All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini,...

Postingan Populer

Selasa, 25 November 2025

Diduga ada Pengondisian Dan Pemotongan BLT Kesra Desa Kaliwedi Lor Patut Di Pertanyakan


Buserpolkrim.com

Kabupaten Cirebon - Pembagian Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan rakyat(BLT Kesra).Di duga ada pengondisian dan pemotongan oleh oknum poskesos Desa Kaliwedi lor,Kecamatan Kaliwedi,Kabupaten Cirebon.

Pasalnya dalam pembagian bantuan BLT Kesra tersebut,ada kejangalan karena pembagianya di lakukan di rumah sekertaris Desa Kaliwedi lor. ? bukanya di kantor desa.

Menurut keterangan warga penerima BLT Kesra,sebut saja( Ts) 70 th. Memebeberkan keapada wartawan Senin 25/11/2025.

"saya dapat undangan untuk mengambil uang BLT Kesra dirumahnya.Sekdes uang yang saya terima sebesar Rp 900.000(sembilan ratus ribu),sambil menujukan uang tersebut berkata"sementara uang tersebut di terima utuh dulu nanti ngasihnya di rumah saja,seikhlasnya kepada Ponakanya kuwu ber inisial EL. Rp.50.000(Lima puluh ribu),"Kata Ts.

Lain halnya Ts 70 th. Warga Desa Kaliwedi Lor yang engan menyebutkan namanya membenarkan,dirinya mendapatkan undangan untuk mengambil uang sebesar Rp .900.000(Sembilan ratus ribu) sambil menujukan kertas undangan tersebut,perihal pemotongan "infonya sih begitu tapi nanti kalau sudah nyampe di rumah ngasihnya,dengan nada kekawatiran karena terlihat di lokasi tersebut di duga ada oknum Rt atau Rw yang mondar mandir untuk mengarahkan warga.

Di lain tempat,Sekdes Desa Kaliwedi Lor saat di konfirmasi terkait adanya dugaan pengondisian atau pemotongan BLT Kesra yang di bagikan di rumahnya mengatakan"Saya nga tau menau dan saya nga paham kalau itu nantinya bermasalah,"Kata Sekdes.



Sementara itu pihak Dinas Sosial Kabupaten Cirebon,Tsabit Albanani menyayangkan adanya pembagian BLT Kesra yang di lakukan pembagianya di rumah bukanya di kantor Desa,"Ujarnya.

Tsabit pun menerangkan BLT Kesra itu harusnya di bagikan di Kantor Pos,Kantor Desa,atau komunitas,boleh di bagikan perumah tapi harus jelas dulu apakah penerimanya sakit ataupun difabel,"Terang Tsabit.

(Muhamad kozim)

Pelopori Kebersihan Lingkungan, Babinsa Gilingan Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Surakarta - Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan, demi menunjang kelancaran aktifitas masyarakat umum dan khususnya warga Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Babinsa Gilingan Koramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Fajar dan Sertu Sandi bersama serta warga melaksanakan kerja diwilayah Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari, Selasa (25/11/2025).

Ditegaskan Serma Fajar kegiatan bersama yang di lakukannya bersama dengan warga masyarakat ini merupakan salah satu contoh yang harus dipertahankan. 

"Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama, dengan tujuan memelihara demi menunjang kesehatan dan kenyamanan bersama, hal tersebut dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta semangat gotong royong."ujarnya.

"Menjaga lingkungan tetap bersih sangatlah penting sekali, Dengan diadakannya kerja bakti ini, paling tidak dapat mengurangi sumber penyakit yang di timbulkan oleh lingkungan yang kotor."imbuhnya.

"Disamping itu, kegiatan ini sangat baik juga untuk memelihara hubungan sosial masyarakat, yaitu meningkatkan silaturahmi dan kerja sama, serta di harapkan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sekitar."pungkas Serma Fajar.

Penulis : Arda 72

Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Babinsa Gandekan Kawal Pendistribusian Bantuan Beras Dan Minyak Goreng

Surakarta - Babinsa Kelurahan Gandekan Koramil 04/Jebres, Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh K melaksanakan pendampingan pendistribusian beras dan minyak goreng dari Bulog bertempat di Pendopo Citra Duta Jl.Sungai Batanghari No. 23 Kel Gandekan Kec. Jebres Kota Surakarta, Selasa (25/11/2025)

Ditegaskan Sertu Teguh pendistribusian beras dan minyak goreng dari Bulog periode bulan Oktober dan November 2025 dengan Jumlah 940 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang di Salurkan kepada warga masyarakat yang berhak menerima di 9 RW Kelurahan Gandekan, dengan masing-masing KPM menerima 20 kg beras dan minyak goreng 4 liter. 

"Penerima 940 KPM masing masing mendapatkan 2 karung beras @ 10 kg dan 4 liter minyak goreng, untuk total Bantuan beras 1.880 Karung dan Jumlah minyak goreng 3.760 liter."tuturnya.

"Bantuan berupa beras dan minyak goreng kali ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, pemerintah terus berupaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang kurang mampu khususnya yang berpenghasilan rendah di wilayah Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta."pungkas Sertu Teguh.

