All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dugaan Penimbun BBM Asal Kecamatan Kandanghaur Meminta Perlindungan Kepada Ketua forum jurnalis Indramayu

  Indramayu buserpolkrim.com Penimbun Bahan Bakar Minyak ( BBM) bersubsidi baik BBM jenis pertalite maupun solar bukan hanya ba...

Postingan Populer

Senin, 22 Desember 2025

Arahan Babinsa Kepatihan Wetan Kepada Linmas Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Sinergitas Hadapi Nataru 2025/2026

Surakarta - Babinsa Berikan arahan kepada Linmas untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Sinergitas Hadapi Jelang pelaksanaan Perayaan Nataru 2025/2026, Linmas Kelurahan Kepatihan Wetan Melaksanakan Rapat Koordinasi di Pendopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta yang dihadiri Sertu Budiono Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Senin ( 22/12/2025 )

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Budiono mengharapkan dukungan dari semua pihak, khususnya para aparatur linmas dan seluruh anggota satlinmas, agar mampu menjalankan dengan baik tugasnya sebagai ujung tombak keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Terlebih nanti pada Puncak Perayaan Natal 2025 dan Pergantian Tahun 2026 yang tinggal beberapa hari lagi, kita harap dapat terselenggara aman, nyaman, tertib, dan kondusif,"tandasnya.

Sedangkan melalui kegiatan ini juga untuk melakukan evaluasi dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas di bidang perlindungan masyarakat dan mengidentifikasi permasalahan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tugas serta persiapan dalam menghadapi Perayaan Nataru 2025/2026.

"Harapannya pula setelah kegiatan ini bisa menciptakan kesamaan persepsi, sinergitas, dan kerja sama yang baik sehingga pelaksanaan tugas di bidang perlindungan masyarakat dapat terlaksana dengan baik."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Kemanggulan TNI Dan Warga Pada Pembangunan KDKMP Perkuat Perekonomian Lokal

Wonogiri - Suasana kebersamaan tampak kuat antara warga bersama anggota Kodim 0728/Wonogiri bergotong royong membangun gedung Koperasi Merah Putih pada Senin (22/12/2025). Aktivitas kolektif ini menjadi perhatian karena menyangkut penguatan ekonomi lokal.

Sejak pagi, Babinsa dan warga menyiapkan material bangunan, mencampur adukan semen, serta merapikan lahan secara terkoordinasi. Kehadiran Babinsa memberi dorongan moral bagi masyarakat dan mempertegas bahwa TNI tetap hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung kebutuhan lapangan di wilayah binaan.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. 

Ia menyatakan bahwa Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembangunan fasilitas produktif seperti Koperasi Merah Putih.

Ia menilai koperasi berbasis gotong royong memiliki potensi kuat memperkuat perekonomian lokal. Dandim menegaskan bahwa tingkat partisipasi dan rasa memiliki masyarakat menjadi kunci utama, sehingga koperasi dapat berkembang dan memberi manfaat bagi warga dalam jangka panjang.

Warga merespons positif keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas ekonomi tersebut. Mereka melihat koperasi ini sebagai wadah usaha bersama yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk simpan pinjam hingga pemasaran produk UMKM yang berkembang di lingkungan mereka.

Gotong royong Babinsa dan warga menjadi bukti bahwa kebersamaan masih kokoh di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang terjalin baik, pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan menghadirkan peningkatan kapasitas ekonomi sekaligus semangat baru bagi kemandirian warga.

Perlu diketahui, bahwa pembangunan Kpoerasi Desa-Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kodim 0728/Wonogiri berjumlah 294 titik dengan keterangan : yang sedang progres pembangunan sebanyak 235 titik, Rencana masuk data link portal 9 Titik dan yang Belum Terlaporkan/Belum masuk data link portal sebanyak 50 titik.

