All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Wujudkan Kondusif Diwilayah, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono bersama ...

Postingan Populer

Rabu, 01 Oktober 2025

Media Buser polkrim dan Buser presisi Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pancasila di Hari Kesaktian Pancasila




Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2025, Media Buser presisi dan Buser polkrim Toher Aswi ( om toher ) menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup.

Menurut Toher Aswi Media Buser presisi Banten, momentum Hari Kesaktian Pancasila merupakan waktu yang tepat untuk kembali merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga ideologi pemersatu yang terbukti mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai tantangan.


"Pancasila adalah roh bangsa Indonesia. Di tengah dinamika sosial, politik, maupun perkembangan zaman, nilai-nilai Pancasila harus tetap dijaga dan diamalkan agar tidak tergerus oleh kepentingan sempit maupun paham yang dapat memecah belah bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan, generasi muda sebagai penerus bangsa perlu dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai Pancasila, bukan sekadar hafalan, tetapi pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghargai, gotong royong, serta semangat persaudaraan menjadi bagian penting yang harus terus dihidupkan.


Selain itu, Toher Aswi juga menekankan peran media massa dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila. Media, kata dia, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan kontrol sosial agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Sebagai bagian dari pilar demokrasi, media harus berdiri tegak di atas prinsip kebenaran dan keberimbangan informasi. Dengan begitu, kita turut menjaga Pancasila tetap menjadi fondasi kuat bagi perjalanan bangsa," pungkasnya.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta menumbuhkan semangat persatuan demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.


Red/Toher Wiro

Peran Aktif Babinsa Purwodiningratan Dampingi Pedagang Bazar Dalam Operasi Pasar Murah

Surakarta - Babinsa Purwodingratan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/ Surakarta Serka Suparno dampingi pelaksanaan kegiatan Bazar Operasi Pasar Murah yang di selenggarakan oleh salah satu pusat perbelanjaan yang bekerja sama dengan dinas perdagangan Kota Surakarta bertempat halaman pendopo kelurahan Purwodiningratan jl Suryo no 55 Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 30/9/2025 ) Pkl. 09.00 Wib

Dikatakan Serka Suparno kegiatan bazar pasar murah ini yang dilaksanakan oleh salah satu pusat perbelanjaan yang bekerja sama dengan dinas perdagangan kota Surakarta ini  bertujuan meringankan ekonomi warga untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dengan harga murah dengan pasar murah ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang semakin berat.

"Kami berharap bazar pasar murah ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu, dalam memenuhi membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau."ujarnya.

Serka Suparno juga mengatakan selaku Babinsa sudah kewajiban melindungi dan memberikan kenyamanan kepada warga selain itu mengawasi juga turut menertibkan warga yang mengantri untuk membeli sembako.

Penulis : Arda 72

Beginilah Cara Jitu Babinsa Hadir Ditengah-tengah Warga Dan Anak anak Diwilayah Binaanya

Surakarta - Babinsa Jagalan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka E lau we  yang dalam kesibukannya, tetap memberikan waktunya untuk datang ke beberapa tempat bermain anak anak sambil membelikan jajanan dan dibagikan kepada anak anak hal ini  dilakukan sebagai rasa kasih sayang seorang babinsa kepada generasi penerus bangsa. Selasa (30/9/2025) Pkl. 09.00 Wib

Kegiatan yang ditujukan ini sebagai salah satu cara komsos seorang Babinsa untuk menjalin tali silaturahmi dan kerjasama dengan warga diwilayah binaan dan memantau perkembangan situasi di wilayah, juga disempatkan waktunya untuk membelikan jajanan Snack buat anak anak warga sekitar dan bercengkrama dengan anak-anak yang sedang bermain.

Dengan sosok yang ramah dan penuh canda dengan disertai senyum khas seorang Babinsa, menjadikan anak-anak ini pun terlihat akrab dan sangat dekat serta tidak merasa asing dengan hadirnya sosok Babinsa ditengah-tengah mereka.

Pada kesempatan tersebut Babinsa mengajak anak-anak untuk rajin belajar, agar dapat menggapai cita-cita di masa depan, dan juga harus selalu menghormati guru dan juga orang tua.

"Jika ingin tercapai cita-citanya kelak, maka mulai dari sekarang harus rajin belajar, dengarkan apa kata dan nasehat dari ibu dan bapak guru, dan juga jangan melawan sama orang tua," ujar Serka E lau we,

Dengan obrolan santai dan juga disertai dengan candaan, anak-anak pun terlihat antusias mendengarkan apa yang dikatakan oleh Babinsa.

Mereka pun juga menyampaikan apa yang menjadi cita-cita yang akan mereka raih kelak, diantaranya ada yang ingin jadi tentara, polisi, dokter, guru, perawat dll,

Selanjutnya Babinsa juga sangat senang ketika anak-anak di kampung tersebut mempunyai cita cita yang besar.

"Semoga kelak cita-cita Kalian dapat terwujud sehingga dapat membanggakan kedua orang tua kalian, bangsa dan negara," tambah Serka E lau we .

