All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Latihan Menembak Semester II Pertajam Kemampuan Personel

Wonosobo – Guna mempertajam dan meningkatkan kemampuan prajurit, Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan latihan menembak senjata rin...

Postingan Populer

Sabtu, 12 September 2026

Tangap Darurat,,TNI Buat Bendungan Guna Suplai Air Solusi Padamkan Kebakaran di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Setelah terjadinya bencana Kebakaran di kawasan TPA Putri Cempo yang mengakibatkan aktifitas pembuangan dan pengolahan sampah terhenti diwilayah Kota Surakarta maupun warga area terdampak untuk itu TNI selalu hadir untuk bantu dan mencari solusi guna mengatasi Kebakaran. Sabtu ( 12/09/2026 ) Pkl. 09.00 Wib

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kapten Cba Sugiyono. S.Sos mengatakan upaya TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam mengatasi kebakaran yang terjadi, terutama yang baru-baru ini terjadi di kawasan TPA Putri Cempo. “Alhamdulillah banyak cara yang kita kerjakan dan langsung action dengan pengerukan kanal dan pembuatan bendungan disekeliling area TPA Putri Cempo guna menyuplai air dalam penanganan kebakaran tersebut,”terangnya

Diungkapkannya, salah satu penyebab terjadinya kebakaran di area TPA Putri Cempo diduga diwilayah Kota Surakarta mengalami cuaca ektrem panas sehingga tumpukan sampah yang bisa menghasilkan gas metan yang mudah terbakar, untuk itu solusi Kami buatkan bendungan terlebih dahulu untuk membantu menyuplai air dalam proses pemadaman diarea tersebut.”ungkapnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Personil TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta atas Percepatan aksi mengingat titik api atau kepulan asap masih terus terjadi,”ucap Perwakilan Dinas BPBD

Lebih lanjut menyampaikan dengan segala daya dan upaya yang dikerjakan oleh TNI AD sangat membantu dan membuahkan hasil yang maksimal sehingga musibah kebakaran ini segera padam,”pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Program Paham AI Polres Cirebon Kota Edukasi Pelajar Bijak Gunakan AI

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) memberikan edukasi mengenai kecerdasan buatan kepada perwakilan siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Cirebon, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seni dan Ruang Laboratorium SMAN 1 Kota Cirebon, Jalan Wahidin Sudirohusodo, mulai pukul 08.50 WIB hingga 15.00 WIB tersebut menjadi langkah Polri dalam mendorong generasi muda memahami perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Program Paham AI tersebut merupakan program unggulan Polri yang dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Cirebon sebagai bagian dari upaya membekali pelajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan digital.

Dalam kegiatan tersebut, pelajar mendapatkan pemahaman bahwa perkembangan Artificial Intelligence tidak dapat dihindari sehingga generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi. Pemahaman tersebut penting agar AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar, kreativitas, inovasi, serta pengembangan kemampuan para pelajar.

Materi yang diberikan juga menekankan pentingnya memahami risiko penggunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya yang berkaitan dengan kejahatan siber dan keamanan digital. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya mewaspadai penyebaran hoaks, manipulasi data, penyalahgunaan informasi, hingga potensi pelanggaran privasi yang dapat terjadi akibat penggunaan teknologi secara tidak bertanggung jawab.

Program Paham AI juga mengajarkan kepada pelajar bahwa kemampuan menggunakan teknologi harus berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai etika digital. Dengan demikian, siswa tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan berbagai teknologi berbasis AI, tetapi juga memahami batasan penggunaannya, menghargai privasi, menjaga keamanan data, serta mempertimbangkan dampak dari setiap informasi atau konten yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan.

Selain materi mengenai dasar-dasar kecerdasan buatan dan etika pemanfaatannya, para peserta juga diperkenalkan dengan Aplikasi Senopati Academy sebagai sarana pembelajaran digital interaktif. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan pelajar terhadap berbagai pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang dapat mendukung proses pendidikan secara lebih kreatif dan adaptif.

Kegiatan Program Paham AI diikuti perwakilan pelajar dari SMAN 1 Cirebon, SMAN 4 Cirebon, SMAN 5 Cirebon, SMAN 6 Cirebon, SMAN 7 Cirebon, SMKN 2 Kota Cirebon, SMA Islam Al Azhar, SMA BPK Penabur, SMA Santa Maria 1, SMA Edu Global, serta SMA Sekar Kemuning. Keterlibatan berbagai sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai penggunaan AI secara positif di lingkungan pendidikan dan mendorong para peserta untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah masing-masing.

