All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polresta Cirebon Larang Nobar dan Konvoi Suporter Jelang Pertandingan Persija vs Persib

CIREBON – Jelang laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung, jajaran Polresta Cirebon mengambil langkah tegas deng...

Postingan Populer

Sabtu, 01 November 2025

Bikin Geger,Pasangan Muda Sukses Membuat Cilok Urat Daging Kriwil,Hingga Di Serbu Para Penikmat Kuliner,Laris Manis Ratusan Bungkus Terjual Perhari.

INDRAMAYU — Ide iseng pasangan muda asal Indramayu, Idham Cholid dan Nilam, mendadak viral setelah jajanan kreasinya, "Cilok Urat Daging Kriwil Syalala", diserbu pembeli setiap hari.

Dalam waktu singkat, usaha kuliner yang berlokasi di Jl. Letjen S. Parman, depan SDN Margadadi 5 Indramayu, ini menjelma menjadi fenomena baru di dunia kuliner lokal.

Baru seminggu berjualan, pasangan ini sudah mampu menghabiskan 11 kilogram daging urat sapi pilihan setiap hari, menghasilkan ribuan butir cilok atau ratusan bungkus dalam satu kali jualan.

Padahal, waktu operasional mereka terbilang singkat hanya buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Tak jarang, dagangan sudah ludes hanya dalam dua hingga tiga jam.

Semua produk dibanderol dengan harga terjangkau mulai Rp5.000 per porsi, namun tetap menawarkan rasa dan kualitas premium.

"Awalnya cuma coba-coba, niatnya bikin cilok yang beda dari biasanya. Eh, malah jadi rame banget," ujar Nilam sambil tersenyum melayani antrean panjang pembeli.

Cilok racikan mereka tak hanya kenyal dan gurih, tetapi juga memiliki saus rahasia hasil racikan sendiri yang menjadi ciri khas tersendiri.

Lebih menarik lagi, inovasi best seller mereka adalah cilok isi keju mozzarella, perpaduan rasa tradisional dan modern yang membuat banyak pelanggan ketagihan.

Dalam waktu singkat, usaha kecil ini tidak hanya menciptakan peluang ekonomi bagi pasangan muda tersebut, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

"Ini bukti bahwa ide kecil bisa jadi peluang besar kalau dijalani dengan niat dan rasa cinta," kata Idham.

Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang yang mengular setiap sore, bahkan sebelum gerobak biru khas bertuliskan Cilok Urat Daging Kriwil Syalala itu dibuka.

Dengan cita rasa yang khas, bahan premium, dan strategi pemasaran yang natural, Cilok Urat Daging Kriwil kini menjadi simbol inovasi kuliner lokal yang berpotensi menjadi ikon jajanan khas Indramayu. (Nurbaeti)

H.Syaefudin Terpilih Kembali Sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Melalui Mekanisme Aklamasi.

Indramayu — Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi yang digelar di Hotel Wiwi Perkasa, Sabtu, (01/11/2025).

Sebelumnya, pengurus periode 2020–2025 dinyatakan demisioner melalui pembacaan surat keputusan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu H. Syaefudin dan Sekretaris Dahroni, dalam sidang yang dipimpin oleh Wawan Sugiarto dengan anggota Jaka Tanjun dan Beni Setiawan.

Demisioner pengurus tersebut ditetapkan setelah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) akhir masa jabatan diterima peserta sidang melalui Keputusan Pimpinan Sidang Nomor 04 Tahun 2025.

Usai penetapan demisioner, pimpinan sidang langsung menetapkan mekanisme pemilihan Ketua Karang Taruna dilakukan secara aklamasi, menyusul adanya dukungan dari 27 Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Indramayu yang secara bulat menyatakan kembali mendukung H. Syaefudin untuk melanjutkan kepemimpinan.

"Dengan dukungan penuh dari seluruh kecamatan, forum Temu Karya menyepakati secara aklamasi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030," ujar pimpinan sidang, Wawan Sugiarto.

Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam bidang sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama untuk memajukan Karang Taruna hingga ke tingkat desa. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat," tegasnya.

Dengan hasil ini, Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu menetapkan kepengurusan baru periode 2025–2030, dan hasilnya akan segera disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Indramayu untuk proses pengesahan sesuai ketentuan yang berlaku. (Nurbaeti)

H.Syaefudin Terpilih Kembali Sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Melalui Mekanisme Aklamasi.

Indramayu — Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi yang digelar di Hotel Wiwi Perkasa, Sabtu, 1 September 2025.

Sebelumnya, pengurus periode 2020–2025 dinyatakan demisioner melalui pembacaan surat keputusan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu H. Syaefudin dan Sekretaris Dahroni, dalam sidang yang dipimpin oleh Wawan Sugiarto dengan anggota Jaka Tanjun dan Beni Setiawan.

Demisioner pengurus tersebut ditetapkan setelah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) akhir masa jabatan diterima peserta sidang melalui Keputusan Pimpinan Sidang Nomor 04 Tahun 2025.

Usai penetapan demisioner, pimpinan sidang langsung menetapkan mekanisme pemilihan Ketua Karang Taruna dilakukan secara aklamasi, menyusul adanya dukungan dari 27 Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Indramayu yang secara bulat menyatakan kembali mendukung H. Syaefudin untuk melanjutkan kepemimpinan.

"Dengan dukungan penuh dari seluruh kecamatan, forum Temu Karya menyepakati secara aklamasi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030," ujar pimpinan sidang, Wawan Sugiarto.

Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam bidang sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama untuk memajukan Karang Taruna hingga ke tingkat desa. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat," tegasnya.

