All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Bersama Cegah Banjir, Bati Bakti TNI Koramil 04/Jebres Ajak Warga Kerja Bakti Pembersihan Sungai

Surakarta - Dalam rangka mengantisipasi musim penghujan datang dimana pada musim hujan bencana banjir selalu menjadi topik dimana mana, Peld...

Postingan Populer

Rabu, 23 Oktober 2024

Sinergi Polresta Cirebon dan Pemkab Cirebon Gelar Program Makan Siang Gratis di SDN 3 Cipanas



Buserpolkrim

Polresta Cirebon bersinergi dengan Pemkab Cirebon untuk menggelar program makan siang gratis di SDN 3 Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/10/2024). 

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, menekankan pentingnya kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, khususnya pada kasus kriminal yang melibatkan anak-anak. 

“Anak-anakku, kalian harus hati-hati dan jangan mudah percaya pada orang yang tidak dikenal atau bahkan yang dikenal tetapi menawarkan sesuatu yang mencurigakan. Jika ada yang berani menyentuh kalian tanpa izin, segera lari dan lapor kepada guru atau orang tua,” ujarnya. 

Kapolresta juga mengingatkan anak-anak agar menjaga diri dengan baik dan tidak segan untuk melaporkan kejadian yang mencurigakan. Bahkan, Jika ada yang memberi cokelat atau hadiah, jangan langsung percaya. 

"Jangan biarkan tubuh kalian disentuh sembarangan. Jika ada yang mencoba menyentuh, segera lari dan lapor,” tambahnya. 

Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan motivasi agar anak-anak menggantungkan cita-cita setinggi langit. "Ada yang ingin jadi bupati, polisi, atau bahkan presiden. Semoga semua impian kalian bisa tercapai dengan terus belajar dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa," pesannya. 

Sementara itu, PJ Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan serta belajar dengan tekun. 

“Di mana pun kalian berada, jagalah kebersihan. Buanglah sampah pada tempatnya. Selain itu, hormatilah orang tua, guru, serta teman-teman kalian, karena sikap saling menghormati adalah bagian dari karakter yang baik,” ujarnya. 

Dalam kegiatan ini, Polresta Cirebon bersama Pemda Kabupaten Cirebon juga memberikan makanan gizi gratis kepada anak-anak di SDN 3 Cipanas. Menu yang disediakan antara lain nasi dengan daging teriyaki, telur, sayuran, buah jeruk, susu, dan air mineral. 
“Semoga dengan asupan gizi yang baik, anak-anak kita tetap semangat dan sehat sehingga bisa meraih cita-cita mereka,” kata Mieke Mijaya. 

SDN 3 Cipanas merupakan salah satu sekolah yang terletak di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Majalengka. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak agar tetap semangat dalam belajar meski berada di wilayah terpencil.

(Muhamad Kozim)

Panen Raya Padi, Dandim 0808 Dan Kadistan Kabupaten Blitar Dampingi Dirjen Perlindungan Tanaman Kementan RI Di Desa Soso


Blitar - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Indra Sukmana didampingi oleh Dirjen Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian RI Dr. Rachmat, S.Si, M.Si, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, menghadiri acara panen raya padi di Dusun Soso Desa Soso Kecamatan Gandusari, Kegiatan ini melibatkan jajaran Muspika Gandusari serta masyarakat setempat yang ikut menyukseskan acara panen raya tersebut, Rabu (23/10/2024).

Acara panen raya ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat dalam rangka meningkatkan produksi padi guna menjaga ketahanan pangan nasional. 



Letkol Inf Indra Sukmana mengungkapkan apresiasinya kepada para petani yang telah bekerja keras sehingga berhasil meningkatkan hasil panen. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan para petani bisa semakin termotivasi dalam mengoptimalkan potensi pertanian di daerahnya," ujar Dandim 0808/Blitar.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Dirjen Perlindungan Tanaman Kementan RI, Dr. Rachmat, yang menyampaikan pentingnya inovasi dan teknologi dalam pertanian untuk menghadapi tantangan hama dan cuaca ekstrem. "Penggunaan teknologi perlindungan tanaman yang tepat dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian kita," kata Dr. Rachmat dalam sambutannya.

