All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Penyapu Uang Koin Jembatan Sewo Diimbau Hentikan Aktifitas Saat Operasi Ketupat Lodaya 2026

Indramayu – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas (kamtibcarlantas)...

Postingan Populer

Selasa, 03 Februari 2026

Tambang Tanpa Izin Di Area PT. TIMAH :Mengapa Aktivitas Sekala Besar Tak Terhenti.

Bangka – Tragedi memilukan kembali terjadi di sektor pertambangan timah di Bangka Belitung. Sebanyak tujuh orang pekerja tambang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tanah saat bekerja di sebuah tambang timah besar yang beroperasi di kawasan eks tambang Pondi, Kecamatan Pemali, Senin (2/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang dihimpun tim investigasi menyebutkan, kecelakaan kerja tersebut terjadi akibat konstruksi tanah yang tidak stabil, sementara aktivitas penambangan masih terus berlangsung menggunakan alat berat ekskavator seri 200 merek Hitachi, serta sejumlah mesin diesel lengkap dengan pompa penyedot material.

Warga sekitar lokasi mengungkapkan kepada tim investigasi bahwa tambang tersebut telah beroperasi selama beberapa bulan terakhir. Ironisnya, aktivitas berskala besar itu berjalan tanpa hambatan, meski berada di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Timah Tbk.

Dari data sementara, sebagian besar korban diketahui bukan warga lokal Bangka, melainkan pekerja yang didatangkan dari luar daerah. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban lain yang belum ditemukan.

Sumber investigasi juga mengungkap dugaan kuat bahwa pemilik tambang merupakan seorang warga lokal berinisial AK, dikenal dengan sebutan "Big Bos Kim Kian" alias Akian. Dugaan ini semakin menguatkan sorotan publik terhadap praktik pertambangan ilegal yang diduga berlangsung terbuka dan terorganisir.

Yang menjadi pertanyaan besar publik, lokasi tambang tersebut berada di dalam kawasan IUP PT Timah, dengan akses masuk yang dijaga pos keamanan (security) milik PT Timah. Pintu masuk ke area tambang dilengkapi portal, dan tidak semua orang dapat keluar-masuk ke kawasan tersebut.
Namun demikian, Humas PT Timah, Anggi, pada Senin malam menyampaikan bahwa aktivitas tambang tersebut bukan bagian dari operasional PT Timah dan tidak memiliki izin. Ia juga menyatakan bahwa pihak PT Timah turut membantu proses pencarian korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Pernyataan tersebut justru menuai sorotan tajam. Secara kasat mata, aktivitas tambang dengan alat berat dan lalu-lalang kendaraan bermuatan material sulit untuk tidak terlihat, terlebih lokasinya berada tepat di depan pos keamanan perusahaan.

Publik pun mempertanyakan, apakah PT Timah benar-benar tidak mengetahui aktivitas tambang ilegal yang berlangsung di depan mata, atau justru terjadi pembiaran. Tak hanya itu, desakan juga mengarah pada transparansi alur penjualan bijih timah hasil tambang tersebut.

"Jika terbukti ada bijih timah dari tambang ilegal ini yang mengalir ke PT Timah tanpa SPK, maka patut diduga perusahaan telah menerima hasil tambang ilegal," ujar salah satu sumber investigasi.

Atas peristiwa ini, tim investigasi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung dan Polda Bangka Belitung untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pemilik tambang, serta pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam aktivitas tersebut.

Tim investigasi awak media menegaskan akan terus menelusuri kasus kecelakaan tambang (laka tambang) ini hingga tuntas, guna mengungkap kebenaran di balik tragedi yang telah merenggut nyawa para pekerja, agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban jiwa di masa mendatang.

(HR/TIM) 

Jaga Kondusifitas Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dimasyarakat,Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi melaksanakan patroli malam bersama Linmas diwilayah Kecamatan Serengan.Senin  (02/02/2026) tadi malam.

Dikatakan Serda Koko kegiatan patroli rutin malam hari ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat yang sedang melaksanakan beraktifitas maupun istirahat dimalam hari.

"Tidak hanya itu kami juga memberikan himbauan kepada warga agar menjaga situasi di lingkungan masing-masing.'imbuhnya.

"Dengan melakukan patroli malam hari,setidaknya dapat mencegah para pelaku kejahatan maupun gangguan keamanan yang lainnya,sehingga tercipta wilayah yang nyaman dan aman."pungkas Serda Joko.

