All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Kodim 0707/Wonosobo Dukung Launching GELORA Indonesia ASRI dan Aksi Bersih WCD 2026 di Taman Wisata Kalianget

Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo memberikan dukungan penuh terhadap apel launching aksi GELORA (Gerakan Lingkungan Wonosobo Resi...

Postingan Populer

Jumat, 18 September 2026

Pasipers Kodim 0735/Surakarta Sosialisasikan Penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026


Uploaded Image

Surakarta - Perwira Seksi Personil (Pasipers) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Gasar melaksanakan sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 bertempat di Kampus UNS Surakarta, Jum'at (18/09/2026).

Dikatakan Kapten Inf Gasar kegiatan ini dalam rangka sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 sekaligus pemasangan Pamlet penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 dipapan pengumuman Kampus UNS Surakarta.

"Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini akan dapat menarik minat Mahasiswa untuk menjadi Perwira TNI nantinya setelah lulus dari Kuliah."imbuhnya.

Sementara itu Mahasiswa UNS Surakarta sangat antusias dalam mendengarkan sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 yang disampaikan oleh Pasipers sekaligus ikut melaksanakan pemasangan Pamlet 
penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 di papan pengumuman Kampus.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Enam Tahun YABUMAR Mengabdi, Milad ke-6 Dirangkai Pengobatan Gratis hingga Pengajian Akbar

INDRAMAYU-Enam tahun bukan sekadar angka bagi Yayasan Ibu Hajjah Marinah (YABUMAR). Dari Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, semangat pengabdian kepada masyarakat terus dirawat melalui kegiatan sosial, keagamaan dan pendidikan.

Hal itu terlihat dalam rangkaian Milad YABUMAR ke-6 Tahun sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Kamis (17/9/2026) di halaman Yayasan Ibu Hajjah Marinah (YABUMAR), Desa Lombang.

Rangkaian kegiatan sejak pagi hingga malam hari diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari pengobatan gratis, khitanan massal, pembagian santunan hingga pengajian akbar dengan tausiah dari KH. Ginanjar Whisnu Kawirian, SH, yang dahulu dikenal luas dengan sebutan “Kyai Cilik.”

Kegiatan diawali dengan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu melalui UPTD Puskesmas Juntinyuat.

Pelayanan kesehatan tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Masyarakat sekitar YABUMAR mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh pelayanan medis.

Tak hanya pengobatan gratis, pada pukul 10.00 WIB rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan khitanan massal.

Semula panitia menargetkan enam anak mengikuti khitanan massal. Namun, pada pelaksanaannya hanya tiga peserta yang bersedia mengikuti prosesi khitan.

Memasuki pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada masyarakat sekitar Yayasan Ibu Hajjah Marinah.

Program sosial tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Baznas Kabupaten Indramayu KH. Aspuri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu Dr. H. Aghuts Muhaimin, Kuwu Desa Lombang H. Pandi, Ketua Yayasan Ibu Hajjah Marinah H. Adun Sastra, serta jajaran panitia Milad YABUMAR.

Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari komitmen YABUMAR untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar yayasan.

Malam harinya, rangkaian Milad YABUMAR ke-6 memasuki acara puncak berupa pengajian akbar dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pengajian menghadirkan KH. Ginanjar Whisnu Kawirian, SH, atau yang dahulu dikenal dengan sebutan “Kyai Cilik”, sebagai pengisi tausiah.

Sejumlah unsur pemerintahan, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan dunia usaha turut hadir. Di antaranya Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili Plt. Kabag Kesra Karsiwan, Camat Juntinyuat Ali Alamudin, Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio Tirtana, Danramil Juntinyuat Kapten Effendi, Direktur PT Dewanta Global Nusantara (DGN) Tarjono, serta Ketua Koperasi Bareng-Bareng Sugih (BBS) Warsim.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak peringatan Milad YABUMAR yang sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara yayasan, pemerintah, tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Yayasan Ibu Hajjah Marinah, Duloh, menyampaikan bahwa YABUMAR tidak ingin berhenti pada kegiatan sosial dan keagamaan.

Ke depan, YABUMAR berencana mengembangkan bidang pendidikan dengan mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Agama Kabupaten Indramayu,” ujar H. Duloh dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak yayasan telah berkomunikasi dengan Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) Kabupaten Indramayu, yang dipimpin Dr. H. Badrun.

Menurutnya, kehadiran Dr. H. Badrun dalam acara Milad YABUMAR menjadi bagian penting dari komunikasi dan ikhtiar bersama dalam mempersiapkan rencana pengembangan pendidikan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini beliau langsung datang di acara Milad YABUMAR,” ungkapnya.

Rencana pendirian MI tersebut menjadi salah satu langkah baru YABUMAR dalam memperluas kiprah yayasan. Jika terealisasi, lembaga pendidikan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang memiliki dasar pendidikan agama sekaligus mampu menghadapi tantangan zaman.

