All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Anak Korban yang Tenggelam di Kali Kriyan Akhirnya Ditemukan di Muara

Cirebon Kota – Peristiwa tenggelam yang merenggut nyawa seorang anak akhirnya menemukan titik terang pada Rabu (06/05/2026) puku...

Postingan Populer

Jumat, 26 September 2025

Polsek Mauk Polresta Tangerang Tangkap 5 Orang Pemerkosa Anak di Bawah Umur


Unit Reskrim Polsek Mauk Polresta Tangerang meringkus 5 orang atas kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Kelimanya masing-masing berinisial ZA (17), N (18), AF (19), MF (22) dan MB (24).

Kelimanya mengakui telah melakukan perbuatan pemerkosaan dan pencabulan kepada seorang gadis yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP. 

 "Para tersangka ditangkap di lokasi berbeda-beda," kata Kapolsek Mauk AKP Subarjo, Jumat (26/9/2025). 

Subarjo mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar jam setengah satu dini hari di sebuah lapangan di Desa Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. 

Dikatakan Subarjo, awalnya korban dijemput oleh salah seorang pria yang diduga pacar dari korban ke tempat tongkrongan. Namun korban ditinggal di tempat tongkrongan karena pria yang diduga pacar korban dihubungi orang tuanya untuk pulang. 

Kemudiannya, korban dibawa ke areal lapangan oleh para tersangka. Di lokasi itu, korban dicekoki minuman keras hingga korban mabuk dan lemas. Pada saat itulah para tersangka memperkosa dan mencabuli korban secara bergantian. 

"Setelah itu, korban ditinggal begitu saja oleh para tersangka di lokasi," terang Subarjo. 

Besok harinya, orang tua korban mendapat informasi bahwa korban tergeletak lemah di lokasi. Oleh warga, korban diantar ke rumah neneknya. Kepada orang tua dan neneknya, korban lalu menceriakan peristiwa yang dialaminya. 

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat melakukan penyeleidikan. Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Setelah dilakukan pemeriksaaan, polisi mengidentifikasi para tersangka termasuk keberadaan mereka. Lalu pada Jumat (12/9/2025), para tersangka akhirnya berhasil diringkus. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka dijerat Pasal 81 juncto Pasal 81 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.



Red/Toher Sw

Pemerintah Desa Pemandang Menggelar Rembug stunting Penyusunan rencana kerja pemerintah Desa Pemandang (RKP Desa) 2026




Pemandang, Rokan Hulu,Riau,Buserpolkrim. Com
Pemerintah Desa Pemandang menggelar Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2026 di ruangan kantor Desa pemandang kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu,Jum'at, 26 september 2025

Hadir dalam acara tersebut, kepala Desa beserta stafnya, pendamping dari kecamatan Rokan IV koto, BPD, Kadus, Rw, Rt, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh kader KPM serta kader Posyandu juga turut serta bidan Desa

Acara dibuka oleh Kepala Desa Pemandang Nico Afrizal, saat do konfirmasi awak media , Kepala Desa menekankan pentingnya rembug ini sebagai forum penyatuan langkah, RKP Desa 2026 harus kita arahkan untuk mendukung program nasional pencegahan stunting, karena ini menyangkut masa depan generasi kita," ujarnya.




Materi pertama disampaikan oleh Pendamping Desa Kecamatan Rokan IV Koto, Bapak Jaeni, yang memaparkan strategi intervensi stunting melalui penganggaran desa.

Intervensi tidak hanya soal kesehatan, tapi juga perbaikan sanitasi, pendidikan gizi, dan pemberdayaan keluarga.Semua ini harus diintegrasikan dalam RKP Desa.

Beliau  menekankan pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Gizi yang cukup, pola makan seimbang, dan pola asuh yang baik harus dimulai sejak ibu hamil. Desa perlu mendukung melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita berisiko stunting.

Forum rembuk ini menghasilkan komitmen bersama untuk mengalokasikan anggaran desa 2026 pada program-program penanganan stunting, termasuk PMT, edukasi gizi, dan peningkatan fasilitas kesehatan desa.

Dengan langkah ini, Desa pemandang berharap mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Adapun acara tersebut dimoderatori oleh Kader Pembangunan Masyarakat (KPM).Kemudian dari rembuk stunting tersebut didapatkan hasil berupa penyampaian mengenai data stunting tahun ini di Desa pemandang, upaya kader kesehatan desa dalam mensikapi dan meberikan bantuan, motivasi, dan informasi penting kepada keluarga balita stunting serta usulan-usulan untuk tahun 2026 yang akan datang diantaranya yaitu pengadaan alat ukur tinggi badan pada Baduta, pengadaan posyandu remaja, dan pengadaan PMT Tambahan.

Harapan kami bersama kepala desa kepada seluruh kader yang terpilih kedepannya agar lebih baik lagi, dalam hal pendataan dan memberi pemahaman kepada seluruh masyarakat " Harapanya


(EPI.B)

Peringati Hari Tani Nasional 2025, Bupati Imron Ajak Petani Tingkatkan Produktivitas Padi

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mengajak para petani untuk terus meningkatkan produktivitas padi sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional, seiring dengan momentum peringatan Hari Tani Nasional 2025.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri panen raya padi di lahan seluas 20 hektare di Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jumat (26/9/2025).

“Petani adalah pahlawan sejati yang telah berjuang di garis depan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi kita semua. Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya mengucapkan selamat Hari Tani Nasional,” kata Imron.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian dan masuk dalam program strategis nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.

