All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Bupati dan Kapolresta Tangerang Hadiri Santunan Yatim dan Jompo FRJRI di Kronjo

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri kegiatan santunan anak ...

Postingan Populer

Minggu, 15 Maret 2026

Bupati dan Kapolresta Tangerang Hadiri Santunan Yatim dan Jompo FRJRI di Kronjo





Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan jompo yang digelar Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI) Peduli Negeri di Kampung Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Minggu (15/3/2026).

Selain memberikan santunan kepada anak yatim dan para lanjut usia, kegiatan juga dirangkaikan dengan peninjauan lokasi rumah warga yang diusulkan untuk program bedah rumah. Lokasi rumah tersebut berada tidak jauh dari tempat kegiatan berlangsung.

Maesyal mengapresiasi kegiatan sosial yang diinisiasi FRJRI Peduli Negeri tersebut. Menurutnya, kegiatan santunan seperti ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat positif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan FRJRI Peduli Negeri. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Maesyal.

Dia juga berharap kegiatan sosial yang digelar organisasi jurnalis tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Serta semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun unsur lainnya.

"Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan demi membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan FRJRI kepada masyarakat. 



Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu, lanjut dia, sangat penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan para lansia," ujarnya. 

Indra Waspada juga menilai, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan sosial menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam membangun lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian.

"Kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat," pungkasnya.




Red:Toher Sw

Berbagi di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Depok Bagi 1.500 Nasi Kotak Disambut Antusias Warga



CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan sosial yang digelar oleh Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Ketua PAC Depok, Teguh, bersama sejumlah anggota, organisasi tersebut mengadakan kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di depan Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 bok makanan Rocket Chicken yang berisi ayam dan makanan ringan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai menu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi ini juga dihadiri oleh Camat Depok, Hj. Sundewi, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Depok, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kanit dari Polsek Depok Polresta Cirebon yang turut hadir memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.


Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pembagian makanan. Tidak hanya masyarakat sekitar, para pengguna jalan yang melintas juga ikut berhenti untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang dibagikan secara gratis.

Antusiasme warga terlihat jelas ketika sejumlah kotak makanan yang masih berada di dalam mobil panitia sudah dikerumuni warga. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak tampak bersemangat menunggu giliran untuk mendapatkan makanan tersebut.

Melihat situasi tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Depok, Teguh, dengan ramah mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan sabar saat menunggu giliran.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu mohon sabar untuk mengantri. Makanannya masih banyak, jadi tidak perlu khawatir kehabisan. Insya Allah semua kebagian," ujar Teguh dengan penuh keakraban kepada warga yang hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun oleh Pemuda Pancasila PAC Depok.
Menurut Teguh, kegiatan tersebut kini telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya, dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan untuk yang ke-11 kalinya. Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi kami semua, terutama bagi anggota Pemuda Pancasila," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Depok, Hj. Sundewi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dicontoh.

"Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Srikandi Pemuda Pancasila, yang juga merupakan istri dari Ketua PAC Depok, Teguh. Ia mengatakan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Sebisa mungkin kita harus menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama. Apalagi kami dari Pemuda Pancasila yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Pembagian nasi kotak seperti ini juga menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahunnya," tuturnya.

Menariknya, menjelang akhir kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, hujan lebat tiba-tiba mengguyur lokasi kegiatan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pemuda Pancasila untuk tetap menyalurkan makanan kepada masyarakat.

Beberapa anggota tetap bertahan di lokasi sambil membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintas, meskipun harus diguyur hujan deras.


Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima makanan berbuka puasa. Kegiatan ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan masih terus hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga didukung dari beberapa donatur yang menyisihkan sebagian rejekinya, diantaranya:
 
1. CV. Indosurya mahakan
2. CV. intrakon junior
3. PT. Glopac
4. BPK Wanjaya
5. H Mahmud Jawa
6. Taufik
7. CV. Awi watu
8. BPK Ayip shakdulo
9. BPK Ridwan
10. Pkd Darsina
11. Sdr Diki
12. Sdr Karno & Toni
13. BPK sandi Wijaya & BPK amin 
14. Seluruh Donatur SE kecamatan Depok. 
15. DR Hermanto



(Cephy)

*Polda Jabar Tindak 1.700 Truk Sumbu Tiga yang Masih Melanggar, Edukasi dan Pengawasan Akan Ditingkatkan*

Polda Jawa Barat menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang masih nekat beroperasi di jalur tol maupun arteri selama periode pengawasan arus mudik. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, sebanyak lebih dari 1.700 kendaraan truk dan kontainer telah diberikan sanksi tilang karena melanggar aturan pembatasan operasional kendaraan berat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H  mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ditemukan cukup banyak kendaraan rambu sumbu tiga yang tetap melintas di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat. Bahkan, sebagian kendaraan tersebut diketahui masih dioperasikan oleh perusahaan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan pembatasan operasional yang telah ditetapkan.

"Keberadaan truk dan kontainer tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama karena dimensi kendaraan yang besar serta kecepatan yang relatif lebih lambat dibanding kendaraan pribadi. Kondisi ini juga dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan pemudik yang tengah melintas menuju berbagai daerah tujuan." ujar Kombes Hendra, Minggu (15/3/2026)

"Untuk itu, Polda Jawa Barat melalui jajaran lalu lintas akan meningkatkan sosialisasi, informasi, dan edukasi kepada perusahaan angkutan barang agar mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, pengawasan dan penindakan di lapangan juga akan terus diperketat guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas selama periode mudik." tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran kendaraan sumbu tiga yang tetap beroperasi. Penindakan tegas akan terus dilakukan karena selain berpotensi membahayakan keselamatan pemudik, keberadaan kendaraan berat tersebut juga kerap menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kemacetan di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat.

((Red.))

Majukan Sentra UMKM di Wilayah Binaan, Babinsa Jagalan Sambangi Sentra Pembuatan Roti, Berikan Motivasi Tingkatkan Produksi

Surakarta - Dalam rangka memajukan UMKM di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Jagalan  Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka E Lau We  melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan menyambangi pegawai sentra pembuatan Roti  di RT 01 RW 12 Kelurahan Jagalan Kecamatan Jebres, Sabtu (14/03/2026).