Enam tahun perjalanan YABUMAR akhirnya tidak hanya dirayakan dengan seremoni. Dari pelayanan kesehatan, khitanan massal, santunan hingga pengajian, Milad ke-6 menjadi gambaran bagaimana sebuah yayasan berupaya menjaga kebermanfaatannya di tengah masyarakat.

Dari Lombang untuk masyarakat, YABUMAR menatap tahun-tahun berikutnya dengan semangat memperluas pengabdian termasuk melalui dunia pendidikan.

Nurbaeti

Kamis, 17 September 2026

Peduli Kesehatan Balita, Babinsa Pucangsawit Dampingi Pembinaan Posyandu di Taman Puntodewo


Uploaded Image

Surakarta  – Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto dan Koptu Eva melaksanakan pendampingan kegiatan pembinaan Posyandu oleh Puskesmas Pucangsawit, Kamis [17/09/2026] pukul 09.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di Posyandu RW 13 Taman Puntodewo, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Pembinaan Posyandu rutin tersebut meliputi penimbangan balita, pemeriksaan tumbuh kembang, pemberian vitamin, serta pelayanan bagi ibu hamil yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas bersama para kader Posyandu.

Serda Tarto mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung program kesehatan di wilayah binaan.

“Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam memastikan tumbuh kembang balita di wilayah binaan berjalan dengan baik. Kami selalu siap membantu dan mendukung setiap program kesehatan di wilayah,” ujarnya.

Selain mendampingi, Babinsa juga berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan tenaga kesehatan Puskesmas Pucangsawit untuk menjaga ketertiban serta keamanan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa mendapat respons positif dari warga karena membantu kelancaran pelayanan dan penyebaran informasi kesehatan.

Sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan perangkat kelurahan diharapkan terus memperkuat upaya peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk menekan angka stunting serta mendorong kesejahteraan keluarga di wilayah Kelurahan Pucangsawit.

Penulis : Arda 72

Kejar Target Selesai Tepat Waktu, Koramil 04/Jebres dan Warga Genjot KBD Tahap III di Gandekan


Uploaded Image

Surakarta – Guna mencapai target tepat waktu, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama warga masyarakat Desa Krajan dan instansi terkait kembali melaksanakan apel pagi di lokasi Karya Bakti Daerah [KBD] Tahap III Tahun 2026 di Ds. Karangasem RT 02 RW 01, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis (17/09/2026)

Apel pagi dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 04/Jebres Peltu Edi Yanto. Dalam arahannya, ia menyampaikan koreksi dan evaluasi mengenai kerapian serta progres pekerjaan ke depan agar sesuai rencana hingga selesai.

Bati Tuud juga menekankan faktor kesehatan personel di tengah cuaca panas yang cukup ekstrem saat ini.

"Perkembangan situasi cuaca saat ini sangat panas, untuk personel KBD supaya lebih banyak minum air putih supaya terhindar dari dehidrasi," jelasnya.

Lebih lanjut ia berpesan agar seluruh personel menjaga kondisi kesehatan, keselamatan dalam bekerja, serta tetap menjaga kekompakan.

"Selama KBD ini supaya semua personel untuk menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan dalam bekerja, tetap jaga kekompakan serta utamakan kebersamaan dengan warga masyarakat agar terwujud kemanunggalan TNI dan Rakyat," pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pengerjaan sasaran KBD Tahap III di Kelurahan Gandekan diharapkan selesai tepat waktu dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Penulis : Arda 72

Menuju Pelabuhan Perikanan Modern, Pengembangan PPN Kejawanan Resmi Dimulai

Buser Polkrim (Kota Cirebon) - Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Kota Cirebon memasuki tahap baru pengembangan menuju pelabuhan perikanan yang lebih modern, bersih, terintegrasi, dan memiliki daya saing hingga pasar internasional.

Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking pengembangan PPN Kejawanan melalui proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono di kawasan PPN Kejawanan, Kamis (17/9/2026).

Wali Kota Cirebon Effendi Edo hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman. Kehadiran Pemerintah Kota Cirebon menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kawasan perikanan yang diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi aktivitas ekonomi, masyarakat pesisir, serta pelaku usaha di Kota Cirebon.

Pengembangan PPN Kejawanan merupakan bagian dari langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembenahan pelabuhan perikanan di berbagai daerah. Kejawanan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat aktivitas kapal dan pendaratan ikan, tetapi juga dipersiapkan sebagai kawasan perikanan yang mampu mendukung rantai bisnis dari hulu hingga hilir.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pembenahan pelabuhan menjadi bagian penting dari reformasi sektor perikanan. Menurutnya, kondisi pelabuhan akan berpengaruh langsung terhadap kualitas hasil perikanan, produktivitas, hingga kemampuan produk Indonesia menembus pasar yang lebih luas.

"Yang kita lakukan di Kejawanan ini merupakan bagian dari pembenahan mendasar pelabuhan perikanan. Kita ingin Pelabuhan menjadi lebih modern, tertata, dan memberikan pelayanan yang lebih baik," ujar Trenggono.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas infrastruktur pelabuhan juga berkaitan dengan mutu hasil tangkapan dan sistem ketertelusuran produk. Dengan fasilitas yang lebih baik, produk perikanan diharapkan dapat memiliki kualitas yang semakin terjaga sekaligus memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pasar internasional.

