All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Modus Baru Kurir Sabu di Prabumulih: Titip HP Berisi Narkoba di Pinggir Jalan, Langsung Ditangkap Satresnarkoba

⠀ PRABUMULIH — Jajaran Polres Prabumulih di bawah naungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap modus baru peredaran ...

Postingan Populer

Rabu, 30 Juli 2025

Bunder Mendekatkan Layanan dan Menyerap Aspirasi






INDRAMAYU, Buser Polkrim, 
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memulai hari kerjanya dengan "ngantor" di Kecamatan Kedokan Bunder, sebuah upaya untuk mendekatkan layanan pemerintahan dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Dalam kunjungannya, Bupati Lucky Hakim melakukan berbagai kegiatan, termasuk pertemuan dengan investor, para kuwu, tokoh masyarakat, dan mengunjungi SDN 3 Kedokanagung yang membutuhkan rehabilitasi.

Pertemuan dengan Investor: Bupati Lucky Hakim berdiskusi dengan calon investor yang tertarik menanamkan modalnya di sektor wisata. Bupati menegaskan komitmennya untuk membuka akses seluas-luasnya bagi para investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pertemuan dengan Para Kuwu:  Bupati Lucky Hakim meminta agar para kepala desa memperkuat transparansi, mempercepat layanan administrasi, dan memperhatikan kebutuhan warga secara lebih adil. Bupati menekankan bahwa pemerintahan desa harus menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kunjungan ke SDN 3 Kedokanagung:  Bupati Lucky Hakim melihat langsung kondisi ruang kelas, sanitasi, dan fasilitas penunjang lainnya. Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan perbaikan SDN 3 Kedokanagung dalam penganggaran mendatang.

Kunjungan ke Ibu Lansia:  Bupati Lucky Hakim menunjukkan bahwa janji bukan sekadar ucapan, dia hadir kembali dan memberikan bantuan sosial kepada ibu lansia yang pernah dia temui saat masa kampanye. Dengan "ngantor" di kecamatan, Bupati Lucky Hakim menunjukkan bahwa seorang pemimpin.  ( Nurbaiti )

Angkong Menjadi Alat Favorit Dalam TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta

Surakarta - Angkong atau sering disebut gerobak dorong menjadi salah satu alat favorit di lokasi TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta terutama pada sasaran fisik pembuatan saluran air sepanjang 586 meter yang berlokasi di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan.

Seperti terlihat pada siang ini Selasa (29/07/2025) Anggota Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta bersama dengan warga masyarakat melangsir adonan cor dengan menggunakan angkong menuju ke lokasi perbaikan saluran air..

Kopda Heru, salah satu personil satgas yang menggunakan angkong tersebut menuturkan dengan bentuk yang kecil alat ini lincah dalam bergarak dan mampu dioperasikan di semua medan termasuk medan yang sempit terutama yang tidak bias dilalui dengan gerobak atau mobil.

"Jenis alat konvensional ini bisa dikatakan sebagai andalan di dalam mendukung pekerjaan di lokasi TMMD. Terlihat hampir di semua sasaran fisik yang telah diprogramkan dalam TMMD menggunakan alat gerobak dorong ini."terangnya.

"Gerobak dorong atau angkong sangat bermanfaat di lokasi TMMD sebagai sarana melangsir bahan material, karena akan lebih hemat dan efisien juga meringankan," paparnya.

"Pada intinya angkong merupakan alat hampir multifungsi, bisa mengangkut material, split, pasir termasuk adukan, untuk dilangsir menuju tempat perbaikan saluran air."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Jaga Kesehatan Dan Kebugaran, Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Laksanakan Senam Pagi Bersama

Surakarta - Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, Anggota Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta dipimpin Pasiops Satgas Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso melaksanakan senam pagi bersama usai pelaksanaan Apel pagi di lokasi TMMD Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Selasa (29/07/2025).

Ditegaskan Pasiops pelaksanaan senam pagi bersama ini bertujuan untuk menjaga kebugaran serta kesegaran jasmani Anggota Satgas sehingga senantiasa siap untuk melaksanakan kegiatan.

