All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Hadiri Pelantikan Mabicab 2025–2030, Kapolresta Cirebon Tegaskan Pramuka Mitra Strategis Pembinaan Generasi Taat Hukum

CIREBON, - Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri langsung Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabica...

Postingan Populer

Rabu, 11 Februari 2026

Kerja Sama Tim SAR Berbuah Hasil, Jasad Korban Serangan Buaya Di Bangka Ditemukan.



BANGKA, 11 Februari 2026  – Pencarian terhadap Jauhari (40), warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat diterkam buaya di Sungai Limbung, Desa Menduk, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban pada pagi hari ini, sekitar pukul 08.40 WIB.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tersangkut pada jaring ikan tidak jauh dari lokasi kejadian awal.

Penemuan bermula saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu nelayan. Saat tim melakukan pengecekan terhadap sisi-sisi sungai, mereka mencurigai sebuah jaring ikan. Ketika jaring tersebut diangkat, terlihat tubuh korban tersangkut di dalamnya.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan penemuan tersebut.
"Alhamdulillah, pada pagi hari ini pukul 08.40 WIB, korban yang sebelumnya dikabarkan diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Limbung berhasil kita temukan. Berkat kerja sama dengan unsur SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan tersangkut di jaring," ujar Mikel.

Setelah dievakuasi, jenazah Jauhari langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Petaling untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Mikel juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim yang terlibat. "Terima kasih tentunya kami ucapkan kepada segenap unsur SAR Gabungan yang turut mendukung dan membantu dalam proses pencarian terhadap korban. Atas berhasil ditemukannya korban, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup, dan unsur SAR Gabungan dapat kembali ke kesatuan masing-masing," tutupnya.

(HR) 

Selasa, 10 Februari 2026

Peringati HUT ke-54 Basarnas, Kantor SAR Pangkalpinang Tanam 540 Bibit Mangrove di Lahan Bekas Tambang



Bangka, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan menanam ratusan bibit mangrove di kawasan Pantai Batu Ampar, Kabupaten Bangka, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan penanaman mangrove ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya instansi vertikal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Bangka, BUMN, insan media, komunitas penggiat lingkungan, serta mahasiswa.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Basarnas terhadap pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.

"Momentum HUT ke-54 Basarnas ini kami maknai dengan memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam tugas pencarian dan pertolongan, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove diharapkan mampu mengurangi abrasi pantai sekaligus memulihkan ekosistem pesisir Bangka," ujar Mikel saat membuka kegiatan.

Apresiasi atas kegiatan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Bangka. Mewakili Bupati Bangka, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hj. Ismir, S.STP, menilai kegiatan ini sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Kami mengapresiasi inisiatif Kantor SAR Pangkalpinang. Kolaborasi antara pemerintah, instansi, komunitas, dan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam rehabilitasi kawasan pesisir dan lahan kritis," kata Ismir.

Sebanyak 540 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan tersebut, sesuai dengan usia Basarnas yang menginjak 54 tahun. Penanaman difokuskan pada lahan bekas tambang timah di sekitar Pantai Batu Ampar sebagai upaya reklamasi dan penghijauan kembali. Bibit mangrove diperoleh melalui kerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Dukungan berbagai pihak dan sponsor turut berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui aksi ini, Kantor SAR Pangkalpinang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pesisir serta habitat bagi berbagai biota laut.

(HR) 

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang



Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari. 

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

"Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri," kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah," ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

"Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat," tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar 

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

"Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar," pungkas Yos.

(HR) 

Calon Kuwu Abdul Siap Mengabdi untuk Masyarakat Desa Jatibarang Baru

Indramayu – Jelang Pemilihan Kuwu Penggantian Antar Waktu (PAW) Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang akan digelar pada 18 Februari 2026, suasana politik desa mulai memanas. Pertarungan diprediksi akan berlangsung sengit karena dari tiga calon kuwu yang maju, semuanya merupakan figur yang pernah bekerja sebagai aparat pemerintah Desa Jatibarang Baru.

Salah satu calon yang mencuri perhatian adalah Abdul, yang menyatakan siap mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat Desa Jatibarang Baru. 

"Saya maju bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan masyarakat. Saya ingin melanjutkan pengabdian dengan membawa perubahan positif bagi desa," ujar Abdul Fitri Selasa 10 Februari 2026.

Kehadiran Abdul Fitri dalam bursa calon kuwu tidak lepas dari dukungan kuat keluarga. Ia menegaskan bahwa dorongan dan doa keluarga menjadi motivasi utama untuk maju dalam pemilihan PAW kali ini. 

