All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polda Babel Tangkap Pria di Pangkalpinang Usai Simpan Sabu dan Ekstasi Dirumah. 

Bangka Belitung, Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan seorang pria berinisial Ba alias Bambang (42). Warga Kacan...

Postingan Populer

Selasa, 31 Maret 2026

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Selasa (31/03/2026).

Momentum ini menjadi titik balik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menghadapi keterbatasan akses. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan.

"Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh, bahkan anak-anak harus pulang lagi karena baju basah atau kotor," ungkap Widodo, salah satu warga, menggambarkan kondisi yang selama ini dihadapi.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin sehingga acara groundbreaking serta pembangunan jembatan dapat dimulai secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

"Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses antar desa," tegas Pangdam.

Selain kegiatan pembangunan jembatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal dan pemberian tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 200 warga menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia juga berharap pembangunan jembatan di Boyolali dapat terus berlanjut ke titik-titik lain yang membutuhkan, mengingat program ini menjadi prioritas nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari karya bakti TNI bersama masyarakat. 

Diharapkan, keberadaannya nanti mampu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Secara simbolis, pada pukul 15.00 WIB, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo dinyatakan resmi dimulai.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan sebagai bagian dari program tersebut. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Bolo kini menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan, membuka akses yang lebih mudah, aman, dan layak bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda Di Wilayah Kodim Wonogiri Akan Menghubungkan Dua Desa Satu Kelurahan

Wonogiri - Komitmen percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan melalui kegiatan groundbreaking Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0728/Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) bertempat di Desa Jendi, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

Prosesi peresmian awal pembangunan tersebut digelar secara video conference (vidcon) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo yang diwakili Kabagops Kompol Agus serta unsur pemerintahan kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga masyarakat setempat.

Pangdam mengucapkan terima kasih dan sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta kontribusi nyata demi terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga niat tulus dan kerja keras saudara sekalian dicatat sebagai amal ibadah serta mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Prosesi acara Ground Breaking ini adalah merupakan representasi kehadiran pemerintah kepada masyarakat dalam mengupayakan ketersediaan sarana infrastruktur jalur penghubung antar desa atau titik lokasi terisolir menuju ke desa lainnya serta akses untuk menuju ke sekolah, kantor pemerintahan dan fasilitas publik.

Program ini juga merupakan salah satu Program Strategis pemerintah dalam mengupayakan solusi cepat guna mengatasi kesulitan yang dihadapi rakyat selain dari program-program kebijakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sudah dijalankan selama ini. Oleh karena itu, diawali dari kegiatan hari ini, mari bersama-sama kita bersatu dan bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda di wilayah masing-masing.

Kemudian dalam kesempatan ini, hadir seluruh Komandan Korem dan Komandan Kodim yang nantinya akan terlibat langsung bersama-sama dengan warga masyarakat di wilayahnya dalam pengerjaan Jembatan Garuda di wilayahnya masing-masing. Sebanyak 60 unit Jembatan Garuda, akan dibangun di 60 titik lokasi di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Pembangunan yang akan dilaksanakan nantinya, meliputi : 49 titik jembatan gantung dan 11 titik jembatan beton, keseluruhan pembangunan ini sekali lagi adalah sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Pangdam juga menyampaikan bahwa pada periode pertama dan kedua, Kodam IV/Diponegoro bersama-sama dengan masyarakat, telah berhasil merealisasikan dan meresmikan 48 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan launching 200 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Indonesia dilaksanakan secara serentak dipimpin Bapak Kepala Staf Angkatan Darat dan dihadiri Presiden Republik Indonesa, Bapak H. Prabowo Subianto.

Pangdam berharap semoga proses pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan dengan aman, cepat dan lancar serta nantinya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

"Jembatan gantung garuda yang akan dibangun ini akan dirasakan manfaatnya oleh warga dari tiga Desa yakni Desa Nungkulan,Desa Jendi dan Kelurahan Gemawang," Imbuh Dandim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama TNI dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan tersebut.