Menurut Serka E Lau We, itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Secara rutin kita mendatangi dan berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya, saat ini Komsos dengan karyawan sentra pembuatan roti tawar "ucap Babinsa. 

"Selain itu kami juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan hasil produksi sehingga dapat meningkatkan perekonomian di wilayah."tuturnya.

"Komsos ini juga sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan seluruh pihak dapat lebih mudah dalam bekerja sama untuk menjaga keamanan lingkungan," Tutur Babinsa Kel. Jagalan Serka E lau we.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pegawai sentra pembuatan roti tawar, yang mengaku senang atas adanya perhatian dari pihak keamanan dan siap mendukung segala upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.

Penulis : Arda 72

Demi Menjaga Keamanan Wilayah, Babinsa Bersama Linmas Patroli Sambangi Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Dalam rangka menjaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga, Guna mengintensifkan kegiatan Komsos Babinsa sambangi warga yang sedang membetulkan Tulisan yang rusak akibat air sungai yang meluap di Halte apung Kampung Sewu Kel.Sewu Kec.Jebres, Sabtu,(14/03/2026).
 
Koptu Sandha menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan dan memberikan suasana yang nyaman dan aman merupakan bagian dari pekerjaan kita berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melayani dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat binaan di wilayah Kelurahan Sewu.

"Kegiatan ini selain melaksanakan patroli sambang warga juga sebagai sarana Komsos untuk menjalin silaturahmi, salah satunya terhadap Warga di wilayah binaan."ujarnya.

"Kegiatan tersebut juga tak lupa pentingnya memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pada saat bekerja."pungkas Koptu Sanda.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 14 Maret 2026

Penangkapan Tidak Prosuderal, Asep Afandi Akui Secara jantan keluarkan Mobil Box Miras

Indramayu -Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi secara jantan mengakui bahwa dirinya langsung yang mengeluarkan mobil box berisi minuman keras (Miras).

Dikeluarkannya mobil box yang berisi kurang lebih 3800 botol miras yang di kemas dalam kardus, karena penangkapannya tidak prosuderal dan diyakini ilegal.

"Biar jelas, disini ada bapak dewan ada wartawan, jika ada yang bertanya siapa orang yang mengeluarkan mobil box isi miras, saya orangnya, Asep Afandi. Jadi tidak benar jika ada tuduhan ke Stafsus Bupati, Salman terlibat atau pak Bupati terlibat itu tidak benar," kata Pelaksana tugas (Plt) Asep Afandi di gedung dewan, usai rapat kerja dengan Komisi I DPRD Indramayu, Sabtu (14/3/2026) sore.

Menurutnya, keberaniannya melepaskan mobil box yang bermuatan Miras hasil operasi malam Senin (9/3/2026) itu, karena dirinya meyakini jika tindakannya adalah benar dan sesuai aturan.

Dijelaskan Asep, saat penangkapan mobil box bermuatan miras terjadi, dirinya sedang menjalankan tugas di Yogyakarta, jadi tidak tahu persis kronologinya.

Namun setelah dirinya pulang ke Indramayu dan mempelajari peristiwa tersebut, ia menilai terdapat kesalahan prosedur karena penangkapan tidak dilakukan oleh PPNS serta tidak disertai berita acara pemeriksaan.

“Kami tidak ingin disalahkan, sehingga mobil saya perintahkan untuk dilepas karena sejak awal prosedurnya keliru. Tidak ada unsur transaksional. Tuduhan ‘86’ (ngasih uang) itu tidak benar,” ujar Asep.

Ia menegaskan, sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2006, penegakan perda dilakukan oleh Satpol PP bersama PPNS. Saat kejadian, status PPNS Candra disebut sudah tidak berlaku karena belum diperpanjang.

Selain itu, operasi penegakan perda seharusnya dilaksanakan berdasarkan surat perintah dari Kasat Pol PP, bukan secara perorangan.

“Pada saat ditemukan pelanggaran harus dilakukan pemeriksaan awal, pendataan identitas, dokumentasi, serta dibuat berita acara pengambilan atau penahanan barang bukti. Hal-hal tersebut tidak dilakukan. Makanya saya memutuskan ini salah dan ilegal, sehingga mobil box siangnya saya lepas,” katanya.

Terkait mobil box miras yang keberadaannya dibawa ke kantor Pendopo dulu, justru dirinya heran dan tidak tahu menahu diluar instruksinya. Makanya, dirinya langsung mengintruksikan Kabid Gakda (Penegakan Peraturan Daerah) untuk membawa mobil box ke Markas Komando (Mako) Satpol PP.

"Sekali lagi, soal mobil box miras dibawah pendopo saya tidak tahu. Jadi jangan lagi ada asumsi saya bermain kerjasama dengan Stafsus Salman. Jika dari putusan saya ada yang salah dan keliru, saya siap menanggung konsekuensi apapun sebagai tanggung jawab seorang pimpinan," tandas Asep.

Asep secara jujur mengaku khawatir muncul gugatan dari pihak pengusaha apabila prosedur hukum tidak terpenuhi, sehingga ia memberanikan diri agar mobil box tersebut dilepaskan.

"Saya sudah komunikasi dengan bapak (Lucky Hakim,red), dan beliau menyarankan jika dianggap benar teruskan diproses ditindaklanjuti, jika dianggap salah silahkan bebaskan. Saya menganggap putusan saya benar, sehingga saya keluarkan mobil box Miras itu," ungkap Asep yakin.

Meski demikian, ia menegaskan siap bertanggung jawab sebagai pimpinan atas risiko yang timbul dari keputusan tersebut, termasuk jika pimpinan nya mencopot jabatannya dari Kasat Pol PP.

Ketua Komisi I DPRD Indramayu, Endang Efendi dalam rapat komisi menegaskan, bahwa kebijakan dan putusan Kasat Pol PP itu dinilai salah.

Kesalahan ini sebagai pembelajaran agar ke depan tidak terulang lagi.

