jakarta

Berita Terkini

Piket Koramil 04/Jebres Gencar Patroli Malam Bersama Linmas Guna Tercipta Wilayah Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono melaksanakan Patroli malam bersama Linmas guna terciptanya wilaya...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2026

Hardiknas 2026 : Ketum IWO Indonesia Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Partisipasi Semesta demi Pendidikan Bermutu



JAKARTA – Memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH, MH, memberikan apresiasi tinggi sekaligus pesan mendalam bagi dunia pendidikan di tanah air. Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Ketua Umum IWO Indonesia menegaskan bahwa masa depan peradaban Indonesia berada di pundak kolaborasi kolektif.

Dalam pernyataan resminya pada Sabtu 02 Mei 2026, Dr. NR Icang Rahardian, SH., MH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pendidikan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para pendidik yang menjadi garda terdepan bangsa.

"Pendidikan bukan sekadar apa yang kita ketahui, tetapi tentang akan menjadi siapa kita di masa depan. Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk meneguhkan kembali makna pendidikan sebagai jalan memanusiakan manusia dan memajukan peradaban," ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya warisan nilai dari Ki Hajar Dewantara prinsip asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama untuk mencerdaskan akal sekaligus menumbuhkan empati. Ketum IWO Indonesia menilai, pribadi yang utuh hanya bisa lahir dari sistem pendidikan yang tidak hanya mengutamakan kognitif, tetapi juga karakter.

"Pendidikan bermutu tidak akan pernah terwujud jika hanya dibebankan kepada negara semata. Selaras dengan tema hari Pendidikan Nasional tahun ini, 'Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari orang tua, dunia usaha, hingga para pemangku kepentingan untuk mengambil peran aktif. Keluarga, sekolah, kampus, dan masyarakat adalah para arsitek masa depan Indonesia. Pendidikan yang kuat tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh bangsa." Ajaknya.

Sebagai penutup, Ketum IWO Indonesia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru, dosen, tenaga kependidikan, dan peneliti.

"Di tangan bapak dan ibu sekalian, masa depan bangsa ditanam dan dirawat setiap hari. Teruslah berkarya untuk Indonesia yang lebih cerdas," pungkasnya.

Hari Pendidikan Nasional 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan sinergi nasional dalam menciptakan akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa. (Harun)

Rabu, 29 April 2026

AMKI Kartini Award 2026 Angkat 11 Perempuan Inspiratif, Dorong Kepemimpinan di Era Digital


JAKARTA — Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) menggelar penganugerahan AMKI Kartini Award 2026 di Grand Cendana Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Jakarta, Rabu (29/4/2026). 

Ajang ini menobatkan 11 perempuan dari berbagai bidang sebagai figur inspiratif yang dinilai berkontribusi dalam kepemimpinan, kebijakan publik, hingga kerja-kerja kemanusiaan.

Mengusung tema “Perempuan Tangguh”, pemberian penghargaan ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga sebagai upaya kolektif untuk memperkuat peran perempuan dalam ekosistem media, komunikasi, dan ruang publik yang terus berubah akibat arus digitalisasi.

Ketua Umum AMKI, Ir. Tundra Meliala, MM, GRCE, CPCC, mengatakan semangat Raden Ajeng Kartini menjadi landasan utama penyelenggaraan penghargaan tersebut.

Menurut dia, kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan aktif perempuan dalam pendidikan, pemikiran, dan kepemimpinan.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi ikhtiar untuk mengangkat, mengakui, dan memperkuat peran perempuan Indonesia di berbagai sektor strategis,” ujar Tundra dalam sambutannya.

Ia menambahkan, di tengah konvergensi media dan transformasi digital yang berlangsung cepat, perempuan kini semakin menempati posisi penting, mulai dari ruang redaksi, institusi pemerintahan, hingga lini terdepan dalam penanganan krisis sosial dan kemanusiaan.

AMKI sendiri berdiri pada 2025 sebagai respons atas dinamika industri media berbasis teknologi. Dalam kurun waktu satu tahun, organisasi ini telah menjalankan sedikitnya 33 program, dengan AMKI Kartini Award sebagai program ke-33.

“Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi penentu arah masa depan ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Tundra.