"Kualitas dan ketepatan waktu menjadi hal utama agar manfaat pembangunan ini dapat segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Nungkulan dan sekitarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga dari tiga desa di sekitar titik pemangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Groundbreaking Jembatan Garuda ini mencerminkan komitmen kuat TNI AD melalui Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Selain meningkatkan konektivitas, program ini juga dinilai strategis dalam memperkuat stabilitas sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat pun menjadi faktor kunci keberhasilan program, sekaligus meminimalisir potensi hambatan sosial dalam pelaksanaannya di lapangan.

Penulis : Arda 72

Apel Pagi Polsek Panongan Dipimpin Pawas, Tingkatkan Disiplin dan Kesiapsiagaan Personel





Kabupaten Tangerang – Dalam rangka meningkatkan disiplin serta kesiapsiagaan anggota, Polsek Panongan melaksanakan kegiatan apel pagi yang rutin digelar sebagai bentuk penguatan kedisiplinan dan koordinasi internal.

Apel pagi tersebut dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di lapangan apel Polsek Panongan.

Kegiatan apel dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Ahmad Suheri yang juga menjabat sebagai Kanit Sabhara Polsek Panongan. Dalam arahannya, Pawas menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kekompakan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, S.H., selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa apel pagi merupakan sarana penting dalam menyampaikan arahan pimpinan serta memastikan kesiapan anggota sebelum melaksanakan tugas harian.

"Apel pagi menjadi momentum untuk menyatukan persepsi, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan seluruh personel siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Dengan dilaksanakannya apel pagi secara rutin, diharapkan seluruh personel Polsek Panongan semakin profesional, responsif, dan mampu menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.




Toher Sw

Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana, Babinsa Sangkrah Kawal Proyek Pembangunan KDKMP

Surakarta - Sertu Eko Personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon kodim Surakarta terus menunjukkan dedikasinya aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. 

Selasa,(31/3/2026). Babinsa turun langsung mengawal yaitu mendampingi dan memantau proyek pembangunan fisik  gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon.

"Dalam kesempatan ini kami membaur bersama warga dan pekerja konstruksi untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan tepat waktu."ujarnya.

" Kehadiran kami di lokasi proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat gotong royong bagi warga."tegasnya.

*Pengawalan yang kami lakukan  ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Program Pemerintah dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam mempercepat pembangunan fasilitas ekonomi desa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat."imbuhnya.

"Proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa ini sangat penting bagi kesejahteraan warga Desa masyarakat Gunturharjo. Melalui koperasi ini, diharapkan ekonomi kerakyatan dapat berputar dengan lebih baik. Sebagai Babinsa, sudah menjadi kewajiban saya untuk mengawal dan membantu setiap program pembangunan di desa ini agar berjalan lancar," ujar Babinsa.

Penulis : Arda 72

Patroli Keamanan & Sambang Warga, Cara Jitu Babinsa Sewu Pelihara Kondusifitas Wilayah Binaan

Surakarta -  Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto  melaksanakan Patroli keamanan dan komunikasi sosial (Komsos) dengan Staf Kelurahan, bersama Bpk Budi Rahmadi SE.MM Sekertaris Kelurahan dan Bpk Anton Setyo Wibowo A.Md. ( Kasi Pemerintahan Sewu) bertempat di Kantor Kelurahan Sewu Kec.Jebres, Senin (30/03/2026).

Ditegaskan Koptu Sanda Kegiatan paska Libur lebaran akan membuat ekskalasi kegiatan dimasyarakat akan meningkat.

"oleh karna itu kami perangkat kelurahan membahas beberapa strategi agar kegiatan dimasyarakat dapat berjalan dengan lancar seperti biasanya."ujarnya.

"Keamanan dan ketertiban harus lebih di tingkatkan setelah aktifitas warga kembali Normal setelah Libur Lebaran agar masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar dan tanpa hambatan"tegasnya.

Penulis : Arda 72