Surakarta - Semangat menjaga lingkungan tumbuh kuat di tengah masyarakat, Kelurahan tegalharjo Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Tegalharjo Serka Joko Riyanto bersama Bati Komsos Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Hariyono serta Lurah Tegalharjo ibu Yolla marrins S.STP dan Dinas lingkungan hidup (DLH) Kota Surakarta Bp. Yustinus triatmo Nugroho S. Sos , warga mendapatkan edukasi langsung mengenai pengolahan sampah organik dan non organik menjadi pupuk yang bermanfaat, Rabu (3/06/2026).
Kegiatan yang menghadirkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLH) Kota Surakarta tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme warga. Sosialisasi ini tidak hanya membahas persoalan sampah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk melihat limbah rumah tangga sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Edukasi Pengolahan Sampah untuk Lingkungan Lebih Sehat, Bati komsos Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Hariyono menjelaskan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Ia menerangkan bahwa sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dapat diolah melalui proses sederhana menjadi pupuk kompos, pakan ternak (maggot),pupuk cair/ECO enzym dll ,Sementara itu, sampah non organik diarahkan untuk dipilah dan didaur ulang agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
“Pengelolaan sampah yang benar akan membantu mengurangi pencemaran sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar pelda Rudi Hariyono.
Kehadiran Babinsa Serka Joko riyanto hadir menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah kota Surakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan, tetapi juga membangun kedekatan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya hidup bersih.
Edukasi semacam ini sangat penting untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal mereka. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi dan bermanfaat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga terlihat aktif bertanya terkait cara pengolahan sampah rumah tangga hingga teknik pembuatan pupuk kompos yang mudah diterapkan di lingkungan masing-masing.
Penulis : Arda 72