All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Wujudkan Kondusif Diwilayah, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono bersama ...

Postingan Populer

Senin, 29 September 2025

Masyarakat Blok F, desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Harapkan Pembangunan Saluran Drainase


INDRAMAYU
Warga Blok F, RT 16 RW 06, desa Nunuk, Kecamatan Lelea, KabupatenbIndramayu, menyampaikan harapan agar segera dibangun saluran drainase di wilayah mereka. Saluran yang ada saat ini sudah lama tidak berfungsi akibat pendangkalan dan tertutup material, sehingga tidak dapat menampung aliran air dengan baik, Senin 29/9/2025.

Untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut, Camat Lelea Atang Suwandi, SSTP, M.Si bersama Kuwu Nunuk Andi Purnomo, Babinsa Serma Zaenal Mustaqim, Bhabinkamtibmas Aipda Unang Widarwanto, para pamong desa, serta BPD turun langsung ke lokasi. Kehadiran para pemangku kebijakan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, salah satu ibu-ibu perwakilan warga yang tidak bersedia di sebut namanya di media ini, menyampaikan bahwa keberadaan drainase yang baik sangat penting untuk kelancaran aliran air, mencegah banjir, serta menjaga kebersihan lingkungan. Warga berharap pembangunan saluran drainase dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan kesehatan bersama,"Fungkasnya.

(Nurbaiti)

Guna Meningkatkan Kesiapsiagaan Dan Kemampuan Masyarakat, Ini Yang Disampaikan Pelda Hadi

Wonogiri – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi dan menanggulangi bencana secara mandiri, sesuai dengan kearifan lokal yang ada di desa tersebut. Pelda Hadi anggota Koramil 20/Kismantoro Kodim 0728/Wonogiri  memberikan sosialisasi tentang Pengembangan Model Desa Tangguh Bencana Berbasis Kearifan Lokal di kawasan rawan bencana.

Bertempat di Aula Balai desa Pucung kec. Kismantoro, Senin,(29/9/2025). Pelda Hadi memberikan sosialisasi meliputi pemahaman tentang mitigasi bencana, pendidikan, pelatihan, pembangunan infrastruktur tahan bencana, dan penyusunan rencana tanggap darurat yang melibatkan peran aktif masyarakat.

Mitigasi bencana sebagai upaya pencegahan dan penanganan apabila terjadi bencana alam yang setiap saat bisa datang secara tiba-tiba, sehingga perlu kesiapsiagaan semua pihak terutama para relawan dalam menghadapinya.

Melalui pengembangan model desa yang tangguh, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi, menghadapi, dan memulihkan diri dari dampak bencana. 

"Mengintegrasikan nilai-nilai, praktik, dan pengetahuan lokal dalam upaya pengurangan risiko bencana, sehingga solusi yang ditawarkan lebih relevan dan mudah diterima masyarakat," Tandas Pelda Hadi.

Penulis : Arda 72

Babinsa Bersama Warga Buat Alat Komunikasi Tradisional (Kentongan)

Wonogiri – Untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan melalui sistem ronda malam, Babinsa Desa Waru Koramil 22/Slogohimo Serda Awaludin bersama warga membuat kentongan sebagai bagian dari persiapan Pos Kamling.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan RT 3/RW 2 Dsn. Sanan Desa Waru Kec. Slogohimo, Senin (29/9/2025).

Kentongan berfungsi sebagai alat komunikasi untuk memberi peringatan atau tanda bahaya kepada warga, yang penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di desa.

Serda Awaludin mengatakan, Membangun Pos Kamling yang dilengkapi kentongan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif.

Kegiatan gotong royong dalam pembangunan Pos Kamling dan pembuatan kentongan menumbuhkan kebersamaan serta kepedulian antarwarga terhadap lingkungan.

Babinsa berperan dalam memotivasi dan mendampingi warga untuk melaksanakan kerja bakti, membangun, dan mengaktifkan kembali Pos Kamling.

