All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dari Pendidikan ke Pengabdian, Siswa SIP Angkatan 56 Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Sukabumi

Sukabumi. – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Siswa Sekolah Ins...

Postingan Populer

Kamis, 20 Agustus 2026

" Yakub " Pengiriman PMI ketimur tengah ibarat buah simalakama

 Buserpolkrim.com

Tak dipungkiri kenapa warga Ciayumajakuning lebih condong menjadi pekerja migran Indonesia ( PMI ) alasan utamanya jelas disamping sempitnya lowongan kerja dan kecilnya upah kerja yang tidak sesuai ikut menjadi penentu hal itu disampaikan Yakub lelaki yang sudah lama menjadi penyalur tenaga kerja di luar negeri.

Rabu ( 19/ 8 ) Yakub yang saat itu anjangsana ke kantor perwakilan Buserpolkrim saat ditanya awak media mengatakan " masalah Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) ibarat buah simalakama ,kenapa saya mengatakan seperti itu ia karena kondisi PMI itu sendiri contohnya perekonomian yang tidak stabil dan juga status yang single parent disitulah alasan utama mereka berangkat keluar negeri " paparnya 

Lanjut Yakub " namun demikian saya sangat berhati hati dalam memproses calon PMI yang bakal saya terbangkan kenegara tujuan , contoh badan harus sehat dibuktikan dengan hasil Medical chek up , kemudian surat ijin dari pihak keluarga bagi yang sudah punya suami saya tekankan dan wajib meminta ijin suami yang dibuktikan dengan tanda tangan diatas materai " ungkapnya 

Lebih jauh Yakub menjelaskan " nah khusus untuk pengiriman PMI ketimur tengah menurut pendapat saya ibarat buah simalakama , kenapa saya mengatakan seperti itu ia kalau dilarang bagaimana tidak dilarang juga bagaimana oleh karena itu perlu ada ketegasan dari semua pihak terkait, nyatanya sampai saat ini walaupun pemerintah telah menetapkan kawasan timur tengah moratorium faktanya masih ada PMI yang dipekerjakan kesana ia kan saya kira sampean juga tahu " ujar Yakub 

Saat ditanya apa harapan terhadap pemerintah terkait PMI yang dipekerjakan di negara kawasan teluk dengan lugas Yakub menjawab " harapannya ia tadi pemerintah kita harus tegas baik itu instansi yang membuat pasport dalam hal ini pihak imigrasi dan juga kedutaan negara tujuan ,contoh orang yang akan dipekerjakan disana itu harus bener bener memiliki skill yang mumpuni termasuk juga job apakah itu Driver atau kontruksi saya bicara diluar ART ia sehingga tidak ada pihak yang dirugikan makanya untuk timur tengah taruh calon PMI sampai menangis dan memohon tidak bakal saya berangkatkan saya bilang kemereka untuk job kerja art timur tengah tidak ada kalau yang lainnya ada Taiwan , Hongkong , singapur , jepang " tutup Yakub 

( Moh Kozim )

Rabu, 19 Agustus 2026

Jaga Kamtibmas Dan Keakraban, Babinsa Sewu Patroli Sambang ke Warga Dan Pelaku UMKM

Surakarta – Babinsa Kelurahan Sewu Koptu Sanda Arieswanto dari Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan patroli keamanan wilayah dan Komunikasi Sosial bersama Bhabinkamtibmas dan anggota Linmas di wilayah binaan, Rabu (19/08/2026) pukul 09.00 WIB.

Sasaran patroli kali ini menyambangi Warung Bakmi Acar milik Ibu Suratmi di RT 01 RW 05 Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Dalam kesempatan tersebut Babinsa berdialog langsung dengan pemilik warung dan warga sekitar untuk menyerap aspirasi, kendala, serta memantau situasi keamanan lingkungan.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab saya sebagai Babinsa di wilayah, untuk selalu memonitor serta memantau wilayah agar tetap aman dan kondusif. Untuk itu sangat diperlukan menjaga hubungan baik dengan masyarakat melalui rutinitas patroli dan komsos seperti ini,” ungkap Koptu Sanda.

Selain membahas keamanan, Babinsa juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan.

“Saya mengajak para warga masyarakat untuk tetap memelihara kebersihan, ketertiban dan keamanan sehingga masyarakat merasa nyaman saat beristirahat ataupun beraktivitas sehari-hari. Dengan lingkungan yang bersih dan aman juga berdampak pada kesehatan kita masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan patroli dan sambang ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat guna menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan harmonis.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Babinsa Purwodiningratan Musyawarah Bersama Perangkat Kelurahan

Surakarta – Untuk mempererat hubungan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Serka Suparno dari Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta menghadiri musyawarah terbatas bersama Kasi Pemerintahan dan Ketua TPK Kel. Purwodiningratan. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kelurahan Purwodiningratan, Jl. Suryo No. 55, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (19/08/2026)

Musyawarah ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan koordinasi yang maksimal antara Babinsa, perangkat kelurahan, dan unsur terkait.