"Senam pagi dapat memperlancar peredaran darah, sehingga membuat badan lebih sehat dan segar,"tuturnya.

Ia menambahkan, paparan sinar matahari saat pagi jari juga bagus untuk tubuh, karena memiliki kandungan Vitamin D. Berguna menjalankan metabolisme tubuh.

"Selain itu kegiatan senam bersama ini juga bertujuan untuk memelihara silaturahmi dan mewujudkan kemanunggalan TNI - Rakyat, dengan senam pagi bersama kita membaur bersama masyarakat, sehingga terwujud Sinergitas TNI bersama Rakyat."pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

Kompak...!! Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Bersama Warga Pindahkan Mesin Molen

Surakarta - Sejumlah prajurit TNI Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta tampak sangat kompak dengan warga masyarakat dalam memindahkan mesin molen, untuk pengerjaan sasaran fisik perbaikan saluran air,di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Selasa (29/07/2025).

Semangat selalu tertanam pada segenap anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta, Dedikasi Terbaik membangun NKRI, bersama masyarakat di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, 

"Awas Pak TNI"….ujar Sumartono (43 Th) salah satu warga menyampaikan sambil menarik molen, yang lainnya membaur menjadi satu, membantu memindahkan mesin molen menuju tempat yang lebih dekat untuk melaksanakan pekerjaan selanjutnya.

Kekompakan mereka sangat terlihat seketika Sumartono menarik terus molen, semua terlihat ringan dalam melaksanakan pekerjaan, kebersamaan itu yang membuat pekerjaan dapat terselesaikan.

Sementara itu Pasiops Satgas TMMD Kapten inf Tri Sakti Kristiyoso menuturkan tidak ada kata berat dah sulit klau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan penuh kebersamaan.

"Sehingga mereka menjadi mengerti dengan adanya kebersamaan, menjadi timbul semangat untuk melaksanakan pekerjaan, sehingga beratnya suatu pekerjaan menjadi lebih sedikit ringan."imbuhnya.

Penulis : Arda 72

Selasa, 29 Juli 2025

Terminal Tipe A Kertawinangun Kuningan Hidup Kembali dengan Kegiatan Tarung Derajat



Fokusdialog / Tim Multimedia Terminal Tipe A Kertawinangun yang selama ini dikenal sepi, kini mulai menunjukkan geliat baru. Pada Selasa (29/7/2025) pukul 16.00 WIB, Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan secara resmi membuka Satuan Latihan (SATLAT) Usia Kolot (ULOT) di Sekretariat Pengcab yang berlokasi di area terminal. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol bangkitnya peran Tarung Derajat sebagai pembangun ruang publik yang aktif.

Pembukaan SATLAT ULOT dilakukan dengan latihan bersama yang melibatkan para anggota usia senior, namun tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Suasana latihan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan menjadi pemandangan inspiratif di tengah terminal. Warga sekitar pun menyambut baik kegiatan ini karena membawa atmosfer baru yang lebih hidup.

Ketua Umum Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kuningan, Agus, SH., MH., mengatakan bahwa pembentukan SATLAT ULOT bukan hanya untuk olahraga, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan kawasan terminal. "Kami tidak ingin terminal ini mati suri. Tarung Derajat hadir bukan hanya untuk bertarung, tapi untuk membangun kehidupan," ucap Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa seluruh kegiatan Tarung Derajat, termasuk pembentukan dan operasional SATLAT ULOT, berjalan secara mandiri tanpa menggunakan dana dari pemerintah. Hal ini menjadi bentuk kemandirian komunitas bela diri yang tidak bergantung pada anggaran negara maupun birokrasi.

"Semua kegiatan ini kami biayai sendiri. Tidak ada APBD, tidak ada kontribusi dari birokrasi," tegasnya.

