All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Misteri Dugaan Pembunuhan Sekeluarga Paoman: Pengacara Sebut Dakwaan Jaksa "Halusinasi" dan Tak Logis

Indramayu – Drama persidangan kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Kelurahan Paoman kembali memanas di Pengadilan Negeri Indr...

Postingan Populer

Jumat, 03 Oktober 2025

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Ziarah Nasional Jelang HUT Ke-80 TNI

Wonogiri - Dalam rangka menyambut HUT Ke – 80 TNI tahun 2025, serta mengenang perjuangan jasa pahlawan, Kodim 0728/Wonogiri menggelar kegiatan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kabupaten Wonogiri. 

Upacara Ziarah Nasional dalam rangka HUT Ke-80 TNI dipimpin langsung oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Inf Agus Priyanto Danramil 04/Nguntoronadi.

Kegiatan di awali dengan Penghormatan kepada Arwah Para Pahlawan di pimpin oleh Komandan Upacara, Di lanjutkan Mengheningkan Cipta untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa, Dan Peletakan Karangan Bunga oleh Inspektur Upacara di lanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.



"Ziarah dan tabur bunga yakni sebagai wujud penghormatan dan mendoakan arwah para pejuang bangsa yang telah memerdekakan bangsa ini," ujar Dandim, Jumat (3/10/2025).

Lebih lanjut Dandim Menyampaikan bahwa kegiatan Ziarah Nasional dan tabur bunga tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Ke-80 TNI. Hal itu sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap perjuangan serta pengorbanan yang telah di lakukan para Pahlawan Bangsa," pungkasnya.

Penulis : Arda ,72

Serda Awaludin : Linmas Merupakan Organ Keamanan Desa Yang Sangat Diandalkan 

Wonogiri - Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai unsur pelaksana Pembinaan Teritorial (Binter) memiliki tugas, di antaranya memberikan penyadaran pada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, memberdayakan potensi pertahanan yang ada di desa binaan dan lain-lain.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 22/Slogohimo Kodim 0728/Wonogiri, Serda Awaludin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Briptu Andre melaksanakan pembinaan terhadap anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas)/Hansip bertempat di Balai Desa Slogohimo dan Hutan Donoloyo Kec. Slogohimo, Kamis (02/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Babinsa Serda Awaludin bersama Forkopimka dalam sambutannya menyatakan, kegiatan pembinaan dan latihan ini sangat diperlukan untuk peningkatan kapasitas Linmas.

"Linmas merupakan organ keamanan desa yang sangat diandalkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Karena itu, menurut Serda Awaludin, pihaknya sengaja menggandeng Bhabinkamtibmas untuk memberikan pembekalan dan penyegaran bagi anggota Linmas.

Dengan kerja sama Koramil dan Polsek yang telah menugaskan anggotanya untuk hadir dan memberikan pembekalan bagi Satuan Linmas, aparat desa setempat juga menyampaikan terima kasih. Sebab, diakui, anggota Linmas selalu semangat dengan mencermati dan memahami semua materi yang disampaikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Selanjutnya, pemberian materi wawasan kebangsaan oleh Serda Awaludin yang mengupas tentang nilai-nilai bela negara, di antaranya cinta tanah air, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, sadar akan berbangsa dan bernegara serta kerelaan untuk berkorban.

Babinsa juga mengajak anggota Linmas untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan keamanan lingkungan dari segala bentuk ancaman.

Penulis : Arda 72

Pak Tentara Latih Siswa SMK Pancasila 8 Slogohimo Disiplin dan Nasionalisme

Wonogiri - Langkah kaki para siswa SLTPN 1 Kampak terdengar kompak, menghentak lapangan desa Bulusari Kec. Slogohimo dengan ritme yang tertata. Suara lantang komando baris-berbaris mengisi udara siang yang terik. 

Di balik kegiatan tersebut, tiga prajurit TNI dari Koramil 22/Slogohimo, yakni Sertu Budi Surepno, Sertu Novi Wahyu dan Koptu Kukuh Setyawan, tampak aktif membimbing para pelajar SMK Pancasila 8 Slogohimo dalam latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan wawasan kebangsaan, Rabu (2/10/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik. Lebih dari itu, TNI hadir untuk menanamkan disiplin, semangat nasionalisme, serta jiwa patriotik kepada generasi muda, sejak di bangku sekolah.

"TNI hadir bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tapi juga berperan aktif mencetak generasi yang tangguh dan cinta tanah air. Lewat pelatihan PBB dan wawasan kebangsaan ini, kami ingin membentuk karakter mereka sejak dini," jelas Sertu Budi.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini dibagi dalam dua sesi: sesi teori dan sesi praktik lapangan. Para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya baris-berbaris sebagai latihan dasar kedisiplinan, kekompakan, dan pembentukan karakter.

Sertu Budi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menjadi tugas pokok TNI, khususnya di lingkungan pendidikan.

"Kami ingin TNI semakin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda. Ini bentuk nyata pengabdian kami di luar medan tempur," ujarnya.

Sementara itu, Guru Kesiswaan Anang S.Pd. menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam mendukung proses pembentukan karakter siswa.

"Kegiatan ini sangat positif, terutama untuk membangun kedisiplinan dan rasa kebangsaan di era digital seperti sekarang. Kolaborasi dengan TNI sangat kami butuhkan," ujarnya.

