All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Wakapolda Jabar dan Kapolres Cirebon Kota Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih di Sungai Kriyan

Cirebon Kota - Peresmian Jembatan Merah Putih yang membentang di atas Sungai Kriyan di wilayah RT 03 RW 06 Kelurahan Jagasatru K...

Postingan Populer

Senin, 09 Maret 2026

Lahirnya Batik Buana Sekar Kedaton, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta

Surakarta - Dialah Cita Putri Karisma Sari seorang Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735.Surakarta, Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra yang berdinas di Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, pendiri Batik Buana Sekar Kedaton, membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana kecintaan terhadap batik dan alam menjadi sebuah bisnis yang sukses. Berawal dari hobi, Cita Putri terus mengembangkan passionnya hingga akhirnya melahirkan Batik Buana Sekar Kedaton pada tahun 2011.

Ditegaskan Cita Putri Karisma Sari bahwasanya perjalanan panjangnya bermula pada tahun 2011, ketika dirinya masih berprofesi sebagai karyawan swasta. Di tengah rutinitas pekerjaan yang padat dan tanggung jawab harian yang menyita waktu serta tenaga, terselip sebuah kecintaan yang tumbuh perlahan namun pasti, yakni kecintaan terhadap seni batik dan pesona keindahan alam Indonesia.

"Pada awalnya, ketertarikan itu hadir secara sederhana, hanya sebatas kegemaran terhadap kain bermotif tradisional yang sarat makna dan filosofi. Kami merasa setiap helai batik memiliki cerita, memiliki jiwa, dan menyimpan warisan budaya yang begitu berharga. Rasa suka tersebut kemudian berkembang menjadi ketertarikan yang semakin mendalam. Setiap waktu luang setelah bekerja kami manfaatkan untuk belajar secara otodidak, mengamati proses pembuatan batik, memahami teknik cap dan tulis, serta mencoba merancang motif sendiri dengan penuh rasa ingin tahu."tuturnya.

"Perjalanan belajar itu tidak selalu mudah. Ada banyak percobaan yang gagal, warna yang tidak sesuai harapan, serta motif yang harus diperbaiki berulang kali. Namun dari setiap proses tersebut, kami menemukan pelajaran berharga tentang kesabaran, ketelitian, dan konsistensi. Dari yang semula hanya sekadar hobi untuk mengisi waktu senggang, perlahan tumbuh keyakinan dalam hati bahwa membatik bukan hanya kesenangan, melainkan panggilan jiwa yang ingin kami tekuni secara lebih serius dan profesional."terangnya.

Lebih lanjut Cita Putri Karisma Sari menambahkan inspirasi terbesar dalam setiap karya kami berasal dari alam. Keindahan alam yang kami temui dalam perjalanan mendaki gunung, menyusuri perbukitan hijau, menikmati semilir angin di antara pepohonan, hingga menyaksikan matahari terbit dari balik cakrawala selalu menghadirkan ide-ide segar. Bentuk dedaunan yang unik, bunga liar yang tumbuh anggun, tekstur batang pohon, hingga siluet pegunungan yang megah menjadi sumber gagasan yang kemudian kami tuangkan dalam motif batik. Dari situlah muncul keinginan kuat untuk menciptakan cetakan cap dengan motif alam yang memiliki ciri khas tersendiri, berbeda namun tetap berakar pada nilai tradisi.

"Dengan keberanian dan tekad yang mantap, kami mulai merintis usaha ini secara perlahan. Tahap demi tahap kami jalani dengan penuh kesungguhan, mulai dari merancang desain, membuat cap, memilih bahan kain berkualitas, hingga mengawasi proses produksi dengan teliti. Semua kami lakukan dengan cinta terhadap karya dan rasa hormat terhadap warisan budaya bangsa."imbuhnya.

"Akhirnya, Batik Buana Sekar Kedaton lahir sebagai wujud nyata dari perjalanan, perjuangan, dan doa yang panjang. Bagi kami, batik bukan sekadar kain yang dikenakan, melainkan simbol ketekunan, ekspresi rasa syukur atas keindahan alam, serta upaya melestarikan budaya Indonesia. Harapan kami, setiap karya yang dihasilkan mampu membawa nilai estetika, makna mendalam, dan kebanggaan bagi siapa pun yang mengenakannya." pungkas Cita Putri Karisma Sari dengan bangga. 

Pendim Surakarta

Minggu, 08 Maret 2026

Lahirnya Batik Buana Sekar Kedaton, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta

Surakarta - Dialah Cita Putri Karisma Sari seorang Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735.Surakarta, Istri dari Peltu I Made KP yang berdinas di Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, pendiri Batik Buana Sekar Kedaton, membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana kecintaan terhadap batik dan alam menjadi sebuah bisnis yang sukses. Berawal dari hobi, Cita Putri terus mengembangkan passionnya hingga akhirnya melahirkan Batik Buana Sekar Kedaton pada tahun 2011.

Ditegaskan Cita Putri bahwasanya perjalanan panjangnya bermula pada tahun 2011, ketika dirinya masih berprofesi sebagai karyawan swasta. Di tengah rutinitas pekerjaan yang padat dan tanggung jawab harian yang menyita waktu serta tenaga, terselip sebuah kecintaan yang tumbuh perlahan namun pasti, yakni kecintaan terhadap seni batik dan pesona keindahan alam Indonesia.