Selain itu, panen raya ini juga dihadiri oleh Forkopimda Blitar, Jajaran Muspika Gandusari, Danramil 0808/15 Gandusari beserta anggota, Kepala BPP/Mantri Tani dan staf, petugas PPL, serta staf Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar. Anggota kelompok tani (Poktan) Rukun Santoso 5 juga turut meramaikan acara ini dengan semangat.

Kegiatan panen raya padi di Desa Soso diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam pengelolaan pertanian yang baik dan sinergis antara petani dan pemerintah (Dim0808).

L.I.79

Dinas DLH Tutup Mata, Mengenai Dugaan Limbah PT Futai. Warga Desak Kepolisian dan Kejaksaan Ambil Alih Mengenai Limbah Tersebut. Bitung Sulawesi Utara 


Bitung - tidak ada takut nya PT Futai Sulawesi Utara kembali melanggar lagi, mengenai limbahnya Yang di buang bukan pada tempatnya  23/10/2024

Menuai kritik setelah diduga melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah pabrik ke aliran sungai Tanjung Merah. 

Perusahaan ini sebelumnya telah beberapa kali diprotes oleh warga, tanjung merah, namun permasalahan pencemaran lingkungan terus berlanjut meskipun ada perjanjian untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah tersebut.

Keluhan terbaru datang dari warga yang melintasi jalan di depan pabrik. Mereka mengeluhkan tumpukan debu yang memenuhi badan jalan serta tebaran debu di udara yang diduga berasal dari kendaraan yang keluar masuk pabrik. Hal ini mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar, dengan memicu kekhawatiran tentang dampak masa jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.



Untuk menghindari protes warga terkait pembuangan limbah ke sungai, PT Futai dilaporkan menggali lubang besar sebagai tempat penampungan limbah. Namun, lubang tersebut tidak dilapisi dengan beton, sehingga limbah cair yang dibuang langsung terserap ke dalam tanah. Praktik ini berpotensi mencemari air tanah, meningkatkan risiko bagi lingkungan dan warga sekitar.

Menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, perusahaan wajib melakukan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sesuai dengan standar yang ditetapkan. Setiap pelanggaran, seperti pembuangan limbah yang tidak sesuai aturan atau tanpa izin, dapat dikenai sanksi hukum, termasuk denda dan pidana.

Pasal 69 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 menyatakan bahwa pembuangan limbah yang merusak lingkungan adalah tindakan terlarang. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenai pidana maksimal 3 tahun dan denda hingga Rp3 miliar. Selain itu, Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 mengatur bahwa perusahaan yang memproduksi limbah B3 harus memiliki izin khusus untuk pengelolaannya.

Warga menyatakan kekecewaan terhadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung dan GAKKUM Sulawesi Utara yang hingga saat ini dianggap tidak mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran PT Futai. Padahal, kedua lembaga tersebut memiliki kewenangan untuk menindak pelanggaran lingkungan dan memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah mereka.

Di sisi lain, Pasal 95 UU No. 32 Tahun 2009 memberikan hak kepada masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan. Warga diharapkan untuk terus melaporkan segala bentuk pelanggaran kepada pihak berwenang agar kasus ini dapat diusut tuntas dan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Melihat sikap diam pihak DLH dan GAKKUM, warga kini mendesak aparat kepolisian serta kejaksaan untuk mengambil langkah penyelidikan dan penindakan terhadap PT Futai. Mereka berharap tindakan hukum yang tegas dapat memastikan pencemaran lingkungan tidak berlanjut, sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan lingkungan lainnya.

Warga menegaskan bahwa langkah penindakan yang tegas dan transparan sangat diperlukan untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari dampak buruk pencemaran. Mereka berharap agar pihak berwenang segera melakukan tindakan nyata demi kepentingan bersama, sehingga masalah pencemaran ini tidak terus terulang dan membahayakan kehidupan warga sekitar.


( Tim ).

Disaat Proses Hukum Gratifikasi Oknum Ketua KPU Masih Berjalan.KPU Indramayu Mengadakan Gathering Media di Hotel Mewah.

