All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Penangkapan Tidak Prosuderal, Asep Afandi Akui Secara jantan keluarkan Mobil Box Miras

Indramayu -Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi secara janta...

Postingan Populer

Sabtu, 14 Maret 2026

Momen HUT Ke-23, Polda Babel Gelar Bukber Dengan Komunitas Ojol. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menggelar buka bersama dengan komunitas pengemudi ojek online Pangkalpinang, Jumat (13/3/26). Momen itu juga berbarengan dengan syukuran Hari Jadi Polda Babel ke 23 tahun.

Kegiatan digelar di Bhaypark dihadiri Kapolda Irjen Pol Viktor T. Sihombing didampingi Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda. Tampak hadir juga, Ketua Bhayangkari bersama Wakil Ketua Bhayangkari Babel serta Para Pejabat Utama Polda Babel.

Kegiatan yang berlangsung santai dan penuh kekeluarga ini bertujuan memperkuat tali silaturahmi dan sinergi kamtibmas antara Polda Babel dengan komunitas ojol. 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Viktor berbicara mengenai hikmah di bulan Ramadan khususnya bagi situasi kamtibmas di Babel.

"Terus terang sebagai Kapolda sangat senang dan bangga kalau waktu-waktu memasuki bulan puasa. Kalau perlu, satu tahun itu bulan puasa karena bulan puasa itu imannya tinggi. Nilai ibadahnya kuat dan rasa empati sangat luar biasa. Karena diawali bulan puasa, hati yang ikhlas dari dalam dan di bulan puasa kejahatan itu menurun. Artinya ada hikmah yang bisa diambil di bulan puasa itu,"katanya mengawali sambutan.

"Kita merenung diri, meningkatkan ketakwaan dan keimanan serta bisa merasakan rasa penderitaan antar sesama dengan orang lain. Menahan lapar dan melihat itu menjadi suatu hal yang baik sekaligus peduli dengan masyarakat yang ditutup dengan idulfitri saling memaafkan,"sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, Viktor turut menyampaikan terimakasih kepada komunitas ojol atas kesiapannya menjadi mitra Polri yang terus bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Babel. 

Oleh karenanya, ia menaruh harapan penuh kepada para driver ojol yang telah menyatakan siap bermitra dengan Polri khususnya di Polda Babel. 

"Mudah-mudahan jalinan ini tetap terjaga, karena kami percaya bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam membina kamtibmas, kita butuh orang lain untuk bisa menjadi duta-duta kamtibmas,"terangnya. 

Eks Kadivkum Polri ini juga menyampaikan pesan khusus kepada pengemudi ojol yang hadir agar dapat menjadi contoh serta tauladan di masyarakat. 

"Jadilah tauladan dan contoh yang baik di masyarakat. Jangan sia-siakan hubungan kita yang sudah baik, supaya masyarakat itu menilai bahwa hubungan antara Polri dan ojol kemudian menjadi kekuatan besar di Babel ini untuk menciptakan Babel yang lebih baik kedepannya,"pesannya. 

"Saya yakin dan percaya dengan keberadaan rekan-rekan semuanya, ojol yang hadir ini dari beberapa kelompok saya lihat siap juga melayani masyarakat,"timpalnya.

Lebih jauh, Viktor juga menuturkan, bahwa Polisi dan Ojol memiliki kesamaaan salah satunya terkait pelayanan.

"Sebenarnya ada kesamaan Polisi dan Ojol. Kalau polisi saat ini sedang mengembangkan pelayanan aplikasi pengaduan 110. Jadi banyak masyarakat yang mau mengadu tekan 110 lapor polisi, petugas pasti datang. Begitu juga ojol, kalau ada yang tekan nomor atau aplikasi, ojol pasti datang,"tuturnya. 

Tak sampai disitu, Viktor juga menyampaikan sejumlah harapan di HUT Polda Babel ke-23 tahun ini. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Terlebih lagi, Polda Babel telah banyak mengalami peningkatan sejak terpisah dari wilayah Sumbagsel hingga menjadi Polda tipe A seperti saat ini.

