All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Modus Baru Kurir Sabu di Prabumulih: Titip HP Berisi Narkoba di Pinggir Jalan, Langsung Ditangkap Satresnarkoba

⠀ PRABUMULIH — Jajaran Polres Prabumulih di bawah naungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap modus baru peredaran ...

Postingan Populer

Kamis, 31 Juli 2025

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Beras Dari Pemerintah

Wonogiri – Guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran distribusi bantuan pangan yang sangat dinantikan oleh warga. Pelda Dadang anggota Koramil 24/Puhpelem Kodim 0728/Wonogiri mendampingi proses penyaluran bantuan beras dari Pemerintah melalui Bulog kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Puhpelem, Kamis (31/07/2025). Kegiatan tersebut dilakukan disalurkan langsung kepada masyarakat desa Nguneng sebanyak 382 Kpm.

Anggota Koramil tersebut dengan sigap membantu petugas Bulog dan pemerintah desa dalam mengatur penyaluran beras tersebut. 

"Peran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa proses penyaluran beras Bulog ini berjalan lancar, aman, dan yang paling penting sampai kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya, " ujar Pelda Dadang. 

Penyaluran beras Bulog ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

Penulis : Arda 72

Rabu, 30 Juli 2025

Dinamika Musda DPD II Partai Golkar Purbalingga: Teguh Dwiyanto Deklarasi Maju Sebagai Ketua



*Purbalingga, 30 Juli 2025 — Buserpolkrim.com*
Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Purbalingga tahun ini menyimpan dinamika menarik. Di tengah aroma perubahan yang digaungkan, muncul nama *Teguh Dwiyanto, ST* — Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Purbalingga — yang mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar.

Deklarasi ini berlangsung hangat di sebuah kafe milik *Sri Pamungkas*, Bendahara PK Bojongsari Partai Golkar, yang juga menjadi tuan rumah kegiatan. Lokasi kafe di Jl. Bojongsari–Karangbanjar menjadi saksi lahirnya semangat baru kader Golkar yang mengusung visi perubahan.

Kepada awak media, Teguh menyampaikan niatnya maju berdasarkan dorongan para tokoh senior, pengurus DPD II, organisasi sayap, pendiri, serta mayoritas pengurus desa. Mereka menginginkan *tata kelola partai yang lebih terbuka, sehat, dan menghidupi kader.*
*Empat Komitmen Utama yang Diusung Teguh Dwiyanto:*
1. *Transparansi kegiatan, anggaran, dan aset* partai di Kabupaten Purbalingga.
2. *Menghidupi partai, bukan mencari hidup dari partai.*
3. *Peningkatan prestasi politik Partai Golkar*:
   - Keterlibatan aktif pengurus dari tingkat desa hingga kabupaten.

- Pengkaderan masif sesuai AD/ART.
   - Target peningkatan perolehan suara dan kursi DPRD.
   - Persiapan serius untuk Pilkada 2029/2030 dengan mengusung kader internal.
4. *Kepatuhan terhadap instruksi partai* dari DPD I Jawa Tengah dan DPP Pusat.

“Kita ingin Partai Golkar kembali menjadi rumah besar yang solid, sehat, dan progresif. Semua demi kejayaan partai dan kemaslahatan masyarakat Purbalingga,” ujar Teguh.

Dengan dukungan yang terus mengalir, nama Teguh Dwiyanto kini menjadi pusat perhatian dalam kontestasi Musda. Apakah gelombang perubahan ini akan mendapat legitimasi penuh dari kader-kader Golkar? Waktu yang akan menjawab.

*Kabiro Purbalingga — SM. Joko*

Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Pantau Gelar Pasar Komoditi Beras Premium Melalui Disprindak Salurkan 9.800 ton Beras Aceh Tenggara



Buserpresisi ll Kuta Cane Aceh Tenggara, provinsi Aceh, Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Bersama Bupati H. M. Salim Fakhry kembali" Pantau Lanjutan Operasi Pasar Komoditi Beras Premium di pasar tradisional Desa Lawe Sigala Barat, Kecamatan Lawe Sigala-Gala. Rabu (30/7/2025). 

