All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Kabar Baik.Pemerintah Indramayu Akan Memulai PembangunanRekonstruksi, 4 Ruas Jalan Rusak Parah Siap COR BETON

INDRAMAYU- Kabar baik bagi warga Indramayu. Mulai pekan depan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan memulai pembangunan atau reko...

Postingan Populer

Kamis, 21 Agustus 2025

Tindaklanjuti Laporan Masyarakat, Polsek Cisoka Razia Depot Jamu, 122 Botol Miras Disita



Aparat Polsek Cisoka Polresta Tangerang bersama Satpol PP Kecamatan Cisoka merazia depot jamu di Jalan Cisoka Megu tepatnya di Kampung Lombang, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/8/2025) malam. 

Kapolsek Cisoka Iptu Anggio Pratama mengatakan, razia itu merupakan respons cepat atas adanya aduan atau laporan dari masyarakat. Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

"Kami bersama Satpol PP yang merupakan unsur pemerintah daerah, melaksanakan razia dengan sasaran depot jamu yang diduga menjual minuman keras ilegal," kata Anggio. 

Dikatakan Anggio, depot jamu yang dirazia kedapatan menjual minuman keras tanpa izin. Setelah dilakukan pemeriksaaan, ditemukan sebanyak 122 botol minuman keras berbagai jenis dan merek. Selanjutnya, minuman keras dan penjaga depot dibawa ke Polsek Cisoka untuk dimintain keterangan dan dilaksanakan pembinaan. 

"Dari hasil interogasi penjaga depot jamu, pengakuannya, bahwa depot jamu baru buka sekitar seminggu yang lalu," terang Anggio. 

Anggio menambah, pelaksanaan razia itu untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana akibat pengaruh minuman keras. Kata Anggio, penanggulangan penyakit masyarakat (pekat) dilakukan bersama dengan unsur pemerintah daerah.



Red/Toher Sw

Jembatan Diponegoro Hasil TMMD Di Wonogiri Secara Resmi Dapat Dilalui

Wonogiri - Setelah mejalani selama 30 hari, anggota Kodim 0728/Wonogiri beserta warga masyarakat Desa Boto, Kecamatan Jatipuro bergotong-royong bersama-sama dalam mensukseskan program TMMD Tahap III TA 2025 Kodim 0829/Wonogiri. 

Kamis, (21/08/2025), kegiatan TMMD yang merampungkan beberapa sasaran fisik tersebut secara resmi ditutup.

Penutupan ditandai dengan pemotongan pita dilokasi pengerjaan TMMD serta penandatanganan prasati jalan dan jembatan oleh Dandim 0728/Wonogiri yang disaksikan jajaran Forkopimda Wonogiri dan Forkopincam Jatiroto serta warga masyarakat Desa Boto. 

Usai diresmikan, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono disaksikan jajaran Forkopimda, Forkopincam Jatiroto serta warga masyarakat sekitar memberikan nama jembatan yang baru diresmikan dengan nama Jembatan Diponegoro. 

Dandim 0728/Wonogiri berharap dengan selesainya jembatan dan jalan penghubung antar Dusun tersebut, akses menuju objek vital bisa ditempuh lebih cepat,aman dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan ini mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan yang ada di daerah, seperti membuka akses jalan dusun maupun desa yang tadinya terisolasi sehingga menjadi terbuka ", ujarnya.

Dana sebesar Rp 844.000.000,- yang terdiri dari APBD Provinsi Jateng Rp. 169.000.000,- dan APBD Kabupaten Wonogiri Rp. 675.000.000,- merampungkan jembatan sepanjang 5.80 Meter lebar 5 Meter dan tinggi 4.5 meter, beton rabat jalan sepanjang 955 meter, gorong gorong dan talud sebanyak tiga titik, gorong gorong terjunan satu titik, talud empat titik dan talud sayap kanan kiri jembatan. 

Penulis : Arda 72

Dandim 0728/Wonogiri Secara Resmi Menutup TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2025

Wonogiri - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap III Tahun Anggaran 2025 Kodim 0728/Wonogiri resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Nota penutupan program ditandai upacara sekaligus penandatanganan naskah oleh Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. didampingi jajaran Forkopimda Wonogiri, bertempat di lapangan Desa Boto Kecamatan Jatiroto, Kamis, (21/08/2025).

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Program TMMD Reguler ke-125 tahun 2025 ini mengusung Tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah".

Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah bahwa penyelenggaraan program TNI Manunggal Membangun Desa ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI-Rakyat bersama Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka menciptakan ketahanan nasional yang tangguh.