"Ini peningkatan luar biasa, tapi saya berharap kepada anggota bahwa baik tidaknya Polda itu tergantung kita, kalau kita bisa menyatu dengan masyarakat salah satu contohnya ojol yang merupakan perwakilan masyarakat,"sebutnya.

Ia juga tak menampik, jika Polda Babel saat ini belum sempurna melayani masyarakat. Namun, ia terus meminta dukungan kepada masyarakat agar Polda Babel dapat terus menjaga kamtibmas. 

"Polda Babel ini belum sempurna melayani masyarakat. Mungkin masih kurang karena masih banyak anggota yang mungkin belum melaksanakan tugas dengan baik. Tapi yakin dan percaya, banyak anggota kita yang punya motivasi yang tinggi, yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,"tegasnya. 

"Kepada masyarakat kami berharap bisa bantu Polda Babel agar bisa menciptakan dan menjaga kamtibmas, bisa menjalankan tugannya yakni memelihara kamtibmas, melindungi mengayomi dan melayani masyarkaat serta tegas dalam penegakkan hukum. Kita berharap penuh Polri bersama masyarakat bisa meniciptakan ini dengan baik,"pungkasnya.

Kapolres Bangka Barat Pantau Arus Mudik di Tanjungkalian, 1.030 Pemudik Tinggalkan Pulau Bangka



Bangka belitung, Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjungkalian, Sabtu (14/3/2026). 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pengamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat yang meninggalkan Pulau Bangka menuju Palembang.

Peninjauan ini dilakukan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026, yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik, termasuk pelabuhan penyeberangan yang menjadi akses utama masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan di lapangan, sebanyak 1.030 pemudik telah meninggalkan Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjungkalian pada hari pertama operasi.

"Sampai hari pertama operasi kurang lebih 1.030 orang dari wilayah kita menuju Palembang, kemudian 164 unit kendaraan roda dua, 321 unit kendaraan roda empat, dan delapan kendaraan roda enam yang ikut menyeberang," kata Pradana, Sabtu.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan tersebut menjadi indikator mulai bergeraknya arus mudik dari wilayah Pulau Bangka menuju wilayah Sumatera Selatan.

Meski terjadi peningkatan mobilitas, Kapolres memastikan kondisi arus mudik di kawasan pelabuhan masih terkendali dan berjalan kondusif.

Ia menjelaskan kepadatan kendaraan yang sempat terjadi di kawasan pelabuhan salah satunya disebabkan oleh faktor pasang surut air laut yang memengaruhi proses naik dan turunnya kendaraan dari kapal penyeberangan.

Selain itu, aktivitas penyeberangan juga dipengaruhi oleh pergerakan penumpang dari arah Pelabuhan Tanjung Api-Api yang berada di seberang lintasan laut.

Kapolres menambahkan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Tanjungkalian guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.

Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik gelombang pertama diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026, dengan potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang menyeberang dari Bangka menuju Sumatera.

Sementara itu, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah Bangka Barat masih terjaga baik, termasuk belum adanya laporan kecelakaan lalu lintas dengan korban fatal.

(HR) 

Babinsa Koramil Ngadirojo Aktif Patroli  Bersama Linmas

Wonogiri - Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama. Hal ini terlihat saat Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Kodim 0728/Wonogiri Serka Wiyono menyambangi warga yang sedang melaksanakan ronda malam di salah satu pos kamling di Desa Ngadirojo Kidul Kec.Ngadirojo Kab. Wonogiri. Sabtu (14/3/2026).

Dengan penuh keakraban, Babins menyapa para warga yang tengah berjaga. Ia duduk bersama mereka sambil berbincang ringan mengenai situasi keamanan di sekitar wilayah, sembari memberikan semangat agar kegiatan ronda tetap berjalan konsisten.

Sertu Wiyono, menegaskan bahwa sambang pos kamling merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada untuk mereka, bukan hanya saat terjadi masalah. Dengan kebersamaan seperti ini, keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga," ucapnya.

Tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan selama berjaga malam, serta saling mengingatkan bila ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

"Kehadiran anggota Babinsa di pos kamling ini sangat berarti. Selain mencegah tindak kriminalitas, kegiatan seperti ini juga mempererat silaturahmi antarwarga. Kami berharap semangat ini terus dijaga demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif," tambahnya.