"Jujur, awalnya saya beri apreasiasi atas penangkapan atau OTT mobil box miras, ini luar biasa. Sayang, endingnya tidak baik dan membuat kami kecewa, juga mungkin masyarakat dan publik yang sudah mendengar dari berita," sindir Endang dihadapan jajaran Satpol PP.

Ke depan, harus dibuat aturan dalam kondisi darurat atau OTT, sehingga langkah yang diambil anggota di lapangan tidak salah dan legal dipayungi hukum.

Keterangan Berbeda

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, Abdul Fatah, menegaskan bahwa kabar penangkapan mobil box yang membawa ribuan botol minuman keras (miras) perlu di klarifikasi.

Menurut dia, anggotanya bernama Candra selaku Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas (PK) melakukan penangkapan mobil box tersebut dalam bentuk operasi tangkap tangan (OTT), bukan razia atau operasi resmi.

Saat itu, Candra disebut sedang melakukan perjalanan menuju Kedokan Bunder untuk menjenguk temannya yang sakit. Di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah Cangkingan, ia mencurigai sebuah mobil box berwarna putih berpelat nomor D yang diduga membawa barang ilegal karena perilaku sopirnya dianggap mencurigakan.

Ketika dicegat, mobil box tersebut ternyata benar membawa ribuan botol minuman keras yang dikemas dalam dus.

“Karena ini OTT, saya merasa sebagai bagian dari penegak perda, maka mobil itu saya bawa ke Indramayu. Kebetulan saat itu ada anggota dewan lewat, jadi kami bawa ke Kantor Satpol PP bersama anggota dewan Ifan Sudiawan dari Gerindra. Sebelum saya bawa ke kantor, mobil box sempat saya bawa ke pendopo untuk melapor kepada Bupati Lucky,” ujar Candra dihadapan anggota dewan di ruang Komisi I DPRD Indramayu.

Abdul Fatah menambahkan, siapa pun boleh melakukan tangkap tangan apabila dianggap ada tindakan yang membahayakan. Hal tersebut tidak dilarang secara hukum.

“Misalnya kita melihat ada orang mencuri, boleh kita amankan, selanjutnya kita serahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang. Jadi tangkap tangan juga dilindungi undang-undang,” kata Fatah.

Ia juga menjelaskan bahwa kejadian penangkapan mobil box atau OTT tersebut terjadi pada malam Kamis (11/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, bukan malam Senin seperti kabar yang beredar.

“Kami melaporkan kejadian OTT itu kepada pimpinan pada malam yang sama karena standar operasional prosedur (SOP)-nya demikian. Namun setelah diserahkan kepada pimpinan (Plt Kasat Pol PP), pada pagi harinya mobil sudah tidak ada di kantor. Saya tidak memahami hal tersebut,” jelas Fatah.

Ia mengakui dan paham bahwa dalam pelaksanaan operasi resmi seharusnya terdapat surat perintah, berita acara pemeriksaan (BAP), serta penanganan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

"Tapi ini OTT, sekali lagi, ini OTT, bukan operasi, biar publik tahu dan tidak salah menanggapi info kejadian” tandas Fatah yang membela anggotanya, Candra. (Cho)
Nurbaeti

Anggota Dewan Kurang Taring, Raker Komisi 1 dengan Jajaran Satpol PP Terasa "Hambar"

Indramayu - Miris. Rapat Kerja (Raker) Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu seperti dagelan.

Raker komisi yang digelar, Sabtu (14/3/2026) dan dimulai pukul 11.43 WIB itu hanya dihadiri 2 orang anggota DPRD. Itupun, dari jajaran legeslstif hanya diwakili ketua dan wakil ketua.

Dalam rapat yang diperkirakan akan berjalan panas, ternyata situasunya berbeda 180 derajat. 

Raker yang terbuka untuk teman-teman pers melakukan peliputan, berakhir tanpa debat panas, tanpa putusan tegas, dan yang ada justru terkesan hambar tidak gereget dan Raker tidak ada 'nyawanya'.

Dalam rapat kerja yang mendadak itu, Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu memanggil jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu terkait dilepasnya satu unit mobil box berisi penuh kemasan dus minuman keras beralkohol.

Pemanggilan oleh Komisi I DPRD kabupaten Indramayu tersebut berkaitan dengan viralnya informasi di media sosial yang menyebutkan satu mobil box berisi penuh minuman keras beralkohol dilepas oleh Plt Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Asep Affandi.

Pelepasan barang bukti tersebut bahkan mencuat setelah dikabarkan oleh narasi adanya jalan damai atau '86: yang disebut-sebut nilainya puluhan juta rupiah.

Dalam rapat terungkap, mobil box warns putih bernopol D tersebut informasinya hasil tangkap tangan dari sebuah warung di desa Cangkingan Kecamatan Kedokan Bunder dan hasil tangkap tangan.

Mobil box itu langsung diarahkan ke Pendopo Kabupaten Indramayu pada malam harinya.

Namun, keesokan harinya, mobil box berikut isinya sudah dilepaskan tanpa ada proses lanjutan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu Endang Effendi didampingi wakil ketua komisi I DPRD Indramayu Lina Hilmia hadir dalam acara dengar pendapat dengan jajaran Kantor Satpol PP Kabupaten Indramayu.

Ketua Komisi I DPRD Indramayu Endang Effendi sangat menyayangkan dan mengaku prihatin sekaligus ironis dengan dilepasnya barang bukti yang sudah terungkap disaat bulan suci Ramadan.

"Seharusnya ini menjadi prestasi bagi jajaran Pemkab Indramayu. Mirisnya lagi tanpa berita acara. Jujur, awalnya kami mengapresiasi dengan kabar penangkapan mobil box berisi ribuan botol miras. Sayang, endingnya tidak baik, bahkan mengecewakan," jelas Endang.

Ditegaskan, lolosnya mobil box berisi miras ini membuat legeslatif geleng kepala. Langkah yang tidak terukur dan dinilai keliru dilakukan hingga lolos barang bukti tersebut," kata Endang Effendi.

