All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Penangkapan Tidak Prosuderal, Asep Afandi Akui Secara jantan keluarkan Mobil Box Miras

Indramayu -Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi secara janta...

Postingan Populer

Sabtu, 14 Maret 2026

Anak Muda Indramayu Unjuk Karya di Pasar Kreatif Urban Perdana

Indramayu - Komunitas Pasar Kreatif Urban sukses menggelar kegiatan Pasar Kreatif Urban (Pop Up Market) pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Simple Kolektif #1 Indramayu Creaticity Network - Urban Creative Hub, Indramayu.

Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kreativitas anak muda Indramayu sekaligus alternatif destinasi belanja menjelang Lebaran. Berbagai produk kreatif dipamerkan dan dijual oleh para pelaku kreatif lokal, mulai dari aksesoris, pakaian, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh pemuda dan komunitas di Indramayu.

Dalam penyelenggaraan perdananya, Pasar Kreatif Urban menghadirkan 5 tenant kreatif yang menampilkan beragam produk lokal. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas, yang turut meramaikan kegiatan sekaligus memperkuat jejaring ekosistem kreatif di Indramayu.

Ketua Panitia kegiatan, Hilmi Hilmansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Indramayu Creaticity Network, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan ruang pasar kreatif di Indramayu.

"Ini masih pantikan awal melaksanakan PKU di Indramayu. Harapannya ke depan bisa mengaktivasi pasar kreatif di koridor Sport Center, sepanjang Jalan Stadion Tridaya Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk saling bertemu, bertukar gagasan, serta memperkuat geliat ekonomi kreatif lokal.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir, baik untuk menikmati suasana komunitas, berbelanja produk lokal, maupun mendukung karya anak muda Indramayu.

Salah satu pengunjung, Rina (24), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan ruang baru bagi anak muda untuk menampilkan karya mereka.

"Kegiatannya seru dan suasananya terasa hangat. Produk-produk yang dijual juga unik dan kreatif. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Indramayu," ujarnya.



Hal senada juga disampaikan oleh Ardi (27), yang datang bersama teman-temannya untuk melihat berbagai produk lokal. Ia menilai Pasar Kreatif Urban menjadi wadah yang positif untuk memperkenalkan karya anak muda kepada masyarakat. "Ini bagus sekali untuk mendukung pelaku kreatif lokal. Selain bisa belanja produk unik, kita juga bisa kenal langsung dengan kreatornya," katanya.

Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di Indramayu. (Nurbaeti/Tim)

Hilmi Hilmansyah Inisiasi Pasar Kreatif Urban, Ruang Berkumpulnya Kreativitas Anak Muda Indramayu

Indramayu - Komunitas Pasar Kreatif Urban sukses menggelar kegiatan Pasar Kreatif Urban (Pop Up Market) pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Simple Kolektif #1 Indramayu Creaticity Network - Urban Creative Hub, Indramayu.

Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kreativitas anak muda Indramayu sekaligus alternatif destinasi belanja menjelang Lebaran. Berbagai produk kreatif dipamerkan dan dijual oleh para pelaku kreatif lokal, mulai dari aksesoris, pakaian, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh pemuda dan komunitas di Indramayu.

Dalam penyelenggaraan perdananya, Pasar Kreatif Urban menghadirkan 5 tenant kreatif yang menampilkan beragam produk lokal. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas, yang turut meramaikan kegiatan sekaligus memperkuat jejaring ekosistem kreatif di Indramayu.

Ketua Panitia kegiatan, Hilmi Hilmansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Indramayu Creaticity Network, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan ruang pasar kreatif di Indramayu.

"Ini masih pantikan awal melaksanakan PKU di Indramayu. Harapannya ke depan bisa mengaktivasi pasar kreatif di koridor Sport Center, sepanjang Jalan Stadion Tridaya Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk saling bertemu, bertukar gagasan, serta memperkuat geliat ekonomi kreatif lokal.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir, baik untuk menikmati suasana komunitas, berbelanja produk lokal, maupun mendukung karya anak muda Indramayu.

Salah satu pengunjung, Rina (24), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan ruang baru bagi anak muda untuk menampilkan karya mereka.

"Kegiatannya seru dan suasananya terasa hangat. Produk-produk yang dijual juga unik dan kreatif. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Indramayu," ujarnya.



Hal senada juga disampaikan oleh Ardi (27), yang datang bersama teman-temannya untuk melihat berbagai produk lokal. Ia menilai Pasar Kreatif Urban menjadi wadah yang positif untuk memperkenalkan karya anak muda kepada masyarakat. "Ini bagus sekali untuk mendukung pelaku kreatif lokal. Selain bisa belanja produk unik, kita juga bisa kenal langsung dengan kreatornya," katanya.

Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di Indramayu. (Wira/Tim)

Jaga Stabilitas Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Jabar dan Pemkot Cirebon Gelar OPADI



Kota Cirebon – Ratusan warga antre dengan tertib untuk mendapatkan paket pangan murah dalam gelaran Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H di Kantor Kecamatan Lemahwungkuk pada Jumat pagi (13/03/2026).  