Indramayu. Kegiatan gathering media yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu di Hotel Montana Boutique Kuningan pada Rabu, 23 Oktober 2024, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Acara itu yang digelar salahsatu hotel mewah di luar wilayah Indramayu ini memicu kritik terkait alokasi anggaran dan efektivitas strategi sosialisasi Pilkada yang diusung oleh KPU.

Mengacu pada surat undangan yang dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Indramayu dengan Nomor 1387/PP.06.02-Und/3212/2024, pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan UU No 8 Tahun 2017  tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, yang berstatus tidak berlaku.(nb : sumber Google.red)

Saat dikonfirmasi awak Media Salah satu Komisioner KPU melalui pesan WhatsApp, 22/10/2024, terkait UU No 8 Tahun 2017, sebagai landasan Undangan dan acara Gathering, mengatakan "Itu diluar pantauan KPU, serta undangan tersebut pun sepertinya dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Indramayu yang menentukan pesertanya" Jawabnya singkat 

Beberapa kritikus mempertanyakan mengapa kegiatan tersebut harus dilaksanakan di Kuningan, yang berjarak cukup jauh dari Indramayu. "Kenapa harus di Kuningan? Bukankah sosialisasi Pilkada lebih efektif dilakukan di Indramayu sendiri mengingat Pilkada ini akan dilaksanan di Indramayu?" ujarnya, selain itu, penggunaan anggaran untuk acara di hotel mewah juga mendapat sorotan. Sejumlah pihak berpendapat bahwa biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut seharusnya bisa dialokasikan dengan lebih baik, misalnya untuk belanja iklan di media lokal yang lebih luas jangkauannya dan langsung menyentuh masyarakat" ucap Bang ay. 

((Nurbaeti)) 

Pemkab Cirebon Ajak Santri Harus Berperan Aktif di Era Modern



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak para santri untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berperan aktif dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Ajakan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri 2024 di Kabupaten Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya para santri memahami peran mereka dalam pembangunan bangsa.

"Santri masa kini harus berjuang melawan kebodohan dan kemunduran, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pena dan teknologi," ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa tidak hanya terbatas pada masa kemerdekaan, tetapi juga harus berlanjut di era modern.

Santri, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus terus menimba ilmu pengetahuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci bagi santri untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.

"Santri harus mampu menguasai teknologi yang terus berkembang dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat serta kemajuan bangsa," tuturnya.

Wahyu juga menekankan, perjuangan santri tidak boleh berhenti hanya pada menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga harus mengantisipasi perubahan di masa depan.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat masa lalu. Perjuangan harus disesuaikan dengan tantangan zaman yang terus berubah," katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan, bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan para pendahulu, terutama dalam menjaga keutuhan bangsa dan persatuan nasional.

Santri, lanjut dia, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, Wahyu menyampaikan bahwa tema Hari Santri 2024, "Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan," sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Tema ini, katanya, mengandung pesan penting bahwa santri harus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

"Santri memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya berharap, agar semangat perjuangan yang diwariskan para ulama terus dipegang teguh oleh santri di seluruh Indonesia," tegasnya.

Ia menyebutkan, perjuangan para santri pada masa lalu, seperti peristiwa Resolusi Jihad 1945, harus dijadikan inspirasi oleh generasi santri saat ini.

Ia menilai, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam konteks masa kini, yakni dengan membangun kecerdasan dan keahlian.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak seluruh santri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan.

"Nilai-nilai perjuangan santri adalah milik kita semua, mari kita rayakan bersama dan ambil bagian dalam menjaga warisan luhur ini," tutupnya. (Koko Ochim)



Antisipasi Banjir di Wilayah Barat, Pemkab Cirebon Gandeng BBWS Lakukan Normalisasi Sungai


KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kondisi sejumlah sungai di wilayah barat, Selasa (22/10/2024).

Tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan antisipasi banjir saat musim hujan tiba.

Peninjauan sungai di Desa Bayalangu Kidul dan Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, itu didampingi juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon bersama BBWS akan melakukan normalisasi sungai. "Insyaallah dengan BBWS akan dilakukan normalisasi, tentunya dengan jadwal yang disesuaikan dengan BBWS," ujarnya.

"Tetapi, kami berharap, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah atau pusat saja, tetapi bersama-sama dengan masyarakat juga," kata Wahyu usai meninjau sejumlah sungai di wilayah barat Kabupaten Cirebon.

