All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polsek Mendo Barat Amankan Temuan Bungkusan Diduga Ganja Tak Bertuan Di Kebun Warga. 

Bangka belitung, Seorang warga menemukan diduga narkoba jenis ganja tak bertuan di kebun sawit miliknya di Desa Air Duren Kecamatan Mendo Ba...

Postingan Populer

Rabu, 11 Maret 2026

Wow Mantap. Polres Indramayu Amankan Obat Keras 1.220 Butir Tramadol -Trihex, Dan Ringkus Pengedarnya



Indramayu- Satresnarkoba polres Indramayu Polda Jabar kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar. Seorang pria berinisial AR alias Jonggol(27) diamankan petugas di kediamanya di wilayah Karangampel, kabupaten Indramayu, pada Rabu 25 Februari 2026, sekitar pukul 20.40 WIB.

Penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Indramayu dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang yang kerap di salahgunakan, terutama di kalangan generasi muda. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui kasat Resnarkoba Polres Indramayu AKBP Boby Bimantara, menjelaskan terduga pelaku di amankan berserta barang bukti ribuan butir obat keras terbatas.

"Dalam penggeledahan di rumah terduga pelaku , polisi menemukan total 1.220 butir obat beberapa jenis. Barang bukti tersebut terdiri dari 670 tablet Tramadol yang di simpan dalam berbagai kemasan bekas roko dan tas untuk mengelabui petugas," ujar AKP Boby Bimantara, Selasa (10/3/2026).

Selain ribuan butir obat, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp600.000 yang di duga merupakan hasil penjualan, serta satu unit ponsel yang di gunakan terduga pelaku untuk bertransaksi. berdasarkan hasil interogasi sementara, AR mengaku mendapatkan ribuan butir obat tersebut dengan cara membeli dari seseorang berinisial W yang beralamat di jakarta. Saat ini, mama tersebut telah masuk dalam Daftar Pencairan Orang(DPO) dan sedang dalam pengejaran intensif oleh tim SAR Resnarkoba.

"Tersangka mendapatkan barang dari Jakarta dan mengedarkanya di wilayah Indramayu.saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah kami amankan di Mapolres Indramayu guna proses penyidikan lebih lanjut," tambah kasat narkobah.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas peredaran obat-obatan terlarang atau narkotika di lingkungan masing-masing demi menjaga kondusivitas dan kesehatan masyarakat kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKBP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.
"Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan Kamtibmas,kami imbau untuk segera melaporkanya melalui layanan Lapor Pak Polisi- Siap Mas INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center polri 110," ujar AKP Tarno 

(Nurbaeti)

Selasa, 10 Maret 2026

Lawyer Poltakparngiton Bantah Isu Penyekapan Oknum Wartawan di PT PMM


‎Pangkalpinang - Kuasa Hukum ketiga tersangka aksi kekerasan terhadap oknum wartawan, Poltakparngiton Silitonga S.H., M.H, dengan tegas menyatakan jika isu liar soal penyekapan oknum wartawan, tidak benar. 
‎"Ada informasi yang beredar, katanya terjadi penyekapan terhadap oknum wartawan, penghilangan barang bukti dan pemukulan oleh pihak perusahaan. Saya tegaskan itu semua tidak benar, itu adalah opini yang digiring," ujar Poltakparngiton Silitonga saat ditemui wartawan, Selasa siang (10/3), saat keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Babel. 
‎"Memang benar terjadi aksi pemukulan oleh seorang sopir truk, tapi itu ada sebab dan akibat. Karena korban atau oknum wartawan ini mendokumentasikan para petani tailing (mineral ikutan-red) yang mengantarkan barang ke PT PMM, merasa terancam," terangnya, bersama ketiga istri korban. 
‎"Saya juga dengar bahwa korban atau oknum wartawan ini sering mengeluarkan bahasa intimidasi dengan pihak perusahaan, bahkan sampai mengeluarkan bahasa memeras," terang dia. 
‎Sebelumnya, lanjut dia, upaya menempuh jalur restorative justice sudah dilakukan, tetapi jika pihak korban tidak mau maka akan menempuh jalur pengadilan. 
‎Tak hanya itu, Poltakparngiton Silitonga juga mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan ketiga tersangka. 
‎"Kita juga sudah menempuh permohonan kepada Kapolda untuk menangguhkan penahanan ketiga tersangka ini, supaya mereka bisa bekerja dan memberi makan anak serta istri mereka menjelang lebaran," jelasnya. 
‎"Terakhir, kami sudah melakukan upaya Restotive Justice dan berharap kasus ini bisa diselesaikan dengan damai," pungkasnya.

