All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Ke -62 Lapas Cirebon Mengundang Rutan ICirebon, Bapas I Cirebon dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon Untuk Melaksanakan Kegiatan Donor Darah di PMI Kota Cirebon

CIREBON,Buserpolkrim.com,– " Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon menggelar kegiatan donor darah bertajuk “Darah ...

Postingan Populer

Senin, 13 April 2026

Babinsa Awasi Ketat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Sangkrah

Surakarta - Sertu Eko, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta terus memantau langsung proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya.

Menurut Sertu Eko, kegiatan pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami terus mendampingi para pekerja di lapangan untuk memastikan setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan baik, mengutamakan kualitas material serta aspek keamanan kerja,” ujarnya saat memantau lokasi pembangunan.

"Pembangunan KDKMP di Kelurahan Sangkrah merupakan bagian dari program nasional pembentukan koperasi desa di seluruh Indonesia."ujarnya.

"Keterlibatan Babinsa dalam pengawasan ini sejalan dengan peran TNI AD sebagai pendamping masyarakat di tingkat desa, guna mempercepat realisasi infrastruktur ekonomi desa."tuturnya.

"Kodim 0735/Surakarta melalui Koramil 05/Pasar Kliwon berkomitmen terus mendukung program prioritas pemerintah daerah ini. “Babinsa siap mendampingi hingga gedung selesai dan koperasi benar-benar berjalan, demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera,” pungkas Sertu Eko.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri, Polresta Tangerang Periksa 8 Saksi


Uploaded Image


Aparat Polresta Tangerang terus mengembang penyelidikan kasus penemuan mayat seorang pelajar di ujung muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kamis (9/4/2026). 

"Hingga kini, Satreskrim Polresta Tangerang telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Minggu (11/4/2026). 

Indra Waspada menambahkannya, pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian, termasuk dugaan keterlibatan aksi tawuran yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Dia bilang, proses pendalaman masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.

"Termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, kata Indra Waspada, diduga korban meninggal akibat tindak kekerasan. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya luka pada bagian dada sebelah kanan serta luka pada tangan kanan korban. Luka tersebut, lanjut dia, diduga akibat benda tajam. 

Uploaded Image

Polresta Tangerang juga tengah menelusuri dugaan keterkaitan korban dengan aksi tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi masih dianalisis guna memperjelas rangkaian kejadian.

Indra Waspada menegaskan, Polresta Tangerang berkomitmen mengusut kasus itu secara profesional dan transparan hingga tuntas. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Apabila ada yang mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian, kami harap segera melapor," tegasnya.

Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dengan fokus pada pengumpulan alat bukti dan penguatan keterangan saksi. Hal itu guna mengungkap pelaku di balik kematian pelajar tersebut.




Red/Toher Aswi

Semangat Persaudaraan dan Disiplin Warnai Kenaikan Tingkat PSHT di Puhpelem Wonogiri

Wonogiri - Suasana khidmat dan penuh semangat terasa di Padepokan Krida Satria Anom, Ranting Puhpelem, Wonogiri, pada Sabtu malam (11/4/2026). Kegiatan kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate ini diikuti oleh 48 siswa dengan penuh antusias. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut berlangsung tertib hingga selesai, mencerminkan kedisiplinan tinggi para peserta dan panitia.

Kehadiran Sertu Parjito Babinsa Kelurahan Giriharjo Koramil 24/Puhpelem dan Kapolsek Puhpelem menunjukkan dukungan penuh dari aparat terhadap kegiatan positif yang membina generasi muda. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Cabang Ponorogo, Ketua Ranting Puhpelem, aparat keamanan, serta para pelatih dan tim penguji.  Para peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan ujian yang telah dipersiapkan dengan matang.

Dalam sambutannya, Ketua Ranting Puhpelem Bapak Budi Saptono menekankan pentingnya disiplin dan ketaatan terhadap pelatih. Ia mengingatkan bahwa PSHT bukanlah ajang untuk perkelahian, melainkan wadah pembentukan karakter yang menjunjung tinggi nilai welas asih, cinta damai, dan hidup rukun di tengah masyarakat. Pesan moral tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Rangkaian ujian yang dilaksanakan meliputi uji ke-SH-an secara tertulis yang menguji pemahaman nilai-nilai kehidupan, serta uji fisik seperti senam dasar, jurus toya (tongkat), jurus belati, teknik kuncian, hingga ketangkasan. Setiap materi dirancang untuk mengasah kemampuan fisik sekaligus mental, sehingga peserta tidak hanya kuat secara jasmani, tetapi juga matang secara rohani.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 malam ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Semangat persaudaraan yang terjalin di antara peserta dan panitia menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai luhur PSHT terus hidup dan berkembang. Momen kenaikan tingkat ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga awal perjalanan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pastikan Situasi Aman & Kondusif Piket Koramil 03/Serengan Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0745/Surakarta Serka Rohmad melaksanakan Patroli Malam di wilayah Kecamatan Serengan kota Surakarta, Minggu (12/04/20226).

Ditegaskan Serka Rohmaf Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring aktifitas warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan Keamanan di masyarakat

"Adapun sasaran dalam patroli meliputi tempat tempat rawan Obyek - obyek vital yang ada di wilayah Kecamatan Serengan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."tegas ya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Minggu, 12 April 2026

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kali Cadas Kukun, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana


Uploaded Image


KAB TANGERANG - Warga Kampung Pabuaran, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di aliran Kali Cadas Kukun, Minggu (12/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Muhamad Afrediansyah (25), seorang karyawan swasta, warga Kampung Daon Tegal, Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, saat korban berpamitan kepada saksi Mahfudin untuk pergi memancing di Kali Cadas Kukun. Namun hingga malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Merasa khawatir, saksi sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa didatangi korban, namun tidak membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan keesokan harinya, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Sekitar pukul 16.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi terapung di aliran sungai dan sudah meninggal dunia,” ungkap salah satu saksi.

Warga bersama saksi kemudian mengevakuasi korban ke rumah duka dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasar Kemis.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya luka atau tanda kekerasan. Dari keterangan saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas semasa hidupnya,” jelasnya.

Uploaded Image

Petugas juga telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, di antaranya pengecekan TKP, pemasangan garis polisi, pendataan saksi, serta koordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Tangerang.

Lebih lanjut, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi, serta keluarga menyatakan tidak akan menuntut secara hukum.

“Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan secara keagamaan. Situasi selama penanganan berlangsung aman dan kondusif,” tutup Kapolsek.

Hingga saat ini, kasus tersebut dinyatakan tidak mengarah pada tindak pidana dan murni merupakan peristiwa musibah.




Toher Aswi