Buserpolkrim-Indramayu – Dugaan Kericuhan yang kerap terjadi dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga almarhum Haji Syahroni di Paoman kembali menjadi sorotan publik. Hampir di setiap agenda sidang, baik di dalam maupun di luar ruang persidangan, suasana memanas dan memicu adu mulut antar pihak.
Sejumlah pihak menilai sosok Zulhelpi menjadi pemicu utama terjadinya kericuhan tersebut. Zulhelpi diketahui selama ini mengaku sebagai keluarga dekat almarhum Haji Syahroni. Namun pengakuan tersebut dibantah langsung oleh adik kandung Haji Syahroni, yakni Haji Muhaemin.
Dalam keterangannya kepada awak media beberapa waktu lalu, Haji Muhaemin menyebut hubungan keluarga antara Zulhelpi dengan pihak keluarga almarhum sangat jauh.
Bahkan, menurutnya, istri Zulhelpi yang bernama Roemah pernah bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di lingkungan keluarga Haji Syahroni.
“Hanya saudara jauh dari garis buyut istrinya Haji Syahroni,” ungkap Haji Muhaemin saat memberikan keterangan kepada media.
Meski demikian, saat ini harta peninggalan almarhum Haji Syahroni disebut-sebut berada dalam penguasaan Zulhelpi dan istrinya. Kondisi tersebut pun memunculkan berbagai opini di tengah masyarakat.
Tidak sedikit warga yang mempertanyakan apakah polemik perebutan harta peninggalan memiliki kaitan dengan kasus pembunuhan tragis yang menewaskan satu keluarga di Paoman tersebut.
Hingga kini, proses persidangan masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Indramayu dengan pengawalan ketat aparat keamanan guna mengantisipasi terjadinya kericuhan lanjutan.
Jurnalis:Nurbaeti






0 comments:
Posting Komentar
Hanya pesan membangun