All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Big Bos AS Diduga Kendalikan Gudang Penggorengan Timah Ilegal di Tengah Permukiman Warga Beluluk.

BANGKA TENGAH – Aktivitas yang diduga sebagai penggorengan biji timah ilegal kembali menjadi sorotan di kawasan Dusun Sip Sam Fu...

Postingan Populer

Senin, 01 Juni 2026

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Lakukan Patroli Bersama Linmas di Tempat Obyek Vital

Surakarta , Minggu (31/05/2026) pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai, anggota piket Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta, Sertu Mujono melaksanakan giat patroli rutin pada malam hari bersama Satlinmas di obyek vital wilayah Kec.Banjarsari.

Ditegaskan Sertu Mujono Kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di tempat  keramaian warga masyarakat dan sepanjang jalan khususnya pada malam hari dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan kamtibmas.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada saat malam hari serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Prosesi Pelepasan Sirap di Makom Buyut Trusmi, Warga Padati Lokasi Penghormatan Leluhur

Buserpolkrim Com, Cirebon, 1 Juni 2026 – Suasana sakral dan khidmat menyelimuti kompleks Makom Buyut, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, hari ini. Ratusan warga masyarakat, mulai dari warga setempat hingga para keturunan yang datang dari berbagai daerah, memadati lokasi untuk menyaksikan dan mengikuti rangkaian acara puncak tradisi Ngobeng Buyut, yaitu prosesi pelepasan sirap makam para leluhur desa.
 
Prosesi pelepasan sirap ini merupakan momen paling dinanti dan memiliki makna mendalam dalam serangkaian tradisi 4 tahun sekali warga Trusmi. Dilaksanakan pada pagi hari setelah persiapan dan doa bersama, pelepasan atau pembukaan penutup makam para Buyut dilakukan secara tertib mengikuti tata cara adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
 
Dipimpin langsung oleh para tetua adat dan tokoh agama setempat, prosesi ini berlangsung penuh kekhusyukan. Setiap gerakan dan langkah yang diambil memiliki makna penghormatan tertinggi kepada para pendiri dan pembangun peradaban Desa Trusmi. Bagi masyarakat setempat, pelepasan sirap bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen istimewa di mana warga "berjumpa kembali" secara rohani dengan para leluhur, menyampaikan rasa bakti, serta memohon doa restu dan keselamatan bagi seluruh warga desa.
 
Ketua Adat Trusmi dalam keterangannya menyampaikan bahwa tradisi ini adalah bentuk nyata rasa syukur dan ingatan warga terhadap jasa-jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar kehidupan dan kemajuan desa ini.
 
"Pelepasan sirap ini adalah simbol membuka jalan bagi doa-doa kita agar sampai kepada Allah SWT, melalui perantara para Buyut yang kita hormati. Kami melepas penutup ini sebagai tanda bahwa kami sebagai keturunan tidak pernah melupakan asal-usul, sejarah, dan ajaran yang ditinggalkan leluhur kami. Harapannya, desa Trusmi senantiasa diberkahi, dijauhkan dari segala bencana, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun, damai, serta sejahtera," ujarnya di tengah rangkaian acara.
 
Selama prosesi berlangsung, ribuan warga yang hadir tampak tertib mengikuti jalannya kegiatan, sesekali melantunkan doa dan zikir bersama. Suasana semakin khidmat dengan iringan bacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat.
 
Selain nilai spiritual, acara pelepasan sirap ini juga menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi warga Trusmi. Banyak warga yang merantau atau tinggal di luar daerah sengaja pulang kampung demi bisa turut serta dalam momen berharga ini. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan dan rasa memiliki terhadap desa serta warisan budaya yang dimiliki.
 
Setelah prosesi pelepasan sirap selesai dan rangkaian doa dipanjatkan, acara dilanjutkan dengan penutupan kembali sirap makam sebagai simbol kelestarian dan penjaga kehormatan makam leluhur.
 
Masyarakat Trusmi berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi ini. Bagi mereka, warisan budaya dan nilai luhur yang terkandung di dalamnya adalah kekayaan tak ternilai yang harus terus dijaga, agar tetap hidup dan menjadi pedoman bagi generasi penerus di masa depan. Dengan terselenggaranya tradisi ini, kembali ditegaskan bahwa budaya dan agama hidup beriringan selaras dalam keseharian masyarakat Trusmi.

((B,Sudono))

Minggu, 31 Mei 2026

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Gandeng Linmas Gelar Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Sabtu (30/05/2026) tadi malam.

Ditegaskan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."ujarnya.

"Kegiatan Patroli malam seperti ini akan terus kita lakukan demi menjaga kenyamanan dan kondusifitas kota Surakarta ini khususnya di wilayah kecamatan Serengan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polsek Tambusai Utara Tangkap Seorang Pengedar Narkotika, Amankan Barang Bukti 128,02 Gram Sabu


ROKAN HULU – Jajaran Polsek Tambusai Utara berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara, IPDA Rahmat Sandra, S.H., M.H., pada Jumat (22/5/2026). Informasi tersebut menyebutkan bahwa di wilayah Desa Rantau Sakti kerap terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim melaporkannya kepada Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Selanjutnya pada Minggu (24/5/2026), Kapolsek memimpin langsung operasi penindakan bersama personel Unit Reskrim Polsek Tambusai Utara yang dibantu personel Bhabinkamtibmas dan Unit Intelkam. 

