All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Anak Korban yang Tenggelam di Kali Kriyan Akhirnya Ditemukan di Muara

Cirebon Kota – Peristiwa tenggelam yang merenggut nyawa seorang anak akhirnya menemukan titik terang pada Rabu (06/05/2026) puku...

Postingan Populer

Jumat, 26 September 2025

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong UMKM Perikanan Naik Kelas Lewat Sosialisasi dan Kurasi Produk






KABUPATEN CIREBON — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan Sosialisasi dan Kurasi Produk dalam Rangka Peningkatan Akses Pemasaran Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aula DKPP Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung visi dan misi Bupati Cirebon, yaitu mewujudkan masyarakat yang maju melalui pengembangan potensi daerah.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan melalui pembinaan branding digital, legalitas usaha, dan inovasi kemasan agar produk siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Sudiharjo.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu perwakilan dari Direktorat Pemasaran Ditjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memaparkan mekanisme kurasi produk UMKM perikanan, serta dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon yang memberikan materi penguatan branding digital melalui media sosial.

Sudiharjo menekankan pentingnya identitas produk, legalitas, dan kemasan yang menarik. Menurutnya, identitas yang jelas memudahkan produk dikenali, legalitas usaha menjamin keamanan konsumen, dan kemasan yang baik menjadi daya tarik pertama di pasar.

Ia berharap hasil kurasi yang dilakukan dapat menjadi tolok ukur peningkatan mutu produk UMKM perikanan di Kabupaten Cirebon, sehingga mampu menembus pasar modern, platform digital, hingga pasar ekspor.

Acara ditutup dengan penyampaian materi narasumber dan sesi diskusi interaktif bersama peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan ekosistem usaha perikanan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Cephy)

Bupati Imron Dorong Festival Literasi Jadi Agenda Rutin di Kabupaten Cirebon


KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mendorong agar Festival Literasi yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus)Kabupaten Cirebon dijadikan agenda rutin untuk menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Festival Literasi perdana di Gedung Perpustakaan Daerah, Sumber, Rabu (24/9/2025).

Menurut Imron, membaca merupakan dasar pokok dalam kehidupan, karena menjadi pintu masuk bagi lahirnya ilmu dan perubahan pola pikir masyarakat.

“Kalau bisa kegiatan ini diadakan satu atau dua kali dalam setahun, supaya anak-anak terbiasa datang ke perpustakaan dan membaca hingga menjadi budaya,” katanya.

Ia menegaskan, berbagai program pembangunan seperti peningkatan ekonomi, kesejahteraan, dan keamanan tidak akan tercapai tanpa masyarakat yang terbiasa membaca.

Ia mengingatkan bahwa wahyu pertama dalam Islam, yakni perintah ‘Iqra’ atau membaca, menjadi dasar penting bagi umat untuk terus belajar.

“Membaca merupakan aktivitas memperoleh informasi, tetapi menjadi jalan lahirnya pola pikir kritis untuk menjawab persoalan hidup,” ujarnya.

Imron berharap, kebiasaan membaca sejak dini dapat membentuk generasi berilmu yang siap membawa Kabupaten Cirebon maju, sekaligus ikut mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

“Anak-anak kita yang sekarang masih duduk di bangku SD dan SMP, kelak 20 tahun lagi akan melanjutkan kita semua. Mereka harus dibekali ilmu sejak dini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disarpus Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin, menyampaikan festival tersebut merupakan yang pertama kali digelar di daerahnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan Bupati Imron agar Festival Literasi digelar secara berkelanjutan.

Selain itu, lanjut Fery, penyelenggaraan festival tersebut diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan literasi, serta tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Insyaallah kami upayakan bisa rutin, karena kegiatan ini memberi manfaat besar bagi peningkatan budaya literasi dan kegemaran membaca masyarakat,” kata Fery. (Cephy))

Bupati Buka Turnamen Dandim Cup II, Wabup Jigus: Ajang Sportivitas dan Pencetak Bibit Atlet Muda


KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Dandim Cup II di Kabupaten Cirebon, Kamis (25/9/2025).

Turnamen yang digelar oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.

Dalam sambutannya, Wabup Jigus sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah menyelenggarakan turnamen ini.

Menurutnya, sepak bola bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan, terutama di kalangan generasi muda.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wahana untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menanamkan nasionalisme,” kata Jigus.

“Melalui sepak bola, kita bisa membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan bersemangat juang dengan nilai yang sejalan dengan jiwa TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, bermain dengan semangat persaudaraan, dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang lebih penting adalah kebersamaan dan semangat yang kita bangun bersama melalui kegiatan ini,” ucapnya.