Penulis : Arda 72

Ada Apa dengan Jojo? Dirtek Perumdam Indramayu Diduga Tak Nyaman Sambut Direksi Baru

Indramayu – Situasi internal perusahaan Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu mulai memanas. Jojo Sutarjo, mantan Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama yang kini kembali menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek), disinyalir menunjukkan sikap tak simpatik terhadap akan hadirnya pimpinan baru yang dijadwalkan pertengahan bulan ini akan dilantik. 

Sejumlah karyawan mengungkapkan keresahan mereka kepada awak media terkait pernyataan berulang-ulang Jojo Sutarjo mengenai masa jabatan direksi baru yang disebut hanya 1,5 tahun. Pernyataan itu kerap diucapkan dalam apel pagi dan rapat internal manajerial.

"Pak Jojo itu terlalu sering menyampaikan soal masa jabatan 1,5 tahun direksi baru. Padahal, itu kan sudah dijelaskan langsung oleh Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Nggak perlu diulang-ulang," ujar seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Pernyataan tersebut merujuk pada video pernyataan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang menyebut bahwa masa jabatan Direksi hasil seleksi kali ini memang hanya 1,5 tahun sebagai bagian dari kebijakan transisi.

Namun sikap Jojo yang terus menyinggung masa jabatan itu justru menimbulkan kecurigaan dan spekulasi di kalangan internal perusahaan. Tak sedikit yang menilai bahwa Jojo merasa kurang nyaman dengan hadirnya pimpinan baru.

"Ironis. Kok statemen soal 1,5 tahun itu terus diulang-ulang. Di apel, di rapat. Kami jadi bertanya-tanya, apakah Pak Jojo tidak senang dengan kehadiran Direksi baru?" lanjut sumber tersebut.

Karyawan lainnya menyayangkan sikap Dirtek Jojo yang dinilai tidak mencerminkan semangat korporasi. Mereka berharap, sebagai salah satu pejabat tinggi di perusahaan, Jojo seharusnya memberi motivasi dan semangat kepada seluruh karyawan, bukan justru menyebarkan narasi yang memperkeruh suasana.

"Siapapun nanti yang dilantik, kami siap mendukung dan bekerja profesional. Bukan malah membangun opini negatif," tegas karyawan lain yang juga meminta identitasnya dirahasiakan.

Di sisi lain, status Jojo Sutarjo saat menjabat sebagai Pjs Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu juga ikut disorot. Banyak pihak mempertanyakan dasar hukum penetapannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt), bukan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) seperti umumnya.

Hal ini bahkan disebut-sebut sudah menjadi pembicaraan di kalangan anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Indramayu.

"Jojo harus introspeksi. Dari mana dia bisa menyandang gelar Plt? Kan seharusnya Pjs, sesuai ketentuan," ujar sumber internal yang enggan berkomentar lebih jauh.

Selama beberapa bulan menjabat sebagai Pjs Dirut, Jojo juga diterpa isu miring terkait proyek pengadaan dan rekrutmen karyawan yang disebut penuh kejanggalan. Salah satu karyawan di bidang pengadaan bahkan mengaku takut memberikan informasi terkait proses tender proyek kepada awak media.

Situasi ini memunculkan harapan besar dari karyawan agar Direksi baru nanti mampu mengungkap dugaan-dugaan tersebut dan melakukan pembenahan menyeluruh.

"Kami berharap, Dirut dan Dirum yang baru bisa mengusut tuntas dugaan proyek bermasalah dan proses rekrutmen yang janggal," tutup sumber tersebut.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa sosok yang akan dilantik sebagai Direktur Utama dan Direktur Umum. Namun para karyawan menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut dan mendukung pimpinan baru demi kemajuan Perumdam Tirta Darma Ayu dan pelayanan maksimal kepada masyarakat Indramayu. (Wira) 

Dorong Digitalisasi Desa Inklusif, Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar ToT dan Kick Off Smart Village 2025

KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi memulai program Cirebon Smart Village 2025 dengan menggelar kegiatan Trainer of Training (ToT) dan Kick Off Meeting di Aula Diskominfo, Selasa (30/9/2025).

Agenda ini menjadi langkah awal percepatan transformasi digital di tingkat desa, dengan fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi pelayanan publik.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, serta dihadiri perangkat desa dan Relawan TIK (RTIK) Kabupaten Cirebon.

Mereka dipersiapkan sebagai “kader digital” yang akan menerapkan konsep Smart Village di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Bambang menegaskan, Smart Village bukan sekadar pemanfaatan teknologi, melainkan transformasi tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengakselerasi digitalisasi desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Bambang juga menekankan tujuan utama program adalah membangun desa profesional, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Desa diharapkan mampu mengelola potensi sumber daya lokal secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Untuk memperkuat implementasi program, kegiatan ToT menghadirkan narasumber dari Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon.

Sinergi lintas sektor ini diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan konsep desa cerdas yang inklusif, berkelanjutan, dan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah.

Kick off ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Cirebon dalam mempersiapkan desa menghadapi era digital. 

(Cephy)