All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

“Di Balik 7 Nyawa Melayang: Jejak Big Bos EDY alias ATHIN dalam Misteri Ekskavator Tertimbun”

Pangkalpinang — Dua bulan sudah berlalu sejak tragedi maut yang mengguncang dunia pertambangan di Bangka Belitung. Namun, luka dan pertanyaa...

Postingan Populer

Senin, 30 Juni 2025

Sinergitas 3 Pilar Harus Diperkuat Agar Kekompakan Dan Keharmonisan Tetap Terjaga

Surakarta - Babinsa Kelurahan Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Tito bersama dengan Bhabinkamtibmas dan PLT Lurah melaksanakan komsos di warung Pak Wawan, Jl Brigjen Sudiarto RT 04  RW 05  kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan,Senin(30/07/2025)

Ditegaskan Serda Tito kegiatan Komsos ini besar manfaatnya, selain mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, khususnya di wilayah binaan.

"Komsos dengan warga secara langsung hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya Perangkat Desa dapat menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya dan sebaliknya kita juga lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat,"tutupnya.

Penulis : Arda 72

Minggu, 29 Juni 2025

Diduga Lakukan Kekerasan KDRT, Bripda MR Kini Diamankan Di Mako Brimob.



Pangkalpinang – oknum anggota Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, Bripda MR, dilaporkan ke pihak kepolisian oleh istrinya, YJ, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Peristiwa memilukan itu disebut terjadi di salah satu perumahan di belakang Mapolsek Garungang, dan mengundang perhatian luas publik.

Laporan resmi YJ tercatat dalam dokumen kepolisian dengan nomor LP/B/B1/VI/2025/SPKT/Polda Bangka Belitung tertanggal 16 Juni 2025, yang ditandatangani oleh IPDA Oktoni , S.H. Dalam laporan tersebut, YJ mengaku mengalami pemukulan dan tendangan dari suaminya, Bripda MR, yang membuatnya terpaksa mengambil langkah hukum.

Menanggapi hal ini, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Bangka Belitung, Kombes Pol. Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K., saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp, membenarkan adanya laporan dugaan KDRT tersebut.

 "Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan KDRT yang melibatkan anggota kami, Bripda MR. Yang bersangkutan saat ini telah diamankan di Mako Brimob untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tegas Kombes Ahmad Arif.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, baik yang bersifat disiplin maupun pidana.

"Pada prinsipnya, kami akan melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan anggota, termasuk dalam kasus ini," imbuhnya.

Kasus ini kini ditangani oleh aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, publik berharap agar hukum ditegakkan secara adil dan transparan, serta korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak.

(HR)

Sabtu, 28 Juni 2025

Klarifikasi Komisaris CV.Bakti Agung Jaya : Tambang Galian C Patapan, Beber, Cirebon. Terkait pemberitaan yang Beredar

Kabupaten Cirebon - Kembali mendapatkan respon sanggahan dari salah satu pemilik lahan sekaligus pengelola Tambang Galian C terkait pemberitaan yang berkembang dengan judul Polresta Cirebon Segel Tambang Galian C Patapan Beber, Kabupaten Cirebon. Sabtu (28/06/2025).

ER selaku Komisaris dari perusahaan CV. Bakti Agung Jaya perusahaan yang mengelola sekaligus pemilik lahan Tambang Galian C yang berada di Desa Patapan, Beber, Kabupaten Cirebon, merasa keberatan jika usahanya diduga dinyatakan Ilegal oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Cirebon.

Menurut ER juga menambahkan bahwa perusahaan miliknya sudah memiliki izin Wilayah Izin Usaha Penambangan (WIUP),Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), dan Persetujuan Dokumen Rencana Teknis Penambangan SIPB. Yang di keluarkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat. 

"Kami sangat keberatan jika usaha yang kami miliki di katakan Ilegal dan melanggar hukum, karena kami sebelum nya belum menerima surat teguran atau peringatan dari pihak kepolisian terkait unsur pelanggaran hukumnya". Ujar ER.

ER juga menyoroti tindakan Intel Polresta Cirebon yang melakukan tindakan penyitaan alat berat mereka sekaligus penyegelan berupa pemasangan Police Line di lokasi tambang milik mereka.

"Saya heran kok pihak intel Polresta Cirebon melakukan tindakan hukum berupa penyegelan di lokasi usaha kami, dan melakukan tindakan pemasangan Police Line seolah - olah usaha kami terjadi pelanggaran hukum". Sambung ER.

ER juga menambahkan bahwa lokasi usaha mereka itu berada di lahan milik pribadi dari perusahaan bukan lahan milik pemerintah (Perhutani/Perkebunan), dan tidak menimbulkan kerugian dari pihak manapun.

"Unsur kerugian bagi masyarakatnya dari sisi mana? Toh lahan lahan yang kami garap itu lahan milik pribadi milik kami, bukan lahan milik pemerintah (Perhutani /Perkebunan) dan tidak menimbulkan kerugian dari pihak manapun". ER Kembali menambahkan.