Pantauan ini dilakukan kembali untuk memastikan bahwa operasi pasar komoditi berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada" sebutnya.

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, "mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas perintah nya komoditi operasi pasar murah karena melonjaknya harga beras. 

"Atas nama rakyat dan masyarakat Aceh Tenggara kami mengucapkan beribu terimakasih atas terlaksana nya operasi pasar ini, karena harga beras sekarang sudah tinggi, dengan adanya operasi pasar yang dilaksanakan Dinas Perindustrian Perdangangan Aceh Tenggara bisa membantu masyarakat khususnya didua Kecamatan ini. "Ujar Bupati

Kepala Dinas Perindagnaker Rahmad Fadli, mengatakan :
" bahwa hari ini merupakan hari terakhir penyaluran komoditi beras premium yang penyaluran nya sebanyak 4 ton beras. 
"Dari 9.800 ton beras yang tersalurkan, hari ini sekitar 4 ton beras akan disalurkan, semoga cukup untuk masyarakat Aceh Tenggara, komoditi beras terdiri dari :

Kemasan 5 kg Rp 56.0000 kemasan 10 kg Rp. 115.000 " sebut Fadli.

Dalam Acara Pantauan lanjutan komoditi beras premium dihadiri oleh :
" Anggota DPRK Dapil III Arnold dan Gerlan, Dandim 0108/Agara Letkol Czy Arya Murdyantoro, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesra Mhd. Ridwan, Lawe Sigala-Gala Ary Syafrizal Arma, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas serta masyarakat setempat. 

(MHD SABRI)

Peras Pemborong Hingga Puluhan Juta, Oknum Ketua RT dan RW Diringkus Tim Sigap Satreskrim Polresta Tangerang



Satreskrim Polresta Tangerang meringkus dua pria berinisial HS (51) dan S (35). Keduanya dibekuk lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan yang disertai ancaman kekerasan kepada pemborong. Ironisnya, HS adalah Ketua Rukun Warga (RW) dan S adalah Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. 

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan, HS dan S ditangkap di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (28/7/2025). 

"HS dan S ditangkap karena diduga memeras penguasaha kontruksi yang sedang mengerjakan pembangunan penambahan ruang kelas di salah satu gedung SMP di Kecamatan Curug," kata Arief, Selasa (29/7/2025). 

Arief melanjutkan, karena lokasi gedung sekolah itu berada di wilayah RT/RW yang kedua tersangka pimpin, pada Senin (28/7/2025), pelaksana kegiatan pembangunan bersilaturahmi kepada kedua tersangka untuk berkoordinasi.

Pada silaturahmi itu, pelaksana kegiatan ditemui oleh tersangka HS dan S, serta seorang pria berinisial M yang mengaku pengurus organisasi kepemudaan kelurahan setempat. Para tersangka kemudian meminta uang sejumlah Rp 30 juta kepada pelaksana proyek pembangunan. 

"Para tersangka meminta uang yang mereka sebut uang koordinasi, yang apabila tidak diberi, maka pelaksana proyek tidak diberi akses jalan menuju sekolah yang akan dibangun," ucap Arief. 

Pelaksana kegiatan pun kemudian terpaksa menyanggupi permintaan itu. Hal itu karena apabila akses tidak diberikan, maka distribusi bahan material bangunan akan mengalami kendala. Namun, karena merasa dirugikan, pelaksana proyek melaporkan pemerasan itu ke polisi. 

Mendapatkan laporan, Tim Patroli Sigap atau Patroli Antisipasi Gangguan Premanisme bentukkan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah langsung menindaklanjuti. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, tim meringkus kedua tersangka. 

"Hari Selasa (29/7/2025), dilakukan gelar perkara guna mengumpulkan fakta-fakta, dan dengan cukupnya alat bukti, status keduanya yakni HS dan S ditetapkan sebagai tersangka," terang Arief. 

