All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polisi Gerak Cepat, Pelaku Penculikan Anak di Cirebon Diamankan di Hari yang Sama

Cirebon Kota - Kepolisian Resor Cirebon Kota mengungkap kasus penculikan anak yang disertai dugaan kekerasan melalui press relea...

Postingan Populer

Senin, 04 Agustus 2025

Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Dugaan Korupsi di PDAM, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar





Cirebon Kota. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar konferensi pers pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon. Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri Ameli Putra, S.T.K., S.I.K., M.H., di Aula Sanika Satyawada, Senin (4/8/2025).

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari internal PDAM mengenai kejanggalan dalam transaksi keuangan. Berdasarkan penyelidikan, tersangka berinisial ALNK (32), seorang staf keuangan PDAM Kota Cirebon, diduga melakukan penggelapan dan pemalsuan dokumen keuangan yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp3.719.733.781,-.

"Dugaan korupsi ini mencakup penggelapan penerimaan loket pelanggan, pemalsuan specimen tanda tangan direksi untuk pencairan cek, hingga manipulasi rekening koran bank milik PDAM," jelas Kapolres.

Dalam keterangannya. Kapolres menambahkan, kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polres Cirebon Kota dalam mendukung pemberantasan korupsi di wilayah hukum Kota Cirebon.

Modus operandi yang digunakan tersangka antara lain mengurangi setoran tunai dari loket pembayaran pelanggan, memalsukan dokumen transaksi, serta mengalihkan dana perusahaan ke rekening pribadinya. 

Tidak hanya itu, ALNK juga diketahui memindahbukukan dana antar rekening bank milik PDAM dan mengedit data transaksi untuk menutupi tindakannya.

"Yang bersangkutan bahkan membuat laporan harian kas palsu serta melakukan rekayasa rekening koran pada beberapa bank, seperti BJB, BTN, BNI, dan Mandiri. Hasil kejahatan ini digunakan untuk aktivitas investasi di platform trading ilegal seperti Binomo dan Stockity," ungkap Kasat Reskrim AKP Fajri Ameli Putra.

Hingga saat ini, Polres Cirebon Kota telah memeriksa sedikitnya 20 saksi dari internal PDAM maupun pihak perbankan. Barang bukti yang berhasil disita meliputi dokumen cek, slip gaji, print out rekening koran yang telah dimanipulasi, perangkat komputer milik tersangka, serta voucher transaksi fiktif.

"Tersangka akan dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 8 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," tambah Kasat Reskrim.

Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat, termasuk aktor intelektual atau pihak yang turut membantu dalam tindak pidana tersebut. Ia pun mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan internal agar tidak terjadi kasus serupa.

"Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang merugikan keuangan negara. Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjaga integritas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan," tegas Kapolres.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kota, dan penyidik memastikan akan melakukan pendalaman terhadap aliran dana dan penggunaan uang hasil tindak pidana korupsi untuk kepentingan pribadi pelaku.

((Red.)) 

Jalan Sindangkerta-Tawangsari Akan Ditingkatkan Pemerintah Kabupaten Indramayu Lakukan Rekonstruksi



INDRAMAYU, Patroliunit 1.com 
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan rekonstruksi Tanggul Penahan Tanah (TPT) jalan Sindangkerta-Tawangsari di wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan, Senin (04/08/2025).

Detail Proyek: Nilai Kontrak: Rp. 2.155.965.000 (Dua Milyar Seratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah ) Waktu Pelaksanaan: 120 hari kalender dari tanggal mulai 15 Juli 2025, sampai tanggal selesai 11 November 2025. 

 Sumber Dana: APBD Tahun 2025, dikerjakan oleh Penyedia Jasa: CV. Karya Agung Gumilar, Manfaat Proyek: Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dan Meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.




