All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dugaan Penimbun BBM Asal Kecamatan Kandanghaur Meminta Perlindungan Kepada Ketua forum jurnalis Indramayu

  Indramayu buserpolkrim.com Penimbun Bahan Bakar Minyak ( BBM) bersubsidi baik BBM jenis pertalite maupun solar bukan hanya ba...

Postingan Populer

Rabu, 24 Desember 2025

Gus Yazid Ditangkap Kejagung Terkait Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang



SEMARANG – Ahmad Yazid alias Gus Yazid Basayban, seorang praktisi pengobatan tradisional, resmi ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (24/12/2025) di kediamannya di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penangkapan ini dilakukan terkait keterlibatannya dalam dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan kasus korupsi penjualan aset tanah milik negara di wilayah Cilacap.

Gus Yazid sebelumnya telah memberikan kesaksian dalam persidangan bahwa dirinya menerima aliran dana dalam jumlah besar dari Letjen TNI Widi Prasetijono, yang saat itu menjabat sebagai Pangdam Diponegoro. Uang pertama yang diterima berjumlah Rp2 miliar, kemudian disusul dengan enam kali transfer berikutnya hingga total mencapai Rp18 miliar. 

Selain itu, Gus Yazid juga mengakui menerima dana tunai sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar dari Novita, istri Letjen Widi Prasetijono. Pengakuan tersebut memperkuat dugaan keterlibatan Gus Yazid dalam proses pencucian uang yang bersumber dari hasil korupsi aset negara.

Usai ditangkap, Gus Yazid langsung digelandang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Saat tiba di kantor Kejati, wajah Gus Yazid tampak muram dan enggan memberikan komentar saat diarahkan menuju ruang tahanan.

Penangkapan ini menjadi langkah tegas Kejagung dalam menindaklanjuti rangkaian kasus korupsi yang diduga melibatkan sejumlah pejabat tinggi dan pihak-pihak terkait. Proses hukum terhadap Gus Yazid masih akan terus berjalan, dan penyidik berkomitmen mengusut tuntas aliran dana serta keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

(Yudhi)

Klarifikasi Ketua RT Desa Mangkol Terkait Tuduhan Tidak Proaktif dan Keabsahan Mosi Tidak percaya 


PANGKALPINANG, Ketua RT 09 Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Togap Rinto Manurung, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya tidak proaktif dan bersikap arogan dalam melayani masyarakat.

Hal ini disampaikan Pak RT yang diketahui bernama Tagap Rinto Manurung dalam pertemuan yang digelar di salah satu kedai kopi di Pangkalpinang, Rabu Malam kamis (24/12/2025).

Pemberitaan yang menyebut adanya desakan warga untuk memberhentikan dirinya sebagai ketua RT 09 tidak sesuai fakta dan fitnah

Saya menduga ada pihak 2 tertentu yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya sebagai ketua RT

Pak RT juga membantah tudingan bahwa dirinya tidak menjalankan tugas pokok dan pungsi sebagai ketua RT

Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya telah menjalankan tugas sesuai dengan prosedur sebagaimana Tugas pungsi RT dipemerintahan tentunya di Desa.

"Selama saya menjabat, tidak pernah ada keluhan warga terkait pelayanan administrasi. Urusan bantuan sosial, penanganan warga meninggal dunia, hingga kegiatan Posyandu, kami selalu merespons cepat dan turun langsung ke lapangan," tegas Togap.

Pak RT juga menyoroti keabsahan pertemuan warga yang membahas pemberhentian dirinya sebagai Mosi tidak percaya

Menurutnya, pertemuan tersebut tidak merepresentasikan suara mayoritas warga RT 09 yang berjumlah sekitar 1.200 jiwa.
Ia membeberkan bahwa dari sekitar 70 warga yang hadir dalam undangan tersebut, hanya 19 orang yang menyatakan setuju terhadap mosi tidak percaya.

"Jumlah warga RT 09 itu mencapai 1.200 orang. Sangat janggal jika keputusan diambil hanya berdasarkan suara 19 orang yang hadir. Ini patut dipertanyakan tambahnya.

Lebih lanjut, Togap menyayangkan sikap pemerintah desa dalam menanggapi persoalan ini. Ia menilai Kepala Desa seharusnya fokus pada peningkatan pelayanan publik dan pembinaan, bukan justru terkesan memfasilitasi gerakan untuk memberhentikan perangkat di bawahnya.