"Saya mendapat semangat besar dari keluarga. Dukungan mereka membuat saya yakin untuk melangkah dan siap mengabdi bagi masyarakat," tambahnya.

Dengan latar belakang ketiga calon yang sama-sama pernah menjadi aparat desa, pemilihan PAW kali ini diprediksi akan berlangsung ketat. Masyarakat menaruh harapan besar agar kuwu terpilih mampu menghadirkan kepemimpinan yang transparan, adil, dan berpihak pada kepentingan warga.

Abdul Fitri sebelumnya pernah menjabat sebagai Lurah Desa Jatibarang Baru dan sudah banyak dikenal sebagai figur yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ketika masyarakat menghadapi kendala hukum, Abdul tak segan-segan ikut membantu menyelesaikan persoalan hingga warga merasa terayomi.

Tak hanya itu, pria jebolan SDN 5 Jatibarang, SMP PUI Jatibarang, dan SMA Persamaan ini juga memiliki niat kuat untuk membawa Desa Jatibarang Baru lebih maju. Selain pengalaman sebagai lurah, Abdul juga aktif bergabung dengan organisasi besar seperti Karang Taruna dan KNPI, yang semakin memperkuat kiprahnya di bidang sosial dan kepemudaan.

Abdul berharap pelaksanaan Pilwu PAW di Desa Jatibarang Baru berjalan dengan baik. Dirinya memohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Desa Jatibarang Baru agar perjalanan menuju kursi pengayom masyarakat diberikan kemudahan. 

"Bismillah niat baik saya ini akan di balas dengan kemudahan dan kelancaran. Salam hormat saya untuk masyarakat Desa Jatibarang Baru dan mari kita sukseskan Pilwu PAW dengan tertib, aman dan sukses tanpa ekses," tutupnya. 

Warga Desa Jatibarang Baru berharap pemilihan kuwu PAW berjalan kondusif, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar siap mengabdi. Figur kuwu terpilih diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, meningkatkan pembangunan desa, serta menjaga persatuan masyarakat. (WH)

TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Hari Ini Resmi Dimulai

Surakarta - Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2026 di wilayah Kodim Surakarta hari ini Selasa (10/02/2026) resmi di buka. 

Pembukaan dilakukan melalui upacara bertempat di halaman SDN Mijipiniliha, Joyotakan, Serengan, Solo, serta di ikuti para pejabat tinggi Muspida antara lain, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H (Dandim 0735/Ska), Letkol Cpm Rifky Nur Rahman S,H (Dandenpom IV/Ska), Letkol CZI Agus Sriyanta ( Dandenzibang Surakarta), Letkol Cke Dimas Bagus ( Dandenhub Ska), AKBP Sigit SK.MH ( Wakapolres Surakarta), Budi Martono ( Sekda Pemkot Surakarta), serta Tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Serengan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanat yang disampaikan oleh Sekda Budi Martono, Walikota Solo Respati Ardi mengatakan, TMMD Tahap I Tahun 2026 merupakan bentuk sinergi dan kebersamaan antara TNI, Pemkot Surakarta dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

"Tidak hanya pembangunan fisik saja, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial serta kemanunggalan TNI dengan rakyat."tuturnya.

Sementara itu Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., menegaskan bahwa kegiatan TMMDSengkuyung ini merupakan wujud nyata hadirnya TNI khususnya Kodim 0735/Surakarta dalam menyukseskan Program Pemerintah yakni mempercepat pemerataan pembangunan di tingkat Daerah serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah Kota Surakarta.

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 ini, kegiatan fisik difokuskan pada  Perbaikan Saluran Air (selokan) Di Jln. Kahayan dan Jl. Karandan Kelurahan Joyotakan Kec. Serengan dengan VolumePanjang 327 M menggunakan Uditch Uk. 80 CM x 80 CM

"Mari kita bersama-sama untuk terus menjaga kekompakan kerjasama dan semangat kebersamaan selama pelaksanaan, agar hasil pembangunan dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal."tegas Dandim.

Untuk Sasaran Non Fisik yakni, Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara. Penyuluhan Nilai Ideologi Pancasila, Penyuluhan KB Kesehatab dan Stunting, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan dan pencegahan bahaya Narkoba, Penyuluhan Koperasi Merah Putih, Penyuluhan Mitigasi bencana banjir dan kebakaran, serta Pembagian sembako kepada Masyarakat sekitar lokasi TMMD

Program TMMD Sengkuyung Tahap I ini merupakan Langkah nyata Kodim 0735/Surakarta dalam membantu mempercepat pembangunan di daerah, khususnya di wilayah kota Surakarta.

Penulis : Arda 72