All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Pengumuman !!! Masyarakat Diminta Waspada terhadap Oknum yang Mengaku Sebagai Kaperwil Jateng Media Sergap Target

Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya oknum yang mengaku sebagai Kaperwil Jawa Teng...

Postingan Populer

Minggu, 15 Februari 2026

Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar se Jawa Barat Dibanjiri Belasan Ribu Pelajar Kelas XII SMA/K, BCU 2026 Sukses Terselenggara



BANDUNG - Pelaksanaan Pameran Bergengsi Pendidikan Tinggi kembali Digelar di Kota Bandung. APTISI Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT. Profex (Profajar Eksibit Nusantara) Gelar Bandung Campus Update (BCU) Tahun 2026, yang dilaksanakan pada 11 Feb sampai dengan 13 Feb 2026 di Bandung Convention Center, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung

Penanggungjawab Kegiatan Zaidin A Zaiti mengungkapkan kepada Awak media terkait Pelaksanaan Bandung Campus Update ke 6, Tahun 2026 Tersebut

"Bandung Campus Update ke 6 Tahun 2026 dibuka pada 11 Februari 2026, diawal pembukaan kami memfasilitasi Kegiatan Diskusi Kopi Pagi Pimpinan Perguruan Tinggi Jawa Barat "Moving Fast, Creating Impact 2026" yang diisi oleh Dr. Ir. H.M. Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I Selaku Ketum APTISI, Prof. Dr. Ir. Eddy Soekanto Soegoto, MT Selaku Ketua APTISI Provinsi Jabar, Perwakilan LLDikti Wilayah IV, Perwakilan BAN-PT, serta dari Pemprov Jawa Barat. Agenda tersebut akan dihadiri oleh Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang akan dikukuhkan, dan Pimpinan Perguruan Tinggi lainnya" ungkapnya

Secara Bersamaan Agenda tersebut juga diselingi dengan kegiatan Pengukuhan Pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat Periode 2025-2030

Dini Falah, MBA selaku Ketua Penyelenggara Bandung Campus Update Tahun 2026 mengungkapkan kepada awak media bahwa 6th Bandung Campus Update ini adalah Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar Se-Jawa Barat

"Bandung Campus Update Tahun 2026 ini adalah Pergelaran Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar di Jawa Barat, karena momen ini diikuti dengan Pengukuhan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang langsung dikukuhkan oleh Ketua Umum APTISI Dr Ir Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I. Pameran ini diikuti oleh 80 Perguruan Tinggi yang berada di Jawa Barat maupun dari luar Jawa Barat," kata Dini Falah

Pameran dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, serta diikuti Kegiatan Diskusi Penjajakan para calon Mahasiswa dalam memilih potensi program studi yang diinginkan. Diantaranya Penjajakan Minat Program Bidang Teknologi Informasi, Minat Program Vokasi, Minat Program Sains dan Teknologi, Minat Program Bidang Komunikasi, Minat Program Bidang Kesehatan, Minat Program Bidang Perhubungan, Minat Program Bidang Ekonomi dan Manajemen, serta Minat Program Bidang Industri. 

"Penyelenggara juga memfasilitasi sarana transportasi antar jemput dari Sekolah ke lokasi Pameran, dan diantar kembali ke Sekolah. Seluruh Peserta Pameran akan mendapatkan lima Belas Ribu Lebih Database pengunjung selama acara pameran Perguruan Tinggi Berlangsung," ulas Dini Falah menutupi. (Megy)

#BandungCampusUpdate
#BCU2026
#BandungCampusUpdate2026
#Profex
#DiniFalah
#MataerDigital

Kapolresta Cirebon Bersama Forkopimda Kembali Sidak Pasar, Pastikan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Sembako Jelang Ramadhan 1447 H



CIREBON, Dalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Polresta Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di wilayah hukumnya, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon H. Hendra Nirmala, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sofhi Zulfia, S.H., M.H., unsur TNI-Polri, para kepala dinas terkait, camat, kuwu, hingga kepala pasar.

Adapun lokasi pengecekan meliputi Pasar Gebang Mekar dan Pasar Losari Kidul.

Dari hasil monitoring di Pasar Gebang Mekar, ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, di antaranya beras premium di kisaran Rp15.000–Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp13.000–Rp14.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp95.000–Rp100.000 per kilogram, bawang merah Rp38.000–Rp40.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000–Rp21.000 per liter, daging sapi Rp130.000–Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras Rp36.000–Rp40.000 per kilogram, serta telur ayam negeri Rp28.000–Rp30.000 per kilogram.

Sementara sejumlah komoditas lain seperti gula pasir, tepung terigu, bawang putih, hingga LPG 3 kilogram relatif stabil.

Di Pasar Losari Kidul, harga bahan pokok secara umum terpantau relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. Cabai merah biasa Rp30.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp90.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, daging ayam ras Rp37.000 per kilogram, serta telur ayam negeri Rp31.000 per kilogram.

Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa kegiatan sidak ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga serta mencegah praktik penimbunan bahan pokok menjelang Ramadhan.

"Kami bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan stok bahan pokok aman dan harga masih dalam batas wajar. Apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Selain melakukan pengecekan harga, jajaran Polresta Cirebon juga memberikan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat terkait layanan Hotline 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan, maupun aksi premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh respons cepat dan tepat dari kepolisian.

Kegiatan sidak ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat Kabupaten Cirebon bahwa kebutuhan pokok menjelang Ramadhan 1447 H dalam kondisi tersedia dan terpantau, serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
(Koko Ochim)

Dalam Arahan Babinsa Kepatihan Wetan Selipkan Loyalitas & Disiplin Kepada Linmas

Surakarta - Seorang Babinsa membina Warga di wilayah desa binaan, menjadi salah satu media untuk mengenal satlimasnya lebih dekat. Selain itu juga, untuk meningkatkan Sinergitas guna mendukung tugas pokok Babinsa di wilayah yang menjadi tugasnya.
 