"Jadi, antisipasi banjir bukan hanya kewenangan kami, tapi kebersamaan. Tadi juga, kuwu (kepala desa) sama-sama sudah menunjukkan sungai-sungai yang perlu dilakukan normalisasi," ucap Wahyu menambahkan.

Ia menyebut, Kecamatan Gegesik memiliki pertanian yang luas. Sehingga, lanjut dia, ketika banjir dampaknya menyasar di kawasan permukiman dan persawahan.

"Ini dampaknya ke hasil panen. Jadi perlu kita antisipasi," tukasnya.

Senada disampaikan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, BBWS bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah Barat.

"Kami nanti koordinasi dengan PUTR untuk alat berat. Mungkin nanti dilakukan di tiga titik sesuai dengan kondisi," katanya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon berharap upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon bisa mengurai persoalan banjir yang terjadi setiap tahun.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana pun mengapresiasi upaya Pj Bupati Wahyu Mijaya, yang terjun langsung untuk mengantisipasi banjir melalui normalisasi sungai.

"Apa yang dilakukan Pak Pj (Wahyu Mijaya) ini, tentunya akan jadi perhatian tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat, terutama terkait penanggulangan banjir," ucap Rudiana.

"Apalagi di bulan depan, kan intensitas hujan tinggi. Kita berharap ke depan tidak ada kejadian banjir, setidaknya mengurangi," singkatnya. (Koko Ochim)

Danyonmarhanlan VIII Bitung, Turut mengikuti Rapat Dalam Rangka Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam  Piala Panglima TNI, Sulawesi Utara Sulut.



TNI AL, Dispen Kormar (Manado) , Dalam Rangka  Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Open Water Piala Panglima TNI,  Danyonmarhanlan VIII Letkol Marinir Aditya Indarto, S.E., M.Tr. Opsla, turut serta  mengikuti  Rapat  Koordinasi Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Open Water  Piala Panglima TNI,  bertempat di Ruang Olah Yudha Sops  Mako Lantamal VIII Manado,  selasa (22/10/2024).

Kegiatan yang dipimpin oleh Danlantamal  VIll Laksma TNI May Frangky Pasuna  Sihombing, CHMRP  tersebut,  membahas   pelaksanaan  kegiatan open Tournament selam piala Panglima TNI dapat bejalan lancar dan sukses.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut  antara lain Wadan Lantamal VIII, PJU Lantamal VIII, Danpomal Lantamal VIII, Kadis dan Kasatker Jajaran Lantamal VIII Bitung dan Manado.

Editor/Farid maka 


Selasa, 22 Oktober 2024

Danyonmarhanlan VIII Bitung, Turut mengikuti Rapat Dalam Rangka Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam  Piala Panglima TNI


TNI AL, Dispen Kormar (Manado) , Dalam Rangka  Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Open Water Piala Panglima TNI,  Danyonmarhanlan VIII Letkol Marinir Aditya Indarto, S.E., M.Tr. Opsla, turut serta  mengikuti  Rapat  Koordinasi Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Open Water  Piala Panglima TNI,  bertempat di Ruang Olah Yudha Sops  Mako Lantamal VIII Manado,  selasa (22/10/2024).

Kegiatan yang dipimpin oleh Danlantamal  VIll Laksma TNI May Frangky Pasuna  Sihombing, CHMRP  tersebut,  membahas   pelaksanaan  kegiatan open Tournament selam piala Panglima TNI dapat bejalan lancar dan sukses.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut  antara lain Wadan Lantamal VIII, PJU Lantamal VIII, Danpomal Lantamal VIII, Kadis dan Kasatker Jajaran Lantamal VIII Bitung dan Manado.

L.I.79

Pilkada 2024, Komisi I DPRD Tekankan Camat dan Lurah Jaga Netralitas



CIREBON – Memasuki masa kampenye pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024 di Kota Cirebon, Komisi I DPRD menekankan agar Camat dan Lurah menjaga netralitas. Netralitas tersebut wajib tertanam dalam diri sendiri, apalagi dirinya sendiri sebagai seorang ASN.

