Bupati Lucky Hakim Soroti Kesiapan SDM Dalam Menghadapi Modernisasi Pertanian

Berita Terkini

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Serka Rofiq Priyono  melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan...

Postingan Populer

Selasa, 07 Juli 2026

Bupati Lucky Hakim Soroti Kesiapan SDM Dalam Menghadapi Modernisasi Pertanian

INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendukung percepatan modernisasi sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Salah satunya melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Combine Harvester yang digelar Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Barat, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, di UPTD Balai Pembenihan dan Pembibitan Hortikultura, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, pada 6–8 Juli 2026.

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Barat, Kementerian Pertanian, Dr. Detia Tri Yunandar, menjelaskan, bimtek tersebut diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan operator alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya combine harvester, di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, sebagai daerah dengan potensi lahan padi terluas di Jawa Barat dengan luas panen mencapai sekitar 126 ribu hektare, kebutuhan operator alsintan di Indramayu masih cukup tinggi. "Saat ini terdapat sekitar 70 unit combine harvester bantuan pemerintah dan sekitar 100 unit combine milik mandiri masyarakat yang beroperasi," katanya.

Detia melaporkan, peserta bimtek berjumlah 100 orang yang merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu. Ia menambahkan, materi pelatihan meliputi pengoperasian combine harvester dan pemeliharaan ringan alat.

Detia berharap Indramayu memiliki operator combine harvester yang andal dan mampu mendukung percepatan modernisasi pertanian di daerah.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim saat membuka acara, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, posisi Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama.

Oleh karena itu, kata Bupati Lucky Hakim, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya melindungi keberadaan lahan pertanian melalui kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar tidak beralih fungsi.

Bupati Lucky Hakim juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi modernisasi pertanian. Kehadiran combine harvester dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas panen, meskipun di sisi lain masih menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian masyarakat yang selama ini menggantungkan pekerjaan pada sistem panen konvensional.

“Kita tidak bisa menahan modernisasi. Yang harus dilakukan adalah menyiapkan solusi dan membuka peluang baru agar masyarakat tetap mendapatkan manfaat dari perkembangan teknologi pertanian,” ujarnya.

Bupati Lucky menegaskan, keberhasilan modernisasi pertanian membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat. Oleh karena itu, pintanya, peserta bimtek diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan nantinya berbagi pengetahuan kepada masyarakat lainnya.

“Semangat dan fokus dalam mengikuti pelatihan. Jaga keselamatan saat mengoperasikan alat, serta bersama-sama menjaga sektor pertanian dari berbagai aspek agar Indramayu tetap menjadi lumbung pangan nasional dan masyarakatnya semakin makmur dan sejahtera,” tambahnya.

Nurbaeti

0 comments:

Posting Komentar

Hanya pesan membangun