"Ke depan harus ada aturan yang menguatkan orang lapangan jika terdapat OTT seperti ini. Kita menilai, kebijakan Plt Kasat Pol PP yang gegabah melepaskan mobil box miras tetap salah. Ke depan hal semacam ini jangan terulang lagi, ini sebagai pembelajaran," tegas Endang.

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu Lina Hilmia juga mempertanyakan keberadaan barang bukti miras yang dibawa ke pendopo. Yang ia tahu sejak jaman bupati siapapun belum pernah ada barang bukti miras masuk ke pendopo.

"Ada miras sebagai barang bukti kok masuk masuk ke pendopo. Sejak jamannya bupati siapapun tidak pernah ada barbuk, apalagi miras dalam satu.mobil box diamankan ke pendopo," jelas Lina Hilmia heran.

Lina bahkan menyayangkan langkah melepaskan barang bukti merupakan sebuah kekonyolan, apalagi Kabupaten Indramayu sudah memiliki Perda tentang larangan peredaran minuman beralkohol.

"Ini sudah ada Perdanya malah dilepas begitu saja. Setelah diperlihatkan ke bupati dan stafnya di pendopo. Aneh dan akan menjadi catatan bagı komisi I. Tolong pak Kasat fasilitasi kami untuk melihat barang bukti miras yang masih ada, agendakan kunjungan kita," tandas Lina.

Menurutnya, dari pemaparan Kasat Pol PP yang mengklaim sering melakukan razia dan banyak menyita barang bukti miras, harus bisa di tunjukan.

"Kami kuatir, jangan-jangan barang bukti miras tidak ada lagi," sindir Lina.

Sementara, Plt Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Asep Affandi menjelaskan secara gamblang bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan agar barang bukti hasil tangkap tangan tersebut diarahkan ke pendopo kabupaten Indramayu.

"Taruhannya jabatan saya dan dipastikan tidak ada perintah yang meminta agar barang bukti tersebut diarahkan ke pendopo. Makanya, saat itu juga saya perintahkan Kabid Gakda (Abdul Fatah) untuk membawa barang bukti ke Mako Satpol PP," jelas Asep.

Asep juga meyakinkan bahwa perintah melepas barang bukti hasil tangkap tangan tersebut langsung dari dirinya dengan pertimbangan sesuai perda 15 tahun 2006 bahwa penegakan perda dilakukan oleh satpol pp bersama dengan PPNS.

"Status yang nangkap pak Candra PPNS sudah tidak berlaku belum diperpanjang. Ini yang akan menjadi persoalan secara hukum jika kami paksakan menahan mobil box berisi miras," kata Asep.

Ditambahkan Asep, operasi penegakan Perda yang dilakukan harus sesuai dengan surat perintah dari Kasatpol PP dan tidak dilakukan secara perorangan.

Asep menjelaskan, sesuai pasal 11 pada saat ditemukan pelanggaran harus dilakukan pemeriksaan awal identitas dan foto pelaku, membuat berita acara pengambilan barang atau penahan barang bukti.

"Ini semua tidak ada sehingga saya sebagai Plt Kasatpol Pamong Praja melepaskan hasil tangkap tangan tersebut karena kami kuatir salah," tegas Asep.

Dirinya juga membeberkan, sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan (Bupati Lucky Hakim) dalam memutuskan kebijakan melepaskan mobil box berisi miras.

"Pesan beliau, jika memang dianggap salah produser, yah mangga lepaskan. Namun jika benar, ambil tindakan dan proses sesuai hukum yang ada. Kita putuskan dibebaskan,"ujar Asep.

Jika dalam keputusannya dinilai ada yang salah, dirinya siap menerima risiko apapun dan siap mempertanggungjawabkan sebagai konsekwensi pimpinan.

"Termasuk jabatan kita dicopot, saya siap. Karena menurut saya keputusan yang sudah saya ambil sudah benar, walaupun mungkin tidak populer dan dinilai publik tidak baik. Kita tidak ada '86'. Kabar ada uang damai dan menyebut nama Stafsus Bupati, Salman Al-Farisi juga tidak benar, gaada itu, pak Salman sama sekali tak terlibat," beber Asep.  (Nurbaeti)

Anak Muda Indramayu Unjuk Karya di Pasar Kreatif Urban Perdana

Indramayu - Komunitas Pasar Kreatif Urban sukses menggelar kegiatan Pasar Kreatif Urban (Pop Up Market) pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Simple Kolektif #1 Indramayu Creaticity Network - Urban Creative Hub, Indramayu.

Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kreativitas anak muda Indramayu sekaligus alternatif destinasi belanja menjelang Lebaran. Berbagai produk kreatif dipamerkan dan dijual oleh para pelaku kreatif lokal, mulai dari aksesoris, pakaian, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh pemuda dan komunitas di Indramayu.

Dalam penyelenggaraan perdananya, Pasar Kreatif Urban menghadirkan 5 tenant kreatif yang menampilkan beragam produk lokal. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas, yang turut meramaikan kegiatan sekaligus memperkuat jejaring ekosistem kreatif di Indramayu.

Ketua Panitia kegiatan, Hilmi Hilmansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Indramayu Creaticity Network, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan ruang pasar kreatif di Indramayu.

"Ini masih pantikan awal melaksanakan PKU di Indramayu. Harapannya ke depan bisa mengaktivasi pasar kreatif di koridor Sport Center, sepanjang Jalan Stadion Tridaya Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk saling bertemu, bertukar gagasan, serta memperkuat geliat ekonomi kreatif lokal.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir, baik untuk menikmati suasana komunitas, berbelanja produk lokal, maupun mendukung karya anak muda Indramayu.

Salah satu pengunjung, Rina (24), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan ruang baru bagi anak muda untuk menampilkan karya mereka.

"Kegiatannya seru dan suasananya terasa hangat. Produk-produk yang dijual juga unik dan kreatif. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Indramayu," ujarnya.