Seperti yang dilakukan Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono berikan pengarahan tentang disiplinan loyalitas kepada anggota Linmasnya Sdra Dicky sebagai Komandan Pleton berserta anggotanya  yang bertugas di Kelurahan Kepatihan Wetan Kota Surakarta. Sabtu ( 14/02/2026 ) Pukul 07.30 Wib
 
Babinsa sertu Budiono memberi arahan tentang ketegasan, loyalitas, kedisiplinan dan bertanggung jawab sebagai landasan utama  yang harus di miliki sebagai anggata satlimas khususnya Linmas kel kepatihan. selain tersebut di atas juga merupakan sarana untuk memperoleh informasi dan mengetahui perkembangan situasi terkini di wilayahnya
 
Kegiatan yang dilaksanakan Sertu Budiono mencerminkan Sinergitas khususnya Babinsa kepada satlimas wilayah binaannya yang bertujuan untuk mempererat soliditas antara Babinsa dengan linmas sehingga tetap terjaga kekompakkan dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.

Penulis : Arda 72

Sebagai Langkah Preventif, Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam Hari

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Taufik Mukhlis bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari guna menjaga situasi wilayah tetap Kondusif di wilayah Kecamatan Jebres, Sabtu (14/02/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Taufik dirinya bersama anggota Linmas melaksanakan Patroli melewati route yang rawan terjadinya kriminalitas dan tempat obyek vital serta lingkungan perumahan warga masyarakat.

"Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan, kondusifitas, maupun pengamanan obyek Vital di wilayah Kecamatan Jebres."ujarnya.

"Patroli yang dilaksanakan setiap malam sangatlah penting dalam menciptakan wilayah yang aman di wilayahnya masing-masing, 
maka dari itu pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkasnya.

Penulis: Arda 72

Sabtu, 14 Februari 2026

Memanusiakan Manusia Dipertanyakan:Dugaan Pemukulan Tahanan Anak Di Rutan Di Polda Babel.


Pangkalpinang, Sabtu, 14 Februari 2026 – Dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan anak mencuat di Rumah Tahanan (Rutan) Tahti Polda Bangka Belitung. Seorang ayah bernama Sukarto resmi melaporkan dua oknum anggota kepolisian berinisial Rj dan Er atas dugaan pelanggaran etik dan tindak kekerasan terhadap anaknya, Bilal. 

Laporan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum Law Office Bintang & Partners kepada Bidpropam dan Paminal Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, serta ditembuskan ke sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan lembaga pengawas.

Kronologi Dugaan Kekerasan

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula pada 30 Januari 2026 ketika Bilal ditangkap oleh Unit PPA Polda Babel atas dugaan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur.

Sehari berselang, 31 Januari 2026, Bilal menghubungi orang tuanya melalui panggilan video WhatsApp. Dalam percakapan itu, Sukarto mengaku melihat kejanggalan pada bagian wajah anaknya. Awalnya Bilal membantah, namun kemudian mengakui telah dipukul oleh oknum polisi yang sedang piket jaga.

Sukarto juga menyebut, beberapa hari setelah kejadian, oknum yang diduga melakukan pemukulan sempat menemuinya di sebuah warung kopi. Dalam pertemuan tersebut, oknum itu disebut mengakui perbuatannya dan beralasan tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk "solidaritas" terhadap seorang senior Polri, M. Tarom, yang anaknya disebut sebagai korban dalam perkara utama.

"Sebagai orang tua, kami sangat kecewa. Anak saya memang sedang menghadapi proses hukum, tetapi itu tidak berarti hak-haknya sebagai manusia bisa diabaikan. Pemukulan dan intimidasi yang dilakukan oknum polisi jelas diduga melanggar KUHAP, kode etik Polri, dan aturan perlindungan anak," ujar Sukarto.

Ia menegaskan pihak keluarga berharap Propam dan Paminal segera bertindak tegas agar keadilan ditegakkan.

Akses Pembesukan Dibatasi

Sukarto juga mengungkapkan bahwa sejak 7 Februari 2026, keluarga tidak lagi diperbolehkan membesuk Bilal. Pembatasan tersebut terjadi setelah adanya dugaan pemukulan oleh petugas jaga di sel tahanan Polda Babel.

Menurut keterangan keluarga, Bilal mulai ditempatkan di sel tahanan Polda Babel sejak 4 Februari 2026.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan internal terhadap perlakuan terhadap tahanan, terlebih terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Dasar Hukum yang Dikutip

Dalam laporan yang dilayangkan, pihak keluarga mengutip sejumlah dasar hukum, antara lain:

UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Perlindungan Anak
Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan
Perkap Polri Nomor 6 Tahun 2019, Nomor 8 Tahun 2009, dan Nomor 1 Tahun 2009
Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri

Kasus ini juga menyoroti implementasi prinsip perlindungan tahanan di bawah kewenangan Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polri yang mengusung semboyan "Memanusiakan Manusia".

Tuntutan dan Upaya Konfirmasi
Dalam laporannya, keluarga meminta:
Agar laporan segera diproses oleh Propam dan Paminal Polda Babel.
Menjatuhkan sanksi etik maupun pidana terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran.

Penegakan hukum secara objektif demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Bidpropam dan Paminal Polda Babel, M. Tarom selaku pihak yang disebut dalam laporan, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya perlindungan hak anak dalam proses hukum serta akuntabilitas aparat penegak hukum. Media akan terus mengikuti perkembangan laporan ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.

(TIM)