Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Wujudkan Kondusif Diwilayah, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono bersama ...

Postingan Populer

Kamis, 07 Mei 2026

Wujudkan Kondusif Diwilayah, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres, Rabu ( 06/05/2026) tadi malam.

Dikatakan Sertu Budiono Patroli malam dilakukan secara rutin dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegas Sertu Budiono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polres Bangka Barat Ringkus Pekerja TI Pemilik 4 Paket Sabu, Diduga Akan Diedarkan di Area Tambang Jebus.


Bangka barat, Polres Bangka Barat kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial ZA alias AL (40), yang bekerja sebagai pekerja TI, diamankan anggota Satresnarkoba Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Polsek Jebus karena diduga menyimpan sekaligus akan mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan tambang wilayah Kecamatan Parit Tiga.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Yos Sudarso mengatakan, tersangka diamankan pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah kontrakan di Dusun Jebu Laut, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat.

“Pada saat dilakukan penggeledahan, anggota menemukan empat paket diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam wadah sabun warna merah,” kata Yos Sudarso.

Selain mengamankan sabu dengan berat bruto 0,98 gram, polisi juga menyita satu unit handphone Android merk Vivo Y21 warna ungu, dua plastik klip bening kosong, satu wadah sabun warna merah, serta uang tunai Rp500 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui sabu tersebut rencananya akan diedarkan di area tambang di wilayah Jebus dan Parit Tiga.

“Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Bangka Barat dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di kawasan tambang yang rawan menjadi sasaran peredaran barang haram,” ujarnya.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

(HR) 

Persit Kartika Chandra Kirana Pilar Tangguh Di Balik Pengabdian Prajurit TNI-AD

Di balik kuatnya prajurit TNI Angkatan Darat, ada sosok perempuan tangguh yang setia mendampingi dalam setiap langkah pengabdian. Mereka tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana, sebuah organisasi yang lahir dari semangat perjuangan dan ketulusan.

Persit Kartika Chandra Kirana merupakan organisasi istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan keluarga prajurit serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Organisasi ini menjadi wadah bagi para istri prajurit untuk mempererat persatuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung tugas suami sebagai anggota TNI AD.

Sejarah berdirinya Persit tidak terlepas dari masa perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945, kondisi negara masih sangat tidak stabil. Pada masa itu, para prajurit Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang kemudian berkembang menjadi TNI, harus berjuang mempertahankan kemerdekaan dari berbagai ancaman. Para istri prajurit turut merasakan kesulitan dan tantangan kehidupan pada masa perang tersebut. Mereka tidak hanya mendampingi suami secara moral, tetapi juga sering terlibat dalam membantu perjuangan, seperti menyediakan logistik, merawat korban perang, serta membantu kegiatan sosial bagi masyarakat yang terdampak konflik.

Melihat pentingnya peran para istri prajurit, muncul gagasan untuk membentuk suatu organisasi yang dapat menghimpun mereka dalam satu wadah. Pada tanggal 3 April 1946, organisasi Persatuan Istri Tentara (Persit) secara resmi dibentuk di Yogyakarta. Pembentukan organisasi ini bertujuan untuk memperkuat persatuan para istri prajurit serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga tentara. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari lahir Persit.

Seiring perkembangan waktu, Persit mengalami beberapa perubahan dan perkembangan. Organisasi ini tidak hanya berfokus pada kegiatan internal keluarga prajurit, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Pada tahun 1960-an, nama Persit kemudian disempurnakan menjadi Persit Kartika Chandra Kirana. Nama ini memiliki makna yang mendalam, yaitu melambangkan perempuan yang setia, tangguh, serta mampu menjadi penerang dan penopang bagi keluarga dan bangsa.

Dalam perjalanannya, Persit Kartika Chandra Kirana terus berkembang mengikuti dinamika zaman. Organisasi ini memiliki berbagai program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia para anggotanya, seperti pendidikan, keterampilan, kesehatan keluarga, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Persit juga aktif dalam kegiatan bakti sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Persit juga memiliki peran penting dalam membina mental dan moral keluarga prajurit. Kehidupan sebagai keluarga tentara seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tugas penempatan di daerah terpencil, risiko pekerjaan yang tinggi, serta tuntutan kedisiplinan yang kuat. Oleh karena itu, Persit hadir untuk memberikan dukungan moral, mempererat solidaritas antar anggota, serta membantu menciptakan keluarga prajurit yang harmonis dan sejahtera.