Hal senada juga disampaikan oleh Ardi (27), yang datang bersama teman-temannya untuk melihat berbagai produk lokal. Ia menilai Pasar Kreatif Urban menjadi wadah yang positif untuk memperkenalkan karya anak muda kepada masyarakat. "Ini bagus sekali untuk mendukung pelaku kreatif lokal. Selain bisa belanja produk unik, kita juga bisa kenal langsung dengan kreatornya," katanya.

Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di Indramayu. (Nurbaeti/Tim)

Hilmi Hilmansyah Inisiasi Pasar Kreatif Urban, Ruang Berkumpulnya Kreativitas Anak Muda Indramayu

Indramayu - Komunitas Pasar Kreatif Urban sukses menggelar kegiatan Pasar Kreatif Urban (Pop Up Market) pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Simple Kolektif #1 Indramayu Creaticity Network - Urban Creative Hub, Indramayu.

Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kreativitas anak muda Indramayu sekaligus alternatif destinasi belanja menjelang Lebaran. Berbagai produk kreatif dipamerkan dan dijual oleh para pelaku kreatif lokal, mulai dari aksesoris, pakaian, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh pemuda dan komunitas di Indramayu.

Dalam penyelenggaraan perdananya, Pasar Kreatif Urban menghadirkan 5 tenant kreatif yang menampilkan beragam produk lokal. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas, yang turut meramaikan kegiatan sekaligus memperkuat jejaring ekosistem kreatif di Indramayu.

Ketua Panitia kegiatan, Hilmi Hilmansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Indramayu Creaticity Network, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan ruang pasar kreatif di Indramayu.

"Ini masih pantikan awal melaksanakan PKU di Indramayu. Harapannya ke depan bisa mengaktivasi pasar kreatif di koridor Sport Center, sepanjang Jalan Stadion Tridaya Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk saling bertemu, bertukar gagasan, serta memperkuat geliat ekonomi kreatif lokal.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir, baik untuk menikmati suasana komunitas, berbelanja produk lokal, maupun mendukung karya anak muda Indramayu.

Salah satu pengunjung, Rina (24), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan ruang baru bagi anak muda untuk menampilkan karya mereka.

"Kegiatannya seru dan suasananya terasa hangat. Produk-produk yang dijual juga unik dan kreatif. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Indramayu," ujarnya.



Hal senada juga disampaikan oleh Ardi (27), yang datang bersama teman-temannya untuk melihat berbagai produk lokal. Ia menilai Pasar Kreatif Urban menjadi wadah yang positif untuk memperkenalkan karya anak muda kepada masyarakat. "Ini bagus sekali untuk mendukung pelaku kreatif lokal. Selain bisa belanja produk unik, kita juga bisa kenal langsung dengan kreatornya," katanya.

Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Pasar Kreatif Urban diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di Indramayu. (Wira/Tim)

Jaga Stabilitas Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Jabar dan Pemkot Cirebon Gelar OPADI



Kota Cirebon – Ratusan warga antre dengan tertib untuk mendapatkan paket pangan murah dalam gelaran Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H di Kantor Kecamatan Lemahwungkuk pada Jumat pagi (13/03/2026).  

Program OPADI ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga psikologi pasar menjelang Lebaran. Fenomena kenaikan permintaan barang pokok yang biasanya memicu lonjakan harga, diantisipasi melalui intervensi subsidi langsung. Langkah ini diambil agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah persiapan merayakan hari kemenangan.

Kepala UPTD BPSMB Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Cirebon, Dendi Hermadi, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa setiap momen HBKN, baik Idulfitri maupun Nataru, Gubernur selalu menginstruksikan intervensi pasar. Menurutnya, ada ironi yang sering terjadi di masyarakat saat Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

"Memang ironi, harusnya puasa itu kita bisa lebih hemat, tapi justru aktivitas ekonomi malah jauh lebih tinggi di bulan Ramadan dan hari raya. Gejolak permintaan ini berpotensi meningkatkan harga-harga di pasar. Di sinilah pemerintah harus hadir agar masyarakat tetap bisa menjangkau barang-barang pokok yang penting," ujar Dendi saat memberikan sambutan.
Dendi menegaskan bahwa OPADI ini memiliki konsep yang berbeda dengan bantuan sosial (bansos). Program ini lebih menitikberatkan pada pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya pasokan barang bersubsidi, diharapkan harga-harga di pasar tradisional tidak terus merangkak naik akibat spekulasi atau kelangkaan stok.

Secara total, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendistribusikan 94.391 paket OPADI di seluruh wilayah Jabar secara serentak. Khusus untuk Kota Cirebon, dialokasikan sebanyak 1.208 paket yang tersebar di titik-titik strategis. Dendi menyebutkan, nilai paket yang seharusnya Rp96.700, kini bisa ditebus warga hanya dengan harga Rp40.000 saja.

"Kami berikan subsidi sebesar Rp56.700 per paket. Isinya pun kualitas terbaik, mulai dari beras premium 5 kg, terigu 1 kg, gula 1 kg, hingga minyak goreng 1 liter. Pak Wali Kota juga menunjukkan dedikasi luar biasa dengan hadir langsung, memastikan pelayanan cepat sampai ke tangan warga yang membutuhkan," tambah Dendi.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon dalam menekan angka inflasi. Baginya, kehadiran program ini merupakan kado bagi warga Kota Cirebon yang tengah mempersiapkan kebutuhan pokok menjelang hari raya Idulfitri 1447 H.

"Ini program yang sangat luar biasa dari Pak Gubernur. Selain menekan angka inflasi, yang terpenting adalah membantu bapak dan ibu semua. Bayangkan, kalau beli sendiri di pasar harganya hampir seratus ribu rupiah, tapi sekarang cukup bayar 40 ribu saja. Murah pisan ya?" ujar Wali Kota yang disambut tawa dan tepuk tangan warga.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah melalui subsidi pangan ini. Ia berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dapur keluarga sehingga masyarakat bisa menyambut hari kemenangan dengan hati yang lebih tenang.

