All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Pelajar Ditemukan Tewas di Muara Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan*

Aparat Polresta Tangerang melakukan penyelidikan ditemukannya mayat pria di ujung muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kec...

Postingan Populer

Rabu, 08 April 2026

Babinsa Kelurahan Sangkrah Awasi Pembangunan KDKMP,  Target Selesai Tepat Waktu

Surakarta - Di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon semangat gotong royong antara warga dan TNI terus menyala. Sertu Eko, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim Surakarta turun langsung ke lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dengan seragam lorengnya yang khas, ia berdiri tegap mengawasi setiap proses kerja, memastikan proyek strategis ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Kehadirannya tak hanya memberikan rasa aman, tapi juga menyuntikkan semangat bagi para pekerja yang tengah berjuang di bawah terik matahari.Rabu(8/4/2026).

Sertu Eko tak segan mendekat, memeriksa kualitas bahan dan memberikan arahan agar hasil akhir sesuai standar. 

Pengawasan ketat Babinsa ini bukan sekadar formalitas. Sertu Eko memastikan setiap tahap pembangunan sesuai jadwal, sehingga proyek KDKMP dapat diselesaikan tepat waktu seperti yang diharapkan."ujar Sertu Eko disela-sela pelaksanaan kegiatan.

Dukungan penuh dari Kodim 0735/Surakarta ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendampingi prograk pemerintah pembangunan untuk infrastruktur desa, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan sentuhan langsung untuk maju.

Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini diharapkan tak hanya menjadi bangunan biasa, melainkan mesin penggerak ekonomi warga Masyarakat Kelurahan Sangkrah..

Semoga keberhasilan proyek ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kelurahan Sangkrah membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan warga mampu mewujudkan desa yang lebih sejahtera dan mandiri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Intensifkan Patroli Malam, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Yakinkan Situasi Tetap Aman & Kondusif

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sunarto bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan kegiatan patroli bersama di wilayah Pasar kliwon, Selasa (07/04/2026).

"Selain melaksanakan patroli bersama, kami juga menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya."ujar  Sertu Sunarto disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Selain itu kita juga wajib mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."tegasnya.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga,juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 05/Pasar kliwon."terangnya.

"Harapan kami warga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangat lah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif.
  
Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Bupati Lucky Hakim Gerak Cepat, Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua



INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bergerak cepat (gercep) memerintahkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu untuk segera memulangkan tujuh pekerja asal Indramayu yang terlantar di perantauan, tepatnya di kawasan Sermayam, Merauke, Papua Selatan.

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti perintah tersebut. Seluruh biaya pemulangan para pekerja akan ditanggung oleh Baznas Kabupaten Indramayu.

“Pak Bupati sudah memerintahkan kami agar segera memulangkan tujuh pekerja yang terlantar di Papua. Semua biaya pemulangan ditanggung Baznas,” ujar Endang kepada Radar Indramayu di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).

Endang menjelaskan, pihaknya atas perintah bupati bergerak cepat setelah sebuah video memilukan viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi para pekerja asal Indramayu yang terlantar akibat ditinggal mandor.

Disnaker kemudian berhasil menghubungi Catu Wijaya, perwakilan pekerja asal Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi.

Catu menuturkan, tujuh pekerja tersebut bekerja sebagai kuli bangunan dalam proyek pembangunan barak TNI di Yonif TP 818/YUBOI. Namun, harapan untuk mendapatkan penghasilan layak justru berubah menjadi penderitaan. Mereka mengaku tidak menerima hak sesuai perjanjian awal, bahkan ditinggal oleh mandor yang membawa mereka ke Papua.

“Atas perintah Pak Bupati Lucky, kami langsung mencari tahu keberadaan mereka. Alhamdulillah sekarang sudah bisa menghubungi Pak Catu, tinggal menunggu kesiapan untuk dipulangkan ke Indramayu,” jelas Endang.

Ia menambahkan, Disnaker bersama Dinas Sosial dan Baznas telah siap memfasilitasi pemulangan para pekerja. Namun saat ini, para pekerja masih mengurus upah yang belum dibayarkan oleh mandor.
“Kami sudah siap memulangkan. Jika mereka sudah siap, tiket pesawat segera kami beli,” pungkas mantan Camat Sliyeg tersebut.