Anggota Komisi I DPRD Imam Yahya SFil MSi menilai hal itu salah satu langkah menyukseskan pilkada pada 27 November 2024 di Kota Cirebon.

“Jangan sampai melanggar, karena nanti akan menabrak aturan UU ASN maupun Pemilukada,” katanya usai rapat kerja bersama camat dan lurah se-Kota Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Komisi I juga menyoroti perubahan pelayanan LAMPID (Lahir Mati Pindah Datang) yang tidak lagi di Kelurahan, melainkan menjadi kebijakan di Dirjen Kependudukan Kemendagri melalui Disdukcapil.

Akibatnya, lurah maupun camat tidak dapat mengetahui secara riil data kependudukan yang ada di wilayahnya.

“Hal tersebut membuat lurah yang ada di kita, kesulitan terkait lahir mati, pindah, datang,” katanya.

Komisi I pun akan mendalami kebijakan tersebut dengan memanggil Disdukcapil Kota Cirebon.

“Minggu depan kami akan rapat dengan Dukcapil, lalu setelah itu melakukan konsultasi ke Kemendagri,” tambahnya.

Di tempat sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani SH mengharapkan lurah dan camat mampu menjaga netralitas di wilayah pemerintahannya.

Harry juga mengimbau agar camat dan lurah mampu meminimalisir hoaks atau black campaign di Kecamatan maupun di Kelurahan, dengan demikian masing-masing wilayah khususnya di wilayah Kecamatannya masing-masing dapat terjalin kondisi yang kondusif.

“Bahkan, kalau ada diharapkan mampu menetralisir, karena salah satu indikator kondusivitas, ASN harus profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Lurah Kota Cirebon Muhaimin menyambut baik keinginan Komisi I DPRD menuntaskan permasalahan pilkada di Kelurahan dan Kecamatan.

Apalagi terkait pelayanan LAMPID yang sudah diambil alih Dirjen Kependudukan Kemendagri RI melalui Disdukcapil.
“Karena sistem diubah, capil yang melapor ke kita. Itu pun tidak rutin,” keluhnya.

Ia juga berharap penuntasan masalah kependudukan bukan hanya untuk persiapan pilkada, akan tetapi kembali menjadi pelayanan di Kelurahan.

“Intinya minta ditanyain, bukan sekadar pilkada, tapi lebih ke pelayanan di kelurahan. Di mana kami pelayan kependudukan, kepanjangan dari disdukcapil,” katanya.

Turut hadir anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon Andi Riyanto Lie SE.

(Deni)

 (Humas DPRD Kota Cirebon)

Komisi III DPRD: Pembangunan Kota Cirebon Harus Berlandaskan Kepariwisataan


CIREBON – Komisi III DPRD berharap kepada pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan geliat kepariwisataan di Kota Cirebon. Salah satu komitmen mewujudkan kota wisata adalah cara pandang pembangunan harus berlandaskan wisata.

Hal itu disampaikan saat rapat kerja Komisi III bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon di ruang rapat gedung DPRD, Selasa (22/10/2024).

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd mengatakan, Komisi III mendorong agar pariwisata di Kota Cirebon dikembangkan secara masif. Sebab, kota kecil di pantai utara Jawa Barat ini memiliki banyak potensi sejarah, budaya, kesenian serta sumber daya manusia yang sangat mumpuni.

Yusuf menilai, kebanyakan pengunjung datang ke Kota Cirebon itu hanya untuk menikmati kuliner khas Cirebon. Sedangkan, pelancong dari luar daerah yang benar-benar ingin berwisata di Kota Cirebon masih kebingungan mencari destinasi wisata, selain wisata budaya.

“Tempat wisata budaya di Kota Cirebon sudah ada, tinggal sekarang perlu dioptimalkan. Mereka hadir di Kota Cirebon lebih banyak untuk jajan. Tapi untuk menikmati wisata suasana kotanya itu masih jarang,” kata Yusuf.

Politisi PKS itu mengatakan, untuk mewujudkan kota pariwasata, seluruh pemangku kebijakan di Kota Cirebon harus memiliki mindset kesenian. Menurutnya, meningkatkan kepariwisataan daerah tidak bisa hanya mengandalkan Disbudpar saja, melainkan juga seluruh SKPD dan pihak swasta di Kota Cirebon.