Jigus berharap turnamen ini berjalan lancar, aman, dan mampu melahirkan bibit atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di level lebih tinggi.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, menjelaskan bahwa turnamen Dandim Cup II digelar pada 25 September hingga 11 Oktober 2025.

Ajang ini diikuti oleh 16 tim sepak bola yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Bandung hingga Jawa Tengah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit atlet sepak bola. Kami ingin turnamen ini memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” jelas Yusron.

Menurutnya, Dandim Cup telah menjadi agenda rutin. Setelah sukses pada gelaran pertama, tahun ini diharapkan turnamen kedua bisa memberikan energi baru bagi perkembangan sepak bola lokal, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwilayah.

“Kami berharap turnamen ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. (Cephy)

Penerimaan Prajurit TNI AD, Dandim Wonogiri Tegaskan Tidak Di Pungut Biaya (Gratis)

Wonogiri - TNI AD kembali memanggil Generasi Muda Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri tegaskan Pendaftaran Prajurit TNI AD Gratis dan Tidak Dipungut Biaya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono disaat menggelar Podcast bertajuk "Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD Tahun 2025", di Radio Giri Swara 94 FM Wonogiri, Jumat (26/9/25).

"Dipastikan, penerimaan maupun pendaftaran sebagai prajurit TNI AD adalah gratis atau tanpa ada pungutan biaya apapun. Penerimaan prajurit TNI AD merupakan program kerja dari bidang personel khususnya penyedia tenaga" tegas Dandim.

"Untuk waktu sekarang ini, penerimaan Tamtama Prajurit Karier TNI AD khusus laki-laki. Penerimaan Tamtama dalam satu tahun ada 3 (tiga) gelombang, di awal tahun 2025 dan sekarang ini gelombang ketiga dan untuk penerimaan Bintara Prajurit Karir saat ini gelombang kedua," ungkap Perwira Dua Melati Emas ini.

"Rekrutmen prajurit TNI AD terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara gratis dan tanpa memungut biaya sepeser pun. Hal ini bertujuan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya, khususnya bagi generasi muda yang ada di seluruh Indonesia, termasuk generasi muda di Kabupaten Wonogiri untuk bergabung dengan TNI AD dan mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara", tambahnya.

"Rekrutmen ini gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin memastikan bahwa siapa saja yang memiliki potensi, kemampuan, dan niat baik untuk melayani negara dapat ikut serta tanpa hambatan biaya apa pun," jelas Dandim.

Dandim juga menyampaikan beberapa perubahan batas usia yang sebelumnya Maksimal 23 Tahun menjadi 24 Tahun pada saat buka pendidikan, dan tinggi badan Bintara menjadi 163 cm dan Tamtama 158 cm. Di situs website resmi TNI AD https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ calon peserta dapat mengakses informasi lengkap tentang persyaratan dan tahapan seleksi.

Di akhir acara, Dandim 0728/Wonogiri memberikan Tips jitu pentingnya berdo'a kepada Tuhan YME dan  mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan baik, serta  juga menekankan bahwa TNI AD tidak hanya mencari individu yang kuat secara fisik, tetapi juga mereka yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan tinggi.

"Mari anak anak muda di Kabupaten Wonogiri, ayo mendaftar untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD," pungkas Letkol Edi. 

Penulis : Arda 72

Sambangi Pos Kamling, Babinsa Ajak Warga Aktif Menjaga Kamtibmas

Wonogiri - Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Kodim 0728/Wonogiri terus menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Salah satunya adalah bersinergi dengan Linmas dan Ormas, dimana Babinsa dari Koramil 03/Ngadirojo Serda Ali Maksum, secara rutin melaksanakan pengecekan langsung ke Pos kampling yang berada diwilayah binaan.

Dalam sambang tersebut Serda Ali Maksum menghimbau warga agar ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan desa masing maaing, salah satunya adalah dengan aktif menggelar ronda malam.

"Pengecekan Pos kampling rutin kita lakukan, dan kali ini kita sambangi Pos kampling di desa Jatimarto, kita ajak warga untuk aktif dalam ronda malam demi menjaga keamanan lingkungan sekitar," ujar Serda Ali Maksum, Jumat (26/09/2025) malam.

Serda Ali Maksum menjelaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas dari TNI atau kepolisian saja, namun tugas kita semua. Warga masyarakat juga bisa berperan aktif menjaga situasi kamtibmas diwilayah masing masing dengan cara, aktif mengadakan ronda malam.

"Keamanan dimulai dari level terkecil, paling tidak setiap orang bisa menjadi pengaman dalam keluarga sendiri dan juga dalam lingkungan sekitar," ucapnya.

Penulis : Arda 72