All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Sangat Membanggakan Bupati Lukcy Hakim Meraih Penghargaan Bergensi,Top Pembina BUMD 2026

Indramayu-Prestasi Membanggakan kembali diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bupati Indramayu Lucky Hakim sukses meraih...

Postingan Populer

Jumat, 17 April 2026

Polda Babel Ungkap 165 Kasus Narkotika Periode Triwulan I 2026, Sabu Hingga Ganja Dimusnahkan. 



Bangka belitung, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing memimpin konferensi pers pengungkapan dan pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan berbahaya, Selasa (14/4/26).

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan transparansi kuat Kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya.

Irjen Pol Viktor mengatakan barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus Direktorat Narkoba Polda dan Polres jajaran periode Januari - April 2026.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu sekitar 4,6 kilogram, ekstasi 4.293 butir, ganja hampir 5 kilogram, serta obat keras jenis ketamin sebanyak lebih dari 47,3 kilogram.

"Untuk ketamin ini sebenarnya sejenis obat bius (Anestesi), obat ini termasuk dalam golongan anestesi disosiatif, artinya dapat menyebabkan seseorang merasa terpisah dari tubuh dan lingkungannya, serta menghilangkan rasa sakit (analgesik), tetapi disalahgunakan dan tanpa resep Dokter, ini sangat berbahaya tubuh,"kata Viktor.

Sebelum dilakukan pemusnahan, sejumlah sampel barang bukti diambil secara acak yang disaksikan langsung oleh tim eksternal dari Kejaksaan, Dinas Kesehatan, BNN Bangka Belitung serta Media. 

Langkah ini dilakukan untuk menjamin akuntabilitas serta transparansi membuktikan bahwa barang yang ada memang benar mengandung unsur narkotika.

"Kami ingin membuktikan bahwa barang bukti yang ada di hadapan kita ini memang mengandung narkotika dan obat berbahaya,"ujarnya.

Viktor juga membeberkan dampak dahsyat jika barang haram ini lolos beredar. Berdasarkan perhitungan, barang sitaan tersebut berpotensi dikonsumsi oleh sebanyak 928.021 jiwa.

Oleh karena itu, Eks Kadivkum Polri ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu memerangi narkoba.

"Kalau kita biarkan beredar, ini akan mengganggu perkembangan generasi muda karena ancaman narkoba ini tidak mengenal kalangan. Oleh sebab itu, penanganan tidak bisa dilakukan sendiri, perlu keterlibatan semua pihak untuk mempersempit ruang gerak peredaran Narkoba,"tegasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkotika Polda Babel, Kombes Pol Ronald Sipayung memaparkan capaian kinerja selama Triwulan I 2026 (1 Januari – 8 April).

Menurut Ronald, pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 165 kasus penyalahgunaan narkoba dengan menangkap 206 tersangka.

Total barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu 7,9 kg, ganja 5,9 kg, ekstasi 5.551 butir, ketamin 47,3 kg, tramadol 145 ml, serta berbagai obat keras tanpa izin edar.

"Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap visi misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto poin ke-7, khususnya dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba demi melindungi masa depan bangsa,"pungkasnya.

(HR) 
Uploaded Image

Cegah Banjir, Babinsa Punggawan Bersama Warga Bersihkan Aliran Sungai

Surakarta - Babinsa Kelurahan Punggawan Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serka Junaidi bersama warga masyarakat Kelurahan Punggawan melaksanakan kegiatan pembersihan aliran sungai sebagai upaya antisipasi terjadinya banjir, Kamis  (16/04/2026).

Ditegaskan Serka Junaidi kegiatan giting royong kali ini difokuskan pada pembersihan sampah, rumput liar, serta material lain yang berpotensi menyumbat aliran sungai, khususnya saat curah hujan tinggi.

"Kehadiran kami selaku Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu menjaga lingkungan dan keselamatan warga binaan."ujarnya.

Lebih lanjut ditambahkannya bahwa pembersihan sungai merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah banjir yang dapat merugikan masyarakat.

 “Melalui gotong royong seperti ini, diharapkan aliran sungai tetap lancar dan risiko banjir dapat diminimalisir."imbuhnya.

"Harapan kami kegiatan sepertu ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat."pungkas Serka Junaidi.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Ciptakan Keamanan & Kondusif Wilayah,Babinsa Manahan Bersama Linmas Laksanakan Patroli, Susuri Pemukiman Penduduk & Pasar Tradisional

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi Melaksanakan Kegiatan Patroli bersama Linmas Kelurahan Manahan dengan menyusuri Pemukiman penduduk dan Pasar Tradisional di wilayah Kel. Manahan Kec. Banjarsari, Kamis (16/04/2026).

Dilaksànakannya Patroli Babinsa bersama Linmas Kelurahan Manahan salah satunya sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang nyaman bagi warga masyarakat di wilayah binaan yang sedang melaksanakan aktivitas bekerja di rumah maupun warga sedang istirahat.

"Pemukiman penduduk salah satu kerawanan yang bisa terjadi kapan saja maupun dimana saja, kususnya pemukiman warga yang di tinggal pergi oleh penghuninya karena bekerja di lokasi lain, disinilah peran aparat kewilayahan babinsa, maupun linmas untuk hadir dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan Wilayah Binaan."tegas Serma Saring.