Hingga saat ini, Persit Kartika Chandra Kirana tetap menjadi organisasi yang berperan penting dalam lingkungan TNI Angkatan Darat. Dengan semangat kebersamaan, pengabdian, dan kepedulian sosial, Persit terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi keluarga prajurit, masyarakat, serta bangsa dan negara. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Persit diharapkan dapat terus menjadi organisasi yang kuat, mandiri, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rabu, 06 Mei 2026

Anak Korban yang Tenggelam di Kali Kriyan Akhirnya Ditemukan di Muara

Cirebon Kota – Peristiwa tenggelam yang merenggut nyawa seorang anak akhirnya menemukan titik terang pada Rabu (06/05/2026) pukul 07.36 WIB, ketika anak korban ditemukan di muara Sungai Kriyan Lawang Sanga, Kota Cirebon, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Kali Kriyan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, di mana anak korban berjenis kelamin laki-laki, berusia 11 tahun, seorang pelajar, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, ditemukan setelah pencarian intensif selama tiga hari yang melibatkan berbagai unsur.

Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H. menjelaskan secara rinci bahwa peristiwa tenggelam terjadi pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Kali Kriyan Lawang Sanga, saat korban bersama tiga temannya berada di sekitar sungai dan dua di antaranya, termasuk korban, sempat berenang di aliran sungai tersebut.

Ia menambahkan bahwa pada saat kejadian, arus sungai tiba-tiba menjadi deras akibat kiriman air dari wilayah hulu setelah hujan, sehingga salah satu teman korban berhasil menyelamatkan diri, sementara korban sempat tersangkut di pintu air namun tidak mampu bertahan dan akhirnya terlepas serta hanyut terbawa arus.

Sekitar pukul 16.30 WIB, teman korban sempat berusaha menarik korban untuk diselamatkan, namun upaya tersebut gagal karena derasnya arus, hingga akhirnya korban hilang dari permukaan air dan tidak terlihat lagi oleh warga yang berada di lokasi.

Saksi Sumiah, perempuan, ibu rumah tangga, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari anak-anak di sekitar lokasi dan segera melaporkan kejadian tersebut melalui Layanan Polisi 110.

Sementara itu, saksi Agus, laki-laki, Ketua RT, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menjelaskan bahwa warga sempat melakukan pencarian awal secara mandiri sebelum aparat dan tim gabungan datang untuk melakukan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, Ditpolair, Basarnas Kota Cirebon, BPBD Kota Cirebon, TNI, serta perangkat pemerintah setempat yang bersama-sama menyisir aliran sungai hingga ke muara.

Pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan berbagai metode, namun sempat terkendala oleh kondisi arus yang deras dan cuaca yang kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

Pada Rabu pagi, korban akhirnya ditemukan di muara sungai dalam kondisi meninggal dunia, kemudian langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut serta dilakukan identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca yang dapat memicu derasnya arus air secara tiba-tiba.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui Layanan Polisi 110 agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

((Red.))

Siap Unjuk Gigi di Ajang Persit Bisa 2 Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Expo Balai Kartini, Ny Weny Mujono Persiapkan Produk Unggulan Rajutan Orenayou


Uploaded Image

Jakarta – Semangat kreativitas tanpa batas dari tangan-tangan terampil anggota Persit KCK Cabang L Kodim 0735 Surakarta siap meramaikan event besar pameran UMKM Persit Bisa 2 di Jakarta pagi ini. Tepat pukul 09.00 WIB,Ny Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono,  menyiapkan koleksi eksklusif untuk gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 mulai menata pelengkapan yang akan ditampilkan di booth yang sudah ditentukan oleh panitia yaitu booth no.78 di Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Untuk keberangkatan Tim menuju Balai kartini Jakarta di dampingi langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 074 Ny. Rima Ary Yudistira serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735 Surakarta Ny. Tami Arief Handoko Usman.

‎​Saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (06/05/2026) Ny Weny Arnita Sandy menegaskan persiapan matang ini menandai kesiapan tim untuk menyambut ajang bergengsi yang akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 9 Mei 2026.

"Produk-produk yang dipersiapkan merupakan kurasi terbaik yang memadukan kenyamanan modern dengan kearifan lokal."tegasnya.

"Persiapan matang ini menandai kesiapan tim untuk menyambut para pecinta interior, Orenayou hadir membawa koleksi rajutan penghias ruangan pada ajang bergengsi yang akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 9 Mei 2026."tuturnya.

Uploaded Image

"Untuk memenuhi kebutuhan bazar tiga hari, Orenayou melakukan produksi massal sejak sebulan lalu. Produk yang disiapkan sangat beragam, mulai dari tas, dompet, topi,taplak meja, hiasan dinding rajut, coaster, sarung bantal, payung, dan juga bed cover."imbuhnya.

Untuk pecinta interior, Orenayou hadir membawa koleksi rajutan penghias ruangan. Setiap detail simpulnya dirancang untuk menghadirkan kehangatan dan nuansa personal di dalam rumah.
‎‎"Kami membawa lebih dari sekedar barang, kami membawa kebanggaan dan cinta dalam setiap paket yang dikirimkan ke Jakarta. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan merasakan langsung kualitas produk-produk kami di Balai Kartini nanti."pungkas Ny Weny Arnita Sandy.

Penulis : Arda 72