.
Indramayu- Buser Polkrim Com, Ketua Perkumpulan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB), Nurbaeti mengungkapkan kekecewaannya karena fasilitas vital seperti toilet umum kini rusak parah, tumpukan sampah membusuk di berbagai pojok, hingga rumput liar tumbuh tinggi menjulang yang diduga menjadi sarang binatang berbisa seperti ular.
Menyikapi kekacauan lingkungan yang kian meresahkan tersebut, Nurbaeti mengaku tidak tinggal diam dan langsung mengambil tindakan tegas di internalnya. Demi menyelamatkan wajah Sport Center yang telanjur kumuh, ia menginstruksikan seluruh pedagang yang mencari nafkah di kawasan tersebut untuk bergotong-royong secara mandiri.
"Sudah saya ingatkan semua pedagang untuk tetap bisa membersihkan sampah-sampah di lingkungan tempat dagang, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali," cetus Nurbaiti dengan nada menyindir kelalaian pemerintah.
Kondisi darurat kelayakan Sport Center ini akhirnya memicu kedatangan Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu yang langsung melakukan inspeksi mendadak ke lokasi.
Kasubag T.U UPTD Kebersihan DLH Indramayu, Juhnie Fardhian, membenarkan bahwa aduan masyarakat mengenai bau menyengat dan pemandangan kumuh tersebut bukan isapan jempol belaka. Berdasarkan hasil sidak, tim DLH menemukan tumpukan sampah memang telah mengepung hampir di setiap sudut kawasan olahraga publik tersebut.
Di akhir peninjauannya, Juhnie Fardhian melempar bola panas dan meminta komitmen nyata dari para pelaku usaha lokal agar kenyamanan publik bisa segera dipulihkan tanpa harus menunggu kepastian proyek pemda yang batal.
"Mohon kiranya para pedagang bisa membantu kami untuk tetap menjaga lingkungan Sport Center, agar para penggiat olahraga nyaman dan bisa sambil istirahat.
Kalaupun tempat bersih kan pengunjung nyaman dan pedagang pun pasti laku dagangannya," pungkas Juhnie.
Jurnalis: Nurbaiti






0 comments:
Posting Komentar
Hanya pesan membangun