All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dump Truk Mogok di Jalan Raya Cisoka, Polisi Sigap Atur Lalu Lintas Cegah Kemacetan

Arus lalu lintas di jalan raya Cisoka sempat mengalami perlambatan setelah sebuah truk pengangkut barang mengalami...

Postingan Populer

Jumat, 23 Januari 2026

Pemkot Cirebon dan BBWS Mulai Langkah Besar Penataan Wajah Baru Sungai Sukalila yang Lebih Estetik



Kota Cirebon– Kawasan Sungai Sukalila yang selama ini identik dengan kepadatan dan kesan semrawut, bersiap mengalami transformasi besar. Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah bantaran sungai di jantung kota ini menjadi ruang publik yang cantik, nyaman, dan fungsional melalui penataan yang dilakukan secara bertahap.

Keseriusan ini terlihat saat Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Pj Sekretaris Daerah Sumanto, jajaran kepala perangkat daerah terkait, Forkopimda, serta pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung dalam dialog penataan kawasan bantaran Sungai Sukalila, Kamis (22/1/2026). Dialog hangat dengan warga, aparat kewilayahan, hingga pedagang di sepanjang bantaran dilakukan untuk memastikan proyek ini berjalan dengan dukungan penuh masyarakat.

Wali Kota mengungkapkan bahwa langkah konkret akan dimulai sangat dekat, yakni pada Senin pekan depan. Pekerjaan awal difokuskan pada normalisasi sungai untuk mengembalikan fungsi air sebelum masuk ke tahap estetika.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah duduk bersama dengan semua pihak terkait. Insyaallah, hari Senin nanti tahap pertama berupa pengerukan dari muara sampai ke Sukalila sudah dimulai. Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Cirebon. Jika nanti aktivitas lalu lintas sedikit terhambat karena proses pengerjaan, mohon bisa dimaklumi. Ini semata-mata demi masa depan kota kita yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa penataan tidak hanya soal sungai, tapi juga menyentuh aspek estetika kota. Rencananya, Sukalila akan dilengkapi dengan taman, jogging track, hingga jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki. Bahkan, simulasi rekayasa lalu lintas satu arah sedang dikaji bersama Dishub dan Kepolisian untuk mengurai kemacetan kronis di sekitar kawasan Asia Toserba.

“Kita ingin Sukalila jadi ikon baru. Nanti ada taman dan trotoar yang rapi. Mengenai arus lalu lintas, kita akan pecah kepadatannya, mungkin diarahkan ke Sukalila Selatan agar tidak terjadi penumpukan. Semuanya kita desain supaya tidak lagi crowded,” tambahnya.

Satu hal yang menarik dalam penataan ini adalah skema kolaborasi yang ditawarkan Pemkot Cirebon dan BBWS. Pihak pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi sektor swasta yang ingin berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), namun dengan aturan main yang sangat transparan.

“Kami sepakat dengan BBWS, kami tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai. Kalau ada perusahaan yang mau bantu, silakan bangunkan fisiknya sesuai desain yang ada. Misalnya, satu perusahaan mau membangun jembatan penyeberangan yang ikonik, atau perusahaan lain mau membangun taman, silakan dikerjakan sendiri oleh mereka. Kami sediakan ruangnya, mereka yang membangun fisiknya,” tegas Wali Kota.

Dengan konsep pembangunan yang transparan dan kolaboratif ini, Pemerintah Kota Cirebon optimis Sungai Sukalila tidak hanya akan menjadi pengendali banjir yang efektif, tetapi juga menjadi destinasi wisata tengah kota yang membanggakan bagi warga Kota Cirebon maupun wisatawan.

Senada dengan Wali Kota, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, memaparkan bahwa proyek ini merupakan kerja maraton yang berkelanjutan. Setelah pengerukan selesai, fokus akan beralih pada infrastruktur pendukung dan kualitas air.

“Tahap pertama jelas normalisasi. Setelah itu masuk tahap kedua yaitu penataan kawasan Sukalila dan Kalibaru, termasuk perbaikan sistem drainase agar tidak ada lagi genangan. Tantangan terbesarnya nanti adalah penjernihan air yang kami targetkan mulai digarap serius pada 2027 atau 2028. Karena seindah apa pun penataannya, kalau airnya tidak bening tentu kurang maksimal,” jelas Dwi.
(Denny Krisnara)

Murid SMP Islam Rumpun Muslim Jatisrono Wonogiri Dilatih Tentara Menuruni Tebing

Wonogiri - Sejumlah siswa SMP Islam Rumpun Muslim Jatisrono Wonogiri dilatih rappelling atau menuruni tebing menggunakan tali dan latihan naik tali hesti oleh tentara di lingkup Kodim 0728 Wonogiri.

Mereka dilatih tiga anggota Koramil 14/Jatisrono, Sertu Mianto, Sertu Huda dan Serda Rosidi. Kamis (22/1/2026). Pelatihan diberikan dalam rangka Outbond Menyambut Kegiatan Awal Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Sertu Mianto mengatakan, rappelling itu bertujuan melatih dasar kepemimpinan sebagai sarana yang memberikan manfaat baik dari segi pengetahuan keorganisasian maupun pengembangan diri.