Program OPADI ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga psikologi pasar menjelang Lebaran. Fenomena kenaikan permintaan barang pokok yang biasanya memicu lonjakan harga, diantisipasi melalui intervensi subsidi langsung. Langkah ini diambil agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah persiapan merayakan hari kemenangan.

Kepala UPTD BPSMB Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Cirebon, Dendi Hermadi, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa setiap momen HBKN, baik Idulfitri maupun Nataru, Gubernur selalu menginstruksikan intervensi pasar. Menurutnya, ada ironi yang sering terjadi di masyarakat saat Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

"Memang ironi, harusnya puasa itu kita bisa lebih hemat, tapi justru aktivitas ekonomi malah jauh lebih tinggi di bulan Ramadan dan hari raya. Gejolak permintaan ini berpotensi meningkatkan harga-harga di pasar. Di sinilah pemerintah harus hadir agar masyarakat tetap bisa menjangkau barang-barang pokok yang penting," ujar Dendi saat memberikan sambutan.
Dendi menegaskan bahwa OPADI ini memiliki konsep yang berbeda dengan bantuan sosial (bansos). Program ini lebih menitikberatkan pada pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya pasokan barang bersubsidi, diharapkan harga-harga di pasar tradisional tidak terus merangkak naik akibat spekulasi atau kelangkaan stok.

Secara total, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendistribusikan 94.391 paket OPADI di seluruh wilayah Jabar secara serentak. Khusus untuk Kota Cirebon, dialokasikan sebanyak 1.208 paket yang tersebar di titik-titik strategis. Dendi menyebutkan, nilai paket yang seharusnya Rp96.700, kini bisa ditebus warga hanya dengan harga Rp40.000 saja.

"Kami berikan subsidi sebesar Rp56.700 per paket. Isinya pun kualitas terbaik, mulai dari beras premium 5 kg, terigu 1 kg, gula 1 kg, hingga minyak goreng 1 liter. Pak Wali Kota juga menunjukkan dedikasi luar biasa dengan hadir langsung, memastikan pelayanan cepat sampai ke tangan warga yang membutuhkan," tambah Dendi.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon dalam menekan angka inflasi. Baginya, kehadiran program ini merupakan kado bagi warga Kota Cirebon yang tengah mempersiapkan kebutuhan pokok menjelang hari raya Idulfitri 1447 H.

"Ini program yang sangat luar biasa dari Pak Gubernur. Selain menekan angka inflasi, yang terpenting adalah membantu bapak dan ibu semua. Bayangkan, kalau beli sendiri di pasar harganya hampir seratus ribu rupiah, tapi sekarang cukup bayar 40 ribu saja. Murah pisan ya?" ujar Wali Kota yang disambut tawa dan tepuk tangan warga.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah melalui subsidi pangan ini. Ia berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dapur keluarga sehingga masyarakat bisa menyambut hari kemenangan dengan hati yang lebih tenang.

"Mari kita syukuri apa yang kita peroleh hari ini. Terima kasih kepada Pak Gubernur, semoga program ini menjadi berkah untuk Kota Cirebon. Kita doakan beliau selalu sehat karena terus bekerja siang malam menata Jawa Barat agar semakin istimewa," tutup Wali Kota. 
(DW_Krisnara)

Momen HUT Ke-23, Polda Babel Gelar Bukber Dengan Komunitas Ojol. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menggelar buka bersama dengan komunitas pengemudi ojek online Pangkalpinang, Jumat (13/3/26). Momen itu juga berbarengan dengan syukuran Hari Jadi Polda Babel ke 23 tahun.

Kegiatan digelar di Bhaypark dihadiri Kapolda Irjen Pol Viktor T. Sihombing didampingi Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda. Tampak hadir juga, Ketua Bhayangkari bersama Wakil Ketua Bhayangkari Babel serta Para Pejabat Utama Polda Babel.

Kegiatan yang berlangsung santai dan penuh kekeluarga ini bertujuan memperkuat tali silaturahmi dan sinergi kamtibmas antara Polda Babel dengan komunitas ojol. 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Viktor berbicara mengenai hikmah di bulan Ramadan khususnya bagi situasi kamtibmas di Babel.

"Terus terang sebagai Kapolda sangat senang dan bangga kalau waktu-waktu memasuki bulan puasa. Kalau perlu, satu tahun itu bulan puasa karena bulan puasa itu imannya tinggi. Nilai ibadahnya kuat dan rasa empati sangat luar biasa. Karena diawali bulan puasa, hati yang ikhlas dari dalam dan di bulan puasa kejahatan itu menurun. Artinya ada hikmah yang bisa diambil di bulan puasa itu,"katanya mengawali sambutan.

"Kita merenung diri, meningkatkan ketakwaan dan keimanan serta bisa merasakan rasa penderitaan antar sesama dengan orang lain. Menahan lapar dan melihat itu menjadi suatu hal yang baik sekaligus peduli dengan masyarakat yang ditutup dengan idulfitri saling memaafkan,"sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, Viktor turut menyampaikan terimakasih kepada komunitas ojol atas kesiapannya menjadi mitra Polri yang terus bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Babel. 