Koramil Slogohimo menyatakan bahwa pelatihan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendampingi generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Penulis : Arda ,72

DIDUGA PT PERSPECTIV PROPERTI INDONESIA MENIPU KONSUMENNYA SENDIRI

BANYUMAS 2/10/25 media buser polkrim.com
Sejumlah konsumen Perumahan Semesta Estetik Wiradadi, yang dikembangkan oleh PT Perspective Property Indonesia di Desa Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, merasa kecewa dan tertipu

Hingga kini, fasilitas vital yang dijanjikan dalam brosur maupun perjanjian awal masih jauh dari harapan. Warga mengeluhkan jalan lingkungan yang masih berupa tanah, sehingga licin dan becek saat hujan serta berdebu saat panas. Selain itu, meteran listrik belum terpasang, air PDAM tak kunjung mengalir, serta fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasol) yang dijanjikan juga belum diwujudkan
Tak hanya soal itu saja banyak keluhan dari konsumen sejumlah konsumen juga mengadukan masalah legalitas perumahan. Proses Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), Akta Jual Beli (AJB), hingga sertifikat kepemilikan tanah disebut belum dipenuhi sepenuhnya oleh pengembang. Lebih jauh, beredar dugaan bahwa sebagian sertifikat kavling perumahan justru dijadikan agunan di salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Banyumas.
Menanggapi hal tersebut,awak media turun mencari data dan bertemu dengan Direktur PT Perspective Property Indonesia menemui ibu Mufti Mintari beliau memberikan klarifikasi. Ia mengakui sejumlah persoalan memang belum terselesaikan, namun beralasan masih dalam proses.

“Terkait pemasangan listrik dan air, kami masih menunggu proses dari PLN dan PDAM, mudah-mudahan bulan ini sudah bisa terpasang. Sedangkan jalan memang belum dipavingisasi karena masih banyak kendaraan berat keluar-masuk. Kalau dipasang sekarang, khawatir rusak parah,” jelas Mufti.

Soal sertifikat ibu Mufti menyebutkan bahwa sertifikat sudah ada dan sudah dipecah Hanya saja, konsumen belum bisa melakukan AJB karena terkendala pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). “Proses BPHTB sekarang menggunakan sistem cortex sehingga lebih lama, apalagi semua melalui notaris. Kami tidak bisa buat sendiri,” tambahnya.

Namun ketika disinggung soal isu sertifikat yang dijadikan agunan di BPR,ibu Mufti enggan berkomentar lebih jauh. “Itu bukan ranah kami, silakan ditanyakan langsung ke Owner Perumahan Semesta Estetik Wiradadi,” tegasnya.

Konsumen berharap persoalan ini segera ditangani serius, karena menyangkut hak pembeli rumah yang seharusnya mendapatkan kepastian hukum, infrastruktur layak, serta fasilitas sesuai janji pengembang. Jika tidak ada penyelesaian, kasus ini berpotensi berujung pada langkah hukum dan pelaporan ke instansi terkait. Mereka berharap aparat penegak hukum, mulai dari Dinas Perumahan Rakyat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga kepolisian, turun tangan untuk mengusut dugaan penyalahgunaan sertifikat sekaligus menekan pengembang agar memenuhi kewajiban.

“Kalau tidak segera ada penyelesaian, kami akan menempuh jalur hukum. Kami membeli rumah dengan jerih payah, tapi hak kami justru diabaikan,kami juga sudah melayangkan SOMASI,,tapi tidak di respon oleh pihak PROPERTI malah kami mendapatkan jawaban yang tidak pas ,"ujar salah satu penghuni yang enggan disebut namanya.

 Praktik semacam ini berpotensi menjerat pengembang ke ranah hukum pidana. Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan bisa diterapkan jika terbukti pengembang menjual rumah dengan sertifikat yang masih diagunkan. Selain itu, Pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menegaskan bahwa konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan, dan kepastian hukum atas barang/jasa yang mereka beli.

Tidak hanya itu, UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman juga mewajibkan pengembang menyediakan infrastruktur dasar serta( fasum-fasol) sebelum menjual unit kepada masyarakat. Mengabaikan kewajiban tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran administratif hingga pidana.
Kasus ini menambah daftar panjang sengketa konsumen dengan pengembang perumahan di Indonesia. Pola yang berulang—janji manis di awal, fasilitas tak kunjung hadir, dan masalah sertifikat—seolah menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap praktik bisnis properti yang kerap merugikan masyarakat.

(Joko)

Kodim 0735/Surakarta Gelar Bakti-Teritorial Prima Donor Darah Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-80 TNI Dan HUT Ke-75 Kodam IV/Diponegoro

Surakarta - Dalam rangka menyambut HUT ke - 80 TNI dan HUT ke - 75 Dam IV/Dip Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan PMI Kota Surakarta dan The Sunan Hotel.menggelar aksi Donor Darah bertempat di Ballroom The Sunan Hotel, Jl. A.Yani no 40 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Kamis (02/10/2025). 

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. yang juga turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menegaskan setetes darah yang kita sumbangkan hari ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

"Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat serta membantu kesulitan masyarakat disekitarnya," tuturnya.

Menurutnya, selain anggota TNI, kegiatan tersebut juga mendapat sambutan antusias dari instansi lain seperti Persit, Polri, FKPPI dan masyarakat sekitar.

"Kehadiran warga yang ikut berpartisipasi menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung kegiatan sosial kemanusiaan,"imbuhnya.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kodim 0735/Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro."imbuhnya.

"Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan rakyat maupun instansi terkait sesuai dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, sekaligus tentara profesional, TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju." pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72