Bupati Imron Pastikan Perusahaan di Kabupaten Cirebon Bayar THR

Berita Terkini

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Serka Joko riyanto mel...

Postingan Populer

Kamis, 16 Mei 2024

Bupati Imron Pastikan Perusahaan di Kabupaten Cirebon Bayar THR


KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon melakukan monitoring ke sejumlah perusahaan yang ada di wilayahnya, Rabu (15/5/2024).

Dalam monitoring tersebut, Bupati Imron meninjau langsung ke enam perusahaan, yakni PT Sinar Grage Jaya, PT Chinli Plastics Materials Indonesia, PT Gold Emperor Dua, PT Long Rich Indonesia, PT Indofood CBS Sukses Makmur, dan PT Yihong Novatek Indonesia.

Imron mengatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan perusahaan di Kabupaten Cirebon membayarkan tunjangan hari raya (THR) saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Dari hasil monitoring, kami pastikan kepatuhan terhadap aturan UMK serta THR cukup baik,” kata Imron saat melakukan monitoring ke PT Sinar Grage Jaya, Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Beberapa waktu lalu, lanjut Imron, Pemerintah Kabupaten melalui Disnaker sudah membuka posko aduan untuk THR. Dua perusahaan pun sempat diadukan oleh pekerja, karena tidak membayarkan kewajiban akan THR.

Imron mengatakan, pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada perusahaan yang sudah melaksanakan tanggungjawabnya kepada para pekerja.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus melindungi setiap hak dan kewajiban dari masing-masing pihak. Nantinya, iklim investasi di Kabupaten Cirebon terus tumbuh dan memberikan peluang kerja yang luas,” imbuhnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, S.STP, M.M menyebutkan, pihaknya bakal memastikan hak dan kewajiban antara pekerja maupun perusahaan bisa berjalan dengan baik.

“Siap menciptakan iklim positif bagi perusahaan dan pekerja. Diharapkan hubungan industrial yang harmonis dapat terwujud,” ujar Novi. (Koko Ochim)

0 comments:

Posting Komentar

Hanya pesan membangun