Oleh karenanya, ia menaruh harapan penuh kepada para driver ojol yang telah menyatakan siap bermitra dengan Polri khususnya di Polda Babel. 

"Mudah-mudahan jalinan ini tetap terjaga, karena kami percaya bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam membina kamtibmas, kita butuh orang lain untuk bisa menjadi duta-duta kamtibmas,"terangnya. 

Eks Kadivkum Polri ini juga menyampaikan pesan khusus kepada pengemudi ojol yang hadir agar dapat menjadi contoh serta tauladan di masyarakat. 

"Jadilah tauladan dan contoh yang baik di masyarakat. Jangan sia-siakan hubungan kita yang sudah baik, supaya masyarakat itu menilai bahwa hubungan antara Polri dan ojol kemudian menjadi kekuatan besar di Babel ini untuk menciptakan Babel yang lebih baik kedepannya,"pesannya. 

"Saya yakin dan percaya dengan keberadaan rekan-rekan semuanya, ojol yang hadir ini dari beberapa kelompok saya lihat siap juga melayani masyarakat,"timpalnya.

Lebih jauh, Viktor juga menuturkan, bahwa Polisi dan Ojol memiliki kesamaaan salah satunya terkait pelayanan.

"Sebenarnya ada kesamaan Polisi dan Ojol. Kalau polisi saat ini sedang mengembangkan pelayanan aplikasi pengaduan 110. Jadi banyak masyarakat yang mau mengadu tekan 110 lapor polisi, petugas pasti datang. Begitu juga ojol, kalau ada yang tekan nomor atau aplikasi, ojol pasti datang,"tuturnya. 

Tak sampai disitu, Viktor juga menyampaikan sejumlah harapan di HUT Polda Babel ke-23 tahun ini. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Terlebih lagi, Polda Babel telah banyak mengalami peningkatan sejak terpisah dari wilayah Sumbagsel hingga menjadi Polda tipe A seperti saat ini.

"Ini peningkatan luar biasa, tapi saya berharap kepada anggota bahwa baik tidaknya Polda itu tergantung kita, kalau kita bisa menyatu dengan masyarakat salah satu contohnya ojol yang merupakan perwakilan masyarakat,"sebutnya.

Ia juga tak menampik, jika Polda Babel saat ini belum sempurna melayani masyarakat. Namun, ia terus meminta dukungan kepada masyarakat agar Polda Babel dapat terus menjaga kamtibmas. 

"Polda Babel ini belum sempurna melayani masyarakat. Mungkin masih kurang karena masih banyak anggota yang mungkin belum melaksanakan tugas dengan baik. Tapi yakin dan percaya, banyak anggota kita yang punya motivasi yang tinggi, yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,"tegasnya. 

"Kepada masyarakat kami berharap bisa bantu Polda Babel agar bisa menciptakan dan menjaga kamtibmas, bisa menjalankan tugannya yakni memelihara kamtibmas, melindungi mengayomi dan melayani masyarkaat serta tegas dalam penegakkan hukum. Kita berharap penuh Polri bersama masyarakat bisa meniciptakan ini dengan baik,"pungkasnya.

Kapolres Bangka Barat Pantau Arus Mudik di Tanjungkalian, 1.030 Pemudik Tinggalkan Pulau Bangka



Bangka belitung, Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjungkalian, Sabtu (14/3/2026). 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pengamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat yang meninggalkan Pulau Bangka menuju Palembang.

Peninjauan ini dilakukan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026, yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik, termasuk pelabuhan penyeberangan yang menjadi akses utama masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan di lapangan, sebanyak 1.030 pemudik telah meninggalkan Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjungkalian pada hari pertama operasi.

"Sampai hari pertama operasi kurang lebih 1.030 orang dari wilayah kita menuju Palembang, kemudian 164 unit kendaraan roda dua, 321 unit kendaraan roda empat, dan delapan kendaraan roda enam yang ikut menyeberang," kata Pradana, Sabtu.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan tersebut menjadi indikator mulai bergeraknya arus mudik dari wilayah Pulau Bangka menuju wilayah Sumatera Selatan.

Meski terjadi peningkatan mobilitas, Kapolres memastikan kondisi arus mudik di kawasan pelabuhan masih terkendali dan berjalan kondusif.

Ia menjelaskan kepadatan kendaraan yang sempat terjadi di kawasan pelabuhan salah satunya disebabkan oleh faktor pasang surut air laut yang memengaruhi proses naik dan turunnya kendaraan dari kapal penyeberangan.

Selain itu, aktivitas penyeberangan juga dipengaruhi oleh pergerakan penumpang dari arah Pelabuhan Tanjung Api-Api yang berada di seberang lintasan laut.

Kapolres menambahkan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Tanjungkalian guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.

Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik gelombang pertama diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026, dengan potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang menyeberang dari Bangka menuju Sumatera.

Sementara itu, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah Bangka Barat masih terjaga baik, termasuk belum adanya laporan kecelakaan lalu lintas dengan korban fatal.

(HR)