Senin, 02 Februari 2026

Longsor Tambang Timah di Pemali, 3 Tewas dan 4 Penambang Masih Dalam Pencarian. 



BANGKA – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) digelar menyusul insiden longsor yang menimpa area tambang timah di kawasan Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Kejadian nahas yang berlangsung pada Senin (2/2/2026) sore ini mengakibatkan sedikitnya tujuh penambang tertimbun.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sekelompok penambang sedang beraktivitas menggunakan alat berat. Tiba-tiba, kontur tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil dan longsor seketika, menimbun para pekerja beserta alat berat yang sedang beroperasi.

Rekan korban yang selamat berupaya melakukan evakuasi mandiri sesaat setelah kejadian. Sebanyak tiga orang berhasil dievakuasi namun dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, empat penambang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsor.

Merespons laporan warga, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang segera menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta masyarakat setempat kini tengah bahu-membahu melakukan penyisiran.

Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengonfirmasi tantangan yang dihadapi tim di lapangan. "Kita sore ini menerima informasi tentang adanya pekerja tambang yang tertimbun longsoran tanah dan segera mengirimkan tim rescue," ujar Mikel.

Ia menambahkan bahwa kondisi medan cukup berbahaya. "Lokasi tanah yang tidak stabil dan rawan longsor susulan menjadi tantangan utama kami dalam upaya pencarian empat pekerja yang masih tertimbun. Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan potensi SAR terkait untuk memaksimalkan proses pencarian. Semoga operasi ini diberi kelancaran," pungkasnya.

(HR) 

Polres Bangka Barat Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Menumbing 2026



Polres Bangka Barat menggelar Upacara Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Menumbing Tahun 2026 di Lapangan Merah Mako Polres Bangka Barat, Senin (2/2/2026) pagi. 

Kegiatan ini menjadi langkah awal cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Ketupat 2026.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Bangka Barat, jajaran Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Kodim 0431 Bangka Barat, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Bangka Barat, hingga unsur Senkom.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel beserta sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Menumbing 2026.

Polri, khususnya fungsi lalu lintas, diharapkan mampu meningkatkan kualitas kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas, menekan angka fatalitas kecelakaan, serta memperkuat budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. 

Selain itu, personel diminta mengedepankan disiplin dan profesionalisme sesuai rencana operasi demi mewujudkan pelayanan Polantas yang Presisi.

Wakapolres Bangka Barat Kompol Albert D. H. Tampubolon menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan operasi tersebut.

"Operasi Keselamatan Menumbing ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung menjelang Operasi Ketupat 2026. Kami mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta sinergi dengan seluruh instansi terkait," ujar Kompol Albert.

Ia menambahkan, melalui operasi ini diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mendatang.

Upacara gelar pasukan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi penanda kesiapan Polres Bangka Barat bersama stakeholder terkait dalam mendukung keselamatan berlalu lintas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(HR) 

Polsek Panongan Gelar Patroli dan Himbauan Kamtibmas, Tertibkan Aktivitas Debt Collector di Citra Raya



Kab Tangerang - Polsek Panongan, Polresta Tangerang, melaksanakan kegiatan patroli dan pemberian imbauan kamtibmas terhadap aktivitas Mata Elang (Matel) atau debt collector di wilayah hukum Polsek Panongan, Senin (2/2/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) akibat praktik penarikan kendaraan yang meresahkan warga.

Adapun lokasi patroli dan pemantauan meliputi sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Raya Boulevard Citra Raya serta Jalan Raya Lugano Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Panongan memberikan imbauan secara langsung kepada para Matel atau debt collector agar tidak melakukan penarikan kendaraan di jalan raya. Petugas juga menegaskan bahwa setiap penarikan kendaraan harus sesuai prosedur hukum, dilengkapi dengan surat tugas resmi serta dokumen yang sah dari pihak perbankan atau lembaga pembiayaan terkait.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi konflik yang dapat timbul akibat tindakan penarikan kendaraan secara paksa di ruang publik.

"Polsek Panongan akan terus melakukan patroli dan pengawasan guna menertibkan aktivitas debt collector yang tidak sesuai ketentuan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Panongan tetap aman dan kondusif," tegas Kapolsek.

Melalui kegiatan patroli dan imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa rasa khawatir, serta tercipta lingkungan yang tertib dan kondusif di wilayah hukum Polsek Panongan.



Red/ Toher Sw