Ketujuh nama pekerja yang terlantar di  Papua adalah Mulyadi, Yogi Setiawan, Catu Wikaya, warga Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Ahmad Malik Ibrahim, warga  Desa Jatimulya, Jayadi, warga Desa Cikawung, Carwadi, warga Desa Plosokerep, Kec. Terisi dan , Rasim, warga Blok Sarmita, Desa Puntang, Kec. Losarang

(Nurbeti)
Uploaded Image

Kapolsek Panongan Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Kinerja Personel


Uploaded Image


TANGERANG – Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) mingguan yang dilaksanakan di Aula Polsek Panongan, Rabu (8/4/2026) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Anev yang dimulai pukul 08.10 WIB tersebut menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir, sekaligus menyampaikan arahan pimpinan terkait langkah-langkah strategis ke depan. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi personel di lapangan, sehingga dapat segera dicarikan solusi yang tepat guna mendukung kelancaran tugas. Evaluasi menyeluruh ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta soliditas internal anggota Polsek Panongan.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH menyampaikan bahwa kegiatan Anev rutin merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga kinerja tetap optimal serta memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

“Melalui Anev ini, kita dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas berjalan, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Dengan adanya kegiatan Anev mingguan ini, diharapkan Polsek Panongan semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah hukumnya.




𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞
𝙆𝙖𝙥𝙚𝙧𝙬𝙞𝙡 𝘽𝙖𝙣𝙩𝙚𝙣

Selasa, 07 April 2026

Modus Baru Kurir Sabu di Prabumulih: Titip HP Berisi Narkoba di Pinggir Jalan, Langsung Ditangkap Satresnarkoba


PRABUMULIH — Jajaran Polres Prabumulih di bawah naungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap modus baru peredaran narkotika jenis sabu dengan cara menyembunyikan barang bukti di dalam casing handphone dan menaruhnya di pinggir jalan sebagai titik transaksi.

Dalam operasi yang dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 10.30 WIB di Jalan Padat Karya, Perumahan BRI, Kelurahan Muara Dua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, petugas mengamankan tersangka berinisial G (29), seorang buruh warga Prabumulih.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Resnarkoba Muhammad Arafah memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan dan observasi di lapangan.

Saat dilakukan pemantauan, petugas mencurigai gerak-gerik tersangka yang terlihat meletakkan sebuah handphone di pinggir jalan. Petugas kemudian mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut.

Hasil pemeriksaan mengungkap adanya satu paket sabu seberat bruto 1,78 gram yang disembunyikan di balik casing bagian belakang handphone, dibungkus menggunakan kertas timah rokok.

Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut merupakan miliknya yang akan diserahkan kepada seorang pembeli berinisial R dengan harga Rp300.000 melalui metode tanpa tatap muka langsung.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu paket sabu, satu unit handphone merek Realme warna biru, satu lembar kertas timah rokok, serta satu lembar tisu putih.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. ketentuan KUHP yang berlaku, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun.

Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih, Muhammad Arafah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

“Modus penyembunyian sabu di dalam casing handphone dan sistem penempatan di titik tertentu merupakan upaya pelaku untuk menghindari penangkapan. Namun anggota kami mampu mendeteksi gerakan mencurigakan tersebut. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap pihak lain yang terlibat,” tegasnya.

Kapolres Prabumulih, Bobby Kusumawardhana, menyatakan bahwa pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus beradaptasi dengan berbagai modus baru.

“Kami tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga mempelajari setiap pola baru yang digunakan agar sistem deteksi kami semakin kuat. Kami mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus meningkatkan metode penegakan hukum seiring perkembangan modus operandi pelaku.

“Tidak ada modus yang tidak dapat kami ungkap. Kami akan terus bergerak dan memastikan peredaran narkotika di Sumatera Selatan dapat ditekan secara maksimal,” ujarnya.

Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Prabumulih masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok dan pembeli yang terlibat dalam kasus tersebut.

Pengungkapan ini menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke berbagai lini serta memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

(Cephy)
Uploaded Image