Kota Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini tercermin dalam kunjungan silaturahmi Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat menyapa warga di RW 12 Kalijaga, Selasa (10/3/2026).
Dalam dialog yang berlangsung santai tersebut, Wakil Wali Kota tampak telaten menyimak satu per satu aspirasi yang disampaikan warga, mulai dari masalah drainase hingga akses jalan yang mulai rusak. Menurutnya, interaksi langsung seperti ini sangat penting agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab kegelisahan warga di lapangan.
"Terima kasih banyak atas aspirasi dan keterbukaan bapak ibu semua. Saya mendengar apa yang menjadi kebutuhan warga di sini. Bismillah ya, semua masukan ini kami upayakan semaksimal mungkin. Tentu kita sesuaikan dengan kondisi anggaran yang terukur, namun dengan segala ikhtiar yang ada, insyaallah semoga semuanya bisa segera direalisasikan,” ujar Wakil Wali Kota di hadapan warga.
Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa kehadirannya tidak sendirian. Ia sengaja menggandeng jajaran dinas teknis agar setiap persoalan infrastruktur bisa langsung dicarikan solusinya saat itu juga. Ia menyadari bahwa masalah jalan lingkungan menjadi salah satu keluhan yang paling banyak muncul di wilayah Kalijaga.
"Sengaja saya mengajak Bapak Kadis DPRKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) ke sini. Karena tadi banyak sekali aspirasi tentang perbaikan jalan lingkungan. Jadi saya bawa langsung ahlinya supaya bisa langsung kita tinjau lokasinya, kita survei titik mana saja yang menjadi lokus prioritas untuk diperbaiki," tambahnya sebelum bergegas meninjau lokasi.
Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan, yang mendampingi Wakil Wali Kota, menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi arahan pimpinan. Wandi menjelaskan bahwa setiap usulan warga sebenarnya telah masuk dalam sistem perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat Musrenbang Kelurahan hingga ke tingkat kota, guna mendukung visi misi daerah.
"Kami selaku dinas pengampu tentu sangat mendukung penuh program yang menjadi prioritas Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota. Kabar baiknya, khusus untuk tahun 2026 ini, di RW 12 Kelurahan Kalijaga sudah ada dua agenda perbaikan jalan lingkungan yang masuk dalam bidang prasarana, sarana, dan utilitas di dinas kami," jelas Wandi.
Tak hanya soal jalan, Wandi juga membawa angin segar terkait program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Ia memaparkan bahwa kuota perbaikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kelurahan Kalijaga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Untuk Rutilahu di Kalijaga yang murni dari APBD Kota Cirebon, tahun lalu hanya 5 unit. Alhamdulillah tahun 2026 ini bertambah menjadi 23 unit rumah se-Kelurahan Kalijaga. Jika melihat total se-kota, kenaikannya juga terasa, dari 169 unit menjadi 253 unit yang dibiayai APBD," papar Wandi secara detail.
Selain mengandalkan dana daerah, Pemerintah Kota Cirebon juga aktif menjemput bola ke pemerintah pusat. Wandi menyebutkan ada tambahan 196 unit rumah yang mendapatkan bantuan melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dari APBN. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara daerah dan pusat dalam membenahi pemukiman warga.
Menutup rangkaian peninjauan, Wandi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti di situ saja. Pemerintah Kota Cirebon akan terus mencari peluang anggaran dari berbagai sumber demi mewujudkan hunian dan lingkungan yang layak.
"Semua ini demi mendukung visi Kota Cirebon yang setara dan berkelanjutan. Kami akan terus berupaya mencari peluang-peluang lain ke depannya," pungkasnya.
(DW Krisnara)