Penulis : Arda 72

Diduga Mafia Pemotong Kabel Fiber Optik Bawah Laut Beraksi di Belitung, Nama Big Bos Karsono Mencuat



Belitung, Tanjungpandan — Aktivitas mencurigakan diduga berkaitan dengan pencurian dan pemotongan kabel fiber optik bawah laut kembali mencuat di wilayah perairan Kabupaten Belitung. Tim investigasi awak media menerima laporan dari nelayan serta warga pesisir terkait keberadaan sebuah kapal kayu berukuran sekitar 25 Gross Ton (GT) yang kerap hilir mudik dan bersandar di sejumlah pelabuhan strategis, di antaranya Pelabuhan Tanjungpandan, Pelabuhan DOK, Pelabuhan SDKP, hingga pelabuhan milik PT Timah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, beberapa hari lalu tim investigasi bergerak langsung ke Kabupaten Belitung guna memastikan kebenaran informasi dari warga. Namun setibanya di lokasi, keberadaan tim investigasi diduga telah terendus. Kapal yang menjadi target pengamatan tidak lagi terlihat di pelabuhan-pelabuhan yang sebelumnya disebutkan warga.

Dari informasi sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, kapal tersebut diduga kuat dimiliki oleh seorang yang dikenal dengan sebutan Big Bos Karsono. Nama Karsono bukanlah sosok asing dalam dunia kejahatan maritim, khususnya dugaan pencurian dan pemotongan kabel fiber optik bawah laut.

Sumber menyebutkan, Karsono sebelumnya sempat berdomisili di wilayah Jebus dan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Namun, setelah aktivitasnya terendus aparat, ia diduga memperluas jaringan dan memindahkan operasinya ke wilayah perairan Belitung untuk menghindari kejaran petugas.

Lebih jauh, tim investigasi memperoleh informasi bahwa Big Bos Karsono diduga memiliki jaringan kuat dan terorganisir. Hal tersebut memungkinkannya dengan mudah menentukan titik koordinat kabel fiber optik bawah laut. Kapal yang digunakan pun disebut telah dilengkapi peralatan berat, termasuk crane pengangkat, yang mengindikasikan kapal tersebut tidak sekadar digunakan untuk aktivitas perikanan biasa.

Untuk memastikan informasi tersebut, tim investigasi awak media melakukan konfirmasi langsung ke Polres Belitung. Di ruang Kasat Reskrim, Iptu I Made Yuda Suwikarma menjelaskan bahwa pada tahun 2023 lalu, pihak kepolisian pernah melakukan penangkapan terhadap kapal serupa melalui pengejaran oleh kapal pengawas milik Satpolairud.

"Dari dokumen perizinan, kapal tersebut terdaftar sebagai kapal pengangkut ikan. Namun pada kenyataannya ditemukan membawa potongan kabel tembaga," ungkapnya.

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh keterangan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Ia menyebutkan bahwa kapal yang membawa potongan kabel tembaga kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penindakan, terlebih dengan keterbatasan personel dan sarana pengawasan di lapangan.

"Temuan ini sudah kami serahkan ke pihak Satpolairud untuk ditindaklanjuti," ujar Kadis PLT saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025).
Aktivitas yang diduga dilakukan Big Bos Karsono ini dinilai sangat merugikan negara. Pasalnya, kabel fiber optik bawah laut merupakan infrastruktur vital yang menopang lebih dari 95 persen lalu lintas data internasional, mulai dari komunikasi telepon, transaksi keuangan, hingga layanan komputasi awan (cloud). Pencurian atau pemutusan kabel tersebut berpotensi menyebabkan gangguan konektivitas internet secara luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Atas temuan ini, tim investigasi awak media mendorong Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Dr. Viktor Sihombing, agar segera mengambil langkah tegas dan bersinergi dengan TNI Angkatan Laut. Penindakan cepat dan terukur dinilai penting untuk mencegah kerugian negara yang lebih besar serta memutus mata rantai mafia pemotong kabel fiber optik bawah laut yang diduga masih bebas beroperasi di wilayah perairan Bangka Belitung.