Penulis : Arda 72

Predikat WBBM Dibidik, Imigrasi Wonosobo Siap Wujudkan Pelayanan Publik Bersih dan Melayani



WONOSOBO – Jumat 19 September 2025 – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menerima kunjungan tim verifikasi lapangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dalam rangka penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini menjadi tahap krusial untuk memastikan kesiapan dan konsistensi Kanim Wonosobo dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.

Dalam verifikasi lapangan tersebut, masing-masing pokja memaparkan capaian dan inovasi pembangunan Zona Integritas yang telah dijalankan. Aspek yang diverifikasi meliputi peningkatan kualitas pelayanan, penerapan sistem pengawasan, penguatan integritas, pemanfaatan teknologi informasi, hingga strategi menjaga kedisiplinan pegawai.

Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Imam Bahri, menegaskan bahwa verifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama seluruh jajaran.

"Predikat WBBM bukan sekadar penghargaan, tetapi cermin nyata integritas kita. Setiap inovasi, setiap pelayanan, dan setiap senyum ramah kepada masyarakat adalah investasi untuk membangun kepercayaan publik. Komitmen kita adalah menjadikan Imigrasi Wonosobo sebagai rumah layanan yang bersih, transparan, dan selalu humanis," tegas Imam Bahri.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan interaktif, dimana tim penilai Kemenpan RB memberikan masukan yang ditindaklanjuti secara langsung oleh jajaran Kanim Wonosobo. Hal ini menunjukkan kesiapan penuh serta tekad kuat seluruh tim untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.

Melalui verifikasi lapangan ini, diharapkan Kantor Imigrasi Wonosobo semakin mantap dalam menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat sinergi lintas instansi demi tercapainya predikat WBBM.

(Yudhi)

Kapolresta Tangerang Dampingi Wakapolda Banten Upacara di Alun-alun Balaraja, Diikuti Ribuan Siswa


Pejabat utama Polda Banten secara serentak menjadi pembina upacara di beberapa sekolah di daerah hukum Polresta Tangerang, Senin (29/9/2025). Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menjadi pembina upacara gabungan SMAN 1 Kabupaten Tangerang dan MAN 4 Kabupaten Tangerang di Alun-alun Balaraja. 

Upacara diikuti sedikitnya 2.244 siswa dari kedua sekolah itu. Wakapolda didampingi Dirbinmas Kombes Pol Imam Tarmudi, Kabid Humas Kombes Pol Didik Hariyanto, dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Dalam amanatnya, Wakapolda mengusung tema 'Pelajar Gemilang Berkarakter Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045'. Tema itu mengajak semua pihakuntuk menyiapkan generasi penerus yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan kebangsaan. 

"Dunia saat ini menuntut kita untuk adaptif, kreatif dan tangguh, namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa," kata Wakapolda. 

Kata Wakapolda, pada titik itulah pentingnya karakter Pancasila. Agar menjadikan para pelajar pribadi yang religius, berperikemanusiaan, cinta persatuan, menjunjung tinggi musyawarah, dan adil dalam bertindak. 

"Sekolah bukan sekadar tempat mengejar nilai akademis, tetapi ruang pembentukan jati diri, tempat karakter dibentuk, etika diasah dan semangat kebangsaan ditanamkan," ujarnya. 

Wakapolda lalu mengingatkan beberapa hal penting kepada para pelajar. Yakni menggunakan media sosial secara bijak. Pelajar diimbau untuk tidak mudah terpancing oleh hoaks, ujaran kebencian, atau konten negatif yang dapat merusak masa depan.

"Tolak kekerasan dalam bentuk apa pun, baik itu tawuran, perundungan, atau pengeroyokan. Serta hindari narkoba dan balap liar," terang Wakapolda. 

Di tempat yang sama, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mendorong pelajar untuk tidak sekadar cerdas, namun juga berkarakter. Kemudian erjiwa nasionalis dan siap menjemput masa depan yang gemilang.

"Perubahan besar bagi bangsa ini dimulai dari keputusan kecil yang siswa-siswi ambil hari ini," tandasnya.




Penulis: Toher Sw