Sementara itu, menurut Waskadi Kuwu Desa Sukasari yang sedang meninjau arena lapangan kerja sempat diminta Konfirmasi oleh media patroliunit 1.com - menyatakan'' Saya Kuwu Desa Sukasari sekarang terimakasih kepada Bupati Indramayu Lucy Kakim dan Wakilnya H.Syaefudin yang sudah merespon keinginan warga masyarakat Sukasari, untuk pembangunan jalan Sukasari sekarang Alhamdulillah sedang dikerjakan ,sementara ini kerjakan Tanggul Penahan Tanah dulu, (TPT) sesudah selesai bangunan TPT selanjutnya Pembangunan Cor Beton, diperkirakan Perencanaan 11 November 2025, yang kurang lebih dengan panjang 1 KM lebih , itu saja yang saya sampaikan kepada DPUPR , Pemkab Indramayu yang sudah mengupayakan, 
Harapan kami seperti itu, ada perubahan ke depan, Bapak lucky hakim , Bapak h. Saefudin bisa memperhatikan perbaikan jalan yang sudah mengupayakan, yang jelas tahun ini diharapkan kami lebih cepat dan lebih baik.diharapkan kami lebih cepat,'' jelasnnya Waskadi Kuwu Desa Sukasari. ( Atin Supriatin )

PKS Indramayu Resmikan Gedung Baru DPTD, Simbol Kesiapan Menuju Masa Depan Politik yang Lebih Kuat



INDRAMAYU sergaptarget.comDalam semangat membangun fondasi partai yang solid dan berorientasi masa depan, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Indramayu meresmikan Gedung Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) pada Minggu (3/8/2025). Peresmian yang berlangsung di Aula lantai dua gedung baru tersebut menjadi momentum strategis dalam penguatan struktur organisasi partai di tingkat daerah.

Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Indramayu, H. Riswa, M.Pd.I*, dan turut dihadiri tokoh-tokoh penting PKS, seperti Ketua DPW PKS Jawa Barat *Dr. H. Haru Suandharu*, Presiden PKS *Dr. H. Al Muzzammil Yusuf*, dan Ketua Majelis Syuro PKS H. Moh. Sohibul Iman, Ph.D. Kehadiran jajaran elit PKS tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan PKS Indramayu.

Dalam sambutannya, H. Riswa menyatakan bahwa peresmian gedung ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi tonggak penting dalam mewujudkan infrastruktur partai yang modern dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Gedung ini akan menjadi pusat penggerak aktivitas partai. Kami ingin menunjukkan bahwa PKS Indramayu serius membangun organisasi yang kokoh, profesional, dan terus hadir melayani masyarakat," ungkapnya.

Tokoh-Tokoh Kunci Hadir
Selain para tamu dari tingkat pusat dan provinsi, peresmian ini juga dihadiri oleh jajaran struktural PKS Indramayu, seperti Ketua MPD Tauhid, Ketua DED *Munandar, S.Sos.I,Bendahara DPD *Ir. H. Didi Mujahiri*, Sekretaris DPD Subki, S.Pd.I, dan Kabid Kaderisasi Darsono, S.Pd.

Acara berjalan khidmat dan penuh antusiasme. Para tamu diajak berkeliling gedung, menyaksikan langsung fasilitas dan ruangan yang disiapkan untuk mendukung kegiatan partai, mulai dari ruang rapat hingga pusat koordinasi kaderisasi.

Misi yang Terus Bergerak
Peresmian gedung ini menjadi rangkaian dari sejumlah agenda strategis PKS Indramayu. Sebelumnya, mereka telah sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk menetapkan kepengurusan periode 2025–2028. Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian nasional, dengan kehadiran Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jabar VIII, Dr. Hj. Netty Prasetiyani.

Selain penguatan struktur organisasi, PKS Indramayu juga aktif menggelar kegiatan sosial dan kemasyarakatan, sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

Melangkah Pasti ke Masa Depan
"Peresmian ini adalah langkah strategis. Kami ingin menjadikan PKS sebagai rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin membangun bangsa," tambah H. Riswa.

Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan pusat, PKS Indramayu kini siap menatap masa depan politik daerah dengan optimisme tinggi. Gedung DPTD bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol kebangkitan, kesiapan, dan keseriusan PKS dalam melayani dan menampung aspirasi masyarakat Indramayu.
(Asep Yana Supriadi)

Tersangka Curanmor yang Viral di Cisoka Ngaku Sudah Tiga Kali Beraksi, Terancam 7 Tahun Penjara



Para tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang videonya viral di Kampung Secang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/7/2025), mengaku sudah tiga kali beraksi di wilayah Cisoka. 