TMMD juga merupakan program kerja sama yang terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) bersama Pemerintah Daerah yang memadukan program masing-masing instansi, dalam rangka percepatan pembangunan di daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung penguatan aspek pertahanan dengan kriteria sasaran yang difokuskan daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin,terisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena dampak akibat bencana alam.

Pangdam berharap, seluruh hasil yang telah dicapai tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan saya menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini akan dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang.

Penulis : Arda 72

Rabu, 20 Agustus 2025

Bupati Rohul Anton Segera Optimalkan Pasar Modern


Pasir Pengaraian Buserpolkrim.com
Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, ST, MM memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor), terkait pemanfaatan Pasar Modern yang akan dikembangkan sesuai dengan kategorinya, kegiatan dilaksanakan di ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, Rabu (20/8/2025).
Dalam Kesempatan itu, Bupati Anton menjelaskan, bahwa aset milik Pemda berupa Pasar Modern yang terletak di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Rokan Hulu Jaya (RHJ), ke depan akan dioptimalkan pemanfaatannya.
Hal ini mengingat masih banyak ruang (space) di bangunan tersebut yang belum digunakan secara maksimal.
"Pasar Modern ini akan kita tata ulang. Posisi perdagangan akan diatur kembali sesuai jenisnya sehingga lebih tertib dan memudahkan masyarakat berbelanja serta bertransaksi,"ujarnya.
Anton menambahkan, Rencana pemanfaatan gedung Pasar Modern yang memiliki tiga lantai itu nantinya dipungsikan sesuai dengan kategorinya.
Antara lain, lantai 1 akan digunakan sebagai area perkantoran, lantai 2 dimanfaatkan untuk perhotelan, sementara lantai 3 akan difokuskan untuk pusat kuliner dan kegiatan usaha lainnya.
Bupati juga menegaskan setiap kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspek hukum. Apabila dalam perubahannya menimbulkan keraguan hukum, maka segera lakukan koordinasi dengan BPKP agar langkah yang diambil benar-benar bijak dan tepat.
Anton berharap, dengan pengelolaan yang baik dan profesional, Pasar Modern ini nantinya dapat menarik lebih banyak pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohul.
Turut hadir dalam Rakor tersebut Asisten II Setda Rohul Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, Kepala BPKAD El Bizri, Kepala Bapenda Margono, Kepala Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Perkim Desmadiana, Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai, Direksi Keuangan RHJ Husni Budiman, Kabag Hukum H. Erinaldi, SH, MH, serta Kabag Ekonomi Quspedra Aflah, S.Sos, M.IP
(Sumber : MC/ADV/Kominfo)

(EPI.B)

Warga Temukan Penghuni Kontrakan Sudah Meninggal, Polsek Tigaraksa Bawa Jenazah ke RS



Warga di Desa Margasari, RT 03/03, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dikagetkan dengan ditemukannya penghuni kontrakan yang sudah tidak bernyawa, Rabu (20/8/2025), sekitar jam setengah 12. 

Korban berinisial DR (41), berjenis kelamin perempuan. Peristiwa itu pun langsung dilaporkan warga ke Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang. Polisi yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan penyisiran. 

"Telah ditemukan adanya orang meninggal dunia di dalam kontrakan," kata Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana. 

Made menerangkan, awal peristiwa itu diketahui saat saksi pemilik kontrakan hendak mengantarkan jamu yang rutin dipesan korban setiap pagi. Kata Made, saat pemilik kontrakan mengetuk pintu beberapa kali, tidak terdengar adanya jawaban. 

"Setelah itu karena pintu kontrakan tidak dikunci, saksi atau pemilik kontrakan membukanya dan melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup," terang Made. 

Polsek Tigaraka yang datang bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang melaksanakan cek TKP. Hasil dari pemeriksaan TKP dan pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan adanya luka-luka atau tanda-tanda kekerasan fisik.



"Dari keterangan para saksi-saksi bahwa korban sering mengeluh sakit dada, diabetes, jantung. Terakhir saksi melihat korban pada hari Selasa, (19/8/2025) diwarung membeli obat, sambil mengeluh penyakit yang dideritanya," beber Made. 

Ditambahkan Made, semasa hidup, korban tinggal sendiri di kontrakan itu. Sedangkan suami korban kerja di luar kota dan pulang seminggu sekali. 

Petugas Polsek Tigaraksa kemudian berupaya menghubungi keluarga korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja guna penanganan lebih lanjut.



Red/Toher Sw