All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Disela-sela Pendistribusian MBG, Babinsa Kepatihan Wetan Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD di SMKN 08 Surakarta

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono melaksanakan kegiatan Komsos Sosialisasi ...

Postingan Populer

Selasa, 06 Januari 2026

Anggaran Rp200 Miliar "Melayang" di Tangan Gubernur, Revitalisasi Sport Center Indramayu Resmi Kandas!

Indramayu – Harapan masyarakat Indramayu untuk memiliki kawasan olahraga megah harus terkubur dalam-dalam di tahun 2026. 

Proyek ambisius revitalisasi Sport Center senilai Rp200 miliar resmi dicoret oleh Gubernur Jawa Barat dalam evaluasi APBD terbarunya. Keputusan pahit ini memaksa Pemerintah Kabupaten Indramayu gigit jari lantaran anggaran jumbo tersebut dinilai tidak mendesak dan harus dialihkan untuk urusan pelayanan dasar yang selama ini terbengkalai.

​Anggota Komisi III DPRD Indramayu, Haji Ruswa, membongkar bahwa dalam RAPBD 2026 awalnya dana tersebut sudah "diamankan". Namun, Gubernur justru memberikan rapor merah pada item tersebut karena dianggap bukan prioritas utama dibandingkan urusan perut rakyat dan infrastruktur dasar. 

"Bahasa kasarnya dicoret. Hasil evaluasi mengharuskan anggaran diprioritaskan untuk belanja wajib pelayanan dasar, otomatis revitalisasi itu batal total," tegas Ruswa kepada awak media di Gedung DPTD PKS, Senin Pahing (5/1/2026). 

Kini, dana ratusan miliar tersebut dialihkan untuk menambal jalan rusak dan pemasangan lampu jalan (PJU) guna meredam tingginya angka kriminalitas seperti begal yang menghantui warga.

​Gagalnya proyek ini langsung memicu gelombang kekecewaan, terutama dari kalangan pedagang yang merasa hanya diberi "harapan palsu". 

Ketua Pedagang Sport Center, Nurbaeti, meluapkan amarahnya karena telah lelah mendata para pedagang dengan janji peningkatan ekonomi pasca-revitalisasi.

Senada dengan itu, Kang Supardi selaku pembina pedagang menuntut pemerintah tidak lepas tangan; ia mendesak agar fasilitas umum yang "mati suri" seperti lampu penerangan, toilet, dan mushola agar di uatkan  secara mandiri jika memang dana Rp200 miliar itu sudah raib dari agenda pembangunan. (Nurbaeti)

Polres Bangka Barat Jemput Bola Berikan Gambaran Awal Profesi Polri kepada Pelajar



Kepolisian Resor Bangka Barat melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) mendatangi SMA Negeri 1 Mentok untuk memberikan gambaran awal terkait profesi Kepolisian kepada pelajar kelas XII.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan langkah jemput bola Polres Bangka Barat dalam memberikan pemahaman awal kepada siswa sekolah menengah atas mengenai tahapan dan persyaratan umum apabila kelak berminat bergabung menjadi anggota Polri.

Kabag SDM Polres Bangka Barat, AKP H. Amri, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., sebagai bentuk edukasi dini kepada pelajar.

"Perlu kami sampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Mabes Polri terkait pembukaan penerimaan anggota Polri. Kegiatan ini hanya memberikan gambaran dan pengetahuan awal kepada para siswa," kata Amri.

Menurut dia, penyampaian informasi sejak dini penting agar para pelajar memahami secara umum proses, persyaratan, serta kesiapan yang dibutuhkan apabila di kemudian hari ingin mengikuti seleksi anggota Polri.

Ia menegaskan bahwa Polres Bangka Barat tidak membuka pendaftaran maupun melakukan rekrutmen, melainkan sebatas memberikan pemahaman agar para siswa tidak salah memperoleh informasi.

"Kami ingin siswa mendapatkan informasi yang benar dan memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sejak awal, baik dari segi kesehatan, akademik, maupun mental," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan oleh personel Bag SDM Polres Bangka Barat. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.

(HR) 

Ternyata Ini Rahasianya, Prajurit Kodim 0735/Surakarta Miliki Stamina Fisik Yang Prima

Surakarta - Bertempat di Lapangan Parkir Stadion Manahan Solo, Seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta baik Militer dan PNS melaksanakan Apel pagi dilanjutkan dengan pelaksanaan Lari bersama mengelilingi Stadion Manahan, Selasa (06/01/2026).

Pelaksanaan Lari bersama ini diawali dengan senam peregangan dan pemanasan dengan tujuan agar Otot-otot pada tubuh khususnya tangan dan kaki yang semula kaku menjadi lentur, sehingga pada saat melaksanakan lari kita betul-betul sudah siap.

Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso saat ditemui disela-sela kegiatan tersebut menegaskan bahwa Lari bersama ini merupakan agenda rutin bagi setiap prajurit, khususnya Anggota Kodim 0735/Surakarta ini.

 "Sebagai Satuan Komando Kewilayahan ( Satkowil ) kita dituntut untuk memiliki stamina fisik yang Prima, karena kita lebih banyak di Lapangan dan berhubungan langsung dengan Masyarakat." Paparnya.

"Laksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat,perhatikan faktor keamanan selama pelaksanaan kegiatan, dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini Seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta tetap terjaga dan terbina fisiknya, serta senantiasa siap untuk melaksanakan tugas."pungkasnya.

Kegiatan lari bersama kali ini dengan rute mengelilingi Stadion Manahan selama 60 menit, dan dilanjutkan dengan senam penguatan yakni Sit-up dan Push-up serta ditutup dengan senam pelemasan yang menandai berakhirnya kegiatan.

Penulis : Arda 72

Babinsa Nusukan Dan Lurah Pasar Bersinergi, Jaga Keamanan dan Stabilitas Harga di Pasar Tradisional

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan Silaturahmi dan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Bapak Suyoto (57 Th) Selaku Lurah Pasar Tradisional Nusukan bertempat Dikantor Pasar Tradisional Nusukan Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Nusukan,Kecamatan Banjarsari, Selasa (06/01/2026).

Serka Supadmo mengatakan bahwa pasar dijadikan tempat sarana Komsos dengan jaring teritorial yang telah di bina selama ini, karena di pasar adalah tempat keramaian yang mungkin akan lebih banyak kejadian. Maka dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Babinsa dan Lurah Pasar untuk mendapatkan informasi ataupun perkembangan situasi di wilayahnya binaanya.

"Sebagai pusat transaksi dan aktivitas jual beli yang memang sangat ramai, pasar Tradisonal Nusukan selain dari warga sekitar juga dari luar Kelurahan Nusukan harus kami pantau situasi keamanan dan tentunya kami mengajak dan selalu berkoordinasi dengan pak Suyoto selaku Lurah Pasar"ujarnya.

Sementara itu Bapak Suyoto menyampaikan bahwa sinergitasnya dengan Babinsa selain untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa nyaman kepada penjual dan pembeli, juga untuk mengontrol harga-harga kebutuhan pokok yang ada di Pasar Tradisional Nusukan.

"Saya sangat mengharapkan bahwa usaha Babinsa di lapangan dapat terasa di masyarakat karena Babinsa harus selalu hadir ditengah-tengah masyarakat, bagaimana Babinsa bisa mengetahui situasi wilayahnya kalau tidak ada di wilayah binaannya, kedekatan Babinsa dengan Lurah Pasar Dan masyarakat diharapkan bisa memberikan rasa aman, nyaman dan bisa membantu apa yang menjadi kesulitan masyarakat." pungkas Bapak Suyoto.

Penulis : Arda 72

TNI DI Giritontro Bentuk Karakter Unggul dan Tangguh Sejak Dini

Wonogiri - Upaya mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki mental positif terus dilakukan Kodim 0728/Wonogiri. Kali ini melalui Koramil Koramil 09/Giritontro hadir memberikan Pelatihan dan Pembekalan Materi Kedisiplinan kepada 43 siswa SMKN 1/Giritontro, Selasa (6/1/2026). 

Kegiatan ini dihadiri TNI dari Koramil Giritontro yakni Peltu Paryatmo dan Pelda Sarjono dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah.

Dalam pelatihan yang dimulai dengan apel pagi, doa bersama, hingga sesi evaluasi, siswa-siswi diberikan materi dasar kedisiplinan, pembentukan sikap, serta pelatihan baris-berbaris. Suasana lapangan yang hijau dan terbuka menjadi ruang belajar yang efektif, sekaligus membangun kedekatan antara aparat TNI dengan para pelajar. 

Kehadiran para instruktur seperti Bapak Hanafi dan Bapak Sholikin turut memperkuat kualitas pelatihan, sehingga para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan antusias.

Menurut Peltu Paryatmo, pembinaan ini penting untuk membentuk perilaku disiplin sejak usia sekolah. "Kedisiplinan bukan hanya soal baris-berbaris, tetapi membangun karakter tanggung jawab, kebersamaan, dan menghargai waktu. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari", ujarnya saat memberikan pengarahan.

Kegiatan ini merupakan komitmen TNI dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam pembentukan karakter, mental kebangsaan, dan kedisiplinan. Upaya ini menjadi bagian dari sinergi TNI–sekolah dalam menyiapkan SDM yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Arda 72