"Menyusuri pemukiman penduduk dan Pasar Trfisional tempat pelaku UMKM sebagai upaya yang dilakukan oleh Babinsa bersama linmas dalam rangka mengecek dan memastikan Keamanan dan kenyamanan warga masyarakat, serta memastikan para pelaku UMKM di Pasar tradisional berjalan dengan baik dan harga sembako masih stabil."imbuhnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kamis, 16 April 2026

Polsek Kunto Darussalam Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja di Rokan Hulu, Amankan Barang Bukti Puluhan Gram



ROKAN HULU — Polsek Kunto Darussalam Tim gabungan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan seorang tersangka pengedar berikut barang bukti sabu dan ganja dalam jumlah signifikan, Rabu (15/4/2026).

Tersangka yang diamankan berinisial YR (20 Tahun), seorang buruh asal Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu. Ia ditangkap di Lapangan Bola Voli Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta menyampaikan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Desa Kota Raya.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang tersangka di lokasi yang diduga kerap menjadi tempat transaksi,” ujarnya.

Saat dilakukan penggeledahan awal, petugas menemukan satu paket sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok di saku celana tersangka. Tidak berhenti di situ, tim kemudian melakukan pengembangan ke kediaman tersangka di Desa Muara Jaya.
Di lokasi kedua, petugas kembali menemukan sembilan paket sabu yang disimpan dalam dompet kecil, serta satu bungkus narkotika jenis daun ganja kering. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain berupa timbangan digital, kaca pirex, sendok dari pipet, plastik klip, dua unit ponsel, mancis, dan uang tunai sebesar Rp350.000 yang diduga hasil transaksi.

Secara keseluruhan, barang bukti narkotika yang diamankan berupa sabu dengan berat kotor 24,05 gram dan ganja kering seberat 41,37 gram.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial S melalui perantara R, sementara ganja diperoleh dari seseorang berinisial H. Satresnarkoba Polres Rokan Hulu bersama Polsek Kunto Darussalam saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap ketiga nama tersebut.

Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif mengandung metamfetamina.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

Polsek Kunto Darussalam menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah hukumnya. *(Humas Polres Rohul)ds/Robet

Polsek Kronjo Proses Hukum Kasus Tramadol Usai Tersangka Jalani Detoksifikasi


Uploaded Image


Polsek Kronjo Polresta Tangerang melanjutkan proses hukum terhadap MF alias Ompong (29), tersangka kasus kepemilikan obat keras jenis Tramadol tanpa izin. MF kembali diproses usai menjalani rehab atau detoksifikasi. 

Kapolsek Kronjo Iptu Bayu Sujatmiko, Kamis (16/4/2026) menerangkan, penanganan kasus mengalami dinamika yang tidak sederhana. Dia bilang, seluruh tahapan penanganan perkara berjalan dengan mengedepankan prosedur hukum.

"Sekaligus mempertimbangkan kondisi kesehatan tersangka," ujarnya. 

Bayu melanjutkan, usai diamankan, Sabtu (11/4/2026) sekitar jam 11 malam di wilayah Kecamatan Sukamulya, MF sempat berusaha melarikan diri dalam kondisi mengalami gejala putus obat (sakau). Namun petugas dalam waktu singkat berhasil kembali mengamankan tersangka.

Bayu kemudian menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Kata Bayu, peristiwa bermula pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, ketika petugas menerima informasi terkait dugaan peredaran obat keras di wilayah Sukamulya. Tersangka kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Kronjo, dengan barang bukti awal berupa lima butir Tramadol.

Dalam proses pendalaman, Minggu (12/4/2026), muncul indikasi bahwa tersangka merupakan pengguna aktif dengan tingkat ketergantungan tinggi. Kondisi tersebut terlihat saat tersangka menunjukkan gejala sakau, seperti menggigil, muntah, dan merintih kesakitan.

“Yang bersangkutan diketahui memiliki ketergantungan cukup tinggi terhadap obat keras, sehingga ketika tidak mengonsumsi akan mengalami gejala seperti sakau,” kata Bayu.

Di tengah kondisi tersebut, lanjut Bayu, tersangka sempat merusak pintu ruangan dan berusaha melarikan diri. Petugas yang mengetahui hal itu segera melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menemukan kembali tersangka di Kampung Cibebek, Desa Santri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.

Saat diamankan kembali, tersangka kedapatan membawa 10 strip Tramadol yang diakui diperoleh untuk konsumsi pribadi. Petugas juga telah mengantongi identitas pihak yang diduga menjadi sumber perolehan obat tersebut dan saat ini masih dalam pengejaran.

Pada perkembangan selanjutnya, kondisi kesehatan tersangka kembali menjadi perhatian. Tersangka kembali mengalami gejala sakau yang cukup berat, seperti tubuh menggigil, kedinginan, dan merintih kesakitan. Sehingga dilakukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya menghindari risiko yang tidak diinginkan, termasuk kemungkinan gangguan kesehatan yang lebih serius,” terang Bayu.

Tersangka kemudian menjalani proses rehabilitasi untuk detoksifikasi. Berdasarkan informasi dari pihak rehabilitasi, kondisi tersangka berangsur membaik setelah melalui penanganan medis.

Kemudian pada Rabu (15/4/2026), tersangka dinyatakan dalam kondisi stabil dan tidak lagi mengalami gejala sakau. Sehingga dikembalikan ke Polsek Kronjo untuk melanjutkan proses pemeriksaan dan penegakan hukum.

Penanganan perkara ini pun terus berlanjut, seiring dengan upaya pengembangan kasus guna menelusuri jaringan peredaran obat keras yang lebih luas.




𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞
𝙆𝙖𝙥𝙚𝙧𝙬𝙞𝙡 𝘽𝙖𝙣𝙩𝙚𝙣