Kedua tersangka langsung menjalani pemeriksaan dan penahanan. Keduanya disangkakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun. Dari kasus itu, polisi mengamankan barang bukti uang tunai, telepon genggam, dan satu bundel kuitansi. 

 Arief menerangkan, masih terus mendalami kasus tersebut guna melakukan penyidikan secara tuntas serta untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain.



Red/Toher Sw

Dari Secangkir Kopi, Terjalin Cerita dan Harapan untuk Rokan Hulu



FOKUSKABAR. COM
Rohul– Pagi itu, aroma kopi hangat bercampur suasana kekeluargaan menyambut puluhan wartawan yang hadir di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Rokan Hulu. Senin (28/7/2028), bukan sekadar hari biasa bagi insan pers di Kabupaten Rokan Hulu. 

Di tempat itu, Wakil Bupati Syafaruddin Poti, SH, MM, mengundang mereka bukan untuk konferensi pers resmi, tapi untuk sesuatu yang lebih sederhana dan bermakna: sarapan pagi dan ngopi bareng.
Tak ada sekat. Tak ada podium. Hanya meja bundar, kopi, dan cerita. 

Di sinilah, percakapan berlangsung dari hati ke hati. Tawa dan canda sesekali menyela, namun inti pembicaraan tetap serius: bagaimana membangun Rokan Hulu bersama, dengan peran media sebagai mitra strategis.

"Kami ingin membangun Rokan Hulu. Tapi pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Media punya peran penting, bukan hanya menyampaikan informasi, tapi mengontrol, mengingatkan, bahkan menginspirasi," ujar Syafaruddin yang akrab disapa Safe.

Dalam suasana santai itu, Safe membuka banyak hal. Tentang perhatiannya pada sektor pertanian yang menjadi napas banyak warga Rohul, tentang pelayanan PDAM yang masih belum optimal, infrastruktur yang perlu pembenahan, hingga pelayanan publik yang terus dibenahi. Namun, ada satu hal yang ditekankan berkali-kali olehnya yaitu kepercayaan publik.

"Kalau informasi yang keluar dari pemerintah disampaikan secara objektif oleh media, masyarakat akan lebih percaya. Dan kepercayaan itulah yang jadi pondasi kuat membangun daerah," katanya.

Tak sekadar bicara, Safe juga berjanji akan melibatkan organisasi-organisasi media dalam diskusi bersama Diskominfo. Tujuannya jelas, membangun kerja sama yang sehat antara pemerintah dan media agar komunikasi publik berjalan lebih efektif dan saling mendukung.

"Bukan sekadar kontrak. Ini tentang komunikasi. Kalau hubungan kita baik, maka program pemerintah pun bisa sampai ke masyarakat dengan lebih utuh," tambahnya.

Kegiatan "ngopi bareng" yang awalnya hanya dijadwalkan dua jam, nyatanya berlangsung lebih lama. Diskusi mengalir tanpa tekanan, penuh kejujuran dan kehangatan. Seorang jurnalis senior bahkan menyebut momen ini sebagai bentuk keterbukaan yang jarang terjadi.

"Bicara seperti ini, dengan suasana yang cair dan tidak formal justru lebih bermakna. Kita jadi bisa menyampaikan unek-unek dan saran tanpa rasa sungkan. Ini bukan cuma pertemuan, ini awal dari sinergi yang tulus," ujarnya.

Menutup pertemuan, Safe mengajak seluruh wartawan untuk foto bersama. Sebuah simbol dari komitmen bahwa pemerintah dan media bisa berjalan berdampingan, saling percaya, dan saling menguatkan.



"Kadang, membangun hubungan yang kuat tidak butuh ruangan besar atau acara megah. Cukup secangkir kopi, niat yang baik, dan obrolan yang jujur," pungkas Syafaruddin dengan senyum.

Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai perwakilan organisasi media seperti GWI, PWI, SPRI, SPI, PWRI, PJI-D, IWO, PPDI, IMO, AWI, PJS, APERSI, serta DPW LSM Korek Riau, juga para wartawan independen yang selama ini setia menjadi penyambung informasi masyarakat. (Kominfo / JK)

 Editor : Wagiran