Red Tim

Sapa Warga di RW 12 Kalijaga, Wakil Wali Kota Pastikan Perbaikan Infrastruktur dan Rutilahu Jadi Prioritas



Kota Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini tercermin dalam kunjungan silaturahmi Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat menyapa warga di RW 12 Kalijaga, Selasa (10/3/2026).

Dalam dialog yang berlangsung santai tersebut, Wakil Wali Kota tampak telaten menyimak satu per satu aspirasi yang disampaikan warga, mulai dari masalah drainase hingga akses jalan yang mulai rusak. Menurutnya, interaksi langsung seperti ini sangat penting agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab kegelisahan warga di lapangan.

"Terima kasih banyak atas aspirasi dan keterbukaan bapak ibu semua. Saya mendengar apa yang menjadi kebutuhan warga di sini. Bismillah ya, semua masukan ini kami upayakan semaksimal mungkin. Tentu kita sesuaikan dengan kondisi anggaran yang terukur, namun dengan segala ikhtiar yang ada, insyaallah semoga semuanya bisa segera direalisasikan,” ujar Wakil Wali Kota di hadapan warga.

Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa kehadirannya tidak sendirian. Ia sengaja menggandeng jajaran dinas teknis agar setiap persoalan infrastruktur bisa langsung dicarikan solusinya saat itu juga. Ia menyadari bahwa masalah jalan lingkungan menjadi salah satu keluhan yang paling banyak muncul di wilayah Kalijaga.

"Sengaja saya mengajak Bapak Kadis DPRKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) ke sini. Karena tadi banyak sekali aspirasi tentang perbaikan jalan lingkungan. Jadi saya bawa langsung ahlinya supaya bisa langsung kita tinjau lokasinya, kita survei titik mana saja yang menjadi lokus prioritas untuk diperbaiki," tambahnya sebelum bergegas meninjau lokasi.
Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan, yang mendampingi Wakil Wali Kota, menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi arahan pimpinan. Wandi menjelaskan bahwa setiap usulan warga sebenarnya telah masuk dalam sistem perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat Musrenbang Kelurahan hingga ke tingkat kota, guna mendukung visi misi daerah.

"Kami selaku dinas pengampu tentu sangat mendukung penuh program yang menjadi prioritas Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota. Kabar baiknya, khusus untuk tahun 2026 ini, di RW 12 Kelurahan Kalijaga sudah ada dua agenda perbaikan jalan lingkungan yang masuk dalam bidang prasarana, sarana, dan utilitas di dinas kami," jelas Wandi.

Tak hanya soal jalan, Wandi juga membawa angin segar terkait program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Ia memaparkan bahwa kuota perbaikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kelurahan Kalijaga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk Rutilahu di Kalijaga yang murni dari APBD Kota Cirebon, tahun lalu hanya 5 unit. Alhamdulillah tahun 2026 ini bertambah menjadi 23 unit rumah se-Kelurahan Kalijaga. Jika melihat total se-kota, kenaikannya juga terasa, dari 169 unit menjadi 253 unit yang dibiayai APBD," papar Wandi secara detail.

Selain mengandalkan dana daerah, Pemerintah Kota Cirebon juga aktif menjemput bola ke pemerintah pusat. Wandi menyebutkan ada tambahan 196 unit rumah yang mendapatkan bantuan melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dari APBN. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara daerah dan pusat dalam membenahi pemukiman warga.

Menutup rangkaian peninjauan, Wandi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti di situ saja. Pemerintah Kota Cirebon akan terus mencari peluang anggaran dari berbagai sumber demi mewujudkan hunian dan lingkungan yang layak. 

"Semua ini demi mendukung visi Kota Cirebon yang setara dan berkelanjutan. Kami akan terus berupaya mencari peluang-peluang lain ke depannya," pungkasnya.
(DW Krisnara)

Puluhan U-Turn Ditutup Jelang Arus Lebaran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Cirebon


Cirebon Kota - Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran terus dilakukan dengan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui penutupan sejumlah titik putar balik kendaraan atau U-Turn di wilayah hukum Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari kesiapan pengamanan arus lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB (10/03/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di jalur utama yang menjadi lintasan masyarakat.

