All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

“Rencana Pabrik Sawit di Limbung Picu Kisruh: Warga Pertanyakan Limbah, Oknum Kuasai Lahan?”

Bangka Barat — Rencana pembangunan pabrik kelapa sawit di Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, memicu gelombang pro dan ko...

Postingan Populer

Minggu, 22 Maret 2026

“Kini Tak Perlu Lagi Memutar”: Kesaksian Warga di Balik Hadirnya Jembatan Sungai Tuntang

Grobogan-Pagi itu, suasana di tepian Sungai Tuntang, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, terasa berbeda. Warga dari Desa Ngombak dan Desa Kentengsari berkumpul menyaksikan sebuah momen yang telah lama mereka tunggu. Di hadapan mereka kini berdiri sebuah jembatan gantung yang kokoh, membentang di atas aliran Sungai Tuntang yang selama ini memisahkan kehidupan dua desa.

Bagi sebagian orang, jembatan sepanjang sekitar 80 meter itu mungkin hanya terlihat sebagai sarana penghubung biasa. Namun bagi warga di dua desa tersebut, jembatan itu adalah jawaban atas penantian panjang yang telah berlangsung puluhan tahun.

Sekretaris Desa Kentengsari, Wartoyo, mengaku masih sulit menyembunyikan rasa harunya ketika melihat jembatan itu akhirnya berdiri. Selama ini, Sungai Tuntang menjadi penghalang utama mobilitas warga, terutama ketika musim hujan tiba.

"Terima kasih telah dibangun jembatan ini. Warga sudah berpuluh-puluh tahun menunggu adanya jembatan ini," kata Wartoyo dengan nada penuh syukur.

Ia mengenang bagaimana dahulu masyarakat harus berjuang untuk sekadar menyeberangi sungai. Warga pernah membuat rakit sederhana yang ditarik secara manual menggunakan tali dari dua sisi sungai. Namun cara itu tetap penuh risiko dan tidak selalu bisa digunakan.

Sebelumnya warga pernah memakai rakit yang ditarik manual untuk menyeberangi. Apabila arus sungai deras, rakit tidak bisa dipakai. Sekarang dengan adanya jembatan ini akses warga jadi jauh lebih mudah.

"Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar sini," ungkap Wartoyo.

Cerita serupa disampaikan Daryanto warga Kentengsari, salah seorang warga yang telah lama tinggal di kawasan tersebut. Ia menuturkan bahwa sebelum jembatan dibangun, wilayah itu seperti terisolasi oleh Sungai Tuntang.

"Sudah berpuluh-puluh tahun daerah ini seperti terisolir. Dulu ada perahu penyeberangan manual, tapi sudah hanyut terbawa arus," ungkapnya.

Akibat tidak adanya jembatan, warga yang ingin menuju Desa Ngombak atau sebaliknya harus memutar jauh melalui Kecamatan Kedungjati. Perjalanan yang sebenarnya dekat itu berubah menjadi rute panjang yang melelahkan.

Daryanto mengungkapkan bila lewat Kedungjati jaraknya bisa sampai sekitar 12 kilometer. Perjalanan bisa 20 menit lebih hanya untuk sampai ke Ngombak. Kini bisa ditempuh hanya sekitar 5 menit.

Kondisi tersebut juga dirasakan oleh anak-anak sekolah. Setiap hari mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh karena tidak adanya jalur langsung yang menghubungkan dua desa.

"Sekarang anak-anak sekolah bisa lewat sini, tidak perlu mutar jauh lagi ke Kedungjati," lanjutnya.

Keberadaan jembatan tersebut kini menjadi harapan baru bagi masyarakat. Selain memudahkan akses pendidikan, jembatan juga mempercepat aktivitas para petani yang selama ini harus memutar jauh untuk menuju lahan pertanian mereka.

Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat untuk membantu membuka akses wilayah yang terisolasi. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, program tersebut diwujudkan melalui pembangunan 39 jembatan yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari jumlah tersebut, 13 jembatan telah selesai dibangun, sementara 26 jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan oleh prajurit TNI bersama masyarakat. Pembangunan jembatan tersebut terdiri dari 20 jembatan Armco, 17 jembatan gantung, serta dua jembatan Bailey di berbagai wilayah Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Launching program pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan secara serentak oleh Kasad di berbagai daerah. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. dari lokasi Jembatan Gantung Sungai Tuntang di Desa Ngombak.

Kini, jembatan yang menghubungkan Desa Ngombak dan Desa Kentengsari itu tidak hanya memperpendek jarak, tetapi juga membuka peluang baru bagi kehidupan masyarakat. Sedikitnya 1.073 kepala keluarga atau sekitar 6.418 jiwa kini merasakan manfaat dari hadirnya akses penghubung tersebut.