"Ketika pelabuhannya dibangun dengan baik, kualitas produknya juga akan ikut meningkat. Ketertelusurannya menjadi lebih jelas sehingga produk perikanan memiliki peluang yang lebih baik untuk diterima di pasar internasional. Itu salah satu tujuan utama dari pembangunan ini," katanya.

Trenggono juga menyampaikan bahwa pembangunan PPN Kejawanan tidak hanya diarahkan pada kepentingan aktivitas perikanan. Pengembangan kawasan akan disesuaikan dengan karakter wilayah Cirebon sehingga keberadaan pelabuhan dapat berjalan berdampingan dengan sektor lain, termasuk pariwisata.

"Kita ingin membangun pelabuhan perikanan yang modern, bersih, tidak menimbulkan persoalan lingkungan, sekaligus dapat menyatu dengan sektor wisata dan karakter daerah. Karena itu, Kejawanan nantinya diharapkan memiliki identitas yang sesuai dengan potensi Kota Cirebon," tuturnya.

Pengembangan PPN Kejawanan ditargetkan selesai pada 2028. Proyek tersebut merupakan bagian dari IFP-IFM Phase-I yang mendapatkan pembiayaan melalui pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB). KKP sebelumnya menyebut proyek IFP-IFM Phase-I memang diarahkan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan dengan standar internasional sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kelautan dan perikanan bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan laporan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif, pelaksanaan pembangunan dikerjakan oleh PT Nindya Karya dan PT Sumber Teknik Konstruksi dengan masa pelaksanaan selama 730 hari kalender atau 24 bulan, mulai 3 Agustus 2026 hingga 2 Agustus 2028.

Pembangunan mencakup berbagai infrastruktur di sisi laut maupun darat. Pada bagian laut, pekerjaan meliputi pembangunan breakwater, revetment, groin, reklamasi, kolam pelabuhan, serta dermaga untuk melayani kapal berukuran besar dan kecil.

Sementara di kawasan darat, pengembangan akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari kantor administrasi dan syahbandar, gedung Balai Besar Perikanan Penangkapan Ikan (BBPI), tempat pelelangan ikan (TPI), kios UMKM, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Setelah pengembangan selesai, kapasitas pelayanan kapal di PPN Kejawanan ditargetkan meningkat dari 241 kapal menjadi 500 kapal. Produksi ikan juga diproyeksikan meningkat cukup signifikan, dari sekitar 5.600 ton menjadi 32.000 ton per tahun.

Peningkatan aktivitas tersebut turut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan kerja. Jumlah tenaga kerja yang terlibat diproyeksikan bertambah dari sekitar 2.900 orang menjadi 8.000 orang.

Dengan pengembangan tersebut, PPN Kejawanan dipersiapkan menjadi pusat kegiatan bisnis hasil tangkapan dan produk perikanan, termasuk mendukung kebutuhan ekspor. Pelabuhan juga akan memberikan layanan yang lebih terintegrasi bagi nelayan dan pelaku usaha.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik pembangunan PPN Kejawanan. Menurutnya, kehadiran pelabuhan perikanan yang lebih representatif akan menjadi bagian penting dalam penguatan infrastruktur kelautan di Kota Cirebon sekaligus membuka ruang pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata.

Dedi mengatakan, karakter Cirebon sebagai kota budaya dengan berbagai potensi wisata akan menjadi kekuatan yang dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kawasan pelabuhan.

"Bagi masyarakat Jawa Barat, pembangunan PPN Kejawanan tentu menjadi kabar yang membahagiakan. Cirebon memiliki kekayaan budaya dan potensi pariwisata yang kuat. Dengan adanya pelabuhan yang representatif, kita berharap pengembangannya dapat terhubung dengan berbagai potensi yang sudah dimiliki daerah," katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memberikan dukungan terhadap infrastruktur pendukung yang dibutuhkan agar pengembangan PPN Kejawanan dapat berjalan optimal. Salah satunya melalui peningkatan konektivitas menuju kawasan pelabuhan.

"Pemprov Jawa Barat pada prinsipnya mendukung pembangunan ini. Kami juga siap mendukung kebutuhan infrastruktur tambahan, termasuk konektivitas dari akses jalan hingga menuju kawasan Pelabuhan Kejawanan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan PPN Kejawanan.

Menurut Wali Kota, pembangunan tersebut menjadi bagian penting bagi Kota Cirebon, khususnya dalam mendukung aktivitas masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas pembangunan dan dukungan terhadap pengembangan PPN Kejawanan. Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Kota Cirebon," ujarnya.

Wali Kota berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi nelayan, pelaku usaha, UMKM, serta masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.

"Pemkot Cirebon tentu akan terus mendukung dan berkoordinasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Harapannya, setelah selesai nanti PPN Kejawanan dapat semakin produktif, tertata, dan mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya.

(Deni)