Karena itu, pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai kebutuhan petani.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan strategis berupa benih unggul hingga pupuk subsidi, yang perlu dimanfaatkan secara maksimal agar produksi terus meningkat.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai lumbung padi yang tangguh,” ucapnya menambahkan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menambahkan bahwa hasil panen padi tahun ini menunjukkan capaian melampaui target.

Dari target panen 183 ribu ton pada 2025, realisasi sudah mencapai 245 ribu ton.

“Artinya, kita surplus sekitar 63 ribu ton. Ini menunjukkan produksi padi di Kabupaten Cirebon dalam kondisi aman,” kata Deni.

Ia menjelaskan, keberhasilan itu didukung penerapan masa tanam tiga kali (MT3) dalam setahun berkat bantuan irigasi dan pompa air dari pemerintah pusat.

Padahal sebelumnya, petani hanya bisa menanam dua kali setahun.

“Program ini sesuai arahan Kementerian Pertanian, agar tahun 2025 petani bisa melakukan tiga kali tanam dalam setahun,” ujarnya.

Deni menambahkan, persoalan ketersediaan pupuk sebenarnya tidak lagi menjadi masalah, karena distribusi saat ini sudah lebih sederhana.

Petani cukup mendaftar melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menggunakan KTP, untuk bisa mendapatkan pupuk subsidi.

“Pupuk tidak langka, pemerintah sudah menjamin ketersediaan. Hanya saja ada sebagian petani yang belum melaporkan kebutuhannya, sehingga terjadi kendala administrasi,” katanya.

Ia memastikan, pemerintah juga telah menyiapkan bantuan benih padi untuk masa tanam 2026 yang akan mulai dilakukan pada Oktober mendatang. (Cephy)

Penerimaan Prajurit TNI AD, Dandim 0735/Surakarta Tegaskan Tidak Di Pungut Biaya (Gratis)

Surakarta - TNI AD kembali memanggil Generasi Muda Kota Surakarta , Dandim 0735/Surakarta tegaskan Pendaftaran Prajurit TNI AD Gratis dan Tidak Dipungut Biaya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. disaat menggelar Podcast bertajuk "Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD Tahun 2025", di Radio RRI Surakarta Pro 4 FM, bertempat di Kantor RRI Surakarta, kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Jumat (26/9/25).

"Dipastikan, penerimaan maupun pendaftaran sebagai prajurit TNI AD adalah gratis atau tanpa ada pungutan biaya apapun. Penerimaan prajurit TNI AD merupakan program kerja dari bidang personel khususnya penyedia tenaga" tegas Dandim.

"Untuk waktu sekarang ini, penerimaan Tamtama Prajurit Karier TNI AD khusus laki-laki. Penerimaan Tamtama dalam satu tahun ada 3 (tiga) gelombang, di awal tahun 2025 dan sekarang ini gelombang ketiga dan untuk penerimaan Bintara Prajurit Karir saat ini gelombang kedua,"tutur Dandim.

"Rekrutmen prajurit TNI AD terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara gratis dan tanpa memungut biaya sepeser pun. Hal ini bertujuan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya, khususnya bagi generasi muda yang ada di seluruh Indonesia, termasuk generasi muda di Kota Surakarta untuk bergabung dengan TNI AD dan mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara", tambahnya.

"Rekrutmen ini gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin memastikan bahwa siapa saja yang memiliki potensi, kemampuan, dan niat baik untuk melayani negara dapat ikut serta tanpa hambatan biaya apa pun," jelas Dandim.

Dandim juga menyampaikan beberapa perubahan batas usia yang sebelumnya Maksimal 23 Tahun menjadi 24 Tahun pada saat buka pendidikan, dan tinggi badan Bintara menjadi 163 cm dan Tamtama 158 cm. Di situs website resmi TNI AD https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ calon peserta dapat mengakses informasi lengkap tentang persyaratan dan tahapan seleksi.

Di akhir acara, Dandim 0735/Surakarta memberikan Tips jitu pentingnya berdo'a kepada Tuhan YME dan  mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan baik, serta  juga menekankan bahwa TNI AD tidak hanya mencari individu yang kuat secara fisik, tetapi juga mereka yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan tinggi.

"Mari anak anak muda di Kota Surakarta ayo mendaftar untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD, Gratis..Tis..Tis..," pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72

Tekan Laju Inflasi, Pemkab Cirebon Gelar GPM di Desa Orimalang

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan rutin ini sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program rutin yang digelar di tiap kecamatan sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan membantu masyarakat membeli harga pangan yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar pada umumnya,” katanya.

Menurut dia, program ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga, namun juga sebagai upaya pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan pangan tetap stabil di Kabupaten Cirebon.

“Harapannya, masyarakat tidak sampai mengalami kekurangan pangan, sehingga keseimbangan pangan di wilayah Kabupaten Cirebon tetap terjaga,” ujar Sudiharjo.

Ia menambahkan, keberadaan program ini diharapkan dapat menjadi instrumen pengendali inflasi, khususnya dari sektor pangan, yang menjadi salah satu faktor dominan dalam pembentukan angka inflasi daerah.

Sementara itu, Camat Jamblang, Carsono, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di kecamatan lainnya, agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih, khususnya kepada DKPP, karena kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama di tengah situasi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif,” kata Carsono. (Cephy)