All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Diduga ada buly Ditahanan sesama tahanan

 Buser Polkrim - Sistem kepala suku atau kepala kamar di tahanan Polresta Cirebon, Jawa Barat, ini biasanya tahanan yang Uda la...

Postingan Populer

Senin, 02 Maret 2026

Babinsa Koramil SIdoharjo Patroli Malam Bersama Linmas

Wonogiri - Sebagai upaya untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif, Babinsa Koramil 17/Sidoharjo Kodim 0728/Wonogiri Serka Sarjito melaksanakan patroli keamanan sekaligus sambang warga bersama Linmas di wilayah Kecamatan Sidoharjo, Minggu (1/3/2026) malam. 

Kegiatan patroli dan sambang warga yang dilakukan secara rutin ini, adalah untuk memastikan kondisi wilayah selalu dalam keadaan kondusif serta mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan. 

Patroli yang di nahkodai Babinsa ini, keliling desa  dengan menggunakan sepeda motor dan menyempatkan berdialog dengan warga yang sedang berjaga di pos kamling.

Dalam kesempatan ini Babinsa menyampaikan, bahwa kerja sama dengan masyarakat itu sangat penting untuk menjaga dan  memperkuat keamanan di wilayah. 

" Menjaga wilayah tetap aman bukan hanya tugas TNI saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara TNI dengan berbagai komponen keamanan dan masyarakat, bisa mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif dan nyaman ", tandasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Sudiropajan Laksanakan Patroli  Keamanan Dan Sambang Warga di Wilayah Binaaan

Surakarta - Patroli dan Sambang Warga cara yang dilakukan Babinsa untuk menjalin hubungan baik dengan warga di wilayah Binaan  yang merupakan tugas pokok Babinsa.
Seperti yang dilakukan oleh Sertu Watono Babinsa Kelurahan Sudiropajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta. Senin (02/03/2026) pukul 09.00 Wib.

"Patroli dan Sambang Warga semua ini untuk mewakili kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah kelurahan binaan serta memantau keadaan dan keamanan di wilayah Binaannya".

Karena tujuan Patroli  dan Sambang  Warga ini juga untuk Menjalin Komunikasi baik Antara Babinsa dengan warga masyarakat untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya Patroli dan Sambang Warga sehingga terjalin interaksi komunikasi Babinsa dengan Warga masyarakat  untuk dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat. 

Dengan seringnya dan rutin Patroli Sambang Warga di wilayah binaan, tentunya Babinsa akan mengetahui permasalahan. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan Secara Persuasif.

"Kami juga berharap kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif" pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72

Koperasi Konsumen Multi Pihak Usaha Rakyat Berbasis Aksi Nyata (KKMP URBAN)

Indramayu – Semangat anak muda untuk mandiri secara ekonomi mulai terlihat nyata. Koperasi Konsumen Multi Pihak menggelar rapat koordinasi perdana bersama jajaran pengurus, pengawas, pembina, dan seluruh anggota di coffee shop urban, Minggu (01/03/2026). Pertemuan ini menjadi titik awal konsolidasi gerakan koperasi yang digagas oleh kelompok pemuda yang sadar pentingnya literasi koperasi di era sekarang.

Bukan sekadar rapat formal, pertemuan ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk menyatukan visi dan memperjelas arah gerak koperasi ke depan, baik secara teknis maupun struktural.

Ketua Koperasi Konsumen Multi Pihak, Muhammad Annur Misbachun atau yang akrab disapa Bachun, menegaskan bahwa koperasi ini dibangun dengan semangat kolektif dan profesionalisme.

"Rapat ini menjadi titik awal kita untuk menyamakan arah gerak. Kita ingin koperasi berjalan sistematis, tertata secara struktural, dan kuat secara teknis di lapangan. Semua harus satu frekuensi," ujar Bachun.

Bachun menyampaikan bahwa fokus utama ke depan adalah pembenahan internal. Mulai dari pengelolaan stok barang, pemetaan konsumen, hingga pembagian jobdesk yang jelas untuk setiap anggota.

"Yang pertama kita benahi adalah stok barang. Kita kuatkan internal dulu. Setelah itu, kita petakan konsumen dan jobdesk anggota supaya semuanya bergerak profesional," jelasnya.

Langkah ini dinilai penting agar koperasi tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga terarah dan berkelanjutan.

Selain pembenahan internal, koperasi juga mulai menyusun strategi untuk menggandeng supplier potensial. Salah satu target awal adalah menjadi supplier MBG serta mengembangkan toko kelontong sebagai sektor usaha pertama.

Menariknya, koperasi ini lahir dari lingkungan komunitas anak muda. Bachun menjelaskan bahwa sistem yang dibangun adalah sistem kolektif, di mana anggota tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga tumbuh sebagai pelaku usaha.

"Kenapa kita bisa mengait anak muda? Karena kita lahir dari komunitas. Sistem kita kolektif. Anak-anak muda dari komunitas kita dorong menjadi anggota koperasi yang profesional. Tujuannya agar mereka ke depan bisa mandiri dan punya usaha sendiri," tegasnya.

Narasi ini menjadi pesan kuat bahwa koperasi bukan lagi konsep lama yang kaku, tetapi bisa menjadi kendaraan masa depan bagi generasi muda yang ingin naik kelas secara ekonomi.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri pembina sekaligus pendiri koperasi Konsumen Multi Pihak, Hilmi Hilmansyah. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa pentingnya konsistensi, transparansi, dan kolaborasi sebagai pondasi gerakan.