Dengan hasil ini, Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu menetapkan kepengurusan baru periode 2025–2030, dan hasilnya akan segera disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Indramayu untuk proses pengesahan sesuai ketentuan yang berlaku. (Nurbaeti)

Jumat, 31 Oktober 2025

Jumat yang Menghangatkan: KSM Desa Kramat Tebar Cinta Lewat Nasi Bungkus Sederhana

Tegal, 31 Oktober 2025 — Di tengah sunyinya perhatian dan kerasnya hidup yang sering tak berpihak, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Kramat, RT 02/01, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, kembali menyapa warga yang membutuhkan lewat kegiatan Jumat Berkah.

Dipimpin oleh Sarno, sang ketua KSM, ratusan nasi bungkus disalurkan kepada para lansia, tukang becak, buruh, dan warga kurang mampu lainnya. Bukan hanya sebungkus makan siang, tetapi juga secercah harapan dan pengakuan akan keberadaan mereka.

“Yang mereka butuhkan bukan sekadar makanan, tapi juga rasa dihargai, rasa bahwa mereka masih ada yang peduli,” ungkap Sarno pelan namun penuh makna.
Senyum sederhana yang merekah di wajah para penerima bukan karena lauk atau nasi yang hangat, tapi karena mereka merasa didengar dan dianggap. Dalam kesederhanaan itu, tersimpan makna besar tentang kasih dan kepedulian.

Program ini bukan sekadar kegiatan mingguan, tapi telah menjadi denyut kehidupan sosial di desa. KSM Desa Kramat menunjukkan bahwa berbagi tak perlu menunggu berlebih, cukup dengan hati yang tulus dan niat yang ikhlas.
Semoga semangat ini terus tumbuh, menjadi pelita bagi mereka yang kerap terabaikan, dan inspirasi bagi desa-desa lainnya.

*(Harun)*

DKPP Indramayu Dorong Inovasi Pertanian Mangga Pasca Kunjungan Ibu Selvi Ananda Gibran

Indramayu - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ibu Selvi Ananda Gibran, istri Wakil Presiden RI, bersama rombongan Seruni, yakni wadah perkumpulan istri para menteri, ke Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/10/2025).

Menurut Sugeng, kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi penguatan sektor pertanian, khususnya bagi para petani mangga yang ada di Indramayu. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kebun Mangga Gedong Gincu, yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Indramayu.

"Hari ini kita kedatangan rombongan Seruni di bawah koordinasi Ibu Wapres, Ibu Selvi. Salah satu fokus kunjungannya adalah melihat langsung pengembangan kebun mangga, karena ini merupakan ikon unggulan pertanian Indramayu," ungkap Sugeng.

Sugeng menjelaskan, kebun mangga di wilayah Desa Krasak dikelola oleh Kelompok Tani Angling Dharma, dengan luas lahan sekitar 90 hektare. Varietas unggulan yang dikembangkan adalah Mangga Gedong Gincu Hijau, yang telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG) serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Kalau varietasnya memang berasal dari Majalengka, tetapi hak kekayaan intelektualnya dimiliki oleh kelompok masyarakat Indramayu. Salah satunya adalah kelompok Pak Waryana ini," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga memberikan bantuan 300 bibit mangga dan 500 kilogram pupuk bagi para petani. Bantuan ini bertujuan untuk peremajaan tanaman mangga yang sudah berusia tua agar produktivitas dapat terus meningkat.

"Bibit-bibit ini digunakan untuk mengganti pohon mangga yang sudah tua dan menurun hasilnya. Jadi ini bagian dari upaya peremajaan agar kualitas dan kuantitas tetap terjaga," tambahnya.

Selain itu, kelompok tani di wilayah Krasak juga menjadi salah satu pionir kebun bebas lalat buah di Kabupaten Indramayu. Hasil panen mereka bahkan telah menembus pasar ekspor, termasuk ke Jepang.

"Ini luar biasa, karena mereka sudah mampu menghasilkan mangga berkualitas ekspor, bebas lalat buah, dan sesuai standar internasional," ujarnya bangga.

Meski demikian, Sugeng menyoroti masih adanya kendala yang dihadapi petani, terutama pada tahap pascapanen, seperti penyimpanan dan pengolahan hasil. Ia menilai, fasilitas cold storage sangat dibutuhkan agar kualitas buah tetap terjaga hingga sampai ke pasar ekspor.

"Salah satu kendala yang disampaikan Pak Bupati Lucky Hakim adalah soal penyimpanan. Karena itu, kami telah mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian untuk pembangunan cold storage dan sarana pendukung lainnya. Mudah-mudahan segera terealisasi," tuturnya.

Sugeng berharap, momentum kunjungan Ibu Selvi dan rombongan Seruni ini dapat menjadi tonggak semangat baru bagi para petani Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing Mangga Gedong Gincu sebagai produk unggulan nasional.

Lebih lanjut, Kepala DKPP menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya pengembangan mangga sebagai komoditas strategis.

"Kami akan terus mendampingi para petani dalam hal budidaya, perawatan, dan peningkatan kualitas hasil panen. Harapannya, mangga Indramayu bisa terus menjadi komoditas unggulan nasional yang bernilai ekonomi tinggi," tegasnya.

DKPP Indramayu juga tengah menyiapkan program pelatihan intensif bagi kelompok tani di kecamatan penghasil mangga seperti Jatibarang, Bangodua, dan Tukdana, guna memperkuat pengetahuan dan kemampuan teknis petani dalam mengelola kebun secara modern dan berkelanjutan.

"Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis produksi dan nilai jual mangga Indramayu akan terus meningkat," pungkas Sugeng. (WH/Team)