 Dengan sinergi yang kuat antara tiga pilar yakni TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan, diharapkan pembangunan wilayah dan pelayanan kepada warga dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kesempatan tersebut Serka Suparno menyampaikan komitmen TNI untuk terus bersinergi dalam setiap tugas. 
“TNI dalam hal ini selalu bersinergi dalam menjalankan tugas guna meningkatkan keharmonisan, menunjang tugas pokok, dan selalu mendukung serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan wilayah,” tegasnya.

“Dengan musyawarah koordinasi terbatas ini semoga hubungan dan kerjasama antar instansi pemerintahan akan terjalin lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,”pungkasnya.

Diharapkan melalui koordinasi rutin seperti ini, setiap permasalahan di wilayah dapat direspon cepat dan tepat, serta program-program pembangunan kelurahan dapat berjalan lancar.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Selasa, 18 Agustus 2026

Tersangka Utama Serahkan Diri, Polres Wonosobo Ungkap Senpi Rakitan dalam Kasus SPBU Selokromo


WONOSOBO — Polres Wonosobo mengungkap perkembangan penyidikan kasus pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi menyita satu senjata api rakitan jenis revolver beserta peluru serta barang bukti hasil kejahatan dengan nilai total mencapai Rp467,843 juta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di ruang kantor SPBU Selokromo, Jalan Wonosobo–Banyumas, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono. Perkara tersebut dilaporkan pada 10 Agustus 2026 dan kemudian ditangani oleh Polres Wonosobo.

Dalam perkembangan penyidikan, seorang tersangka berinisial AR, 53 tahun, menyerahkan diri kepada polisi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Polisi menyebut AR sebagai pelaku utama yang berperan dalam merencanakan dan mengatur pelaksanaan aksi, termasuk upaya menghilangkan barang bukti setelah kejadian.

AR diketahui pernah menjabat sebagai manajer SPBU Selokromo pada 2006 hingga 2009. Dari tersangka tersebut, penyidik menyita uang hasil kejahatan sebesar Rp260,421 juta. Polisi juga mengamankan Toyota Vios dan Honda HRV yang diduga digunakan dalam rangkaian aksi.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada tersangka RAT. Dari rumah RAT, polisi menemukan satu senjata api rakitan jenis revolver warna silver beserta peluru jenis PL22. Senjata tersebut kini diamankan polisi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan mengatakan, penyitaan senjata api rakitan menjadi salah satu temuan penting dalam pengembangan perkara. Polisi masih mendalami asal-usul senjata tersebut serta keterkaitannya dengan rangkaian aksi pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo.

“Dalam pengembangan perkara, kami berhasil mengamankan satu senjata api rakitan jenis revolver beserta pelurunya. Saat ini senjata tersebut masih kami dalami, termasuk kepemilikan dan kaitannya dengan tindak pidana yang terjadi,” ujar Arif.

Selain senjata api, polisi menemukan lokasi yang diduga digunakan untuk membakar atau memusnahkan barang bukti di jembatan lama Rejasa, Desa Gayam, Kabupaten Banjarnegara. Dari lokasi tersebut ditemukan sisa pembakaran berupa kotak DVR CCTV dan bagian resleting rompi atau jaket.

Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, polisi telah mengamankan uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp408,743 juta. Sejumlah barang hasil kejahatan juga disita, antara lain sepeda motor Yamaha NMAX, Honda Beat, tiga unit telepon seluler, serta sepatu dengan nilai taksiran Rp59,1 juta.

Total nilai barang bukti hasil kejahatan yang telah diamankan mencapai Rp467,843 juta. Polisi masih melakukan penelusuran terhadap uang maupun barang hasil kejahatan yang belum ditemukan.

Arif mengatakan, penyidik masih memburu satu orang DPO berinisial AD serta terus mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu orang DPO dan penelusuran terhadap barang bukti lainnya. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” katanya.

Perkara tersebut disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

(Yudhi)
Uploaded Image

Dengan Patroli Dan Sambang Warga Cara Babinsa Memberikan Rasa Nyaman Dan Aman Kepada Warga Binaannya

Surakarta - Bersama perangkat Kelurahan Babinsa Koramil 04/Jebres Koptu Rudy Gunawan lakukan monitoring wilayah Binaan di Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa (18/08/2026) Pkl 09.00 Wib

Menurut Koptu Rudy Gunawan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Babinsa dan Perangkat kelurahan dalam melakukan pemantauan untuk mengetahui Kondisi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Rudy Gunawan memberikan dan menyampaikan himbauan serta pesan pesan kamtibmas secara langsung. Selain itu, dirinya dan perangkat Kelurahan juga menghimbau kepada warga agar memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. "Buang sampah pada tempatnya.

Dijelaskan juga oleh Koptu Rudy Gunawa kegiatan patroli dan juga sambang kepada masyarakat dan satpam yang ada di wilayah binaanya, dengan tujuan untuk memberikan rasa nyaman dan menumbuhkan rasa kekeluargaan pada warga masyarakat."

Penulis : Arda 72
Uploaded Image