ER berharap nama baik perusahaan dapat di pulihkan kembali, serta pihak pemerintah tidak tinggal diam terhadap terhambat nya persyaratan yang kurang. Agar pembangunan di cirebon ini berjalan Tutup ER.

"Saya berharap nama baik perusahaan kami di pulihkan kembali agar para karyawan ataupun masyarakat yang ikut bekerja dengan kami roda perekonomiannya dapat kembali berjalan, serta pihak pemerintah tidak tinggal diam terhadap terhambat nya persyaratan yang kurang. Agar pembangunan di cirebon ini berjalan Tutup ER.
 
((Red)) 

SMP N 7 KOTA CIREBON DISERBU MASYARAKAT UNTUK MENDAFTARKAN PUTRA DAN PUTRINYA UNTUK SISWA BARU


CIREBON -BUSER POLKRIM  . COM 

 Suasana antusias terlihat sejak pagi hari di sejumlah sekolah negeri di Kota Cirebon, saat pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahap pertama resmi dibuka sejak tanggal 25 Juni 2025. Meski calon peserta didik dan orang tua terlihat memadati area sekolah, proses berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Pantauan di SMP Negeri 7 Kota Cirebon menunjukkan antrean hari ini Sabtu (28/6/2025) dimulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Sebagian besar orang tua datang lebih awal untuk memastikan kelengkapan dokumen serta menghindari kepadatan di jam-jam sibuk. Petugas dan panitia pendaftaran tampak sigap melayani masyarakat yang datang. 

“Alhamdulillah prosesnya lancar, tadi sempat antre tapi tidak lama. Semua petugas juga ramah dan membantu sekali,” ujar salah satu orang tua calon siswa yang mendaftar di SMP Negeri 7 Kota Cirebon.

Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Kota Cirebon Dra. Euis Sulastri, M.Pd., mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem dan petugas secara maksimal untuk mengantisipasi lonjakan pemohon di hari terakhir pendaftaran tahap kesatu. “Kami memahami antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama di tahap awal ini. Untuk itu kami menambah jumlah petugas pelayanan dan juga membuka posko bantuan SPMB di sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, seleksi SPMB kali ini menggunakan gabungan antara pendaftaran daring dan luring. Peserta dapat mengunggah dokumen secara online terlebih dahulu, lalu datang ke sekolah untuk verifikasi berkas secara fisik. Hal ini dinilai dapat mengurangi potensi kesalahan dan mempercepat proses.

“Semua proses kami pastikan berjalan transparan dan adil. Di hari terakhir pendaftaran tahap kesatu ini kami membuka enam panel. Orang tua calon siswa kami imbau untuk tetap tenang dan mengikuti alur yang sudah ditentukan. Tidak perlu panik, karena semua akan mendapat kesempatan sesuai jalur masing-masing,” tambah Euis.

Pendaftaran SPMB tahap kesatu jalur afirmasi di Kota Cirebon berlangsung selama beberapa hari, yakni tanggal 25, 26 dan 28 Juni 2025, sebelum nantinya dilanjutkan ke tahap kedua untuk jalur domisili. Euis mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui situs dan media sosial dinas pendidikan, agar tidak tertinggal informasi penting.
Dengan antusiasme yang tinggi dan koordinasi yang baik antara pihak sekolah, dinas, dan masyarakat, pelaksanaan SPMB SMP tahap pertama di SMP Negeri 7 Kota Cirebon tahun 2025 ini diharapkan menjadi model pelaksanaan SPMB yang tertib, transparan, dan berpihak pada kepentingan pendidikan anak-anak.

( RIJAL )

Kerja Bakti Babinsa Dan Warga Mojosongo, Perkuat Kemanunggalan TNI - Rakyat

Surakarta - Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri serta mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Dominggus dan Serka Aswan  bersama warga masyarakat di wilayah Binaan dengan sasaran Perempelan ranting pohon serta membersihkan  rumput yang ada di sepanjang jalan di RW 38 Kepuh Sari Kelurahan Mojosongo kecamatan Jebres, Sabtu (28/06/2025).

Serka Aswan mengatakan, kerja bakti ini merupakan upaya untuk memupuk sikap kegotong-royongan kepada warga masyarakat dengan bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya yang di jalanan umum jln kampung  RW 38 Kepuh Sari  Mojosongo.

"Pohon dan rumput liar yang kurang terawat membuat warga rw.38 yang melewati jalan tersebut menjadi tidak nyaman," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai upaya agar masyarakat selalu peduli dengan kondisi lingkungan terutama jalan umum yang merupakan salah satu akses utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga dan kemajuan wilayah setempat.

"Kami brrharap dengan adanya sinergitas, gotong royong dan jalinan kerja sama yang baik ini, akan semakin memperkuat kemanuggalan TNI dan rakyat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72