Program Paham AI Polres Cirebon Kota menjadi salah satu bentuk respons Polri terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat dan memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan generasi muda. Melalui edukasi yang diberikan secara langsung kepada pelajar, Polri berupaya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan, etika, tanggung jawab, dan dampak penggunaan kecerdasan buatan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa Program Paham AI merupakan langkah Polri untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan pengetahuan dan sikap yang tepat. “Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko, keamanan, dan etika dalam penggunaannya, sehingga kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, dan berinovasi secara positif serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Lksanakan Patroli Malam Untuk Ciptakan Lingkungan Aman Dan Kondusif


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Koptu Tutut melaksanakan kegiatan Patroli Malam Bersama dengan anggota Linmas di wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Jum'at (12/09/2026).

Dikatakan Koptu Tutut kegiatan patroli malam yang dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari bersama Linmas Kelurahan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan kondusif.

"Harapan kami dengan adanya pelaksanaan kegiatan patroli keamanan secara rutin seperti ini dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan serta memelihara dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Wali Kota Buka Cirebon Finswimming Open Tournament 2026, Diikuti 598 Atlet dari 81 Klub



Buser Polkrim (Kota Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon terus mengupayakan pengembangan olahraga dan memberikan kesempatan bagi para atlet untuk menilai kemampuan serta meningkatkan prestasi mereka. Salah satunya melalui penyelenggaraan Cirebon Finswimming Open Tournament Kejuaraan Nasional Selam Antar Klub se-Indonesia Tahun 2026, yang diadakan di Kolam Renang Chaterine Surya, Kompleks Stadion Bima, Kota Cirebon, pada Sabtu, 12 September 2026.

Kejuaraan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman. Acara ini diikuti oleh 598 atlet yang tergabung dalam 81 klub selam dari 10 provinsi di Indonesia. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Kalimantan Timur, Papua Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.

Suasana kompetisi semakin meriah dengan kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, orang tua atlet, serta wasit dan juri. Selain sebagai ajang pertandingan, kejuaraan ini juga bertujuan untuk memperkuat pembinaan olahraga selam di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas kehadiran semua kontingen dari berbagai daerah di Indonesia dan menyambut para peserta yang datang ke Kota Cirebon untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya mengucapkan selamat datang di Kota Cirebon kepada seluruh kontingen, pelatih, ofisial, dan para atlet klub selam dari berbagai wilayah di Indonesia. Kami menyambut kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian dengan penuh kebahagiaan," ujar Wali Kota.

Menurutnya, Kota Cirebon memiliki karakter yang tidak dapat dilepaskan dari kawasan pesisir dan kemaritiman. Letaknya yang berada di jalur pantai utara Jawa menjadikan Cirebon sejak dahulu sebagai daerah yang terbuka terhadap berbagai aktivitas ekonomi, perdagangan, budaya, dan pergerakan masyarakat.

"Bagi peserta yang baru pertama kali datang, Kota Cirebon merupakan simpul strategis di pesisir utara Pulau Jawa. Cirebon bukan sekadar titik transit, tetapi juga menjadi pusat pergerakan ekonomi, niaga, dan budaya. Secara geografis maupun historis, kami memiliki kedekatan yang kuat dengan kawasan pesisir dan kemaritiman," katanya.

Karakter tersebut, lanjut Wali Kota, sejalan dengan semangat olahraga perairan yang menjadi bagian dari kejuaraan finswimming. Karena itu, Pemkot Cirebon menyambut baik penyelenggaraan kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet selam dari berbagai daerah tersebut.

Wali Kota menilai pelaksanaan Cirebon Finswimming Open Tournament merupakan contoh nyata kolaborasi antara berbagai pihak. Kejuaraan nasional ini dapat terlaksana melalui sinergi Pemerintah Kota Cirebon, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon, serta Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Cirebon.

"Kejuaraan ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan menghadirkan kompetisi berskala nasional tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Kota Cirebon, Pangkalan TNI AL Cirebon, dan Pengurus Cabang POSSI Kota Cirebon," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan agar proses pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Pemerintah Kota Cirebon menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam mendukung pembinaan olahraga. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang-ruang kompetitif seperti ini, karena kompetisi menjadi salah satu sarana untuk mencari bibit atlet sekaligus mempercepat peningkatan prestasi," tutur Wali Kota.

Kepada para atlet, Wali Kota berpesan agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur sejauh mana hasil latihan yang telah dilakukan bersama klub masing-masing.

"Jadikan kompetisi ini sebagai parameter untuk mengukur hasil dari latihan yang selama ini dijalankan. Bertandinglah dengan kemampuan terbaik, tetap jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan berikan penampilan yang maksimal," pesannya.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Mizar mengatakan, pelaksanaan Cirebon Finswimming Open Tournament 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga selam, khususnya di Kota Cirebon. Selain atlet dari berbagai klub di Indonesia, kejuaraan ini juga diikuti peserta dari unsur TNI dan Polri.