Penulis : Arda 72

Dandim Wonogiri Hadiri Apel Gelar Pasukan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi

Wonogiri - Untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kesiapan operasional, dan membangun kesadaran masyarakat, dengan penekanan pada respons cepat dan terkoordinasi jika terjadi bencana, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Wonogiri, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Alun alun Giri Krida Bakti Kabupaten Wonogiri tersebut  dihadiri Wakil Bupati Imron Rizkyarno.S.H. Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan M.Tr., Mil. beserta Jajaran Forkopimda Wonogiri dan dinas OPD terkait.

Selaku pimpinan apel, Wakil Bupati menyampaikan, apel ini sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi kebencanaan, serta menunjukkan segenap elemen di Kabupaten Wonogiri, Pemerintah TNI-POLRI, dunia usaha, akademisi, media, dan unsur masyarakat, bersatu dalam niat luhur untuk memberikan sumbangsih bagi keselamatan Bersama.

Masyarakat Kabupaten Wonogiri tinggal di wilayah dengan potensi kebencanaan yang cukup tinggi. Pemahaman masyarakat dalam menyikapi kebencanaan perlu terus ditingkatkan. Sehingga muncul kesadaran untuk mengurangi risiko bencana, yang terwujud dalam pengetahuan untuk mengatasi darurat bencana. menyelamatkan diri sendiri. keluarga, dan masyarakat pada umumnya.




Langkah strategis yang juga harus dilakukan saat ini. yaitu melakukan inventarisasi terhadap potensi bencana di tiap wilayah di Kabupaten Wonogiri, terutama yang disebabkan oleh banjir dan tanah longsor. Untuk itu, kepada para Camat, relawan, dan seluruh unsur masyarakat, untuk selalu aktif mengawasi wilayah masing-masing dan melakukan pemetaan sebagai bentuk dari mitigasi bencana yang dilakukan.

Wakil Bupati tekankan bahwa seluruh elemen masyarakat harus mampu menjadi subyek dalam setiap tindakan mitigasi bencana di wilayah masing-masing, tentunya dengan dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang sebaik-baiknya.

Sementara Dandim Wonogiri Letkol Inf Rodricho melalui Pendim 0728 usai acara memberikan apresiasi atas terselenggaranya apel tersebut. "Apel kewaspadaan dan kesiapsiagaan ini sangat penting bagi kita untuk mencegah dan mengatisipasi timbulnya hal hal yang tidak kita inginkan bersama," kata Dandim.

"Dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang sudah kita miliki tentunya ini menjadi kunci untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin terjadi. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang maksimal juga dapat memberikan manfaat yang sangat besar serta dapat mengurangi dan menyelamatkan maupun mengamankan segala sesuatu yang terdampak akibat  terjadinya hal yang tidak diinginkan," terang Letkol Inf Rodricho.

Penulis : Arda 72

Senin, 24 November 2025

Terkait proyek"Rio Kuwu Desa Bunder terancam dilaporkan ke Kajati Jawa barat



 Buserpolkrim.com

Menindaklanjuti pemberitaan yang ditayangkan dimedia Buserpolkrim pada edisi sebelumnya terkait proyek senderan didesa bunder kecamatan susukan kabupaten Cirebon yang terkesan asal jadi, Rio Kuwu Desa Bunder rupanya meminta perlindungan kepada Muali selaku ketua Forum Komunitas Kuwu Cirebon ( FKKC ) .

Saat awak media meminta tanggapan terkait proyek yang terkesan asal jadi Muali mengatakan " nanti saya tanyakan dulu ke kuwunya , dan setelah saya tanya kuwu Rio bilang bahwa pekerjaan belum selesai katanya mas , kalau mas ingin silaturahmi mangga tinggal datang saja ke sana itu pesan kuwu Rio " ujar Muali.

Atas dasar saran dan petunjuk ketua forum fkkc Senin ( 24/11 ) awak media mencoba menemui Rio namun tidak ada ditempat lantas mencoba menanyakan kepada beberapa staf yang ada di kantor balai desa, tapi hanya dijawab tidak tahu, Kuwu Rio saat dihubungi dua kali tidak mau diangkat demikian juga saat di tanya lewat pesan singkat WhastAap yang bersangkutan tidak membalas.



perilaku Rio Kuwu Desa Bunder mendapat sorotan dari berbagai masyarakat Desa Bunder bahkan salah satu mantan Sekretaris Camat ( Ad 65 tahun ) yang sudah lama purna bakti ikut memberi komentar " sebagai pejabat publik harus welcome kepada siapapun termasuk kepada wartawan jadi jangan takut , kalau tidak salah gak usah menghindar jangan sembunyi sembunyi tinggal dihadapi saja apa yang ditanyakan wartawan tinggal jawab" ujarnya  



Lanjut Ad" ini sih pendapat saya tapi jangan dijadikan acuan ia diphoto dulu proyeknya terus titik kelemahannya dimana kalau dirasa itu tidak sesuai tinggal ia dilaporkan saja ke inspektorat, atau kalau perlu ke Kasie Intel Kajati Jawa barat, jangan salah sekarang ini banyak media yang memberitakan dugaan penyelewengan dana desa oknum sudah banyak yang di tahan, ia begitulah kembali kepada pribadi masing masing yang jelas untuk menjadi pemimpin yang amanah itu memang tidak gampang " tandasnya 

( Moh Kozim. )