"Seharusnya Kepala Desa berfokus pada tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan justru diduga memprovokasi warga untuk memberhentikan Ketua RT tanpa dasar yang kuat," pungkasnya. 

(HR/TIM) 

Terduga Tindak Pidana Pencucian Uang, Gus Yazid ditangkap Kejagung

Semarang - Ahmad Yazid alias Gus Yazid Basayban resmi ditangkap oleh Kejagung di rumahnya di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah milik negara di Cilacap.
Semarang, Rabu (24/12/2025)

Gus Yazid yang seorang praktisi pengobatan tradisional dalam kesaksian di persidangan sebelumnya telah mengaku menerima uang dari Letjen TNI Widi Prasetijono (saat itu menjabat Pangdam Diponegoro) yang pertama sejumlah Rp2 milyar dan selanjutnya menerima sebanyak 6 kali dengan total jumlah Rp18 milyar.

Gus Yazid juga mengakui dalam kesaksiannya, telah menerima uang 1-2 milyar tunai dari Novita, Isteri Letjen Widi Prasetijono. 

Setelah ditangkap, Gus Yazid dibawa menuju ke Kejati Jawa Tengah untuk diperiksa lebih lanjut, wajah salah satu terduga Tindak Pidana Pencucian Uang ini tampak muram ketika digelandang petugas menuju ruang tahanan kejaksaan.

Penulis : Arda 72

Selasa, 23 Desember 2025

Babinsa Banjarsari Bersama DLH Dan Warga Masyarakat Kerja Bakti Perempelan Pohon Untuk Mitigasi Bencana

Surakarta - Bertempat di Jln. Kolonel Sugiono Rt 02/02 Sekip Kelurahan Banjarsari Kecamatan Banjarsari, Babinsa Kelurahan Banjarsari Sertu Mujono anggota Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta bersama dengan Tim Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kelurahan Banjarsari dan segenap warga masyarakat melaksanakan gotong royong kerja bhakti pemangkasan dan perempelan pohon, Selasa (23/12/2025).

Sertu Mujono menegaskan kerja bakti bersama perempelan pohon di Jl. kolonel Sugiyono, Sekip Kelurahan Banjarsari Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta diikuti oleh Berbagai elemen masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, serta warga masyarakat sekitar.

"Adapun tujuan diselenggarakannya Kerja bakti perempelan pohon ini merupakan langkah preventif yang sangat penting sebagai bentuk mitigasi terhadap resiko pohon tumbang maupun dahan ranting yang bisa membahayakan pengguna jalan, pemukiman atau fasilitas umum lainnya, khususnya menjelang musim hujan dan cuaca ekstrem."ujarnya.

"Hadirnya TNI Khsusnya Kodim 0735/Surakarta dalam mengikuti Kerja bakti bersama merupakan langkah bersama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan asri, serta menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam di dalamnya. Selain bermanfaat menjaga lingkungan, kerja bakti bersama untuk meningkatkan sinergitas TNI dengan Pemerintah, Elemen Maayarakat, maupun lembaga lainnya."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Tingkatkan Keamanan Obyek Vital Jelang Nataru, Babinsa Purwosari Laksanakan Pengamanan Dan Pemantauan di Stasiun

Surakarta - Bertempat di Stasiun Purwosari Jln. Slamet Riyadi No.502 Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan, Babinsa Kelurahan Purwosari Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Murdianto melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan penumpang yang sedang melaksanakan mudik Natal dan tahun baru ( Nataru) tahun 2025, Selasa (23/12/2025).

Ditegaskan Serka Murdianto kegiatan pengamanan dilaksanakan mulai dari kedatangan pemudik di stasiun, pemantauan turunnya penumpang hingga keberangkatan kereta api ke stasiun selanjutnya.

"Semua ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan penumpang agar mereka merasa aman dalam melaksanakan aktivitas perjalanan."ujarnya.

"Dan kegiatan ini dilakukan selama hari libur Natal dan tahun baru 2025/2026 agar di lingkungan stasiun kereta api dapat berjalan aman dan tanpa gangguan oleh orang yang berniat jahat kepada penumpang, sehingga para penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan jasa kereta api merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk tindak kejahatan."pungkas Serka Murdianto.

Penulis : Arda 72