Saat melakukan penyelidikan di area perkebunan kelapa sawit Desa Rantau Sakti, petugas menemukan empat orang yang mencurigakan. Ketika dilakukan penggerebekan, tiga orang berhasil melarikan diri, sedangkan satu orang berhasil diamankan dan diketahui berinisial MM (28), warga Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara.
Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Barang bukti tersebut di antaranya: 2 paket besar sabu dengan berat kotor masing-masing 50,88 gram dan 50,39 gram, 5 paket sedang sabu dengan total berat kotor 24,45 gram, 11 paket kecil sabu dengan total berat kotor 2,30 gram, 1 tas sandang warna hitam;
Uang tunai Rp5.099.000, 2 unit telepon genggam merek Oppo, 1 timbangan digital, 2 sendok plastik, 1 mancis, 1 kotak rokok, 1 tabung lakban warna hitam, 1 tabung warna hijau, 1 unit sepeda motor Honda Revo, 1 bilah parang.
Total berat kotor narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan mencapai 128,02 gram.
Saat diinterogasi di lokasi, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan, termasuk narkotika jenis sabu tersebut, adalah miliknya. Tersangka diduga berperan sebagai pengedar.

Selanjutnya tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk proses hukum lebih lanjut sebelum diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Rokan Hulu guna pengembangan dan penyidikan lebih mendalam.

Atas perbuatannya, tersangka dimenakan sanksi hukum Pasal yang diterapkan Pasal 609 Ayat (2) huruf (a) UU RI No.1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo Lampiran II penyesuaian UU RI No.1 Tahun 2026 Tentang peneyesuaian pidana Jo 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 20 Huruf (d)KUH Pidana.

Hingga saat ini, Polsek Tambusai Utara masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang lainnya. 

Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. *(Humas Polres Rohul)*

Sabtu, 30 Mei 2026

Dinas PUPR Kota Semarang Dan PT PRABA MAS HILL Mulai Pembongkaran Jembata DI Jalan Simongan, Rencana Sudah Disiapkan Jauh -Jauh Hari


SEMARANG – Sebuah langkah penting dalam peningkatan infrastruktur perkotaan kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) atau yang lebih dikenal dengan DPU, bekerja sama dengan pihak swasta yaitu PT Praba Mas Hill. Kegiatan pembongkaran jembatan yang terletak di Jalan Simongan resmi dimulai pada tanggal 20 Mei 2026 lalu, sebagai tahap awal dari rangkaian proses pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan memadai untuk kebutuhan masyarakat 30/05/2026.
 
Kolaborasi antara kedua belah pihak ini bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak, melainkan hasil dari perencanaan matang dan pembahasan mendalam yang telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan langsung oleh Sony, selaku Humas dari PT Praba Mas Hill saat memberikan keterangan kepada awak media.
 
“Kegiatan kolaborasi pembangunan jembatan di Jalan Simongan ini memang sudah direncanakan jauh-jauh hari, serta sudah dibahas dan dirapatkan secara menyeluruh bersama seluruh jajaran pimpinan dan tim teknis Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang. Tidak ada yang dilakukan secara terburu-buru, karena kami sadar bahwa bangunan seperti jembatan memiliki fungsi yang sangat vital bagi kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” ungkap Sony.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, proses perencanaan dan pembahasan yang panjang tersebut dilakukan dengan satu tujuan utama, yaitu memastikan hasil pembangunan nantinya benar-benar berkualitas. Segala hal mulai dari gambar rencana, perhitungan struktur, hingga jenis bahan bangunan yang akan digunakan harus disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang berlaku dan memenuhi standarisasi konstruksi nasional maupun ketentuan teknis yang ditetapkan oleh pemerintah.
 
“Kami sangat memperhatikan setiap detailnya. Karena kita butuh gambar serta konstruksi yang benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dan standarisasi konstruksi yang berlaku, maka dari itu berbagai pertemuan dan rapat koordinasi terus dilakukan hingga semua pihak sepakat dan yakin bahwa rencana yang disusun sudah tepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan,” tambahnya.
 
Selain mengutamakan aspek teknis dan kualitas bangunan, PT Praba Mas Hill juga menegaskan bahwa dalam setiap pekerjaan yang dilakukan, pihaknya selalu berusaha untuk dekat dengan masyarakat dan pengguna jalan. Segala masukan, saran, maupun keluhan yang disampaikan oleh warga maupun pengguna jalan selalu didengarkan dan dijadikan pertimbangan penting dalam pelaksanaan pekerjaan, agar hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak.
 
“Sebagai pihak pelaksana, PT Praba Mas Hill selalu memberikan dukungan penuh terhadap program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah kota, dan yang paling utama kami selalu mendengarkan apa saja yang menjadi keluhan, keinginan, maupun masukan dari para pemakai jalan. Karena pada akhirnya fasilitas ini dibangun untuk mereka, maka kenyamanan dan keselamatan mereka adalah prioritas utama kami,” tutup Sony.
 
Diharapkan dengan adanya pembangunan jembatan baru ini nantinya, permasalahan yang sering terjadi pada bangunan lama dapat teratasi, lalu lintas menjadi lebih lancar, serta keamanan dan kenyamanan pengguna jalan semakin terjamin. Pihak pelaksana juga memohon pengertian dari seluruh masyarakat sekitar dan pengguna jalan selama masa pengerjaan berlangsung, karena mungkin akan ada sedikit perubahan jalur atau gangguan sementara demi kelancaran proses pembangunan.

(Harun)