Acara penganugerahan diwarnai pula alunan musik bambu dari grup Pinkan Kolintang. Sementara itu, logo AMKI Kartini Award yang menampilkan potret Kartini bernuansa emas dimaknai sebagai simbol keberanian berpikir maju, keunggulan, serta nilai luhur yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pada penyelenggaraan perdana yang didukung BTN, Paragon, Astra Infra, Xaviera Global Synergy, dan Kokola ini, AMKI menetapkan sembilan kategori penghargaan, yakni Kepemimpinan Nasional, Penggerak Kebijakan Publik, Pengabdian Negara, Bhayangkara Inspiratif, Penggerak Sosial Kemasyarakatan, Tokoh Pemberdayaan Masyarakat, Profesional dan Inovator, Inspirasi Ketahanan dan Kemanusiaan, serta Lifetime Achievement.

Kesembilan kategori tersebut mencerminkan luasnya kontribusi perempuan Indonesia, dari tingkat pusat hingga akar rumput. Dari kategori itu, terpilih 11 penerima penghargaan, meliputi:
1.⁠ Inspektur Daerah Provinsi Banten, Dr. Dra. Hj. Sitti Ma’ani Nina, M.Si., CGCAE
sebagai Penggerak Integritas dan Kepemimpinan Perempuan di Sektor Pemerintahan

2. Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni
sebagai Pemberdaya Perempuan dan Penguat Ketahanan Keluarga

3. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS
sebagai Pelopor Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

4.⁠ ⁠⁠Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Dr. Shinta Purwitasari, S.H., S.T., M.H., QRMP
sebagai Penggerak Pendidikan dan Keadilan Agraria

5.⁠ ⁠Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziah, SE., M.M
sebagai Pengawal Demokrasi dan Transformasi Kelembagaan Negara

6.⁠ ⁠Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2024–2029, Ir. Diana Kusumastuti, M.T
sebagai Penggerak Infrastruktur Berkelanjutan

7.⁠ ⁠Pengusaha kosmetik dan filantropis Indonesia pendiri Wardah, Dr. (HC) Dra. Hj. Nurhayati Subakat
sebagai Wirausaha Visioner dan Penggerak Kemandirian Perempuan

 8.⁠ ⁠Founder & CEO PT. Xaviera Global Synergy, Wilda Yanti
sebagai Inovator Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Global

 9.⁠ ⁠ANGGOTA DEWAN PERS, Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si
sebagai Literasi Digital dan Penjaga Etika Informasi Publik

10.⁠ ⁠Anggota DPRA Aceh dan Istri Gubernur Aceh, Ibu Salmawaty, SE., M.M
sebagai Penggerak Perempuan dan Pembangunan Kesejahteraan Keluarga

11.⁠ ⁠Kabagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.H., M.M
sebagai Bhayangkara Tangguh dalam Penegakan Hukum dan Kepemimpinan


Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amurwani Dwi Lestariningsih, yang mewakili Menteri P3A Dra Hj. Arifatul Chori Fauzi, MS, membuka acara ini, menilai para penerima penghargaan sebagai representasi “Kartini masa kini” yang tidak hanya memiliki gagasan maju, tetapi juga mampu mewujudkannya dalam tindakan nyata.

“Penghargaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan moral dan sosial yang menginspirasi semakin banyak perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan memimpin perubahan,” ujarnya.

Melalui ajang ini, AMKI menegaskan bahwa penguatan peran perempuan bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak dalam membangun masyarakat yang adil, inklusif, dan berdaya saing di era digital.

Buser polkrim

Selasa, 28 April 2026

Dugaan PEMERASAN & ANCAMAN, PT PJI Laporkan Oknum Anggota DPR RI



JAKARTA - Misi kemanusiaan yang seharusnya berbuah apresiasi justru berujung pada aksi premanisme berkedok institusi negara. Sebuah perusahaan agen penempatan awak kapal (manning agency) di Jakarta melaporkan adanya teror dan upaya pemerasan setelah mereka berhasil memulangkan 13 Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di kawasan konflik perang di Iran vs US. 

