All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Silaturahmi Kamtibmas Tugu Dalam, Kapolsek Seltim Bangun Sinergi Cegah Tawuran

Cirebon Kota – Kapolsek Cirebon Selatan Timur melaksanakan kegiatan silaturahmi kamtibmas pada Jumat (27/02/2026) pukul 21.00 WI...

Postingan Populer

Jumat, 27 Februari 2026

Demi Kemajuan Desa, Bulan Puasa Bukan Penghalang Kemanunggalan TNI Dan Rakyat Dilokasi TMMD 127 Desa Kembang

Wonogiri - Semangat pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri. Meskipun dalam suasana bulan Ramadan, para personel TNI dan warga tetap konsisten melaksanakan pekerjaan fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 500 meter di lokasi sasaran, Jumat (27/2/2026).

Kondisi cuaca yang panas serta pelaksanaan ibadah puasa tidak menyurutkan ritme kerja anggota Satgas bersama masyarakat setempat. Teriknya matahari justru dijawab dengan semangat gotong royong yang semakin erat demi mengejar target penyelesaian sesuai waktu yang telah ditentukan.

Komandan Kompi (Danki) SSK Satgas TMMD Reguler ke-127, Letda Arm Vicky Purwo, menegaskan bahwa puasa bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas. Menurutnya, bekerja demi kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat juga merupakan bagian dari ibadah.

"Puasa bukan penghalang bagi kami untuk tetap bekerja melaksanakan pengecoran jalan. Justru di bulan yang penuh berkah ini, semangat anggota semakin berlipat ganda karena kami tahu jalan ini sangat dinantikan warga untuk menunjang akses ekonomi dan mobilitas sehari-hari," ujar Letda Vicky.

Secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi prajurit dan warga desa Kembang yang tetap bekerja maksimal di lapangan. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan meskipun dalam kondisi berpuasa.

"Saya sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah yang ditunjukkan di lapangan. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami memastikan bahwa meskipun sedang berpuasa, standar kualitas pengecoran tetap terjaga sesuai spesifikasi yang telah direncanakan," ungkapnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-127 ini, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan dapat memperlancar aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Penulis : Arda 72

Babinsa Koramil Kismantoro Patroli Malam Bersama Polsek dan Linmas

Wonogiri - Sebagai upaya untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif, Babinsa Koramil 20/Kismantoro Kodim 0728/Wonogiri Serka Agung melaksanakan patroli keamanan sekaligus sambang warga bersama anggota Polsek dan Linmas di wilayah Kecamatan Kismantoro, Kamis (27/2/2026) malam. 

Kegiatan patroli dan sambang warga yang dilakukan secara rutin ini, adalah untuk memastikan kondisi wilayah selalu dalam keadaan kondusif serta mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan. 

Patroli yang di nahkodai Babinsa ini, keliling desa  dengan menggunakan sepeda motor dan menyempatkan berdialog dengan warga yang sedang berjaga di pos kamling.

Dalam kesempatan ini Babinsa Serka Agung menyampaikan, bahwa kerja sama dengan masyarakat itu sangat penting untuk menjaga dan  memperkuat keamanan di wilayah. 

" Menjaga wilayah tetap aman bukan hanya tugas TNI saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara TNI dengan berbagai komponen keamanan dan masyarakat, bisa mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif dan nyaman ", tandasnya.

Penulis : Arda 72

Respons Cepat Laporan Hotline 110, Polresta Tangerang Cek Dugaan Penyekapan di Citra Raya



Polresta Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penyekapan terhadap seorang pria bernama Rian yang diduga dilakukan oleh debt collector atau yang kerap disebut mata elang (matel).

Laporan tersebut diterima melalui layanan Hotline 110 dan WhatsApp Center Halo Kapolres, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam laporannya, pelapor menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Citra Raya Boulevard, Ruko Avenue, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

"Informasi awal menyebutkan adanya dugaan penyekapan terhadap korban Rian oleh sejumlah orang yang diduga debt collector," kata Kepala SPKT Polresta Tangerang Iptu Muklis. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket SPKT Polresta Tangerang segera merespons. Personel Pamapta III bersama anggota piket fungsi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di lapangan.

"Setibanya di lokasi, petugas tidak menemukan keberadaan Rian," ujar Muklis. 

Petugas kemudian mencoba menghubungi nomor ponsel yang bersangkutan, namun tidak dapat dihubungi. Sementara dari hasil keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi, diperoleh informasi bahwa tidak terjadi penarikan kendaraan milik Rian di tempat tersebut.

"Kami juga melakukan pengecekan menyeluruh di area ruko, namun yang bersangkutan tidak ditemukan," tambah Muklis. 

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 WIB, Rian akhirnya dapat dihubungi dan menyatakan telah berada di kediamannya. Kepada petugas, Rian mengaku sepeda motor yang digunakannya merupakan kendaraan bekas (second). Hal lain yang Rian sampaikan, dirinya sempat diberhentikan di jalan kemudian dibawa ke kantor leasing.

"Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Rian, kendaraan menunggak pembayaran sehingga sepeda motor tersebut diserahkan kepada pihak leasing dalam kondisi sadar," ujar Muklis menyampaikan keterangan Rian. 