Dengan terjalinnya sinergi antara warga dan TNI, diharapkan Kecamatan Ngadirojo tetap dalam suasana aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Arda 72

AMKI Indramayu Sambangi Bupati Lucky Hakim, Tegaskan Dukungan untuk Indramayu REANG


INDRAMAYU-Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu melakukan silaturahmi dengan Bupati Lucky Hakim disela kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Sabtu 13 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menyukseskan visi Indramayu REANG.

"Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus AMKI Indramayu menyampaikan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif."

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh dan transparan. Selain itu, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan yang baik.

"Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. AMKI Indramayu siap mengawal visi Indramayu REANG melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang," ujar Ketua AMKI Indramayu sekaligus CEO MeteorNews Andry Prayitna. 

Ia menambahkan, organisasi media yang tergabung dalam AMKI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyambut baik kehadiran Sekjen AMKI Jabar & jajaran pengurus AMKI Indramayu dan mengapresiasi komitmen insan pers yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

"Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menjaga transparansi pemerintahan. Kami menyambut baik komitmen AMKI Indramayu untuk bersama-sama mengawal visi Indramayu REANG," ucap Lucky Hakim.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas dan berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi media seperti Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, diharapkan visi Indramayu REANG mampu membawa Kabupaten Indramayu menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Nurbaeti. (Medi Buser polkrim)

Jejak Pemilik Alat Berat di Balik Tragedi Tambang Pondi, Siapa “Big Bos” yang Bermain Senyap?

Pangkalpinang – Tragedi kecelakaan tambang yang mengguncang dunia pertambangan di Bangka Belitung pada 2 Februari 2026 lalu masih membekas di ingatan publik. Peristiwa memilukan di kawasan eks tambang timah Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, itu menewaskan tujuh penambang asal Banten yang tertimbun material tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung.

Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal di wilayah tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks tambang Pondi. 

Mereka adalah Kimkian alias Akian, Suhendri alias Aciu, Sarpuji Sayuti, Hian Tian alias Atian Deniang (39), serta MN alias Ni (62). Dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara.
Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahanan di Rumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut.

Namun, pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut.
Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang dipercaya tim investigasi awak media—yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan—muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan di balik aktivitas tambang tersebut.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun di lokasi kejadian diduga kuat merupakan milik seorang pengusaha berinisial RxxxL alias AF, yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung.

Tidak hanya itu, sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotek ternama di Kota Pangkalpinang.

Menurut sumber tersebut, sosok RxxxL dikenal sebagai "pemain lama" dalam dunia pertimahan yang bergerak secara senyap dan jarang muncul di permukaan.
"Dia dikenal sangat rapi dalam bergerak. Namanya hampir tidak pernah muncul ke publik, padahal sudah lama bermain di sektor ini," ungkap sumber kepada tim investigasi awak media.

Jika dugaan tersebut benar, maka peran penyedia alat berat dalam aktivitas tambang ilegal berpotensi masuk dalam kategori turut serta atau membantu terjadinya tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Secara hukum, aktivitas penambangan tanpa izin dapat dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), yang mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi seperti IUP, IPR, maupun SIPB dapat dipidana penjara paling lama lima tahun serta denda hingga Rp100 miliar.

Dalam praktik penegakan hukum, pihak yang turut serta atau membantu kegiatan tersebut—seperti penyandang dana, penyedia alat berat, hingga penadah hasil tambang ilegal—juga dapat dijerat melalui kombinasi Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP mengenai penyertaan dan pembantuan tindak pidana.

Tim investigasi awak media menilai penting bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri lebih jauh kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik operasi tambang ilegal yang berujung maut tersebut.
Upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam informasi tersebut masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi dan menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Sementara itu, publik Bangka Belitung kini menanti langkah lanjutan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Babel. Apakah akan ada penambahan tersangka baru dalam kasus tambang ilegal yang telah merenggut tujuh nyawa tersebut, ataukah perkara ini berhenti pada lima nama yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia. Kini, masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini mampu membuka seluruh rantai aktor yang diduga berada di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

(TIM)