Bagi warga, jembatan itu bukan sekadar bangunan yang melintang di atas sungai. Ia adalah jalan baru menuju sekolah, ladang, pasar, dan masa depan yang lebih baik—sebuah penghubung harapan yang akhirnya hadir setelah penantian panjang selama puluhan tahun. 

Penulis : Arda 72

Ramah & Humanis, Anggota Kodim 0735/Surakarta Amankan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Surakarta - Anggota Kodim 0735/Surakarta dengan penuh semangat melaksanakan tugas pengamanan sekaligus membantu warga masyarakat yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026).

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim Kapten inf Tri Sakti Kristiyoso menegaskan Kegiatan pengamanan dilakukan di sekitar Pos Pengamanan (Pos Pam) Mandiri yang digelar oleh Kodim 0735/Surakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya saat meningkatnya aktivitas warga menuju lokasi pelaksanaan sholat Idul Fitri.

"Para personel dengan sigap membantu warga, mulai dari anak-anak hingga lansia, untuk menyeberang jalan dengan aman di tengah arus lalu lintas yang cukup padat."tegasnya.

"Selain membantu penyeberangan, anggota Kodim juga tetap melaksanakan pemantauan situasi guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung."imbuhnya.

Kehadiran anggota TNI ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan rasa aman dan nyaman.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Keamanan Wilayah Pasca Lebaran, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat terutama pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/ Surakarta Serda Tarto  melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres, Sabtu  (21/03/2026).

Ditegaskan Serda Tarto Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal dihari lebaran ini piket Koramil 04 Jebres  gencar patroli di wilayah seputaran kecamatan Jebres kota Surakarta.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah kecamatan Jebres."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 21 Maret 2026

Polda Babel Gelar Santunan Ke Warga Di Idul Fitri 1447 H, Irjen Pol Viktor : Momentum Perkuat Rasa Kebersamaan. 



Bangkan Belitung, Polda Bangka Belitung memanfaatkan momen lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah dengan melaksanakan kegiatan pemberian santunan kepada masyarakat.

Kegiatan pemberian santunan ini digelar usai pelaksanaan Solat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/26) pagi.

"Menindaklanjuti Surat Edaran Menseneg dan Surat Telegram Kapolri, pada kesempatan Idul Fitri ini, Polda Bangka Belitung ingin berbagi dengan masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini,"kata Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing, Sabtu pagi.

Menurut Viktor, santunan yang diberikan ini sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat ditengah situasi saat ini.

"Makanya mengingat situasi saat ini, kita lebih mengutamakan kegiatan yang lebih berdampak langsung dengan masyarakat. Dan kita harap ini bisa memberikan keberkahan dan memperkuat rasa kebersamaan kita,"sebutnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda turut menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri kepada seluruh anggota dan masyarakat di Bangka Belitung.

Dia juga berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan silaturahmi dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

"Semoga di hari raya ini kita semua diberikan kebahagian, kedamaian serta keberkahan. Dan ini jadi momentum bagi kita semuanya untuk saling memaafkan antara satu dengan lainnya,"ucap Kapolda.

"Mudah-mudahan lebaran ini juga jadi momentum bagi Polri kedepan. Hubungan silaturahmi dengan masyarakat harus terjalin sehingga kita semuanya bisa menjalankan kehidupan lebih baik lagi setelah lebaran ini,"harapnya.

(HR) 

Pastikan Wisatawan Menikmati Liburan Dengan Aman, Ini Yang Dilakukan Anggota Babinsa

Wonogiri - Personil TNI dari Kodim 0728/Wonogiri Serma Giri, melaksanakan patroli pengamanan di kawasan obyek wisata wasuk gajah mungkur Kabupaten Wonogiri, Minggu (22/3/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif pada liburan lebaran 1447 H di obyek wisata. 

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul menjelang pergantian tahun. 

Sasaran patroli meliputi aktivitas masyarakat yang menikmati masa liburan di sekitar kawasan waduk gajah mungkur. 

Serma Giri menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Patroli ini kita laksanakan untuk menciptakan rasa aman bagi pengunjung. Kami ingin memastikan tidak ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun hal-hal aneh yang dapat meresahkan warga yang menikmati liburan," ujar Serma Giri.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan komunikasi secara humanis, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan, serta mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik, khususnya di kawasan wisata waduk gajah mungkur.

Patroli pengamanan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat saat berlibur di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Penulis : Arda 72