Kemandirian tersebut menurutnya sejalan dengan filosofi Tarung Derajat, yakni membentuk manusia yang tangguh, kuat berdiri di atas kaki sendiri, dan mampu memberi manfaat bagi lingkungannya. Agus juga menyebut bahwa semangat gotong royong di antara para anggota dan simpatisan menjadi modal utama dalam menyukseskan setiap program latihan.

Lebih jauh, Agus berharap bahwa pola mandiri ini bisa menjadi contoh bagi komunitas lain. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat bisa memulai gerakan positif dan membangun lingkungan secara bersama-sama.

"Kami ingin tunjukkan bahwa semangat dan kebersamaan lebih berharga dari sekadar dana bantuan," ujarnya.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan ucapan selamat datang kepada para anggota ULOT yang kini resmi tergabung dalam SATLAT. Ia menyebut, usia bukanlah penghalang untuk tetap melatih fisik dan mental.

"Kami ucapkan selamat datang kepada para ULOT, para senior yang luar biasa. Di Tarung Derajat, semangat lebih utama dari usia," ungkap Agus dengan bangga.

Para anggota ULOT datang dari berbagai latar belakang mantan atlet, pekerja, pengusaha, bahkan pensiunan. Namun mereka memiliki kesamaan semangat untuk terus bergerak dan berlatih. Latihan bersama ini menjadi wadah yang tak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan solidaritas antar anggota.

Dengan semangat tersebut, Agus berharap para ULOT bisa menjadi teladan positif bagi masyarakat, terutama generasi muda. 

"Mereka adalah bukti hidup bahwa semangat tidak mengenal usia. Semoga keberadaan mereka bisa menulari semangat juang di kalangan anak-anak muda," tambahnya.

Kehadiran para ULOT ternyata juga menyimpan pesan penting untuk kalangan muda yang saat ini tergabung dalam Tarung Derajat. Agus secara terbuka menantang generasi muda agar tidak kalah semangat dari para senior.

"Kita prihatin, kadang yang muda justru pasif, padahal yang usia di atas 40 masih semangat berlatih. Ini harus jadi cambuk," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Tarung Derajat bukan sekadar olahraga, tetapi wadah untuk membentuk karakter fisik, mental, dan moral. Dalam latihan, setiap gerakan adalah bagian dari proses mendidik diri agar menjadi manusia kuat dan bermanfaat. Karena itu, generasi muda harus lebih aktif dan disiplin, bukan hanya hadir saat ujian kenaikan tingkat.

Agus menegaskan bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin berat, dan Tarung Derajat bisa menjadi bekal penting jika dijalani dengan serius.

"Kita butuh pemuda yang berani, jujur, kuat, dan punya loyalitas. Kalau kalian yang muda kalah dari para ULOT, lalu bagaimana mau memimpin masa depan?" tandasnya.

Lebih dari sekadar latihan bela diri, kegiatan SATLAT ULOT ini juga membawa dampak langsung bagi kawasan Terminal Tipe A Kertawinangun. Terminal yang selama ini terlihat mati perlahan mulai hidup kembali. Kegiatan Tarung Derajat membuka interaksi sosial, memberi rasa aman, dan menumbuhkan harapan bahwa terminal bisa menjadi ruang publik yang bermanfaat.

Agus menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya komunitas-komunitas lain yang menghidupkan lingkungan. Menurutnya, terminal adalah aset penting yang tidak boleh dibiarkan kosong dan tak terawat.



"Kalau masyarakat ikut memakainya, menghidupinya, maka terminal akan jadi pusat peradaban, bukan sekadar tempat parkir kendaraan," jelasnya.

Pengcab Tarung Derajat Kuningan pun berkomitmen untuk terus konsisten menggelar latihan rutin dan terbuka untuk siapa saja. Baik anak-anak muda, orang tua, maupun masyarakat umum yang ingin berlatih atau sekadar menyaksikan bisa datang dan ikut merasakan atmosfer semangat di terminal.

"Mari hidupkan tempat ini, dan mari hidupkan semangat dalam diri kita masing-masing," pungkas Agus.