"Pada awalnya, ketertarikan itu hadir secara sederhana, hanya sebatas kegemaran terhadap kain bermotif tradisional yang sarat makna dan filosofi. Kami merasa setiap helai batik memiliki cerita, memiliki jiwa, dan menyimpan warisan budaya yang begitu berharga. Rasa suka tersebut kemudian berkembang menjadi ketertarikan yang semakin mendalam. Setiap waktu luang setelah bekerja kami manfaatkan untuk belajar secara otodidak, mengamati proses pembuatan batik, memahami teknik cap dan tulis, serta mencoba merancang motif sendiri dengan penuh rasa ingin tahu."tuturnya.

"Perjalanan belajar itu tidak selalu mudah. Ada banyak percobaan yang gagal, warna yang tidak sesuai harapan, serta motif yang harus diperbaiki berulang kali. Namun dari setiap proses tersebut, kami menemukan pelajaran berharga tentang kesabaran, ketelitian, dan konsistensi. Dari yang semula hanya sekadar hobi untuk mengisi waktu senggang, perlahan tumbuh keyakinan dalam hati bahwa membatik bukan hanya kesenangan, melainkan panggilan jiwa yang ingin kami tekuni secara lebih serius dan profesional."terangnya.

Lebih lanjut Cita Putri menambahkan inspirasi terbesar dalam setiap karya kami berasal dari alam. Keindahan alam yang kami temui dalam perjalanan mendaki gunung, menyusuri perbukitan hijau, menikmati semilir angin di antara pepohonan, hingga menyaksikan matahari terbit dari balik cakrawala selalu menghadirkan ide-ide segar. Bentuk dedaunan yang unik, bunga liar yang tumbuh anggun, tekstur batang pohon, hingga siluet pegunungan yang megah menjadi sumber gagasan yang kemudian kami tuangkan dalam motif batik. Dari situlah muncul keinginan kuat untuk menciptakan cetakan cap dengan motif alam yang memiliki ciri khas tersendiri, berbeda namun tetap berakar pada nilai tradisi.

"Dengan keberanian dan tekad yang mantap, kami mulai merintis usaha ini secara perlahan. Tahap demi tahap kami jalani dengan penuh kesungguhan, mulai dari merancang desain, membuat cap, memilih bahan kain berkualitas, hingga mengawasi proses produksi dengan teliti. Semua kami lakukan dengan cinta terhadap karya dan rasa hormat terhadap warisan budaya bangsa."imbuhnya.

"Akhirnya, Batik Buana Sekar Kedaton lahir sebagai wujud nyata dari perjalanan, perjuangan, dan doa yang panjang. Bagi kami, batik bukan sekadar kain yang dikenakan, melainkan simbol ketekunan, ekspresi rasa syukur atas keindahan alam, serta upaya melestarikan budaya Indonesia. Harapan kami, setiap karya yang dihasilkan mampu membawa nilai estetika, makna mendalam, dan kebanggaan bagi siapa pun yang mengenakannya." pungkas Cita Putri dengan bangga. 

Penulis : Arda 72

Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Bersama Linmas Kelurahan Sewu Laksanakan Kerja Bakti

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kerja bakti bersama Linmas kelurahan di Halaman Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres, Minggu (08/03/2026).

Dalam Mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Babinsa Koptu Sanda bersama Linmas Kelurahan Sewu mempelopori kegiatan kerja bakti pembersihan disekitar Kantor Kelurahan yang sudah kotor dan tidak terawat.

Ditegaskan Koptu Sandha kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan dengan melibatkan Petugas Kebersihan Kantor dan Linmas, dengan sasaran pengerjaan di fokuskan Pemangkasan Ranting Pohon di halaman Kelurahan Sewu

" Dikarenakan Untuk menghidari Pohon Roboh di musim penghujan dan Angin disaat musim ini, Melibatkan Petugas Kebersihan Kantor dan Linmas sehingga terlihat bersih dan rapi."ujarnya.

" kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian kita sebagai aparat kewilayahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri dan memberikan contoh kepada warga kelurahan Sewu agar peduli terhadap lingkungan sehingga tata ruang dan kebersihan tetap terjaga dengan baik serta meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman,  Babinsa Koramil Slogohimo Bersama Linmas Patroli Bersama

Wonogiri - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 22/Slogohimo bersama Linmas melaksanakan patroli rutin malam hari. Kegiatan ini menyasar wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. 

Patroli malam ini dipimpin langsung oleh Babinsa Sertu Sujoko dan Linmas. Kehadiran gabungan unsur aparat keamanan dan masyarakat menjadi bukti sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di desa. Minggu (8/3/2026) malam. 

Pelaksanaan patroli ini bertujuan untuk Menjaga stabilitas keamanan,ketertiban di wilayah binaan dan Menjalin komunikasi yang baik kepada masyarakat  Desa Taman pada malam hari. Mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian, perkelahian, maupun gangguan keamanan lainnya. 

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan.

Penulis : Arda 72

Peran Aktif Piket Koramil 02/Banjarsari Dalam Melaksanakan Patroli Malam Untuk Wujudkan Lingkungan Aman

Surakarta - Piket Koramil 02 Banjarsari Kodim Surakarta Sertu Sandi melaksanakan kegiatan Patroli Malam bersama dengan Linmas diwilayah Kecamatan Banjarsari, Sabtu (08/03/2026) tadi malam.

Sertu Sandi memegaskan kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan warga masyarakat di wilayah binaan.
 
"Selain patroli kami juga melaksanakan komunikasi sosial dengan warga dan memberikan himbauan agar masyarakat lebih peduli terhadap keamanan di lingkungannya."ujarnya.

" kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk sinergi TNI dalam menjaga situasi kamtibmas masyarakat."tuturnya.

 "Kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga seluruh lapisan masyarakat,"imbuhnya
 
"Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terwujud lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat."pungkas Sertu Sandi.

Penulis : Arda 72