"Koperasi ini bukan hanya tentang usaha, tetapi tentang membangun ekosistem kemandirian. Anak-anak muda harus menjadi subjek, bukan objek ekonomi. Kalau kita solid dan konsisten, koperasi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi bersama," tegas Hilmi.



Ia juga mengingatkan bahwa kendala di awal perjalanan adalah hal yang wajar. Tantangan teknis maupun di lapangan justru menjadi proses pembelajaran untuk memperkuat mental dan sistem organisasi.

Ke depan, Koperasi Konsumen Multi Pihak menargetkan pembukaan sektor-sektor usaha baru selain toko kelontong dan supplier MBG. Ekspansi ini diharapkan mampu memperluas jaringan supplier dan konsumen, sekaligus membuka peluang usaha lebih banyak bagi anggota.

"Harapan kami koperasi ini terus berkembang, membuka sektor-sektor baru, dan memperluas jaringan. Kita ingin koperasi benar-benar menjadi wadah kolektif yang memberi manfaat nyata," tutup Bachun.

Dengan semangat kolaborasi dan energi anak muda, Koperasi Konsumen Multi Pihak di Indramayu menunjukkan bahwa koperasi bisa tampil modern, adaptif, dan relevan dengan zaman.

Anak muda tidak harus menunggu kesempatan, mereka bisa menciptakan peluang sendiri, bersama, melalui sistem kolektif yang terorganisir. Di tengah tantangan ekonomi, gerakan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu bergerak, berdaya, dan membangun masa depan secara mandiri. (Wira/Tim)

Minggu, 01 Maret 2026

Polres Bangka Barat Sikat Titik Rawan Mentok, KRYD Digelar Hingga Pelabuhan dan Kawasan Pantai



Bangka Barat, Aparat Polres Bangka Barat mengintensifkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Mentok, Sabtu (28/2/2026). 

Patroli menyasar sejumlah titik strategis mulai dari kawasan perbankan, pelabuhan, hingga objek wisata pantai guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB itu diawali dengan apel di Mako Satlantas, kemudian dilanjutkan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menyusuri rute pusat aktivitas warga.

Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Yos Sudarso, menegaskan patroli difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan pada malam akhir pekan.

"KRYD ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami menyasar pusat keramaian, kawasan pelabuhan, dan ruang publik yang ramai aktivitas masyarakat," ujar Yos dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).

Sejumlah lokasi yang dipantau antara lain area perbankan di Mentok, Pelabuhan Pelindo, Pantai Baru, hingga Pelabuhan Tanjung Kalian. Di setiap titik, personel melakukan pemantauan, dialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas secara langsung.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perang sarung maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu keributan. Selain itu, warga juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak terlibat aksi premanisme yang dapat meresahkan lingkungan sekitar.

Menurut Yos, pendekatan preventif melalui patroli dialogis dinilai efektif untuk membangun kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas.

"Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan rasa aman. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi," katanya.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Polres Bangka Barat memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum setempat.

(HR) 

Teriakan Korban Berbuah Penangkapan, Tim Opsnal Polsek Pinang Bekuk Pelaku Curanmor


BuaerPresisi.com Tangerang – Unit Reskrim Polsek Pinang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) roda dua dan mengamankan dua orang pelaku beserta sejumlah barang bukti sepeda motor hasil kejahatan. Minggu (01/03/2026).


Pengungkapan tersebut merupakan bagian dari penanganan laporan polisi yang masuk sepanjang Januari hingga Februari 2026, dengan lokasi kejadian di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, membenarkan penangkapan tersebut dan menyampaikan bahwa keberhasilan ini berawal dari patroli cipta kondisi (cipkon) yang dilakukan jajaran Polsek Pinang. Peristiwa terakhir terjadi pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 03.20 WIB di kawasan Panunggangan Utara.

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko menjelaskan Saat itu korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di halaman rumah dalam keadaan terkunci stang. Ketika waktu sahur, korban mendengar suara mencurigakan dari teras rumah dan mendapati seseorang tengah mencoba membawa kabur sepeda motornya.

"Korban spontan berteriak "maling", yang kemudian terdengar oleh Tim Opsnal Polsek Pinang yang sedang melaksanakan patroli antisipasi 3C (curas, curat, curanmor) dan gangguan kamtibmas. Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu pelaku di lokasi." Jelasnya.

Dari hasil interogasi dan pengembangan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pinang, petugas bergerak ke wilayah Cisoka dan berhasil mengamankan satu pelaku lainnya beserta lima unit sepeda motor berbagai merek yang diduga hasil tindak pidana.

Kedua pelaku yang diamankan berinisial M (30) dan R (38), yang diketahui berprofesi sebagai buruh harian lepas. Saat ini keduanya telah diamankan di Polsek Pinang, pelaku dikenakan Pasal 477 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman pidana penjara maksimal 7-9 tahun.

Selain 6 unit sepeda motor berbagai merek, polisi juga menyita sejumlah alat yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan, di antaranya kunci letter T yang telah dimodifikasi, kunci letter L, obeng, serta dua mesin gerinda yang diduga digunakan untuk membuat anak kunci modifikasi.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan dan lokasi kejadian lainnya.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, khususnya curanmor yang meresahkan masyarakat. Patroli rutin dan tindakan tegas akan terus kami lakukan demi menjaga keamanan wilayah," tegasnya.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif, serta menelusuri kemungkinan adanya TKP lain yang berkaitan dengan kedua pelaku.

Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, serta segera melapor ke call center 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan.



Red/Toher Sw