Remaja Ditemukan Meninggal di Rumah, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Berita Terkini

Remaja Ditemukan Meninggal di Rumah, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Cirebon Kota – Peristiwa meninggalnya seorang remaja terjadi pada Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 12.15 WIB di Kampung Cantilan...

Postingan Populer

Kamis, 04 Juni 2026

Remaja Ditemukan Meninggal di Rumah, Diduga Akibat Sengatan Listrik

Cirebon Kota – Peristiwa meninggalnya seorang remaja terjadi pada Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 12.15 WIB di Kampung Cantilan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Seorang laki-laki berinisial A.G. (18) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area tempat cuci rumah dan diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit SH MH menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan area kejadian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban A.G. merupakan laki-laki berusia 18 tahun yang berdomisili di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area tempat cuci rumah sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Saksi pertama, Nurhaeli (54), perempuan, ibu rumah tangga, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 11.00 WIB dirinya keluar rumah untuk mengambil makanan bergizi gratis di sekolah dan saat itu korban masih berada di rumah dalam kondisi normal. Sekitar pukul 11.30 WIB dirinya kembali ke rumah dan sempat mengetuk pintu beberapa kali, namun tidak mendapat jawaban dari korban sehingga memutuskan masuk melalui pintu belakang rumah. Setelah masuk, ia melihat korban sudah tergeletak dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Saksi kedua, Ifan Afandi (67), laki-laki, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 11.30 WIB dirinya mendengar keramaian dari rumah korban. Saat mendatangi lokasi, ia melihat korban sudah tergeletak di area tempat cuci. Saksi juga melihat kabel listrik pada lampu rumah dalam kondisi terlepas sehingga segera mengambil tindakan dengan memutus sambungan listrik guna menghindari kemungkinan adanya korban lain akibat aliran listrik yang masih aktif.

Saksi ketiga, Sahrum (52), laki-laki, warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya mendengar teriakan minta tolong dari ibu korban yang rumahnya berada tepat berhadapan. Setelah mendatangi rumah korban, ia melihat korban sudah terbaring di area kamar mandi dan kemudian bersama warga lainnya membantu mengangkat korban untuk diberikan pertolongan. Korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, namun kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban berada seorang diri di rumah. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat sengatan listrik yang terjadi di sekitar area tempat cuci, meskipun penyebab pasti tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pendalaman keterangan yang diperoleh petugas.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan langkah-langkah penanganan berupa pengecekan tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban dan para saksi, dokumentasi, serta koordinasi dengan petugas identifikasi untuk memastikan seluruh fakta di lapangan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena kecelakaan akibat listrik masih menjadi salah satu penyebab kematian yang dapat terjadi secara tiba-tiba di lingkungan rumah tangga. Instalasi listrik yang kurang terawat, kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai standar, maupun penggunaan peralatan listrik di area yang lembap dapat meningkatkan risiko terjadinya sengatan listrik yang berbahaya.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah berada dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan. “Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik yang digunakan sehari-hari. Segera perbaiki atau ganti instalasi yang rusak, hindari penggunaan kabel yang terkelupas, serta jangan menggunakan peralatan listrik dengan tangan basah atau di area yang berisiko terkena air. Kewaspadaan terhadap instalasi listrik sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujarnya.

((Paul))

0 comments:

Posting Komentar

Hanya pesan membangun