Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Parso melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Sura...

Postingan Populer

Minggu, 05 Juli 2026

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Parso melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Sabtu (04/07/2026)..

Ditegaskan Sertu Parso Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

"Dalam patroli tersebut, Kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar."tegas Sertu Parso.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Nobar Piala Dunia Sebagai Wahana Mempererat Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat


Uploaded Image

Surakarta - TNI menggelar kegiatan nonton bersama (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia.

Kali ini Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bersama warga masyarakat bertempat di Aula Kodim 0735/Surakarta, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Minggu (05/07/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI. Tujuannya, untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia.

"Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah. 

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Nonton Bareng Kebangsaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Oleh karena itu, momentum pertandingan Piala Dunia dimanfaatkan sebagai wahana untuk membangun kebersamaan, persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Kebersamaan Dengan Warga, Kodim Wonogiri Gelar Nobar Piala Dunia 2026


Uploaded Image

Wonogiri - Semarak pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 semakin terasa hingga pelosok negeri, tak terkecuali di Wilayah Kab. Wonogiri. 

Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri pun memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri , Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kapten Inf Jumadi mengungkapkan, jajaran Koramil di satuan teritorial Wonogiri secara bergantian menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama warga tanpa terkecuali seperti yang dilaksanakan di Makodim 0728/Wonogiri.

Terbaru, ia menyaksikan pertandingan antara Paraguai vs Prancis di babak 16 besar bersama warga Kecamatan Wonogiri, Minggu (5/7/2026) pagi.

“Olahraga khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Momentum Nobar juga sebagai wujud menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat rasa persatuan, kekompakan, dan menjaga kondusivitas lingkungan," tandasnya.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 04 Juli 2026

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kedekatan TNI dengan Generasi Muda



Wonosobo– Kodim 0707/Wonosobo memanfaatkan momen pertandingan Piala Dunia 2026 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) laga Argentina melawan Cape Verde, jajaran Kodim menghadirkan ruang kebersamaan yang sarat nilai komunikasi sosial dan pembinaan teritorial (Binter).

Kegiatan yang digelar di Aula SMK Muhammadiyah Wonosobo, Sabtu (4/7/2026), berlangsung meriah. Ratusan peserta yang didominasi pelajar tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan bersama prajurit TNI. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai suasana, menciptakan keakraban antara aparat teritorial dan masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Inf Y. Nurbiyanto, mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu media komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan Piala Dunia bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai wujud nyata pembinaan teritorial," ujarnya.

Menurutnya, Kodim 0707/Wonosobo akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang positif antara TNI dan masyarakat, sekaligus mengajak generasi muda memanfaatkan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat," katanya.

Salah seorang peserta nobar, Aulia Nadia, mengaku senang dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama teman-temannya dan anggota Kodim.

"Terima kasih kepada Kodim 0707/Wonosobo yang sudah menyelenggarakan acara ini. Nonton jadi lebih asyik karena banyak teman, apalagi bareng anggota Kodim. Suasananya seru dan penuh kebersamaan," ungkapnya.

Kegiatan nobar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aktivitas yang dekat dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai modal utama menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Wonosobo.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Jumat, 03 Juli 2026

Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah 13 M Untuk 3.611Guru MDT

INDRAMAYU - Bupati Lucky Hakim menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) se-Kabupaten Indramayu dengan rincian masing-masing perbulannya mendapatkan Rp 300.000,00. 

Pemberian uang tunjangan bagi guru MDT tersebut di antaranya untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui pendidikan Madrasah yang dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra.Iin Indrayati, M.Si. ketika membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu, di Alun-Alun Indramayu. 

Menurut Iin, peningkatan kualitas guru MDT yang berhimpun dalam wadah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak hanya ditunjukkan dengan pemberian tunjangan dari hibah daerah. Namun juga secara berkesinambungan diberikan motivasi khusus sehingga kegiatan belajar mengajar di madrasah tidak monoton, selalu semangat dan berkah.  

“Bapak Bupati Lucky Hakim berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Indramayu. Di iantaranya terus mengupayakan kesejahteraan sebanyak 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang FKDT yang juga Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aspuri, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan, respon dan perhatian Bupati Lucky Hakim terhadap guru-guru MDT sangat luar biasa. Pemberian hibah berupa tunjangan guru madrasah merupakan bukti bahwa Kepala Daerah sangat memperhatikan kesejahteraan guru madrasah dan berharap akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

Dijelaskan Aspuri, saat ini di Kabupaten Indramayu terdapat lebih dari 992 MDT. Sedangkan jumlah guru yang mendapat tunjangan dari hibah APBD sebanyak 3.611 guru dengan besaran  Rp 300.000,- per bulan per orang.

“Penerima uang tunjangan dari hibah ini sebanyak 3.611 guru madrasah, sedangkan bagi yang tidak mendapatkan uang tunjangan dikarenakan statusnya ASN”, kata Aspuri.

Senada dengan Aspuri, Wakil Sekjen DPP FKDT, Akhmad Sururi mengatakan, pemberian dana hibah yang begitu besar untuk guru madrasah, patut di apresiasi karena dana hibah untuk tunjangan guru Madrasah sebesar Rp 13 Miliar merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan mungkin pula di Jawa Tengah.

"Anggaran hibah untuk tunjangan guru Madrasah tersebut bukti nyata Bapak  Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam upayanya mensejahterakan para guru madrasah," katanya.

Sururi mengakui, tunjangan dari hibah daerah ini sangat membantu para guru madrasah untuk meningkatkan taraf hidupnya. 

"Kabupaten/Kota lainnya hibah anggaran untuk FKDT berada pada kisaran 10 miliar, sementara di Kabupaten Indramayu hingga 13 miliar dan terbesar di Jawa Barat bahkan bisa jadi di Jawa Tengah”, jelas Akhmad Sururi.     

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren), H. Ahmad Syukri, SS., mengatakan, MDT merupakan pendidikan non formal yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh karenanya, imbuh Ahmad, guru Madrasah itu sangat berperan dalam mewujudkan generasi Islami. Dengan adanya tunjangan guru Madrasah dari dana hibah APBD Kabupaten Indramayu maka para guru Madrasah pun akan semakin terperhatikan kesejahteraannya. 

 “Dana hibah yang sangat besar dari APBD Kabupaten Indramayu ini merupakan penyemangat guru madrasah dalam mencerdaskan para santrinya dan tentunya untuk memajukan pendidikan di Indramayu”, ujar Ahmad Syukri.

Nurbaeti