Pada sisi lain, Rian juga mengaku memiliki BPKB kendaraan. Namun dokumen tersebut hilang dan masih dalam tahap pencarian di rumahnya. Oleh karena itulah, petugas mengarahkan Rian agar membuat laporan apabila merasa memiliki dokumen kepemilikan yang sah dan terdapat dugaan unsur tindak pidana. 

Petugas juga akan mendalami keterangan para saksi yang berada di lokasi kejadian. Muklis menegaskan, langkah cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mencegah potensi terjadinya tindak pidana serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Prinsipnya, setiap informasi sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti untuk mencegah kemungkinan terjadinya tindak pidana dan memastikan situasi tetap kondusif," ujar Muklis. 

Respons cepat tersebut, lanjut Muklis, sejalan dengan arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, yang menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai problem solver serta menjamin keamanan dan ketertiban.

"Kami menjalankan arahan pimpinan agar seluruh personel sigap dan responsif terhadap setiap aduan masyarakat," kata Muklis. 

Dia juga menerangkan, layanan Call Center 110 dan Halo Kapolres merupakan bentuk keterbukaan Polresta Tangerang dalam menerima laporan secara cepat dan transparan. 

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana atau gangguan kamtibmas. Hal itu demi mencegah terjadinya tindakan melawan hukum dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.



Red/Toher Sw
Kaprewil Banten

IPDA Syaiful Rusdiansyah Pimpin Operasi Pekat di Wilayah Cikupa




Tangerang — Kanit Reskrim Polsek Cikupa IPDA Syaiful Rusdiansyah, S.H. memimpin pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukum Polsek Cikupa, Kamis (26/2/2026) pukul 22.00 WIB hingga selesai.

Operasi Pekat tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Depot Jamu Sidomuncul di Jalan Raya Peusar, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, serta Toko Jamu Yasmin di Kampung Cibadak, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam kegiatan tersebut, IPDA Syaiful Rusdiansyah bersama anggota Unit Reskrim Polsek Cikupa memberikan himbauan dan edukasi kepada para pemilik usaha terkait bahaya konsumsi minuman beralkohol, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan.
Petugas juga mengingatkan agar tidak menjual minuman keras, terlebih kepada anak di bawah umur.

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 (dua belas) botol minuman keras beralkohol merek Rajawali. Selanjutnya, seluruh barang bukti tersebut dibawa dan diamankan ke Polsek Cikupa untuk proses lebih lanjut.

IPDA Syaiful Rusdiansyah menyampaikan bahwa Operasi Pekat Maung 2026 ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadhan.

"Kami akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran miras ilegal guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan," tegasnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menegaskan bahwa jajaran Polsek Cikupa berkomitmen untuk menekan penyakit masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

"Operasi Pekat ini akan terus kami intensifkan sebagai langkah preventif dan represif terhadap segala bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," tegas Kapolsek.


Red/Toher Sw
Kaperwil Banten

Gerak Cepat Polsek Kelapa Dua, 5 Pelaku Curanmor Diamankan Kurang dari 24 Jam


 

TANGERANG | BuserPresisi.com– Respon cepat jajaran Unit Reskrim Polsek Kelapa Dua kembali membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan usai beraksi di depan Ruko Fifth Avenue, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 00.25 WIB.
 
Kapolsek Kelapa Dua, AKP Rokhmatulloh, S.H., menjelaskan bahwa kelima terduga pelaku masing-masing berinisial A (29), K.N (20), N (23), F (22), dan S.E (22). Mereka diketahui berasal dari Lampung dan diduga merupakan bagian dari jaringan spesialis curanmor lintas daerah.
 
"Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, kelima terduga pelaku berhasil kami amankan di wilayah Pagedangan," ujar AKP Rokhmatulloh kepada awak media, Kamis (26/2/2026).
 
Berawal dari Laporan Korban
 
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban berinisial O.K (24), yang kehilangan sepeda motor saat diparkir di pinggir jalan dalam kondisi terkunci stang dan menggunakan shutter lock. Beruntung, kendaraan tersebut telah dilengkapi perangkat GPS, sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pelacakan.
 
Unit Reskrim yang dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Rovi segera bergerak cepat melakukan penyelidikan berdasarkan titik koordinat GPS dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan lima terduga pelaku berikut empat unit sepeda motor. Salah satu motor yang diamankan diduga milik pelapor, meski telah diganti plat nomornya untuk menghilangkan jejak.
 
Amankan Senpi Rakitan dan Kunci Letter T
 
Tidak hanya itu, saat dilakukan penggeledahan, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana, di antaranya:
 
Kunci letter T beserta beberapa mata kunci
Satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver
Empat butir peluru aktif
 
Temuan senjata api rakitan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat potensi ancaman yang dapat membahayakan masyarakat.
 
Komitmen Berantas Curanmor
 
Saat ini kelima terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kelapa Dua untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi curanmor lainnya di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
 
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan, guna menekan angka kejahatan jalanan.
 
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda, serta memasang perangkat keamanan tambahan seperti GPS," tegasnya.
 
Keberhasilan pengungkapan cepat ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kelapa Dua.
 
Red/ Toher Sw
Kaperwil Banten