"Mari kita syukuri apa yang kita peroleh hari ini. Terima kasih kepada Pak Gubernur, semoga program ini menjadi berkah untuk Kota Cirebon. Kita doakan beliau selalu sehat karena terus bekerja siang malam menata Jawa Barat agar semakin istimewa," tutup Wali Kota. 
(DW_Krisnara)

Momen HUT Ke-23, Polda Babel Gelar Bukber Dengan Komunitas Ojol. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menggelar buka bersama dengan komunitas pengemudi ojek online Pangkalpinang, Jumat (13/3/26). Momen itu juga berbarengan dengan syukuran Hari Jadi Polda Babel ke 23 tahun.

Kegiatan digelar di Bhaypark dihadiri Kapolda Irjen Pol Viktor T. Sihombing didampingi Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda. Tampak hadir juga, Ketua Bhayangkari bersama Wakil Ketua Bhayangkari Babel serta Para Pejabat Utama Polda Babel.

Kegiatan yang berlangsung santai dan penuh kekeluarga ini bertujuan memperkuat tali silaturahmi dan sinergi kamtibmas antara Polda Babel dengan komunitas ojol. 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Viktor berbicara mengenai hikmah di bulan Ramadan khususnya bagi situasi kamtibmas di Babel.

"Terus terang sebagai Kapolda sangat senang dan bangga kalau waktu-waktu memasuki bulan puasa. Kalau perlu, satu tahun itu bulan puasa karena bulan puasa itu imannya tinggi. Nilai ibadahnya kuat dan rasa empati sangat luar biasa. Karena diawali bulan puasa, hati yang ikhlas dari dalam dan di bulan puasa kejahatan itu menurun. Artinya ada hikmah yang bisa diambil di bulan puasa itu,"katanya mengawali sambutan.

"Kita merenung diri, meningkatkan ketakwaan dan keimanan serta bisa merasakan rasa penderitaan antar sesama dengan orang lain. Menahan lapar dan melihat itu menjadi suatu hal yang baik sekaligus peduli dengan masyarakat yang ditutup dengan idulfitri saling memaafkan,"sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, Viktor turut menyampaikan terimakasih kepada komunitas ojol atas kesiapannya menjadi mitra Polri yang terus bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Babel. 

Oleh karenanya, ia menaruh harapan penuh kepada para driver ojol yang telah menyatakan siap bermitra dengan Polri khususnya di Polda Babel. 

"Mudah-mudahan jalinan ini tetap terjaga, karena kami percaya bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam membina kamtibmas, kita butuh orang lain untuk bisa menjadi duta-duta kamtibmas,"terangnya. 

Eks Kadivkum Polri ini juga menyampaikan pesan khusus kepada pengemudi ojol yang hadir agar dapat menjadi contoh serta tauladan di masyarakat. 

"Jadilah tauladan dan contoh yang baik di masyarakat. Jangan sia-siakan hubungan kita yang sudah baik, supaya masyarakat itu menilai bahwa hubungan antara Polri dan ojol kemudian menjadi kekuatan besar di Babel ini untuk menciptakan Babel yang lebih baik kedepannya,"pesannya. 

"Saya yakin dan percaya dengan keberadaan rekan-rekan semuanya, ojol yang hadir ini dari beberapa kelompok saya lihat siap juga melayani masyarakat,"timpalnya.

Lebih jauh, Viktor juga menuturkan, bahwa Polisi dan Ojol memiliki kesamaaan salah satunya terkait pelayanan.

"Sebenarnya ada kesamaan Polisi dan Ojol. Kalau polisi saat ini sedang mengembangkan pelayanan aplikasi pengaduan 110. Jadi banyak masyarakat yang mau mengadu tekan 110 lapor polisi, petugas pasti datang. Begitu juga ojol, kalau ada yang tekan nomor atau aplikasi, ojol pasti datang,"tuturnya. 

Tak sampai disitu, Viktor juga menyampaikan sejumlah harapan di HUT Polda Babel ke-23 tahun ini. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Terlebih lagi, Polda Babel telah banyak mengalami peningkatan sejak terpisah dari wilayah Sumbagsel hingga menjadi Polda tipe A seperti saat ini.

"Ini peningkatan luar biasa, tapi saya berharap kepada anggota bahwa baik tidaknya Polda itu tergantung kita, kalau kita bisa menyatu dengan masyarakat salah satu contohnya ojol yang merupakan perwakilan masyarakat,"sebutnya.

Ia juga tak menampik, jika Polda Babel saat ini belum sempurna melayani masyarakat. Namun, ia terus meminta dukungan kepada masyarakat agar Polda Babel dapat terus menjaga kamtibmas. 

"Polda Babel ini belum sempurna melayani masyarakat. Mungkin masih kurang karena masih banyak anggota yang mungkin belum melaksanakan tugas dengan baik. Tapi yakin dan percaya, banyak anggota kita yang punya motivasi yang tinggi, yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,"tegasnya. 

"Kepada masyarakat kami berharap bisa bantu Polda Babel agar bisa menciptakan dan menjaga kamtibmas, bisa menjalankan tugannya yakni memelihara kamtibmas, melindungi mengayomi dan melayani masyarkaat serta tegas dalam penegakkan hukum. Kita berharap penuh Polri bersama masyarakat bisa meniciptakan ini dengan baik,"pungkasnya.

Kapolres Bangka Barat Pantau Arus Mudik di Tanjungkalian, 1.030 Pemudik Tinggalkan Pulau Bangka



Bangka belitung, Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjungkalian, Sabtu (14/3/2026). 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pengamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat yang meninggalkan Pulau Bangka menuju Palembang.

Peninjauan ini dilakukan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026, yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik, termasuk pelabuhan penyeberangan yang menjadi akses utama masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan di lapangan, sebanyak 1.030 pemudik telah meninggalkan Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjungkalian pada hari pertama operasi.

"Sampai hari pertama operasi kurang lebih 1.030 orang dari wilayah kita menuju Palembang, kemudian 164 unit kendaraan roda dua, 321 unit kendaraan roda empat, dan delapan kendaraan roda enam yang ikut menyeberang," kata Pradana, Sabtu.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan tersebut menjadi indikator mulai bergeraknya arus mudik dari wilayah Pulau Bangka menuju wilayah Sumatera Selatan.