Dia berharap, kegiatan itu dapat menjadikan para siswa siswi yang berbakat dalam berbagai bidang kegiatan pada satu wadah.

"Selain itu melahirkan calon-calon pemimpin yang mampu menjadi teladan bagi siswa lain, serta mampu berkarya dengan sebaik mungkin untuk kemajuan SMP Islam Rumpun Muslim ," harapnya.

Penulis : Arda 72

Kamis, 22 Januari 2026

Polres Bangka Barat Ungkap Peredaran Sabu di Kebun Karet, 439 Gram Diamankan



Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan jumlah besar di wilayah Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis, 22 Januari 2026,
sekitar pukul 02.30 WIB, di sebuah kebun karet milik warga di kawasan Mengkadong, Desa Air Belo. Dalam pengungkapan awal, petugas mengamankan seorang pria berinisial R.W. (35).warga Dusun lll  Muara Ikan Kec.Penukal Utara Prov.Sumatra Selatan

Dari hasil penggeledahan di pondok kebun karet, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu ukuran kecil. Setelah dilakukan pengembangan, pelaku mengakui masih menyimpan narkotika lainnya di lokasi berbeda.

Sekitar pukul 04.00 WIB, petugas kembali melakukan penggeledahan di kebun karet lain yang masih berada di wilayah Mengkadong. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat paket sabu ukuran besar dan empat paket sabu ukuran sedang yang disembunyikan dengan cara dikubur di dalam tanah.

Total barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan memiliki berat bruto mencapai 439 gram.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat.

"Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 439 gram. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna pengembangan kasus," ujar Iptu Yos Sudarso.

Pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mako Polres Bangka Barat untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(HR) 

POLISI BERHASIL TANGKAP PELAKU PENGGELAPAN MOBIL, MOBIL MILIK MAHASISWA BERHASIL DIAMANKAN  


 
PANGKALPINANG, 21 JANUARI 2026 – Satreskrim Polresta Pangkalpinang melalui Unit Operasional Tim Buser Naga berhasil menangkap pelaku dugaan tindak pidana penggelapan pada hari Rabu (21/1/2026). Pelaku yang mengaku diri sebagai M Budi Setiawan (35 tahun, pelajar/mahasiswa) akhirnya menyerahkan diri setelah sebelumnya melarikan diri.
 
Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh AGUNG SETIYO NUGROHO (21 tahun, pelajar/mahasiswa) pada tanggal 18 Januari 2026 dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/35/I/2026/SPKT/POLRESTA PANGKAL PINANG/POLDA BANGKA BELITUNG. Korban melaporkan kehilangan mobil Suzuki Futura pick up tahun 2013 warna hitam dengan Nomor Polisi BN 8402 PV setelah pelaku, yang merupakan pegawai depot air isi ulangnya, pergi mengantarkan pesanan pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.
 
Setelah tidak dapat dihubungi dan tidak ditemukan di kontrakan, korban mencatat bahwa pelaku telah melarikan diri bersama mobil tersebut.
 
Tim Buser Naga melakukan penyelidikan pada hari Selasa (20/1/2026) dan mendapatkan informasi mengenai keberadaan mobil korban di daerah Lontong Pancur. Ternyata mobil telah digadai pelaku kepada seorang warga bernama Ferry dengan nilai Rp2.000.000 dan kesepakatan penebusan Rp2.500.000 dalam satu bulan. Setelah mengamankan mobil, tim melanjutkan penyelidikan untuk menemukan pelaku namun tidak berhasil pada hari itu.
 
Pada hari Rabu sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku menyerahkan diri dan mengaku benar melakukan penggelapan. Menurut keterangannya, setelah mengantarkan pesanan, ia membawa mobil ke gudang korban kemudian pada hari Senin (19/1/2026) meminta bantuan teman bernama Rio untuk mencari orang yang mau menerima gadai. Uang hasil gadai sebagian diberikan kepada Rio sebesar Rp150.000 dan sisanya digunakan untuk memperbaiki mobil yang rusak.
 
Barang bukti berupa 1 unit mobil Suzuki Futura berhasil diamankan. Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan antara lain melengkapi berkas investigasi, melakukan gelar pasca penangkapan, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum 
 
 (HR) 

Wujudkan Wilayah Yang Aman dan Kondusif, Babinsa Dan Linmas Rutin Laksanakan Patroli

Wonogiri – Peran dan fungsi Babinsa sebagai aparat pembina Desa mewujudkan keamanan dan ketertiban Desa binaanya yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut, anggota TNI Koramil 21/Bulukerto Peltu Budi dan Serka Heri, melaksanakan peran dan fungsi tersebut, dalam bentuk patroli malam Bersama Linmas, yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Rabu (21/1/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut Peltu Budi mengatakan kegiatan patroli pada malam hari yang dilaksanakan ini, merupakan salah satu kegiatan rutinitas, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta antisipasi gangguan kamtibmas yang kemungkinan akan terjadi pada malam hari, sekaligus meningkatkan hubungan kemitraan.

Peltu Budi juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar selalu berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya masing masing dan menjadi petugas kemanan bagi diri sendiri dan masyarakat sekitarnya.

Penulis : Arda 72