Penutupan sejumlah U-Turn tersebut dilakukan pada beberapa titik strategis yang berada di jalur lalu lintas utama yang selama ini kerap digunakan kendaraan untuk berputar arah sehingga berpotensi menimbulkan perlambatan arus kendaraan terutama saat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Sandhi Maulana, S.H., M.M., CPHR menjelaskan bahwa langkah penutupan U-Turn tersebut merupakan bagian dari upaya rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Beberapa titik U-Turn yang menjadi fokus penutupan berada di sejumlah ruas jalan strategis di antaranya di depan pintu keluar Makorem, depan pintu masuk Bima, bawah Tugu Selamat Datang, depan gerbang Perum Harjamulya, depan Auto 2000, samping pintu masuk Hotel Aston, depan dealer Yamaha Bahana, depan ACC Motor, depan Toko Inti Baja, depan UPTD Provinsi, pintu keluar Patra serta depan gang Hotel Octo.

Penutupan titik putar balik kendaraan tersebut dilakukan dengan memasang beton barrier sebagai pembatas fisik sehingga kendaraan tidak dapat lagi melakukan putar balik di lokasi tersebut selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengaturan lalu lintas yang dilakukan untuk mengurangi potensi konflik kendaraan yang terjadi di titik putar balik sehingga arus kendaraan di jalur utama dapat bergerak lebih teratur.

Dengan adanya penutupan U-Turn tersebut diharapkan arus kendaraan yang melintas di jalur utama Kota Cirebon dapat mengalir lebih baik terutama saat meningkatnya volume kendaraan pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu langkah rekayasa lalu lintas ini juga diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di titik putar balik kendaraan yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan agar mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan serta selalu mengutamakan keselamatan berkendara dan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui Layanan Polisi 110, apabila menemukan adanya gangguan di jalan raya sehingga dapat segera ditangani oleh petugas kepolisian.

((Red.))

Hujan dan Angin Robohkan Pohon di Karanggetas, Polisi Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi

Cirebon Kota - Sebuah pohon jenis Ketapang Kencana tumbang di Jalan Karanggetas Kampung Pandesan RW 01 Kelurahan Pekalangan Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon setelah hujan disertai angin melanda kawasan tersebut pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB sehingga sebagian badan jalan sempat tertutup batang dan ranting pohon yang roboh ke arah jalan raya (10/03/2026). Peristiwa tersebut langsung mendapat respons dari aparat kepolisian bersama tim gabungan yang datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika hujan turun disertai angin yang cukup kencang di wilayah sekitar Jalan Karanggetas yang merupakan salah satu jalur aktivitas masyarakat di Kota Cirebon. Tidak lama kemudian sekitar pukul 17.00 WIB pohon Ketapang Kencana yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan menutupi sebagian badan jalan.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP H. Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa setelah menerima informasi mengenai pohon tumbang tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan di lokasi serta memastikan jalur yang sempat tertutup batang pohon dapat segera dibersihkan sehingga aktivitas masyarakat di Jalan Karanggetas dapat kembali berjalan.

Setibanya di lokasi, petugas bersama tim gabungan segera melakukan penanganan dengan membersihkan batang serta ranting pohon yang menutupi sebagian badan jalan sehingga akses kendaraan dapat kembali dilalui oleh masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Penanganan pohon tumbang tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur yang hadir di lokasi di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cirebon, Unit Siaga PLN, anggota Polsek Cirebon Selatan Timur, serta Babinsa Kelurahan Pekalangan yang turut membantu proses evakuasi.

Selain menutup sebagian badan jalan, pohon tumbang tersebut juga sempat mengenai kabel listrik yang berada di sekitar lokasi sehingga menyebabkan kerusakan ringan pada jaringan kabel di area tersebut. Petugas dari PLN kemudian melakukan pengecekan terhadap jaringan listrik yang terdampak untuk memastikan kondisi instalasi listrik di sekitar lokasi.

Dalam proses penanganan tersebut, petugas BPBD Kota Cirebon melakukan pemotongan batang dan ranting pohon menggunakan peralatan khusus agar dapat segera dipindahkan dari badan jalan. Proses evakuasi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WIB ketika seluruh batang pohon berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan sehingga aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Karanggetas dapat kembali berlangsung setelah pohon yang tumbang berhasil disingkirkan dari badan jalan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terutama ketika terjadi hujan disertai angin yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang atau gangguan lainnya serta mengajak warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera dilakukan penanganan secara cepat.

((Red.))