Saat ditemui Media Meteor News Dirut PT. PJI dikantornya yang beralamat Jl. Garuda Lebak Agung No. 33 RT 01 RW 03 Desa Bongkok, Kec. Kramat, Kab. Tegal kode pos 52181, Jawa Tengah - Indonesia menyampaikan, teror ini dilakukan oleh oknum yang secara terang-terangan mencatut dan mengatasnamakan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

"0knum anggota DPR RI atas nama Muhajirin saad langsa tersebut menghubungi pihak manajemen perusahaan secara intensif, menuntut sejumlah dana dengan dalih sebagai "uang kinerja" dan "biaya koordinasi" atas proses pemulangan ke-13 pelaut tersebut. Oknum itu mengklaim bahwa kepulangan para ABK tidak akan berjalan mulus tanpa adanya campur tangan "jalur politik" di Senayan."

Pihak perusahaan membantah keras adanya keterlibatan politisi manapun dalam proses repatriasi tersebut. Pemulangan 13 ABK itu murni merupakan hasil kerja keras dan tanggung jawab mutlak perusahaan yang berkoordinasi langsung dengan otoritas terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran, sesuai dengan prosedur keselamatan. Terangnya. 

Sementara itu, Sekjen INFISA Muchlisin mengutuk keras dengan adanya tindakan yang tidak bermoral dan sangat mencederai rasa kemanusiaan. Kami Infisa bersama perusahaan, berjibaku mengeluarkan dana dan tenaga untuk mengevakuasi nyawa para pelaut kita dari zona perang yang memanas, justru ada pihak tak bertanggung jawab yang mencoba memeras dengan berlindung di balik nama besar institusi DPR RI. 

"Kami Infisa mengutuk keras dengan ancaman dan pemerasan Oknum anggota DPR RI atas nama Muhajirin saad langsa. Teror verbal yang mengancam akan mempersulit izin usaha dan memblokir jalur birokrasi perusahaan di masa mendatang jika "uang kinerja" tersebut tidak segera disetorkan." Tegasnya. 

Kami Infisa juga mendesak MKD dan Pemerintah harus Turun Tangan dalam menyikapi persoalan ini, kami INFISA dan perusahaan tengah melakukan konsolidasi internal serta mempelajari lebih lanjut untuk mengumpulkan seluruh bukti komunikasi, baik berupa rekaman panggilan suara maupun jejak pesan digital oleh tim kuasa hukum.

Kemudian Sebagai langkah awal, publik dan pemerhati ketenagakerjaan mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk bersikap proaktif. Institusi parlemen harus segera menelusuri dugaan pencatutan ini. 

Jika oknum tersebut terbukti merupakan anggota legislatif, tindakan ini jelas merupakan pelanggaran etik berat. Sebaliknya, jika ini adalah aksi penipuan oleh pihak luar, DPR RI berkewajiban untuk membersihkan nama baik institusinya dari praktik lintah darat semacam ini.

Di sisi lain, pemerintah, khususnya kementerian terkait yang menaungi pelindungan pekerja migran dan awak kapal, dituntut untuk memberikan perlindungan penuh kepada perusahaan. Kasus ini menjadi preseden buruk bagi iklim penempatan tenaga kerja di Indonesia. Ketika pihak swasta telah menjalankan kewajibannya mengevakuasi pahlawan devisa dari garis depan konflik, negara harus memastikan mereka tidak menjadi korban perburuan rente birokrasi dan ancaman premanisme politik.

Nurbaerti (buser Polkrim)

Senin, 27 April 2026

Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kembali Raih Piagam Penghargaan Dari Kementrian Dalam Negri



Jakarta- Bupati Indramayu, Lucky Hakim menerima sertifikat dan piagam penghargaan
dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang digelar di Lapangan Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai memiliki kinerja terbaik berdasarkan indikator evaluasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dalam keterangannya, Bima Arya menegaskan bahwa Kemendagri terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah secara berkelanjutan. “Kementerian Dalam Negeri terus bersama-sama kepala daerah memastikan berbagai aspek dievaluasi dan disempurnakan, dengan patokan pada indikator yang terukur,” ujarnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat Indramayu. Ini bukan semata capaian pribadi, tetapi keberhasilan bersama,” ujarnya.