"Kami menyaksikan hadirnya 598 atlet yang didampingi pelatih, ofisial, dan orang tua atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kami selaku pembina olahraga selam atau POSSI Kota Cirebon memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, orang tua, wasit, dan juri yang telah hadir di Kota Cirebon," kata Mizar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cirebon yang telah memberikan dukungan sehingga Kolam Prestasi Selam Chaterine Surya dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional.

"Terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Bapak Sekda, Kepala Dispora beserta jajaran yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk merawat, mempersiapkan, hingga menghadirkan kolam prestasi ini agar dapat digunakan untuk kejuaraan selam antar klub se-Indonesia," ujarnya.

Menurut Mizar, kejuaraan ini memiliki manfaat besar bagi atlet junior maupun senior. Bagi atlet junior, kompetisi menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan setelah menjalani latihan di klub masing-masing. Sementara bagi atlet senior, kejuaraan dapat menjadi salah satu tolok ukur dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda olahraga berikutnya.

"Untuk atlet senior, event ini bisa menjadi acuan dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah, Southeast Asia Finswimming Championship 2026 di Johor, Malaysia, sekaligus persiapan menuju PON 2028," jelasnya.

Mizar menambahkan, kejuaraan tahun ini diikuti 598 atlet dari 81 klub yang berasal dari 10 provinsi. Selain itu, terdapat peserta dari unsur TNI dan Polri yang berasal dari 14 satuan, baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, maupun Polri.

Ia berharap pelaksanaan kejuaraan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kota Cirebon karena kehadiran peserta dari berbagai daerah juga menggerakkan aktivitas usaha dan jasa selama berada di Kota Cirebon.

"Kami berharap kejuaraan ini sukses dalam pelaksanaannya, berlangsung kondusif, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon. Yang paling penting, mudah-mudahan dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet selam berkualitas dan memiliki mental juara," pungkasnya.

(Deni)

POLRES INDRAMAYU TERUS MENUNJUKAN KEPEDULIAN, SALURKAN PULUHAN RIBU LITER AIR BERSIH DAN SEMBAKO BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN DI DESA TANJAKAN KRANGKENG

 
INDRAMAYU — Kepedulian jajaran Kepolisian Resor Indramayu, Polda Jawa Barat, terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana kekeringan terus ditunjukkan secara nyata dan tak henti-hentinya. Kali ini, perhatian penuh diberikan kepada warga di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, yang kini merasakan dampak krisis ketersediaan air bersih.
 
Berbagai upaya penyaluran bantuan dilakukan secara berkelanjutan, terutama pendistribusian air bersih yang sangat dibutuhkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah berhasil menyalurkan puluhan ribu liter air bersih, Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., turun langsung ke lokasi pada Jumat siang, 11 September 2026, untuk menyerahkan pula paket kebutuhan pokok atau sembako kepada sejumlah warga yang paling membutuhkan bantuan.
 
Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari program rutin yang dijalankan oleh Polres Indramayu, yaitu Program Jumat Berkah. Tujuannya tidak hanya untuk meringankan beban warga yang kesulitan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi serta kedekatan emosional antara institusi kepolisian dengan masyarakat yang dilayani.
 
Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo P.M., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini adalah wujud nyata kepedulian keluarga besar Polri terhadap kondisi riil yang dihadapi warga, khususnya mereka yang saat ini berjuang menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan pasokan air bersih yang bersih dan sehat.
 
“Ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang rutin dilaksanakan oleh Polres Indramayu. Selain menyalurkan bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan, kami juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar AKBP Prianggo di hadapan warga yang menerima bantuan.
 
Sebelumnya, tim Polres Indramayu telah mengerahkan sebanyak enam unit truk tangki guna mendistribusikan sekitar 40.000 liter air bersih khusus untuk warga Desa Tanjakan. Berdasarkan informasi yang diterima, desa tersebut termasuk wilayah yang paling terdampak kekeringan, di mana warga kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan minum, mandi, maupun kebersihan sehari-hari.
 
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak terbatas hanya pada tugas pokok menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum. Kehadiran itu juga harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, kepekaan terhadap kesulitan warga, serta respons cepat atas permasalahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
“Kami berharap bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat secara nyata dan sedikit meringankan kebutuhan mendesak masyarakat. Yang terpenting dari semua ini, kami ingin terus hadir, dirasakan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat di mana pun kami bertugas,” pungkas AKBP Prianggo dengan tulus.
 
Warga Desa Tanjakan pun menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan, berharap langkah peduli seperti ini dapat terus berlanjut hingga kondisi kekeringan di wilayah mereka benar-benar teratasi.

((Nurbaiti))