"Berdasarkan keterangan dari para tersangka, mengaku sudah tiga kali melakukan aksi curanmor. Dua kali di daerah Cempaka dan satu kali di Kampung Secang, yang juga di Kecamatan Cisoka. Yang kemudian videonya viral," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah saat memberikan keterangan kepada wartawan didampingi Kapolsek Cisoka Iptu Anggio Pratama, Senin (4/8/2025). 

Indra Waspada menambahkan, modus para tersangka melakukan aksi pencurian adalah dengan merusak slot kontak motor menggunakan kunci letter T. Motor hasil kejahatan, lanjut Indra Waspada, dijual kepada seseorang yang saat ini masih dalam pengejaran. 

"Uang hasil penjualan motor yang diduga hasil kejahatan digunakan para tersangka untuk kebutuhan sehari-hari," ucap Indra Waspada. 

Indra juga menyebut, salah seorang tersangka masih berstatus di bawah umur, yakni berusia 17 tahun. Indra Waspada menyesalkan adanya tersangka di bawah umur, apalagi peran tersangka di bawah umur itu adalah eksekutor curanmor. 

"Para tersangka disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, dengan anaman pidana maksimal 7 tahun penjara," tandas Indra Waspada.



Red/Tim

Wali Kota Cirebon : RPJMD adalah Kompas Pembangunan Daerah


Kota Cirebon – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo didampingi Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati dan Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka persetujuan/pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon Tahun 2025–2029, Senin (4/8/2025) . 

RPJMD Kota Cirebon 2025–2029 disusun melalui proses panjang dan partisipatif. Mulai dari Forum Konsultasi Publik, Musrenbang RPJMD, hingga fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan harmonisasi dengan Kanwil Kemenkumham. Dokumen ini juga telah melalui reviu Inspektorat Daerah, sebagai wujud sinergi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pengesahan RPJMD ini bukan sekadar akhir dari proses teknokratis, melainkan awal dari komitmen kolektif antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat. 

“Hari ini bukan sekadar menandai tuntasnya sebuah dokumen perencanaan, tetapi merupakan titik temu antara aspirasi, logika perencanaan, dan kesungguhan untuk mewujudkan masa depan Kota Cirebon yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, RPJMD adalah kompas pembangunan daerah, yang memandu langkah dalam menghadapi dinamika zaman, tuntutan masyarakat, serta arah kebijakan nasional dan provinsi. 

"Tahap ini merupakan penjabaran awal dari RPJPD Kota Cirebon 2025–2045, sekaligus pondasi pembangunan kota yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan," lanjutnya.

RPJMD ini memuat visi besar Kota Cirebon yakni “Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman, dan Berkelanjutan Tahun 2029.” Visi tersebut dirangkum dalam frasa "SETARA BERKELANJUTAN", yang mencerminkan semangat inklusivitas dan tanggung jawab antargenerasi dalam pembangunan kota.

Lebih lanjut, Wali Kota memaparkan lima misi utama pembangunan yang menjadi pilar RPJMD ini, antara lain peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, perbaikan tata kelola pemerintahan, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya dan sosial kemasyarakatan. 

“Kami ingin menghadirkan pemerintahan yang tidak hanya bekerja keras, tapi juga cerdas, bersih, dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Keberhasilan implementasi RPJMD, menurutnya, akan sangat bergantung pada sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah. Untuk itu, seluruh Renstra OPD akan diselaraskan dengan RPJMD dan dijabarkan dalam RKPD tahunan. “Tidak akan ada program atau kegiatan yang berjalan tanpa pijakan arah pembangunan jangka menengah,” katanya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen untuk menjadikan persetujuan RPJMD ini sebagai momentum moral dan politik pembangunan. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Cirebon atas kerja keras dan sinerginya dalam menyepakati dokumen penting ini,” tutupnya.

Dengan disetujuinya RPJMD 2025–2029, Kota Cirebon kini memiliki arah pembangunan yang lebih terukur dan responsif terhadap tantangan masa depan, seperti krisis iklim, disrupsi teknologi, dan tekanan sosial-ekonomi global.
(Denny Krisnara)