(HR/TIM) 

Minggu, 21 Desember 2025

Operasi Lilin Menumbing 2025, Kapolres Bangka Barat Perintahkan Personel Pasang Rambu Jalan Amblas di Simpang Teritip



Dalam rangka Operasi Lilin Menumbing 2025, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menegaskan pentingnya kehadiran Polisi di tengah masyarakat untuk mencegah kecelakaan lalu lintas pada jalur rawan. 

Langkah itu diwujudkan melalui pemasangan rambu peringatan dan imbauan keselamatan oleh personel Polsek Simpang Teritip menyusul adanya jalan amblas di wilayah hukum setempat. 

Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB di Pos Ibul Simpang Teritip, dengan sasaran utama Jalan As Parit 3 Jebus yang amblas dan merupakan jalur lintas utama penghubung Kota Pangkalpinang dengan kab.Bangak Barat 

Sebagai bagian dari Operasi Lilin, Kapolres menginstruksikan agar polisi tidak hanya fokus pada pengamanan Natal dan Tahun Baru, tetapi juga proaktif dalam mengantisipasi potensi kecelakaan.

"Operasi Lilin adalah operasi kemanusiaan. Kehadiran polisi harus memberikan rasa aman dan menjadi penolong masyarakat, terutama di titik-titik rawan," ujar Kapolres. 

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Aiptu Fernanda, Aipda Tomi Alrasid, dan Bripka Bibin Sandi. Mereka memasang rambu-rambu peringatan di titik yang rawan serta mengimbau pengendara untuk hati-hati saat melintas, mengingat kondisi jalan yang mengalami kerusakan.

Imbauan ini terbukti efektif dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip terpantau lancar tanpa kejadian kecelakaan.

Kapolres Pradana Aditya Nugraha kembali mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. 

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, terlebih di jalur lintas yang memiliki mobilitas tinggi.

Melalui Operasi Lilin Menumbing 2025, Polres Bangka Barat menunjukkan komitmennya menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan hadir di tengah masyarakat, serta menjaga kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. 

(HR) 

Resmob Polres Cirebon Kota Amankan Terduga Pelaku Curas Di Pangenan

Cirebon Kota – Unit Resmob Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dengan kekerasan pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 03.40 WIB di wilayah Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, setelah menerima laporan dari korban terkait aksi perampasan telepon genggam yang terjadi di wilayah Kota Cirebon.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut dialami korban berinisial M.R.A. (18 th) Ds. Kertasari Kec. Weru Kab. Weru, seorang pelajar, yang saat itu sedang melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja Santo Yusuf, bersama seorang temannya menggunakan sepeda motor sepulang dari wilayah Kasepuhan.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika korban dan saksi dipepet oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria 150 dari arah belakang, kemudian salah satu pelaku secara tiba-tiba merampas telepon genggam milik korban yang disimpan di saku belakang celana, sebelum akhirnya melarikan diri ke arah Perempatan BAT.

Usai menerima laporan tersebut, Unit Resmob Polres Cirebon Kota yang dipimpin oleh Iptu Deny Arisandy segera melakukan penyelidikan dan pengejaran berdasarkan keterangan korban serta saksi, hingga akhirnya berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial A.F. bin S (23 th) di Blok Cipati Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.

Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik korban serta sepeda motor yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan, selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, S.T.K., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut bersama seorang rekannya yang saat ini masih dalam pencarian petugas.

Lebih lanjut, AKP Adam Gana menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan dan penyelidikan lanjutan guna mengungkap keberadaan satu orang pelaku lainnya, sekaligus melengkapi berkas perkara untuk proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, dan penyidik akan melakukan penahanan serta langkah-langkah penyidikan lanjutan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Polres Cirebon Kota mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna jalan pada malam hingga dini hari, agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi tindak kejahatan jalanan, serta menghindari menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau oleh pelaku kejahatan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menjadi korban atau melihat tindak pidana, agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

(Paul)