Yusuf menambahkan, dalam hal kesenian dan ornamen kebudayaan, Kota Cirebon tidak ketinggalan. Akan tetapi, hal itu tidak tampak kelihatan di pusat-pusat keramaian, seperti pasar, mal, dan kafe. Sehingga, pengunjung tidak merasakan bahwa mereka sedang berkunjung di Kota Cirebon.

“Misalkan, Dinas PU ketika membangun trotoar dan tempat duduknya harus menyertakan ornamen bernuansa khas Cirebon. Begitu juga DPRKP ketika mebuat taman harus menyediakan spot foto yang ada penanda keunikan Cirebon. Kemudian, untuk lampu-lampu jalan bisa dibuat seperti di Malioboro Yogyakarta,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Drs Agus Sukmanjaya SSos menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Komisi III DPRD atas saran dan dukungan kepada Disbudpar untuk meningkatkan kepariwasataan di Kota Cirebon.

Rapat kerja bersama Komisi III ini mengawali rencana kegiatan Disbudpar untuk agenda tahun 2025. Di samping itu, Disbudpar pun melaporkan progres dan kendala teknis kegiatan tahun 2024. Beberapa poin rapat yang disampaikan di antaranya, memperbanyak ikon agar menjadi penanda bagi wisatawan ketika berada Kota Cirebon.

“Bahwa diskusi ini warming up untuk ke depan. Teman-teman dewan minta update seluruh kegiatan yang ada dan meminta untuk terlibat di dalam agenda kepariwisataan,” katanya.

Rapat berlangsung juga dihadiri Wakil Ketua Komisi III, Syarifudin SH, Sekretaris Komisi III, R Endah Arisyanasakanti SH, dan anggota komisi III lainnya, Laurentya Mellinda, H Hendi NurhudayaSH, Indra Kusumah Setiawan AMd, Rizki Putri Mentari SH, Umar Stanis Klau, Prisilia, Leni Rosliani SIP dan M Fahmi Mirza Ibrahim SE. 

(Deni)
(Humas DPRD Kota Cirebon)

Pameran “Bigshow” Dorong Ekonomi Kreatif Pemuda di Kabupaten Cirebon


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar pameran prestasi pemuda bertajuk "Bigshow" Kreasi Anak Bangsa 2024, untuk mendorong kreativitas pemuda di daerahnya, serta dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Acara ini diharapkan mampu menjadi dorongan besar bagi ekonomi kreatif di Kabupaten Cirebon, dengan menampilkan berbagai karya inovatif dari para pemuda setempat.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menekankan pentingnya acara ini untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Melalui pameran ini, produk-produk hasil kreasi pemuda, seperti kuliner, batik, hingga karya seni lainnya, dapat dikenal lebih luas.

"Ini adalah upaya untuk membangkitkan ekonomi kreatif dan memberdayakan pemuda agar terus berinovasi," ujar Wahyu di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/10/2024) malam.

Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya sekadar memberikan ruang, tetapi juga memfasilitasi promosi produk-produk tersebut.

Wahyu berharap, dengan adanya dukungan ini, perekonomian di Kabupaten Cirebon dapat tumbuh pesat melalui sektor kreatif yang terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, optimis bahwa potensi pemuda di daerah ini sangat besar.

Kabupaten Cirebon kaya akan sumber daya, baik alam maupun manusia. Kami siap mengembangkan sektor kreatif lebih lanjut, agar para pemuda dapat bersaing di kancah nasional, bahkan internasional," ujarnya.

Pameran ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan peluang baru bagi para pemuda, sekaligus mempromosikan keunikan produk lokal Cirebon di pasar yang lebih luas. (Cephy)


Polresta Cirebon Bagikan Ribuan Paket Makanan Sehat Gratis Kepada Santri



Polresta Cirebon membagikan ribuan paket makanan sehat gratis kepada para santri untuk memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2024, Selasa (22/10/2024). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Amparan Jati Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan serupa dilaksanakan serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon. Dalam kegiatan tersebut 2.900 paket makanan gratis yang berisi nasi putih, daging ayam dan daging sapi, tahu, tempe, sayuran, susu sehat kemasan, biscuit dan buah buahan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan bahwa Polresta Cirebon membagikan 2.900 paket makanan gratis, kegiatan tersebut salah satu upaya mendukung program Pemerintah serta sebagai wujud kepedulian dan perhatian Polresta Cirebon kepada para santri, kegiatan ini juga sebagai upaya cooling system agar situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon tetap kondusif.