Meski terjadi peningkatan mobilitas, Kapolres memastikan kondisi arus mudik di kawasan pelabuhan masih terkendali dan berjalan kondusif.

Ia menjelaskan kepadatan kendaraan yang sempat terjadi di kawasan pelabuhan salah satunya disebabkan oleh faktor pasang surut air laut yang memengaruhi proses naik dan turunnya kendaraan dari kapal penyeberangan.

Selain itu, aktivitas penyeberangan juga dipengaruhi oleh pergerakan penumpang dari arah Pelabuhan Tanjung Api-Api yang berada di seberang lintasan laut.

Kapolres menambahkan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Tanjungkalian guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.

Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik gelombang pertama diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026, dengan potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang menyeberang dari Bangka menuju Sumatera.

Sementara itu, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah Bangka Barat masih terjaga baik, termasuk belum adanya laporan kecelakaan lalu lintas dengan korban fatal.

(HR) 

Babinsa Koramil Ngadirojo Aktif Patroli  Bersama Linmas

Wonogiri - Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama. Hal ini terlihat saat Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Kodim 0728/Wonogiri Serka Wiyono menyambangi warga yang sedang melaksanakan ronda malam di salah satu pos kamling di Desa Ngadirojo Kidul Kec.Ngadirojo Kab. Wonogiri. Sabtu (14/3/2026).

Dengan penuh keakraban, Babins menyapa para warga yang tengah berjaga. Ia duduk bersama mereka sambil berbincang ringan mengenai situasi keamanan di sekitar wilayah, sembari memberikan semangat agar kegiatan ronda tetap berjalan konsisten.

Sertu Wiyono, menegaskan bahwa sambang pos kamling merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada untuk mereka, bukan hanya saat terjadi masalah. Dengan kebersamaan seperti ini, keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga," ucapnya.

Tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan selama berjaga malam, serta saling mengingatkan bila ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

"Kehadiran anggota Babinsa di pos kamling ini sangat berarti. Selain mencegah tindak kriminalitas, kegiatan seperti ini juga mempererat silaturahmi antarwarga. Kami berharap semangat ini terus dijaga demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif," tambahnya.

Dengan terjalinnya sinergi antara warga dan TNI, diharapkan Kecamatan Ngadirojo tetap dalam suasana aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Arda 72

AMKI Indramayu Sambangi Bupati Lucky Hakim, Tegaskan Dukungan untuk Indramayu REANG


INDRAMAYU-Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu melakukan silaturahmi dengan Bupati Lucky Hakim disela kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Sabtu 13 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menyukseskan visi Indramayu REANG.

"Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus AMKI Indramayu menyampaikan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif."

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh dan transparan. Selain itu, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan yang baik.

"Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. AMKI Indramayu siap mengawal visi Indramayu REANG melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang," ujar Ketua AMKI Indramayu sekaligus CEO MeteorNews Andry Prayitna. 

Ia menambahkan, organisasi media yang tergabung dalam AMKI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyambut baik kehadiran Sekjen AMKI Jabar & jajaran pengurus AMKI Indramayu dan mengapresiasi komitmen insan pers yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

"Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menjaga transparansi pemerintahan. Kami menyambut baik komitmen AMKI Indramayu untuk bersama-sama mengawal visi Indramayu REANG," ucap Lucky Hakim.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas dan berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi media seperti Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, diharapkan visi Indramayu REANG mampu membawa Kabupaten Indramayu menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Nurbaeti. (Medi Buser polkrim)

Jejak Pemilik Alat Berat di Balik Tragedi Tambang Pondi, Siapa “Big Bos” yang Bermain Senyap?

Pangkalpinang – Tragedi kecelakaan tambang yang mengguncang dunia pertambangan di Bangka Belitung pada 2 Februari 2026 lalu masih membekas di ingatan publik. Peristiwa memilukan di kawasan eks tambang timah Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, itu menewaskan tujuh penambang asal Banten yang tertimbun material tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung.

Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal di wilayah tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks tambang Pondi. 

Mereka adalah Kimkian alias Akian, Suhendri alias Aciu, Sarpuji Sayuti, Hian Tian alias Atian Deniang (39), serta MN alias Ni (62). Dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara.
Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahanan di Rumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut.

Namun, pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut.
Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang dipercaya tim investigasi awak media—yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan—muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan di balik aktivitas tambang tersebut.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun di lokasi kejadian diduga kuat merupakan milik seorang pengusaha berinisial RxxxL alias AF, yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung.

Tidak hanya itu, sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotek ternama di Kota Pangkalpinang.

Menurut sumber tersebut, sosok RxxxL dikenal sebagai "pemain lama" dalam dunia pertimahan yang bergerak secara senyap dan jarang muncul di permukaan.
"Dia dikenal sangat rapi dalam bergerak. Namanya hampir tidak pernah muncul ke publik, padahal sudah lama bermain di sektor ini," ungkap sumber kepada tim investigasi awak media.

Jika dugaan tersebut benar, maka peran penyedia alat berat dalam aktivitas tambang ilegal berpotensi masuk dalam kategori turut serta atau membantu terjadinya tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Secara hukum, aktivitas penambangan tanpa izin dapat dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), yang mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi seperti IUP, IPR, maupun SIPB dapat dipidana penjara paling lama lima tahun serta denda hingga Rp100 miliar.

Dalam praktik penegakan hukum, pihak yang turut serta atau membantu kegiatan tersebut—seperti penyandang dana, penyedia alat berat, hingga penadah hasil tambang ilegal—juga dapat dijerat melalui kombinasi Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP mengenai penyertaan dan pembantuan tindak pidana.

Tim investigasi awak media menilai penting bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri lebih jauh kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik operasi tambang ilegal yang berujung maut tersebut.
Upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam informasi tersebut masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi dan menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Sementara itu, publik Bangka Belitung kini menanti langkah lanjutan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Babel. Apakah akan ada penambahan tersangka baru dalam kasus tambang ilegal yang telah merenggut tujuh nyawa tersebut, ataukah perkara ini berhenti pada lima nama yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia. Kini, masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini mampu membuka seluruh rantai aktor yang diduga berada di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

(TIM) 

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam & Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Serka Rofiq Priyono bersama dengan anggota Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Pasar Kliwon, Jum'at (13/03/2026). tadi malam.

"Disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli kami menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."tutur Serka Rofiq.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon."imbuhnya.

"Harapan kami agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkas Serka Rofiq.

Penulis : Arda 72

Kaposko  Pimpin Anev Kasatgas dan Operator Ops Ketupat Maung 2026




TANGERANG – Dalam rangka mengoptimalkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, jajaran Posko Utama Polresta Tangerang menggelar Apel Khusus bagi para Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) dan Operator Operasi Ketupat Maung 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kaposko AKP Hambali pada Jumat (13/02/2026).

Apel yang berlangsung di pusat kendali operasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara pengambil kebijakan di lapangan dengan tim pengolah data di balik layar.

AKP Hambali menekankan bahwa akurasi data dan kecepatan respon menjadi kunci keberhasilan dalam memantau setiap dinamika Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, informasi yang cepat dan valid akan sangat menentukan langkah diskresi kepolisian yang diambil di lapangan.



"Sinergi di balik layar sangat krusial. Para Kasatgas dan Operator harus memastikan setiap pergerakan data terpantau secara real-time. Hal ini dilakukan demi memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal dan meminimalisir hambatan di jalur-jalur utama," ujar AKP Hambali saat memberikan arahan.

Selain pengecekan kesiapan personel, dalam apel ini juga dilakukan evaluasi teknis terhadap perangkat komunikasi dan sistem pelaporan digital yang digunakan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat distribusi informasi dari pos-pos pengamanan kepada pimpinan pusat.

Polresta Tangerang berkomitmen untuk menghadirkan mudik yang aman, lancar, dan terkendali melalui pemanfaatan teknologi informasi dan kesiapsiagaan personel secara menyeluruh selama pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.




Toher Sw

Jumat, 13 Maret 2026

Jum’at Berkah, Babinsa Kepatihan Wetan Berikan Bingkisan Kepada Warga Binaan

Surakarta - Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono membagikan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu di Kampung Kradenayon Jl. Sangihe Rt 02 Rw 1 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres, Jum'at ( 13/03/2026 ).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini.

Sertu Budiono menyampaikan bahwa berbagi dengan sesama adalah bentuk ibadah dan diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerimanya.

"Di bulan penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Dengan sedikit rejeki ini semoga dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi yang menerimanya,"ujar Sertu Budiono

Sementara itu Supriyono selalu Warga yang menerima bingkisan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Bapak Babinsa.

"Kami berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut sehingga dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan."tuturnya.

Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Penulis : Arda 72

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Danramil 02/Banjarsari Gelar Buka puasa Bersama Anggota & Keluarga

Surakarta  - Danramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Ska Kapten Inf Mulyono menggelar kegiatan Buka puasa Bersama keluarga Besar Koramil dan Warakawuri beserta pelapasan anggota yang purna tugas bertempat di Aula Koramil ,02/Banjarsari Jln.Ahmad Yani no 273 Kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari, Jum'at (13/03/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Danramil 02/Banjarsari  Kapten Inf Mulyono

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar tradisi tahunan, namun menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara keluarga besar Koramil serta meningkatkan kepedulian antar sesama. 

"Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara prajurit, keluarga besar Koramil, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3 Banjarsari."tegasnya.

Dalam Kegiatan buka Puasa Danramil memberikan bantuan dan Santunan kepda Warakawuri (Istri dari Almarhum Serda Enfri) 
serta acara pelepasan purna tugas yaitu Serka Ruben. S. yang memasuki pensiun dilanjutkan Buka Puasa.

 "Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kita ingin menumbuhkan rasa kekeluargaan yang lebih erat antara anggota, Persit, serta putra-putri prajurit. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua dalam menjalankan tugas sekaligus membangun keharmonisan dalam keluarga."pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72

Komplotan Curanmor Lintas Daerah Dibongkar, Empat Pelaku Ditangkap Usai Kejar-kejaran Tengah Malam

Cirebon Kota - Aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor terjadi setelah Unit Buser Sat Reskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang selama ini diduga beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota pada Kamis malam (12/03/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tim yang dipimpin Iptu Deny Arisandy, S.H., M.H., C.PHR kemudian melakukan pengejaran terhadap tiga kelompok pelaku yang berjumlah enam orang yang diduga merupakan komplotan pencurian kendaraan bermotor roda dua yang beroperasi di beberapa wilayah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, dua orang pelaku berhasil diamankan di wilayah Pangenan Kabupaten Cirebon, sementara dua pelaku lainnya berhasil ditangkap pada Jumat pagi (13/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan pertigaan Gedung Negara Krucuk Kota Cirebon.
Dua pelaku yang pertama kali diamankan diketahui berinisial E.R. (22) dan R.A. (22) yang berasal dari wilayah Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, setelah petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.

Dari tangan kedua pelaku tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah anak kunci letter T, satu buah gagang kunci letter T serta satu buah magnet yang diduga digunakan untuk membuka tutup kunci kendaraan bermotor saat melakukan aksinya.

Sementara itu dua pelaku lainnya yang berhasil ditangkap beberapa jam kemudian diketahui berinisial W.K. (40) dan M.I. (23) yang juga berasal dari wilayah Kabupaten Indramayu dan diduga turut terlibat dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di berbagai wilayah.

Dari kedua pelaku tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam tanpa tanda nomor kendaraan bermotor, tiga buah gagang kunci letter T serta tiga belas mata kunci letter T yang diduga merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah wilayah Klayan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, namun dalam proses pengejaran petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik para pelaku berupa satu pucuk pistol mainan serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang ditinggalkan di lokasi pelarian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa komplotan tersebut diduga tidak hanya beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, namun juga di sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Kuningan serta Kabupaten Brebes di Provinsi Jawa Tengah.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku serta memburu dua orang pelaku yang melarikan diri, sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

((Red))