PANGKALPINANG – Insiden salah paham antara seorang pengunjung dan petugas keamanan tempat hiburan malam di Kota Pangkalpinang berakhir damai setelah dimediasi di Mapolresta Pangkalpinang, Selasa (18/2/2026) malam.
Peristiwa tersebut sebelumnya terjadi pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di salah satu tempat hiburan malam, X-Trem Bar, yang berlokasi di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, insiden bermula dari
kesalahpahaman antara Hendri, warga Air Itam, Pangkalpinang, dengan salah satu petugas keamanan (security) X-Trem Bar. Situasi sempat memanas, namun tidak berujung pada tindakan yang lebih jauh.
Upaya penyelesaian kemudian dilakukan melalui mediasi di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pangkalpinang sekitar pukul 21.00 WIB.
Kepala Security X-Trem Bar, Bang Jhon, saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa kedua belah pihak telah dipertemukan dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
"Sudah ada mediasi damai di Mapolresta. Kedua belah pihak sepakat tidak memperpanjang permasalahan ini di kemudian hari," ujar Bang Jhon.
Ia juga menegaskan bahwa manajemen X-Trem Bar berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk regulasi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, pihak manajemen telah mengikuti ketentuan dalam Surat Edaran Wali Kota Pangkalpinang Nomor 100.34.3/6/DISPAR/II/2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sebagai bentuk kepatuhan, X-Trem Bar akan meliburkan kegiatan operasionalnya selama tujuh hari sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami taat aturan pemerintah kota dan akan meliburkan usaha selama tujuh hari sebagaimana yang sudah ditetapkan," tegasnya.
Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, kedua belah pihak diharapkan dapat kembali beraktivitas seperti biasa tanpa menyisakan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari.
(HR/TIM)






0 comments:
Posting Komentar
Hanya pesan membangun