA berkelanjutan.
(D.W Krisnara)

Otoritas Jasa Keuangan satukan Pemkab Kuningan dan seluruh PUJK, mendorong KUR jadi Motor Ekonomi Rakyat



Kuningan-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Cirebon memperkuat peran pembiayaan sebagai penggerak ekonomi rakyat dengan menyatukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh pelaku industri jasa keuangan dalam upaya memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Langkah ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib dan dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, didampingi Sekda dan Asisten Daerah (Asda) serta jajaran perangkat daerah terkait, serta seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang beroperasi di wilayah Kuningan, pertemuan berlangsung di Pendopo, Selasa (27/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog kebijakan antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk memastikan pembiayaan UMKM tidak hanya meningkat dari sisi penyaluran, tetapi juga benar-benar menjangkau pelaku usaha kecil dan mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. OJK Cirebon menilai penguatan akses pembiayaan UMKM merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib menyampaikan, keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersama pemerintah daerah merupakan bentuk konkret pendekatan kolaboratif yang diinisiasi OJK. “OJK mendorong KUR sebagai kebijakan afirmatif yang berpihak pada UMKM dan ekonomi rakyat. Dengan menyatukan pemerintah daerah dan seluruh PUJK, pembiayaan UMKM diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terkoordinasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Agus Muntholib.
Menurut OJK Cirebon, keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersama pemerintah daerah menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pembiayaan, sekaligus menjaga kualitas kredit agar UMKM tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini juga diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan akses permodalan yang masih dihadapi sebagian pelaku usaha kecil di daerah.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut baik langkah OJK Cirebon yang mendorong sinergi lintas sektor tersebut. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat Kuningan. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penguatan data UMKM, pendampingan usaha, dan kolaborasi dengan OJK serta pelaku jasa keuangan agar pembiayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Dian.

Ke depan, OJK Cirebon akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh PUJK melalui monitoring dan evaluasi penyaluran KUR. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan pembiayaan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan. 
(D.W Krisnara)

Kamis, 29 Januari 2026

SEKADAU KALIMANTAN BARAT


Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TIM PKK) Kabupaten Sekadau bekerjasama dengan  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sekadau Melaksanakan Kegiatan Pendampingan Pemberkasan Calon Penerima Bantuan Perpustakaan 2026.  

Dasar Kegatan Tersebut adalah Surat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor : B.86/4/PPM.06/I.2026, Tanggal 7 Januari 2026, Perihal Seleksi Perpustakaan Desa/Kelurahan Penerima Manfaat Program Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tahun 2026 Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 26 Januari 2026, bertempat di AULA Sekretariat TP PKK Kab.Sekadau, Jl.Merdeka Timur No.23 A Sekadau hilir.
Hadir dalam kegiatan tersebut PLT Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Sekadau (Bpk. AHMAD URABI, S.T), TP PKK Kab.Sekadau diwakili Oleh Sekretaris ( ibu Yuspia Basilisa, Narasumber (Katarina dan Ever) dari Perpusda Kab.sekadau, Calon Penerima Manfaat 20 orang terdiri dari kepala Desa dan Pengelola Perpustakaan Desa yang ada di kabupaten Sekadau. 
Yaitu Kepala Desa Sungai Ringin 
Kepala Desa Tanjung 
Kepala Desa Mungguk 
Kepala Desa Boti
Kepala Desa Sungai Sambang
Kepala Desa Mahap
Kepala Desa Rirang Jati 
Kepala Desa Sungai Ayak Satu 
Kepala Desa Maboh Permai 
Kepala Desa Balai Sepuak 

Kegiatan tersebut di buka oleh PLT Kadis Perpustakaan Dan Kearsipan Kab. Sekadau  AHMAD URABI, S.T,  Menyampaikan “Program Ini Merupakan Bagian Dari Agenda Prioritas Nasional Yang Bertujuan Untuk Memperkuat Peran Perpustakaan Umum Dan Desa  Sebagai Pusat Pembelajaran Masyarakat Dalam Rangka Meningkatkan Kecakapan Literasi Guna Menunjang Kualitas Hidup Dan Kesejahteraan Masyarakat.
Bantuan Yang Akan Diterima Nantinya Jika Lulus Seleksi Akan Mendapatkan Bantuan Berupa Barang ( Yaitu Komputer 1 Unit, Printer 1 Unit, Buku Siap Layan Dan Rak Buku).

Dalam Pelaksanaannya Ditahun 2025 Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sekadau Berhasil Mempertahankan  Nilai Key Perfomance Indikator (Kpi) 100%, Dan Ibu Katarina Tutik Berhasil Masuk Dalam Nominasi Pic Dan Fasilitaor Terbaik Tahun 2025 Seiindonesia Untuk Kabupaten Sekadau,  
“Lebih Baik Koleksi Buku Usang Dan Rusak Karena Dipakai Untuk Dibaca Dari Pada Berdebu Dan Tidak Disentuh Sama Sekali” Perpustakaan Tidak Lagi Hanya Sebagai Tempat Gudang Buku, Melainkan Perpustakan  Sudah Bertransformasi Dan  Dapat Dimanfaatkan Untuk Berkegiatan Seperti Contoh, Untuk Kegiatan Pelatihan, Sosialisasi, Olahraga, Pendidikan Dan Kesehatan Serta Kegiatan Laiinya. 
Sehingga Menjadi Tolok Ukur Penilaian Tersendiri Bagi Perpustakaan Republik Indonesia Dan Memberikan Kepercayaan Kembali Kabupaten Sekadau Untuk Mengusulkan Calon Penerima Manfaat Program Tpbis Tahun 2026 Ini, Perlu Di Ingatkan Bahwa Khusus  Provinsi Kalimantan Barat Hanya Kabupaten Sekadau, Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kab. Kapuas Hulu Yang Mendapatkan Kepercayaan Dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Untuk Mengusulkan Calon Penerima Manfaat Program Tpbis Tahun 2026.
Bagi Desa yang Telah Menerima Bantuan Berupa Rak Dan Koleksi Buku Tahun 2024 Dan 2025, Agar Dapat Dimanfaatkan Dan Dimaksimalkan Pelayanannya. Serta Aktif Menginput Setiap Aktivitas Literasi Di Tingkat Lokal Melalui Aplikasi Sim Tpbis  
Sambutan Sekretaris TP.PKK Kab.sekadau  ibu YUSPIA BASILISA , dengan hadirnya Perpustakan Desa ini diharapkan memberikan dampak yang baik bagi warganya. kebiasan membaca sejak dini membawa manfaat, mulai dari memperkaya kosakata,meningkatkan daya imajinasi, hingga memperkuat daya konsentrasi anak,menyerap informasi baru dan mengembangkan empati melalui mereka baca.

By : gus