Lucky Hakim menambahkan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Indramayu.

“Kami akan terus berkomitmen memperbaiki pelayanan, meningkatkan transparansi, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap momentum ini menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih optimal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Selain Kabupaten Indramayu, sejumlah pemerintah daerah lain juga menerima penghargaan serupa. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Pada kategori kabupaten, penghargaan diraih oleh 15 daerah, di antaranya Kabupaten Bandung, Bangli, Banyuwangi, Bojonegoro, Banyumas, Gianyar, Gresik, Hulu Sungai Selatan, Indramayu, Jombang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Purbalingga, dan Sidoarjo.

Sementara itu, pada kategori kota, penghargaan diberikan kepada Kota Bandung, Blitar, Denpasar, Makassar, Salatiga, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Nurbaeti( Buser Polkrim)

Rabu, 22 April 2026

Prabowo Subianto dan Wakil Persiden Gibran Rakabuming, Gerak Cepat Prioritaskan Pulangkan 13 ABK

JAKARTA -Ramainya penberitaan media Meteor News, 13 Pelaut (ABK) warga negara Indonesia (WNI) Korban konflik Perang Iran yang tertahan Baku, Azerbaijan. Kini akhirnya rampung secara menyeluruh tiba dengan selamat di Tanah Air pada Selasa (21/4/2026).

Kedatangan ke-13 pahlawan devisa tersebut disambut penuh haru oleh pihak keluarga bersama jajaran pengurus Indonesian Fisherman Association (INFISA) di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. 

Rombongan diketahui mendarat dan tiba di Jakarta tepat pada pukul 17.40 WIB. Turut hadir secara langsung dalam prosesi penyambutan ini perwakilan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta pihak perusahaan agen awak kapal (manning agency).

Kepulangan para pelaut ini merupakan hasil kerja keras serta pendampingan intensif dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Sejak masa krisis di Iran, proses transit di Baku, hingga penerbangan evakuasi menuju Jakarta, para ABK mendapatkan pengawalan penuh agar dapat kembali ke pangkuan keluarga dengan aman.

Menyikapi keberhasilan ini, INFISA memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada negara yang telah merespons desakan perlindungan warga negaranya dengan sangat baik.
"Kami dari INFISA sangat mengapresiasi tindakan evakuasi yang dilakukan hingga tuntas oleh pemerintah melalui Kemenlu. Ini membuktikan komitmen negara dalam memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam situasi krisis. Hari ini, 13 saudara kita telah tiba dengan selamat," ujar Sekretaris Jenderal INFISA, Muchlisin, di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, Muchlisin secara khusus mewakili organisasinya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas gerak cepat dalam memprioritaskan keselamatan WNI di luar negeri.

Apresiasi juga ditujukan langsung kepada ujung tombak diplomasi dan perlindungan WNI yang bekerja keras di lapangan. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Kemenlu, khususnya Direktorat Perlindungan WNI (Dit PWNI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Baku, Azerbaijan, dan KBRI Tehran, Iran. 
Cepat tanggap dan sinergi dari lembaga-lembaga inilah yang membuat para ABK kita bisa terbebas dari ketidakpastian," tambah Muchlisin.

Dalam kesempatan yang sama, seluruh pemangku kepentingan yang hadir—baik pemerintah, serikat pekerja (INFISA), maupun perusahaan pengirim pelaut—menyatakan pemahaman dan kesepakatan bersama bahwa tertahannya para ABK ini murni karena kondisi darurat (force majeure). Eskalasi perang yang tiba-tiba meluas di wilayah konflik tersebut merupakan situasi yang sepenuhnya berada di luar kendali manusia maupun kewenangan operasional perusahaan.
Dengan mendaratnya 13 ABK ini di Jakarta, maka seluruh rangkaian operasi evakuasi WNI dari wilayah konflik tersebut dinyatakan telah tuntas seratus persen.

"INFISA berharap kepulangan para pelaut ini dapat segera memulihkan kondisi psikologis maupun ekonomi mereka, setelah sebelumnya sempat terkatung-katung akibat imbas situasi geopolitik internasional," tutup Muchlisin.

Nurbaeti(Buser Polkrim)