"Polresta cirebon membagikan 2.900 paket nasi gratis kepada santri di Wilayah Kabupaten Cirebon, Kegiatan ini dalam ragka memperingati hari Santri Nasional Tahun 2024, yang merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kami terhadap santri sekaligus cooling system Polresta Cirebon kepada para santri di Kabupaten Cirebon dalam rangka menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 serta mendukung program pemerintah," katanya, Selasa (22/10/2024).

Diharapkan, melalui pemberian makanan bergizi dan sehat kepada para santri tersebut sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang kuat dan berkualitas.

"Selain membagikan ratusan makanan sehat gratis, kami juga turut memberikan imbauan kamtibmas dan memberikan motivasi kepada para santri. Kami berharap, para santri terus semangat dalam menempuh pendidikan untuk menggapai cita-citanya dan makanan yang dibagikan bermanfaat bagi santri dan situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif," ujarnya.

(Koko Ochim)

Agus Flores Selalu Doakan Kapolri Melalui Syalawat Banyak Jamaah 



 


JAKARTA, Sampai Sekarang Tokoh Satu Ini, Publik dan Warganet Bingung Siapa Sosok yang bernama Agus Flores atau Daeng Agus ini, selalu saja mempromosikan Kapolri Setiap Kegiatan.



Kali ini Datang Ke Banyuwangi Selasa (22/10) mengumpulkan Anggotanya Wartawan Fast Respon, untuk diberikan Arahan Kesiapan Kesiapan Acara .

" Kalau Bisa Dimaksimalkan Jamaah Hadir 10 Ribu, agar banyak mendoakan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran," ujarnya kepada Awak Media Selasa Tadi.

Disingung Setiap Agenda Momen Besar , Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN)) mempromosikan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo?

Ketua Umum ini Menjelaskan, Kewajiban PW FRN Membesarkan dan Menjaga Marwah Polri.

" Memang PW FRN Banyak Sorotan, Dianggap Organisasi Wartawan Berpihak Hanya Ke Polri, Saya Jawab Mereka, Organisasi ini didirikan untuk Peliputan Berita Polisi saja, ada jalurnya kalau keberatan ," ujarnya.

(Yudhi)

Babinsa Nglegok Dan Poktan Sido Makmur 1 Pastikan Ketersediaan Air Dengan Pompanisasi


Blitar – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0808/05 Nglegok Koptu Sunarto bersama dengan anggota Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur 1 melaksanakan kegiatan pengairan lahan sawah dengan metode pompanisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pasokan air yang cukup untuk lahan pertanian di wilayah tersebut terutama pada musim kemarau bertempat di Ds. Kemloko Kec. Nglegok Kab. Blitar, Selasa (22/10/2024).

Koptu Sunarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam mendampingi dan membantu petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. "Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya para petani untuk memberikan bantuan dan pendampingan agar hasil panen dapat maksimal syukur-syukur semakin meningkat," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Koptu Sunarto bersama anggota Poktan Sido Makmur 1 menggunakan pompa air untuk mengairi sawah yang mengalami kekurangan pasokan air. Dengan adanya pompanisasi diharapkan lahan sawah tetap produktif dan petani tidak mengalami gagal panen akibat kekurangan air.

Ketua Poktan Sido Makmur 1 Desa Kemloko Bapak Karnang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa Koramil Nglegok. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu siap membantu kami, terutama dalam menghadapi masalah pengairan seperti sekarang ini. Semoga dengan kerja sama ini hasil panen kami bisa lebih baik," katanya.

Ditemui di tempat terpisah Danramil 0808/05 Nglegok Kapten Inf. Warsono menyampaikan "Kegiatan pengairan dengan pompanisasi ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Ke depan diharapkan sinergi antara TNI (Babinsa) dan masyarakat khususnya para petani, dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan bersama" ungkapnya (Dim0808).

L.I.79